Anda di halaman 1dari 4

Pentingkah Pendidikan Kewarganegaraan menurut Anda?

Masih tergiang di ingatan kita mengenai Pendidikan Kewarganegaraan yang kita dapatkan di jenjang pendidikan yang kita lalui. Pendidikan Kewarganegaraan sangat erat kaitannya dengan Budi Pekerti dan bagaimana cara menjadi warga Negara yang baik, aktif, parsitipatif, dan demokratif. Pendidikan Kewarganegaraan sering disama artikan dengan Pendidikan Pancasila. Bahkan terkadang ada yang sampai tertukar antara mata kuliah Kewarganegaraan dan Pancasila. Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting demi pembangunan bangsa menjadi lebih baik. Menurut Zamroni, pendidikan kewarganegaraan adalah pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk mempersiapkan warga masyarakat berpikir kritis dan bertindak demokratis. Pendidikan Kewarganegaraan mengajarkan kita agar dapat menjalankan fungsi sebagai warga Negara. Bagaimana cara kita bertindak dan bersikap sebagai warga Negara. Bagaimana Negara ini akan maju jika setiap warga negaranya tidak mengetahui fungsi dan peran masingmasing. Dengan Pendidikan Kewarganegaraan kita dapat mengetahui hak dan kewaj.ban sebagai warga Negara. Misalnya : Kita wajib membela Negara, memberikan yang terbaik bagi negeri kita tercinta ini, dan kita mendapatkan hak kita salah satunya Belajar, kebebasan berpendapat, beragama, dan kesamaan di mata hokum. Namun dewasa ini, Masyarakat lebih banyak menuntut haknya tanpa mengerjakan kewjaibannya sebagai warga Negara dengan baik dan juga banyak masyarakat yang sudah melaksanakan dengan baik kewajibannya tetapi tidak mendapatkan haknya. Seperti para atlit kita yang berjuang sekuat tenaga demi memberikan yang terbaik tapi setelah menang rewards yang dijanjikan tak kunjung sampai. Para guru juga tidak mendapatkan haknya untuk hidup layak padahal mereka telah mendidik anak bangsa tanpa mengenal lelah. Penyimpangan-penyimpangan telah banyak terjadi di Indonesia , menambah dafttar panjang polemik yang dialami oleh bangsa kita ini. Sebagian masyarakat telah lupa bahkan tidak tau bagaimana fungsinya sebagai warga Negara. Yang lebih memprihatinkan, banyak para

mahasiswa di luar sana yang mengungkapkan pendapatnya secara bebas tetapi malah merusak fasilitas yang telah dibangun oleh negeri ini dengan susah payahnya. Demokrasi secara anarkis yang membuat lebih miris, mereka hanya bisa berkritik tanpa memberi saran atau jalan keluar bagi polemik yang dialami bangsa kita ini. Bahkan banyak diantara masyarakat Indonesia yang memiliki hak pemilu tidak digunakan. Padahal hal tersebut sangat penting demi berkembangnya bangsa ini. Mereka lebih memiliki golput atau golongan putih. Karena alas an alas an sepele, seperti malas yang lebih ironis mereka tidak memilih karena tidak mendapat kompensasi jika memilih calon A misalnya. Kompensasi ini bisa berupa uang atau hal-hal lain. Mereka akan memilih calon yang memberikan mereka kompensasi. Sangat Ironi negeri ini. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Disinilah peran penting Pendidikan Kewarganegaraan. Meluruskan kembali jalan jalan lurus yang sudah mulai belok. Menanamkan kepada kita generasi muda tentang fungsi dan peranan kita sebagai warga Negara. Pelajaran kewarganegaraan mengajarkan kita tentang hak dan kewajiban kita sebagai warga Negara. Tugas-tugas sebagai warga Negara yang harus kita jalankan sebaik-baiknya akan diajarakan di Pendidikan Kewarganegaraan. Pada saat kita duduk di sekolah dasar, Pendidikan Kewarganegaraan yang kita pelajari sangat sederhana berbeda dengan yang kita pelajari sekarang jauh lebih kompleks. Pendidikan kewaraganegaraan mengajarakan bagaimana aktif sebagai bagian dari bangsa ini. Seperti aktif dan parsitipatif dalam pemerintahan mejadi anggota legislatif yudikatif bahkan Eksekutif. Sebagai pemimpin Negara ini. Apa jadinya jika seorang pemimpin Negara tidak pernah belajar pendidikan Kewarganegaraan? Tidak tahu bagaimana politik bagaimana hubungan dengan Negara lain dan hal-hal kenegaraan. Kita semua adalah calon pemimpin bangsa yang harus mengetahui apa yang harus kita lakukan. Sebagai warga Negara apa yang harus kita lakukan. Pendidikan kewarganegaraan tidak hanya terbatas pada hal-hal kewarganegaraan saja. Tetapi juga nasionalisme dan patriotism e sebagai bagian dari bangsa ini. Semua yang kita lakukan sebenarnya harus diawali dengan cinta terhadap tanah air. Jika kita telah cinta kepada bangsa ini otomatis kita akan melakukan yang terbaik bagi negeri kita ini.

Rasa cinta tanah air atau nasionalisme ini sekarang sudah mulai pudar dengan masuknya arus globalisasi, masyarakat Indonesia lebih bangga menggunakan barang brand luar negeri di bandingkan brand dalam negeri yang memiliki kualitas mumpuni. Didalam pendidikan kewarganegaraan kita juga dididik untuk mencintai negeri ini. Pendidikan kewarganegaraan merupakan dasar yang sangat penting untuk hidup bernegara sebagai mana mestinya. Menjadi warga Negara yang berfungsi dan mengerti peranan sebagai warga negera. Dengan belajar Pendidikan kewarganegaraan kita dapat menekan penyimpangan- penyimpangan yang marak terjadi.

TUGAS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN


Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan

Nama : Syamsiyah Hamid NPM : 13700200 Kelas : 2013 D

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA TAHUN AKADEMIK 2013/2014