Anda di halaman 1dari 17

SEJARAH SINGKAT KEDOKTERAN

TATANG KARTAWAN FAKULTAS KEDOKTERAN UPN VETERAN JAKARTA 2013 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. RUANG LINGKUP Pendahuluan Sejarah Kedokteran Kuno Sejarah Kedokteran Abad Pertengahan Sejarah Kedokteran Abad XIX Sejarah Kedokteran Abad XX praPD-II Sejarah Kedokteran Abad XX sPD-II Sejarah Kedokteran Abad XX pascaPD-II Menyongsong masa depan PENDAHULUAN Sejarah memberi inspirasi serta motivasi bagi kita generasi sekarang. Melalui sejarah kita belajar untuk mengembangkan diri lebih baik dan mencegah kesalahan masa lalu untuk tidak terulang. Sejarah juga menggambarkan perkembangan peradaban manusia dari waktu ke waktu. Dengan mengamati sejarah dari waktu ke waktu kita berupaya agar hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok akan lebih baik dari hari ini. Sejarah bukan sekedar catatan masa lalu tetapi track record yang dapat dievaluasi untuk dikoreksi sebagai bahan informasi berharga untuk masa depan. Sejarah Kedokteran tidak terlepas dari Sejarah Umat Manusia, memiliki zaman yang panjang, yang diwarnai suatu tradisi luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi. Tradisi luhur itu berupa sifat mendasar yang melekat mutlak pada seorang dokter yang baik dan bijaksana, yaitu : sifat keTuhanan, kemurnian niat, keluhuran budi, kerendahan hati, kesungguhan kerja, integritas ilmiah dan sosial, serta kesejawatan yang tidak diragukan. Imhotep dari Mesir, Hippocrates dari Yunani, Galen dari Roma, Ibnu Sinna dari Persia, Paracelsus dari Swiss, Ignas Semmelweis dari Austria, Louis Pasteur dari Perancis, Robert Koch dari Jerman, Alexander Flemming dari Inggris merupakan sebagian dari ahli pelopor kedokteran di dunia yang meletakkan sendi-sendi permulaan untuk terbinanya suatu tradisi kedokteran yang mulia. Dengan memegang teguh tradisi tersebut dokter di seluruh dunia dari dulu sampai sekarang memiliki ciri kepribadian yang khas yang dapat mempersatukan para dokter tanpa membedakan ras, bangsa, jender, agama, tingkat sosial dan budaya. Sama seperti sejarah manusia pada umumnya, sejarah kedokteran juga memiliki sisi kelam dan sisi terang yang dapat dijadikan cermin bagi generasi sekarang dan generasi mendatang.

SEJARAH KEDOKTERAN KUNO 8000-3000 sM : Kesehatan Pra-Sejarah perjuangan hidup, rata-rata umur 35 (pria) dan 30 (wanita), penyakit bersumber dari ruh jahat (evil spirit). 2648 sM Imhotep (menteri muda Firaun Zoser) menulis Books of Wisdom, sekitar 600 sM ia dianggap sebagai dewa, orang Yunani bahkan menjulukinya Asklepios. Mumifikasi yang berasal dari Zaman Mesir Kuno menjelaskan kepada kita sekarang tentang Pengobatan yang berasal dari informasi orang mati. 2600 sM masa Cina Kuno: Nei Ching Manual of Physics : Akupunktur (ada 365 titik) dan Pengobatan (ada 16.000 jenis pengobatan) 1695 sM Raja Hammurabi dari Babylonia mengeluarkan undang-undang tentang Kedokteran. 1000 sM masa India Kuno : Ayurveda(Science of Life) yang terdiri dari Charaka Samhita (medik) and Sushinta Samhita (Bedah). Dalam mitos Yunani kuno Asklepios (dewa, simbol Kedokteran drakon atau ular yang melingkar pada sebatang tongkat) ,memiliki 2 orang anak perempuan yaitu Hygiea (dewi kesehatan) dan Panacea (dewi penyembuhan). 400 sM Hippocrates (Yunani) Sumpah Hippocrates dan Hippocratic Corpus (sebanyak lebih dari 70 jilid buku) ,bangsa Yunani kuno percaya bahwa keseimbangan tubuh tercapai oleh 4 cairan tubuh (darah, phlegmon, empedu kuning dan empedu hitam) yang sangat vital untuk kehidupan. 331 sM - 391 M masa keemasan Alexandria perpustakaannya (700.000 judul/jilid), termashur dengan figur dokter-dokternya antara lain Herophilus (ahli anatomi), Erasitratus (yang menemukan jantung sebagai pompa) dan Hypatia (murid perempuan) 14-37 M Cornelius Celsus De Medicin (8 vol), inflamasi (rubor et tumor cum calore et dolore) 64 M Dioscoides De Materia Medica (600 jenis obat) Abad I M Kerajaan Romawi Kuno melanjutkan tradisi Yunani Sekolah Tinggi Kedokteran di Roma (didirikan oleh orang-orang Yunani)

dogmatis, empiris dan metodis. Galen (129-199 M) menulis 600 buku (buku tentang Anatomi yang sangat revolusioner) telah berpengaruh dalam dunia kedokteran selama 15 abad tetapi justru menyebabkan Ilmu Kedokteran stagnant selama 1.000 tahun lebih. 431 M Nestorius pergi ke Persia

membangun Sekolah Tinggi Kedokteran di Jundi Shapur 925 M Rhazes Continens Liber 936 1013 Albucasis (ahli bedah terkemuka di zaman keemasan Timur Tengah, lahir di Cordoba) Al Tasrif (buku bergambar tentang Ilmu Bedah pertama) 980 1037 Avicenna (Ibn Sina) Canon Medicina atau Al Qanun (kitab suci Kedokteran, terdiri dari 1.000.000 kata) mendukung dan meneruskan karya Galen di kekhalifatan Arab sampai abad XVII M) 1162 Avenzoar (dari Seville)

melakukan tracheostomy, mengangkat cataract dan mengangkat batu ginjal 1148 Maimonides (seorang Yahudi, dokter pribadi Sultan Salahuddin di Kairo) mencoba memisahkan agama dari Ilmu Kedokteran 1322 Jacqueline Felicia de Alemania dan 4 dokter perempuan lainnya buka praktek dokter tanpa ijin, harus diadili oleh pengadilan yang menyatakan bersalah dikucilkan oleh Gereja 1320 Pandemi Pes (Black Death) : Gobi (Mongolia) China Italia Eropa Byzantin Gibraltar Afrika Arab, membunuh lebih dari 1/3 penduduk Citra buruk bagi komunitas kedokteran yang tdk berdaya mengatasi pandemi ini baru tahun 1894 penyebab penyakit ini yaitu Pasteurella pestis diketemukan. 1348 sekelompok orang Yahudi didakwa sebagai penyebab penyakit pes ini (di Jerman) dibakar hiduphidup. SEJARAH KEDOKTERAN ABAD PERTENGAHAN (1) (THE RENAISSANCE AND THE ENLIGHTMENT) 1317-1390 John Ardenne (British) luka tembak dan bedah. 1452-1519 Leonardo da Vinci lukisan-lukisan anatomi (750). 1493-1541 Paracelsus (Swiss) Ilmu Kedokteran berhubungan dengan proses kehidupan manusia (dengan demikian pemikiran ini meruntuhkan konsep pemikiran Galen dan Avicena, dan kembali ke Kedokteran Hippocratic yang lebih sederhana) pasien harus diperlakukan secara holistik. 1510-1590 Ambroia Pare (French) metoda menata-laksana luka-luka. 1518 Organisasi Kedokteran : Royal College of Physician Charter Practitioner. 1519-1603 Andrea Cesalpino (Italy) sistem sirkulasi darah. 1543 Andreas Vesalius De Humani Corporis Fabrica. Tuba Fallopii. Bartolomeus Eustachio Tuba Eustachii. 1546 Michael Servetus (Paris) Aliran darah dalam paru-paru. 1628 William Harvey (British) Susunan anatomi pada pergerakan jantung dan darah (bertentangan dengan teori Galen) tubuh harus dilihat sebagai sebuah mesin yang bergerak. 1632-1725 Anton van Leewenhoek (warga Jerman kelahiran Belanda) Gabriel Fallopio

menemukan mikroskop pertama. 1660 Marcello Malphigi (Italy) jaringan kapiler sebagai penghubung arteri dan vena.

1664-1665 Pandemi Pes berulang lagi di Amsterdam dan London saja 20% dari populasi meninggal. 1670 Peter Chamberlain (England)

Forcep Chamberlain. Pada akhir abad 17 sedikitnya separuh dari jaringan tubuh diberi nama penemunya, seperti Folikel Graaf, lingkaran Willisi, katup Tulp, kelenjar Cowper, kelenjar Bartholini, lingkaran Hesselbach, simpul syaraf keranjang bunga Bochdalek, dll.

1709 1798

Gabriel David Fahrenheit (Jerman) termometer air raksa. Edward Jenner (1749-1823, England) vaksinasi cacar.

SEJARAH KEDOKTERAN ABAD XIX RUANG LINGKUP Pendahuluan Meredam nyeri. Martir Kedokteran. Teknologi Kedokteran. Cara Penularan Penyakit. Bedah antiseptik. Komunitas sel. Kembali ke Kedokteran Dasar. SEJARAH KEDOKTERAN ABAD XIX RUANG LINGKUP (2) Bedah terhadap wanita. Awal Psikiatri. Kegiatan Kedokteran Komunitas. Manusia iblis. Perawatan dan Dokter perempuan. Kedokteran Alternatif. Berkembang sejalan dengan Peradaban Revolusi Industri di Eropa Dampak pada perubahan sosial dan ekonomi Berpengaruh pada perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedokteran Berbagai penemuan Ilmu Dasar Klinik dan Kesehatan Masyarakat dihasilkan Pionir besar kedokteran lahir pada abad ini. 1816 Rene Theophile Hyacinthe Laennec (French) menemukan stetoskop pertama. 1830 Joseph Jackson Lister (British) menemulan mikroskop akromatik. 1846 John Hutchinson (USA) menemukan spirometer. 1851 Herrman Ludwig Ferdinand von Helmholtz (Germany) menemukan optalmoskop. 1853 Alexander Wood (England) menemukan alat suntik hipodermik. 1867 Sir Thomas Clifford Allbirth menemukan Termometer. 1896 Scipione Riva-Rocci (Italian) menemukan Sfigmomanometer (revisi dari penemuan pertama oleh Samuel Sigfried von Bosch dalam tahun 1881).

MARTIR KEDOKTERAN 1847 Ignaz Semmelweis (Hungarian, tinggal di Austria) pionir dalam bidang antisepsis yang diberlakukan di barak-barak perawatan /tindakan obstetri. 1855 Oliver Wendell Holmes (USA) menemukan bahwa Demam Puerperal adalah disebabkan penularan karena kesalahan yang merawat atau yang melakukan tindakan. 1879 Akademi Kedokteran di Paris (disponsori oleh Joseph Lister dan Louis Pasteur) mengakui metoda Semmelweis (14 tahun sejak meninggalnya). PENULARAN PENYAKIT Louis Pasteur (1822-1895, French, ahli bakteriologi, ahli kimia, ilmuwan)

Menemukan pasteurisasi susu dan anggur Tahun 1881 menemukan vaksinasi antraks Tahun 1884-5 menemukan vaksin Rabies Tahun 1894 menemukan kuman Pasteurella pestis penyebab penyakit Pes 1915 semua karya Pasteur diakui dunia. Robert Koch (1843-1910, dokter Jerman yang bertugas di pedesaan)

Postulat Henle-Koch (setiap bakteri hanya menyebabkan suatu penyakit) Tahun 1876 Koch menemukan siklus hidup penyakit Antraks (Kuman Antraks sendiri diketemukan oleh Casimir Joseph Damien, French) Tahun 1882 diketemukan kuman tbc Tahun 1883-4 diketemukan kuman Vibrio cholerae (di Alexandria dan Calcutta) Tahun 1905 ia memperoleh hadiah Nobel. Ilya Metchinkoff (1845-1916, dokter hewan dari Rusia) tahun 1888 menemukan teori fagositosis Tahun 1908 ia dianugrahi hadiah Nobel (bersama Paul Ehrlich). Emil von Behring tahun 1890-2 menemukan Immunisasi terhadap penyakit Difteria and Tetanus tahun 1901 ia mendapat hadiah Nobel. Shibasaburo Kitasato (Jepang) tahun 1894 menemukan kuman disenteri (bersama Alexander Yersin, Swiss, secara terpisah) Pada akhir abad 19 hampir sebagian besar kuman penyebab penyakit telah diketemukan oleh Pasteur, Koch atau oleh salah satu dari murid-muridnya. BEDAH ANTISEPTIK

Joseph Lister (1827-1912, British) pada tahun 1867 memperkenalkan teknik (dengan menggunakan asam karbolat) drainage abses. KEMBALI KE KEDOKTERAN DASAR Charles Darwin (1809-1882, England) tahun 1858 menulis buku

On the origin of the species evolusi seleksi alam survival of the fittest. Johann Gregor Mendel (1822-1884, Austrian) Formula Mendelian (dominan vs resesif) tahun 1900 karya-karyanya diketemukan kembali (Ilmu Genetika). PERAWATAN DAN DOKTER PEREMPUAN 1854 Florence Nightingale (1820-1910, English) yang pernah mengunjungi Kaiser Wirth (Germany) berangkat bersama satu tim yang terdiri dari 38 perawat menuju Scutari (salah satu wilayah perang Krim untuk merawat sekitar 1.800 korban luka Ternyata angka kematian turun dari 40% menjadi 2%. Kemudian ia menulis bukuNotes on Nursing (di Sekolah Perawat St Johns House) Ini memberikan inspirasi Jean Henri Dunant dalam kertas kerjanya yang dibacakan dalam Konvensi Jenewa. 1864 Jean Henri Dunant mendirikan The International Red Cross. 1859 Elizabeth Blackwell (1821-1910) Dokter perempuan pertama yang diterima menjadi anggota BMA. 1870 Elizabeth Garret Anderson diberi lisensi oleh the Societies of Apothecaries untuk berpraktek sebagai dokter. SEJARAH KEDOKTERAN ABAD XX seb.PD II Pendahuluan Praktik dan Pendidikan. William S Halsted. ABO dan sistem Rh. Penyakit Tropis. Yellow Fever. Penemuan di bidang Neurologi. Penyakit Sifilis. Sistem Endokrin. Penemuan insulin. Memerangi Penyakit Infeksi. Virus. . Pandemi Influenza. Perjuangan melawan Penyakit Tbc. Alergi. Kemajuan di bidang Obstetri. Genius. Psikiatri dan Psikologi. Nutrisi. Teknologi Kedokteran. Rontgen and Sinar X. Radiasi. Kedokteran Komunitas.

Ilmu-ilmu lain banyak menyumbang bagi pengembangan Ilmu dan Teknologi Kedokteran Berbagai penyakit infeksi dan pengobatannya ditemukan A-B-O DAN SISTEM Rh

Penemuan virus lebih jauh Bidang industri dan alergi mulai dikenal dan dikembangkan Pencegahan berbagai penyakit infeksi dengan vaksinasi.

1900 Karl Landsteiner (1868-1943, Austrian) yang bekerja di Universitas Wina menemukan sistem golongan darah ABO. 1902 Golongan darah AB diketemukan sekarang ada 14 sistem golongan darah yang telah diketemukan 1930 Landsteiner menerima Hadiah Nobel 1936 ia termasuk salah satu yang mengembangkan Ilmu Imunologi. 1927 Sistem Golongan Darah MN diketemukan. 1939-41 Philip Levine dan Rufus Stetson (USA) menemukan Sistem Rh. PENYAKIT TROPIS 1870 Patrick Manson di Formosa menemukan nyamuk (Culex) sebagai vektor Cacing Filaria (penyebab Elephantiasis). 1892 Ronald Ross mulai meneliti Malaria 1897 ia menemukan siklus hidup Plasmodium pada nyamuk Anopheles (India) 1902 ia memperoleh Hadiah Nobel. 1902 Aldo Castellani dan Kolonel David Bruce (British) menemukan Trypanosomiasis (dimana lalat Tse-tse sebagai vektornya) di Uganda. PENEMUAN DI BIDANG NEUROLOGI 1891 Charles Scott Sherrington (1857-1952,British) Penemu Hakikat Sistem Syaraf (yang dikenal sebagai Neuro-transmitter) 1906 ia menerbitkan buku The integrative action of the nervous system. 1932 Sherington dan Edgar Adrian berbagi Hadiah Nobel untuk karyanya menjelaskan Sistem Syaraf. 1949 Sherington : Aristotle 2000 tahun yang lalu pernah bertanya Bagaimana cara Jiwa melekat dengan Tubuh?, dan hari ini kita juga masih menanyakan hal serupa ! PENEMUAN INSULIN 1900 Paul Langerhans menemukan jaringan berupa pulau-pulau pada kelenjar pankreas. 1921 Frederick Banting (1892-1941) dan Charles Herbert Best (keduanya bangsa Kanada) mengekstraksi Insulin dari kelenjar pankreas anjing James B Collip (yang bekerja dibawah John J R Macleod di Universitas Toronto) memurnikannya 1923 Banting dan Macleod dianugrahi Hadiah Nobel sedangkan Best dan Collip tidak (namun demikian Banting dan Macleod atas kemauan sendiri membagi hadiah mereka untuk keduanya). PERANG MELAWAN INFEKSI 1927 Gerhard Domagk (German) menemukan Prontosil, semacam bakteriostatik, kemudian hari diberi nama Sulfonamid baru pada tahun 1935 penemuannya dipublikasikan 1939 ia dianugrahi Hadiah Nobel.

1938 A J Ewins (British) mengembangkan Sulfapiridin. 1940 Sulfadiazin diketemukan di AS dan selanjutnya Sulfasoksazol di Perancis Obat-obat Sulfa tersebut efektif terhadap penyakit demam puerperalis, pneumonia, erysipelas, mastoiditis dan meningitis; juga terhadap demam rematik dan gonorrhoea Tetapi pada tahun 1965 dilaporkan dari New York : 28 orang meninggal karena efek samping obat sulfa. VIRUS 1935 John A Kolmer (Philadelphia) dan Maurice Brodie (New York) secara terpisah meneliti virus Polio hidup yang dilemahkan kemudian ditularkan kepada manusia vaksin, tetapi waktu itu dianggap berbahaya dan selanjutnya dihentikan. 1939 Charles Armstrong (AS) berhasil menularkan virus Polio pada tikus. PANDEMI INFLUENZA Maret 1918 Bentuk jinak Influenza menyebar di AS dan Sepanjol. Des 1918 Apr 1919 Influenza menyebar di seluruh dunia dan diperkirakan menewaskan 15-25 juta manusia (Dalam PD I saja personil militer yang tewas sekitar 8,5 juta). 1934 Wilson Smith dan Charles Stuart-Harris (England) menemukan virus yang diduga penyebab Influenza. PERJUANGAN MELAWAN PENYAKIT TBC 1882 Robert Koch (Prussia/Jerman) mengisolasi Bacillus tuberculosis selanjutnya mengembangkan tes Tuberculin. Sebelum tahun 1905 terjadi Great White Plaque (Epidemi Tbc) Terapi dilakukan di Sanatorium : dengan memperbaiki standar hidup, melakukan diagnosa lebih baik, penggunaan Sinar X yang baru diketemukan Tbc dicoba dikendalikan. 1906 Albert Calmette dan Camille Gurin (French) mengembangkan vaksin BCG. 1920 Pengobatan di Sanatorium termasuk tindakan bedah. 1949 Streptomycin mulai digunakan. 1979 KLB Tbc di Inggris Sedangkan pada tahun 1985-1992 jumlah kasus baru meningkat di AS. Eradikasi Berarti perang terhadap kemiskinan. ALERGI 1903 Charles Richet (1850-1935, French) mempublikasikan Anaphylaxis 1913 ia memperoleh Hadiah Nobel. Clemens von Pirquet (Austrian) dan Bela Schick (Hungarian) mendefinisikan allergy (Gr. Allos = berbeda, berubah; dan ergos = kerja, kegiatan). KEMAJUAN DI BIDANG OBSTETRI Perang melawan Kanker : 1898 Ernst Wertheim (Austrian) Wertheim histerektomi.

1943 George N Papanicolaou (Greek) dan Herbert Traut di Universitas Cornell mempublikasikan Pap smear, suatu metoda mendiagnosa Kanker Leher Rahim.

PSIKIATRI DAN PSIKOLOGI 1895 Sigmund Freud (1856-1939, Austrian) Dan Josef Brener mempublikasikan Kasus Anna O dalam Studies on Hysteria Psikoanalisa (Id, Ego dan Super Ego). 1900 Karya Freud yang populer The Interpretation of Dream : Oedipus complex menuju kerangka perkembangan psikoseksual pada anak-anak ia menyimpulkan bahwa Libido adalah kekuatan yang mendorong. Kritik terhadap Freud : tidak ilmiah! (ia tidak melakukan sampel kontrol dalam percobaannya, pengumpulan data sangat subyektif, istilah yang digunakan mustahil dapat didefinisikan dengan lengkap, terlalu menekankan pada seks sebagai motif perilaku manusia). 1904 Ivan Petrovich Pavlov (1849-1936, Russian) Semua perilaku manusia adalah hasil dari refleks fisik sejak lahir dan yang dikondisikan. 1908 Ladislaus Joseph von Meduna merumuskan shock treatment. 1913 John Broadus Watson (1878-1956, AS) mengambil tesis Pavlov Teori Perilaku Manusia (Behaviorism) : Stimuli tertentu menghasilkan reaksi fisik tertentu Contohnya : Conditioning. 1914 Carl Jung (1875-1961, Swiss) Libido menghimpun sekumpulan energi kreatif yang berlaku umum yang dapat digunakan untuk perkembangan positif sepanjang hidup menerapkan dua sikap pilihan (introversi dan ekstroversi) Manusia didorong oleh masa lalunya dan ditarik oleh masa depannya Pada tahun 1956 American Psychological Association menganugrahinya Gold Medal. 1928 Diilhami oleh teori Watson, Benjamin Spocks menerbitkan buku Psychological Care of the Infant and Child. 1935 Egas Moniz (Portugis) melakukan bedah otak (lobotomi) pertama pada manusia Pada tahun 1949 ia diberi Hadiah Nobel. NUTRISI 1753 James Lindh (Scottish) menganjurkan jus lemon (Vit C) untuk mencegah penyakit Scurvy. 1917 Joseph Goldberger (AS) menemukan PP Factor untuk mencegah penyakit Pellagra. 1918 Edward Mellauby (AS) menemukan Vit A dan Vit D. 1928 Albert von Szent Gyorgyi (Hungarian) mengisolasi Vit C Pada tahun 1937 ia memperoleh Hadiah Nobel. 1929 Christian Eijkman (Dutch) dan Frederick Hopkins (British) dianugrahi Hadiah Nobel untuk karya mereka yang menjurus diketemukannya Vit B yang dapat mencegah penyakit Beri-beri dan juga sebagai zat yang mendorong dihasilkannya energi. 1934 George H Whipple, George R Minot dan William P Murphy (AS) berbagi Hadiah Nobel untuk karyanya mengenai penyakit Pernicious Anaemia. 1948 Extrinsic factor dari hati dan daging sapi yang dikenal sebagai Vit B12 diketemukan oleh William B Castle. TEKNOLOGI KEDOKTERAN 1899 Siegfried Czapski menyempurnakan stereo-microscope dengan sudut pandang lebar. 1903 Willem Einthoven (Holland) mempublikasikan Electro-cardiograph (ECG) pertama dianugrahi Hadiah Nobel pada tahun 1924.

1907 Ross G Harrison (AS) mengembangkan Tissue culture. 1911 William Hill (British) mengembangkan suatu gastroscope. 1912 Alexis Carrel (French, pindah ke AS) memperoleh Hadiah Nobel karena karyanya mengoperasi pembuluh darah dan organ. 1913 Chevalier Jackson (USA) menemukan direct-vision Laryngoscope, kemudian Bronchoscope.

1925 Joseph Bernard (British) mengembangkan Ultraviolet microscope (2.500x) dimana virus yang besar dapat diamati. 1928 W Einthoven dan Horace Darwin (anak termuda Charles Darwin) mengembangkan String galvanometer 1934 Johannes Berger menggunalan alat ini untuk mengidentifikasi Brain waves. 1938 Edgar Adrian dan B H C Mathews (British) menemukan EEG. RONTGEN DAN SINAR X 1895 Wilhelm Konrad Rontgen

(1845 lahir di Jerman, warga negara Belanda) menemukan sinar X di Universitas Wierzburg (Ia adalah Guru Besar di universitas ini) Tahun 1901 ia menerima Hadiah Nobel pertama di bidang Fisika. RADIASI 1895 Henri Becquerrel (Ilmuwan Perancis) menemukan radiasi pada garam Uranium. 1898 Polonium dan Radium diketemukan oleh pasangan Curie (Marie Sklodowska lahir tahun 1867 di Polandia, dan suaminya Pierre Curie) di Sekolah Fisika dan Kimia Sorbonne, Perancis. 1903 pasangan Curie berbagi Hadiah Nobel untuk Fisika bersama Henri Becquerrel. 1906 Pierre tewas dalam kecelakaan, kemudian Mary ditawari menggantikan Pierre sebagai Guru Besar Ia menjadi Guru Besar wanita pertama di Sorbonne. 1911 Marie Curie dianugrahi Hadiah Nobel kedua, kali ini dalam bidang Kimia Pada tahun 1934 ia meninggal karena radiation sickness. 1934 Irene Curie dan suaminya Frederic Joliot berhasil mengembangkan radio-isotop merupakan sumbangan berharga bagi ilmu kedokteran baru yaitu Nuclear Medicine Tahun 1935 keduanya dianugrahi Hadiah Nobel untuk Kimia. KESEHATAN MASYARAKAT 1850 Pada waktu Perang Krim prajurit yang meninggal karena sakit sepuluh kali lebih banyak dari pada yang tewas karena pertempuran. 1898 Almroth Wright (ilmuwan Inggris) berhasil mengembangkan vaksin Tifoid. 1899-1902 Dalam Perang Boer prajurit yang meningal karena sakit lima kali lebih banyak dibandingkan yang tewas karena pertempuran (11.000 diantaranya karena penyakit Tifoid). 1904-5 Dengan memperbaiki kondisi kesehatan dan makanan, penyediaaan air bersih dan program vaksinasi masal Dalam Perang Rusia-Jepang ternyata untuk pertama kalinya yang tewas karena pertempuran lebih banyak dari pada yang meninggal karena penyakit. Dari pengalaman PD I, Pandemi Influenza dan penyakit-penyakit infeksi lain lebih meyakinkan kita bahwa negara harus berperan dalam kesehatan semua warga negaranya. A new concept of Dirt diarahkan untuk mengorganisasikan pembinaan kesehatan jasmani.

25% dari semua pasukan di Eropa dibuat tidak berdaya oleh penyakit syphilis dan gonorrhoea.

SEJARAH KEDOKTERAN
Pendahuluan

ABAD XX selama PD II
Bedah Plastik. Kesehatan untuk Semua. Sisi gelap dari perang.

Perlukaan dan Penyakit jenis baru. Typhus. Penicillin.

PENDAHULUAN
Peperangan menafikan kemanusiaan, tetapi sekaligus memajukan Peradaban Manusia Perlukaan jenis baru : Dalam PD I : karena daya ledak tinggi dan pecahan tajam, karena parit yang basah dan lembab(Nefritis,Demam dan Kaki Parit), dan krn gas racun(Chlorene,Phosgene, Mustard) Dalam PD II : Luka Bakar dan Radiasi Penemuan obat-obat baru Sulfa, Kina (Mepacrine) dan Penicillin

Cara Transfusi baru Plasma kering dan cara Transportasi Darah. Dukungan Kesehatan cara baru Dokter yang diterjunkan melalui udara, RS Lapangan yang dikirim melalui udara, Evakuasi Medis Udara Penemuan Vaksin baru : paratifoid A & B (tab) dimusnahkan Vaksin Tifoid (Almroth-Wright), Vaksin Tifoid Penyakit Tetanus dapat ditekan rendah, PenyakitTyphus dapat

Henry Hallet Dole menggunakan Bismut Iodida untuk mengobati Disenteri Amoeba.

PERLUKAAN JENIS BARU DAN PENYAKIT


Obat-obat baru selama PD II : sulfa, kina (mepacrine) dan penicillin. Transfusi cara baru : plasma kering dan transportasi darah. Dukungan kesehatan cara baru : parachuted doctors, air transported field hospital dan air medevacuation. TYPHUS Penyebab: Bakteri Rickettsia yang ditularkan oleh sejenis kutu. PD I Front Barat : Bebas epidemi karena penggunaan desinfektans dan fumigans yang meluas. PD I Front Timur : Dalam waktu 6 bulan 150.000 meninggal di Serbia; di Rusia 25 juta orang tertular dan sedikitnya 2,5 juta diantaranya meninggal. 1939 Paul Muller (ahli Kimia dari Swiss) menemukan DDT sebagai Insektisida Pada tahun 1948 ia menerima Hadiah Nobel untuk upaya ini. PD II : Semua orang disemprot DDT Epidemi typhus dihentikan untuk pertama kalinya melalui tindakan langsung. PENICILLIN

1928 Alexander Fleming (1881-1955, British) menemukan sejenis jamur yang diberi nama Penicillium notatum secara kebetulan di Rumah Sakit St Mary London. 1935 Howard Florey (seorang ahli patologi), Ernst Chain (seorang Yahudi Jerman) dan Norman Heatley (seorang ahli biokimia) mengisolasi zat anti bakterial dari jamur tersebut kemudian zat tersebut dinamai Penicillin. 1940 Mereka mencoba Penicillin pada tikus, dan berhasil (di Sekolah Patologi Dunn, Oxford). 1941 Norman Heatley berangkat ke AS dan bekerja sama dengan Andrew J Moyer untuk mengembangkan Penicillin lebih lanjut. 1942 Fleming dan Almroth Wright mulai menggunakan Penicillin terhadap pasien. 1943 Sebuah Pabrik Obat di Inggris mulai memproduksi Penicillin besar-besaran. 1944 Penicillin digunakan selama perang di semua front oleh Sekutu 1945 Alexander Fleming, Howard Florey dan Ernst Chain berbagi Hadiah Nobel atas penemuan Penicillin. Moyer mempatenkan di Inggris selama proses produksi. 1990 Sedangkan Norman Heatley diberi Honorary Doctorate of Medicine dari Universitas Oxford. BEDAH PLASTIK 1908 Alexis Carrel menemukan metoda menjahit pembuluh darah 1912 ia memperoleh Hadiah Nobel. PD I Carl Thiersch (ahli bedah Jerman) merekatkan potongan kecil kulit diatas jaringan granulasi luka yang bersih. Harold Delf Gillies (English) mereparasi rahang bawah dengan Bedah Plastik di Southern England. 1932 asistennya Archibald Hector McIndoe (1900-60, New Zealand) melakukan teknik bedah plastik yang sangat canggih. 1940 Sekitar 4.000 orang yang terluka bakar di muka dan kepala dalam pertempuran di Inggris Bedah Rekonstruksi. 1967 Teknik rekonstruksi syaraf diperkenalkan. 1968 Komatsu dan Tamai berhasil menyambung ibu jari tangan yang putus. 1983 Penggunaan lintah dalam Bedah Mikro. PELAYANAN KESEHATAN BAGI SEMUA 1911-13 National Insurance Act diberlakukan di Inggris. 1938-39 Pemerintah Inggris menetapkan Emergency Medical Service (EMS). 1942 Sir William Beveridge (1879-1963, seorang Scott, ahli ekonomi), Ketua Komisi, mengajukan Laporan Social Insurance and Allied Services King Johns Magna Charta. 1946-48 Aneurin Brown (1897-1960), Menteri Kesehatan Inggris mengajukan konsep NHS (National Health Service) yang mencakup asuransi nasional dan dokter keluarga. SISI GELAP PERANG

1934-39 Sterilisasi paksa dilakukan terhadap orang-orang yang cacat mental, sakit jiwa, epileptik dan kecanduan alkohol sedikitnya 350.000 orang, oleh dokter-dokter Nazi. 1936 Shizo Ishii mengepalai para ilmuwan di Unit 731 milik Jepang, melakukan percobaan terhadap manusia (di kota Pingfan, Manchuria utara) Ketika perang berakhir, semua maruta yang masih hidup dibunuh dengan gas atau racun, 600 pekerjanya dibantai dengan menggunakan senjata mesin dan semua fasilitas dimusnahkan; ribuan tikus pembawa penyakit pes dilepaskan, mengakibatkan epidemi lokal Waktu itu tidak ada tuntutan oleh pihak Sekutu karena pihak Sekutu memperoleh hasil penelitian bakteri sebagai tukar gantinya. 1940-41 Pembantaian dengan gas terhadap 70.723 pasien sakit jiwa, dilakukan kembali oleh para dokter dan psikiater (Nazi). 1943 Josef Mengele melakukan penelitian terhadap manusia kembar dengan mengunakan kuman tifoid dan tbc di Auschwitz, selanjutnya juga dengan menggunakan gas gangren, gas mustard, suhu beku, ketinggian, minum air laut dan berbagai penyakit fatal lainnya Tulang belulang mereka (tentunya setelah mati) dijadikan koleksi para dokter Setelah perang usai Mengele lari ke Amerika Selatan, dan hanya 20 dokter yang dapat diadili di kota Neurenberg (4 diantaranya dihukum gantung) 1948 Etika Medik berdasarkan Sumpah Hippocrates melahirkan Neurenberg Code terhadap percobaan menggunakan manusia sebagai subyek. SEJARAH KEDOKTERAN Pendahuluan Kemajuan di bidang Perinatal Membina Kesehatan Anak. Kemajuan di bidang Ilmu dan Teknologi. Terobosan-terobosan dan Jalan Pintas dalam dunia kedokteran. Kedokteran Kuno dan Kedokteran Modern. PENDAHULUAN Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Kedokteran berkembang sangat pesat Tiap dekade berkembang menurut Deret Ukur Kontribusi Ilmu Pengetahuan lain sangat menonjol Batas-batas Etika dipertanyakan. Muncul beragam penyakit infeksi baru dan beragam gangguan Psiko-sosial Gaya hidup manusia sangat mempengaruhi Kesehatan Rekayasa Manusia (Human Engineering) berhadapan dengan Peradaban Manusia (Human Civilization). KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL Pengendalian kelahiran (Keluarga Berencana). Pil KB. I U D. Persalinan. Persalinan Alami. Membentuk generasi y.a.d. ABAD XX pasca PD II

KEMAJUAN DI BIDANG PERINATAL MEMBENTUK GENERASI Y.A.D. 1946 Benjamin McLane Spock (USA) menerbitkan buku Common Sense Book of Baby and Child Care mengajarkan kepada para orang tua agar menggunakan nalurinya (dalam mencintai dan mengasihi anak-anaknya, dan sekaligus pada waktu yang sama jangan terlalu merisaukan disiplin terhadap anak-anak) untuk lebih menaruh kepercayaan pada anak-anak (permissive). KEMAJUAN DI BIDANG ILMU DAN TEKNOLOGI Karakteristik. Struktur Kehidupan. Memecahkan kode-kode. Munculnya Ilmu Farmakologi. Melihat kedalam Tubuh. KARAKTERISTIK Teknologi Kedokteran. Mengganti Pinggul. Grafts dan Transplantasi. Mengobati Jantung.

Para Penetiti bukan perorangan. tetapi Tim. Adanya sumbangan ilmu-ilmu lain (Matematika, Fisika, Engineering). Komputer dan Laser ikut menunjang. STRUKTUR KEHIDUPAN

Penemuan helices DNA. 1869 Friedrich Miescher (Swiss) menemukan Nucleine ( Asam Nukleat) : Guanine (G), Adenine (A), Cytosine (C), Thymine (T) dan Uracil (U). 1920 Dua asam-asam Nukleat dapat diidentifikasi : DNA (G-A-C-T) dan RNA (G-A-C-U). 1953 Double-helix DNA dikembangkan para ahli : DNA membuat RNA RNA membuat protein membuat lain-lainnya. DNA (kandungan seluruhnya dalam sebuah sel panjangnya 2 mil 1 mm @ 5.000.000 pasangan dasar) mengandung 100.000 gen (dimana dalam I gen terdapat 1.000 pasangan dasar). 1953 James Watson and Francis Crick (Cambridge) menerbitkan buku Nature yang menjelaskan Double-helix DNA berdasarkan data Sinar X yang dibuat Rosalind Franklin 1962 Watson and Crick dianugrahi Hadiah Nobel untuk Fisiologi dan Kedokteran (sayangnya Franklin dilupakan). MEMECAHKAN KODE-KODE

Hampir sebanyak 4.000 jenis penyakit pada manusia disebabkan oleh gen yang cacat. MUNCULNYA ILMU FARMAKOLOGI

Penicillin. Streptomycin.

Efek Samping. Skandal Thalidomide.

MELIHAT KEDALAM TUBUH Dari USG sampai Nuclear Magnetic Resonance. X-ray 3D. Thermography. CT Scan (diketemukuan Housfield, yang menerima hadiah Nobel pada tahun 1979). TEKNOLOGI TINDAKAN KEDOKTERAN Hemodialisis. Kedokteran Laser. Mesin Jantung-Paru-paru. Endoscopy. Kateterisasi (Cerebral, Cardiac/PTCA). Positron Emission Tomography (PET) Nuclear Magnetic Resonance Imaging (NMR) atau Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Operasi Jantung (CABG, OHS,

Transplantasi) dan Pemb.Darah. Bayi Tabung. Komputer dalam Kedokteran Cyto-analysis.

PENGGANTIAN PINGGUL Menyempurnakan Asepsis. Solusi Low-friction. GRAFTS DAN TRANSPLANTASI Adanya penolakan ? Memperpanjang efek transplantasi

ginjal, paru-paru, jantung (Christiaan Barnard, 1967, South Africa), hati, pankreas? MENGOBATI JANTUNG Aspirin. Jantung Buatan. Alat Pacu Jantung. TEROBOSAN-TEROBOSAN DAN JALAN PINTAS Pengobatan Parkinsonism. Vaksinasi Polio (Salk dan Sabin). Terapi seksual (Kinsey, Masters dan Johnson). Perang melawan Kanker. Pengobatan AIDS. Manajemen Nyeri. Virus-virus baru : Hepatitis AG, AIDS (Luc Montagnier,1983), Ebola, Kuru (Gajdusek,

1976 memperoleh Hadiah Nobel), SARS, Flu Burung (AF H5N1), Flu Babi, dll.

KEDOKTERAN KUNO DAN KEDOKTERAN MODERN Tindakan yang bersifat global : Vaksinatsi, Rumah Sakit di pedesaan, Dunia penuh konflik. Cacar (Smallpox). Preventive Medicine. Kembali melihat secara holistik. Akupunktur Endorphine Methionine encephalin + Leucine encephalin. MENYONGSONG MASA DEPAN Polusi dan Kesehatan Lingkungan. Penyakit-penyakit yang belum dapat diobati. Pelayanan Kesehatan. Bergelut dengan Maut. POLUSI DAN KESEHATAN LINGKUNGAN Limbah Industri dan Bahayanya. Pemanasan Global. Perusakan Sumber-sumber Alam. Ledakan Penduduk. PENYAKIT-PENYAKIT YANG BELUM DAPAT DIOBATI Virus-virus. Penyakit yang disebabkan keterkaitan genetik. Kanker. PELAYANAN KESEHATAN Dokter Keluarga. Asuransi Kesehatan. Rumah Sakit Unggulan. Tele-Medicine/e-Medicine BERGELUT DENGAN MAUT Reanimasi (Memperpanjang Hidup) Menunda Kematian (Suspending Death). Euthanasia (Mengakhiri hidup dengan sengaja) Geriatri dan Anti-aging Mdedicine. Kedokteran Alternatif. Good clinical governance. Mereparasi Tubuh (Laser, Plasty, Scopy, Transplant, Implant) Ketidak-seimbangan Ekosistem. Udara Bersih dan Air Bersih. Penggunaan bahan kimia, bahan nuklir dan bahan biologi yang tidak terkendali. Teknologi Biomolekuler dan Imunologi. Kemajuan di bidang Diagnosa Jiwa dan Tubuh. Masalah Sosial dan Penyakit-penyakit Sosial.

TEKNOLOGI BIOMOLEKULER DAN IMUNOLOGI Mengklon manusia. Monoclonal Antibodies. Terapi Gen. Sel Induk (Stem Cells). KEMAJUAN DI BIDANG DIAGNOSA Screening sebelum dilahirkan. Sel-sel Killer. Interleukin Interferon,

Imaging (MRI). Tomography Scanning MSCT). JIWA DAN TUBUH Ilmu Psikologi. Psikiatri. Meta-Fisika. (CAT, PET,

Endoskopi. Kateterisasi (Angiography).

Spiritual Medicine. Psycho-social Medicine. Bio-Physics.

PENYAKIT-PENYAKIT SOSIAL Penyebaran Narkotika. Kecanduan Alkohol. Kenakalan Remaja. Penyalahgunaan Obat. Deviasi Seksual. Efek Samping Gaya Hidup. Kebiasaan Merokok. Prostitusi dan Perdagangan Manusia. Terrorisme dan Kekerasan.