Anda di halaman 1dari 24

Sebuah rectifier memiliki impedansi rendah terhadap aliran arus pada satu arah dan mendekati impendasi infinitif

terhadap aliran arus pada arah yang berlawanan. Sehingga, bila arus AC diberikan terhadap rektifer, maka arus akan mengalir melaluinya selama siklus paruh posiif saja, arusmenjadi nol selama siklus paruh negatif. Bentuk gelombang sekarang diperlihatkan pada gambar 36. !. rektifikasi gelombang paruh ini dihasilkan dengan m enggunakan diode tunggal. Bentuk gelombang ini sama bentuknya dengan bentuk gelombang yang diperlihatkan pada gambar 36. ", hal 6"3, dimana komponen #C mengarahkan siklus paruh negatif sampai titik arus nol. Bentuk gelombang yang diperlihatkan pada gambar 36. ! adalah cirri khas dari bentuk gelombang yang mengandung harmonik kedua yang agak besar.

$ambar 36. !. Bentuk gelombang arus yang memiliki harmonic kedua yang agak besar. %iii&. 'ransistor dan gelombang bukanlah alat alat linier dimana input sinusoidalnya menghasilkan siklus paruh positif dan negatif yang berbeda yang memiliki amplitude yang berbedapula. (arena memiliki bentuk berbeda, maka penyimpangan harmonic sudah diduga %lihat bagian 36.3&. %i)&. (umparna bijih feromangetik adalah sumber generasi harmonic pada sikuit aC karena non linierirtas kur)a B*+ dan lop histeresis, terutama jika terjadi kejenuhan. ,isalkan, )oltase sinusoidal - . - sin wt diaplikasikan terhadap kumparan feromangetik % yang memliki resistansi relatif terhadap reaktansi induktif& dengan luas penampang A meter eprsegi dan memiliki / putaran. 0ika p adalah flu1 yang dihasilkan dalam bijih maka )oltase instant diberikan oleh ) . / %dp *dt& 0ika B adalah densitas flu1 dari bijih maka sin p . BA (arena luas A adalah konstan untuk core tertentu. ,aka memisahkan )ariabel )ariabel akan memberikan 2

Bentuk gelombang arus diperlihatkan pada gambar 36.33 4 dan dideri)asi sebagai berikut. 5ada waktu t , titik a pada kur)a )oltase sesuai dengan titik b pad kur)a densita flu1 dan titikc pda loop histeresis. Arus pada tt diberikan oleh jarak #C. ,emplotkan arus ini pada skala waktu )ertical, akan memberikn titik e pada kur)a arus. 5rosedur yang sama dierapkan terhadap waktu t6, 3 dan demikian seterusnyasampai satu siklus )oltase. %5erhatikan bahwa adalah penitng untuk bergerak disekitar loop histeresis pada arah yang tepat. #ari kur)a arus terlihat baha bentuknya non sinusoidal dan siklus paruh positif dan negatif adalah identikit. +al ini menunjukkan bahwa bentuk gelombang hanya memiliki harmonic odd %lihat bagian 36.3&. 07ka, dalam sebuah sirkuit yang memiliki kumparan bijih feromangeik, resistansinya tinggi dibandingkan reaktansi induktif, mka arus yang mengalir dari supply sinusoidal kan cenderung berentuk sinusoidal. +al ini berarti baha densias flu1 B dari bijih tidk berbentuk sinusoidal karena berhubungan dengan arus oleh loop histeresis. +al ini berarti bahwa )oltase yang terjadi kibat flu1 AC yaki ) . /A %dB*dt& tidak akan berbentuk sinusoidal. (ondisiini disebut forced mangeti8ation Bentuk gelombang )oltase yang terjadi dibaawh mangetisasi diperoleh sebagai berikut 9 bentuk gelombang arus dipelihatka pada aksis )ertical pada gambar 36.6 a. loop histeresis yang sesuai dengan nilai maksimum arus sirkuit, digambar sebagaimana diperlihatkan pada gambar 36.6 a. kur)a densitas flu1 yang diperoleh di bentuk gelombang arus sinusoidal diperlihatkan pada gambar 36.6 c. titk a pada gelombang arus pada waktu t adalah sesuai dgan titik b pada lop histeresis dan sampai titik c pada kur)a densitas flu1. #engan menggunakan titik titik lain pada sikilus arus, maka kur)a densitas flu1 dihasilkan sebagai berikut. +ubungan antra )oltase ) dan densitas flu1 B diberikan oleh persamaan ) . /A %dB*dt&. #isini, #*B *dt menunjukkan tingkat perubahan densitas flu1 terhadap waktu. :akni, gradient kur)a B*t. pada titik d, gradient kur)a B*t adalah maksimum pada arah positif. Sehingga, ) akan menjadi positif maksimum seperti diperlihatkan oleh titik d pada gambar 36.6 %d&. 5ada titik e, gradient %yakni dB*dt& adalah nol, sehingga ) adalah nol seperti diperihatkan oleh titik. 5ada titik f, gradin adalah amksimum pada arah negatif, sehingga ) adalah maksimum negatif, seperti diperliihatkan oleh f. jika semua titik titik ini diambil disekitar kur)a B*t maka kur)a yang menunjukkan )oltase yang terjadi, akan dihasilkan seperti yang diperlihatkan pada gambar 36.6 . Bentuk gelombang )oltase yang terjadi, adalah non sinusoidal. Siklus paruh positif dan negatif adalah identik bentuknya, yang menunjukkan bahwa bentuk gelombang memiliki harmonic ketiga yang fundamental dan menonjol. 0umlah power yang dikirimkan kebeban, dapat dikontrol dengan menggunakan thritor, yang merupakan alat semi konduktor. Contoh contoh aplikasi dari rektifikasi terkotnrol, adalah meliputi kontrol lampu dan heater dan kontrol kecepatan motor. Sirkuit dasar yang dipergunakan untuk kontrol power fase tunggal,

diperlihatkan pada gambar 36.33sa. modul pemicu memiliki sirkit untuk menghasilkan arus gate untuk mengaktifkan tristor.

0ika pulse diaplikasikan pada waktu d*w, dimana d adalah sudut firing atau sudut pemicu, maka arus yang mengalir pada resistor beban, memiliki bentuk gelombang seperti diperlihatkan pada gambar 36.66 %b&. waktu riel %yang diperlihatkan pada sebagai db pad gambar 36.66b, akan menimbulkan harmonic. 5ada sistem mikroelektronik, bentuk gelombang persegi empat adalah umum ditemukan. 0uga, waktu riel cepat menimbulkan harmonic, terutama pada frekuensi tinggi. +armonik ini dapat difeed kembali ke mains jika tidak difilter. Sehingga, ada sejumlah besar sumber harmonic Masalah masalah lebih jauh tentang bentuk gelombang kompleks Sintesis harmonis . Bentuk gelombang arus kompleks i merupakan arus dasar sebear ;3 A rms dan frekuensi 33 +8, bersama dengan 6"< harmonic keiga, dalam fase tertentu dengan masing masing berada pada titik nol. A&. tuliskan rumus untuk menunjukkan arus i&, b& bentuk sketsa bentuk gelombang kompleks dari arus dengan menggunakan sintesis harmonic pada siklus fundamental 2 a&. 7 . =3.= sin66>.3t ? 6.! sin >>;t&A 6. Bentuk gelombang )oltase kompleks ) tediri dari 6 6. ) rms )oltase dasar pada frekuensi ;3 +8, yakni 33 < komponen harmonic kedua yang menjarakkan )oltase fundamental pada waktu nol sebesar phi*6 rad, dan 3< komponen harmonic keempat yuang menimbulkan fundamental pada waktu nol sebesar phi*3 rad. A3. tuliskan rumus untuk menunjukkan )olase ). b&. buat sketsa dari Bentuk gelombang )oltase kompleks dengan menggunakan sintesis harmonic pada satu siklus bentuk gelombang fundamental A . 33 sin 3 ".6t ? !3 sin !66>.3t @ %phi *6 3. Bentuk gelombang )oltase diperlihatkan oleh2 - . 63 ? ;3 sin wt ? 63 sin %6 wt @ phi*6 & )olt $ambarkan bentuk gelombang kompleks pada satu siklus fundamental dengan menggunakan sintesis harmonic. ". 'uliskan rumus yang menunjukkan arusyang memiliki komponen fundamental dengan amplitude 6A dan frekuensi k+8, bersama dengan harmonic ketiga dan kelima yang masing masing sebesar seperlima dan seprsepuluh besarn fundamental, dimana semua komponen ada dalam fase pada waktu nol. Buat sketsa bentuk gelombang arus kompleks untuk satu siklus fundamental dengan menggunakan sintesis harmonic 7 . 6 sin 6phi ;. Antuk setiap bentuk gelombang yang diperlihatkan pada gambar 36.63, jealskan harmonic mana yang mungkin terjadi. a&. Bundamental harmonic, atau semua harmonic terjadi, pada awalnya pada fase satu sama lainya,b3 fundamental harmonic dan odd saja. C&. harmonic fundamental dan genap, yang pada mulanya berada diluar fase satu sama lainnya %atau terdapat semua bentuk harmonic&, sebagian berada diluar fase satu sama lainnya.

6. Bentuk gelombang )oltase djelaskan oleh 2 - . 633 sin 3==t ? >3 sin % 3 t? phi *"& 'entukan a&. frekuensi fundamental dan harmonic dari bentuk gelombang, b&. persentase harmonic ketiga dan c& persentase harmonic kelima. $ambarkan sketsa bentuk gelombang )oltase dengan menggunakan sintesis harmonic pada satu siklus fundamental a. 63 h8, >3, dan 333, b&. "3<, c& 3< /ilai C,S, nilai mean dan faktor bentuk dari gelombang kompleks =. 'entukan nilai rms bentuk arus kompleks yang diperlihatkan oleh2 7 .

>.

#erifasi suatu rumus untuk nilai rms dari bentuk gelombang arus kompleks yang diperlihatkan - . -o ? - m sin % ? ? )3m sin %3 & +itung nilai rms dari bentuk gelombang )oltase yang diberikan oleh 2 - . >3 ? 6"3 sin t ? ;3 sin % 6 & ? 63 sin

!.

Bentuk gelombang )oltase kompleks diberikan oleh2 - . ;3 sin 'entukan )oltase a& frekuensi harmonic ketiga, b& nilai rmsnya, c& nilai mean dan d& faktor bentuk 2 a&. ;3+8, b&. .> -, c&. ! .= - d&. 66

3.

bentuk gelombang )oltase kompleks memiliki nilai rms 663 - dan memiliki 6;< harmoik ketiga dan ;< harmonic kelima. A3. tentukan ilai rms dari harmonic fundamental dan setiap harmonic. B&. tuliskan ekspresi untuk menunjukkan bentuk gelombang )oltase kompleks jika frekuensi fundamental adalah 63 +8. a&. 6 .6 -, ;6.>). 36.= b&. ) . 6!>.=sin 3==t ? =".= sin 3 t ? "".> sin >>; t#efinisikan istilah faktor bentuk bila diaplikasikan terhadap bentuk gelombang kompleks simetris. +itung faktor bentuk dari )oltase AC yang diperlihatkan oleh2 - . %; sin 3 "t ? ; sin !"6t ? sin ;=3t &)olt Hubungan daya dengan gelombang komplek

6.

'entukanlah daya rataDrata pada sebuah resistor ;3E jika arusnya yang mengalir yang dituliskan oleh persamaan 2 i . % "3 sin Ft ? "3 sin 3Ft ? 63 sin ;Ft& mA. G3,;" HI

3.

Sebuah tegangan dengan betuk gelombang ditunjukan oleh persamaan2 ) . 33 sin Ft ? 66 sin % & ? > sin %;F t D & )olts

dihubungkan kepada suatu rangkaian dan menghasilkan arus yang diberikan oleh persamaan2 i . ; sin %Ft ? & ? ,! sin 3Ft ? 3,=6 sin %;Ft @ 3,";6& amperes hitunglah %a& 'otal daya aktif yang dihasilkan oleh rangkaian dan %b& Baktor daya keseluruhan.

G%a& "6. H9%b& 3.;66I

".

'entukanlah tegangan rms, arus rms dan daya rataDrata yang dihasilkan pada suatu jaringan bila tegangan yang diberikan ditunjukkan oleh 2

) . 33 ? ;3 sin %"33 t D & ? "3 sin % 633 t D & )olts dan menghasikan arus yang ditunjukan oleh persamaan 2 i . 3.!6> sin %"33t ? 3."6" & ? 6. " sin % 633t ? 3.=;6& amperes G 3!.> - 9 .6; A9 ".63 HI

;.

Sebuah tegangan - . "3 ? 63 sin 333t ? > sin !33t ?3 sin ;33t )olts diberikan kepada sebuah terminal oleh suatu rangkaian dan menghasilkan arus yang ditunjukan oleh persamaan2 i . " ? .= ; sin %333t @ 3.;"& ? 3.3>! sin %!33tD .63"& ?3.3!; sin % ;33t @ .6"!& A tentukanlah %a& tegangan rms 9%b& arus rms 9dan %c& daya rataDrata G%a& "6.>; -9%b& ". >! A 9%c& =;.; HI

Gelombang harmonisa di rangkaian satu phasa

6. Sebuah bentuk gelombang tegangan yang ditunjukan oleh persamaan 2 ) . 6"3 sin Ft ? 63 sin %3Ft D & ? 33 sin %;Ft ? & )olts diberikan melalui %a& sebuah resistor murni ;3E , %b& kapasitor murni ".!=" JB,%c& sebuah induktansi ;.!6 m+. 'entukanlah arus yang mengalir dari setiap bagian jika frekuensi dasar yang diberikan "33 +8. %a& i . ".> sin Ft ? .6 sin %3Ft D & ? 3.6 sin %;Ft ? & A

%b& i . 3 sin %Ft ? & ? 6.6; sin %3Ft ? & ? .>=; sin %;Ft ?

&A

%c& i . 6 sin %Ft D & ? 3.; sin %3Ft D

& ? 3. ; sin %;Ft D & A

=. Sebuah arus kompleks dituliskan dengan persamaan 2 i . ; sin %Ft ? & ? > sin %3Ft ? & mA

mengalir melalui kapasitor murni. 0ika frekuensi dasar komponen adalah " k+8, tentukanlah %a& /ilai arus rms ,%b& tampilan tegangan yang melalui kapasitor %c& nilai rms dari tegangan. G%a&6.6= mA %b& ) . !!."= sin %Ft D & ? ;3.3; sin %3Ft ? & - %c&=!.= -I >. Sebuah tegangan kompleks ,), ditunjukan oleh persamaan

) . 633 sin Ft ? "6 sin 3Ft ? 6; sin ;Ft )olts

diberikan kepada sebuah rangkaian yang terdiri dari sebuah resistansi 6E yang diserikan dengan sebuah induktansi ;m+. 'entukanlah, untuk frekuensi dasar ;3+8 ,%a& persamaan nilai sesaat dari aliran arus , %b& nilai tegangan rms , %c& nilai arus rms , %d& daya yang hilang dan , %e& factor daya keseluruhan. G%a& i . 36.3; %3 "t @ 3.6;6& ? ;.; sin %!"6 @ 3.666& ? 6.;3 sin % ;=3t @ 3.! >& A %b& ";.6 %c& 63.6 A %d& 3.63 kH %e& 3.!;6I

!. Sebuah ggl ,e dituliskan dalam persamaan

e . "3 ? ;3 sin Ft ? 33 sin %6Ft D & ? 3 sin %"Ft D & )olts

frekuensi dasar diberikan ;3 +8. ggl dihubungkan dengan rangkaian yang terdiri dari resistansi 33E yang diserikan dengan sebuah kapasitor ;JB. tentukanlah %i& nilai rms dari tegangan, %ii& persamaan aliran arus dan %iii& nilai rms dari arus. G%i& ;.; - %ii& 7 3.63! sin %Ft ? . 3& ? 3.636 sin %6Ft ?3.33& ? 3.3>> sin %"Ft @ 3.;;!& A %iii& 3."=! A I

63. Sebuah rangkaian yang terdiri dari resistansi 33E yang diserikan dengan induktansi m+. 'egangan sumber dituliskan oleh persamaan 2

) . "3 ? 633 sin Ft ? ;3 sin %3Ft ? & ? ; sin %;Ft ? & )olts

dimana F . 3; rad*s. tentukan untuk rangkaian %a& persamaan aliran arus ,%b& nilai arus rms dan %c& daya yang hilang. G%a& i . 3." ? ." " sin %FtD & ? 3.; > sin %3FtD3."6"&? 3.36! sin %;FtD3.>;& %b& .3> A %c& = HI

6 . $gl dari suatu sumber rangkaian yang terdiri dari dua komponen yang dihubungkan seri yang diberikan oleh persamaan2

) . ;3 ? ;3 sin %6 1 33t& ? "3 sin %" 1 33t& ? 63 sin %> 1 33t& )olts

dan arus yang dihasilkan dituliskan oleh persamaan 2

i . .3 sin %6 1 33t ? .33 & ? 3.3!" sin %" 1 33t ? 3.663& ? 3.633 sin %> 1 33t ? 3.3=6& A

tentukanlah untuk rangkaian %a& daya rataDrata yang dihasilkan %b&nilai dari dua komponen rangkaian. G%a& "!.3 H %b& C . >3 H9C. "JBI

66. Sebuah kumparan dengan induktansi K dan resistansi C yang diberikan dengan persamaan tegangan kompleks2

) . 6"3 sin Ft ? -3 sin %3Ft ? & ? -; sin %;Ft D

& )olts

arus yang dihasilkan ditulis dengan persamaan 2

i . ".36" sin %Ft @ 3.;6 & ? 3.=; sin %3Ft @ 3.336& ? 3. >6 sin %;Ft @ .;6;& A

frekuensi dasar adalah ;33 +8. tentukanlah %a& impedansi dari rangkaian pada frekuensi dasar dan carilah nilai C dan K, %b& nilai dari -3 dan -; , %c& tegangan rms %d& arus rms %e& daya rangkaian dan %f& factor daya. G%a& ;!.36 E , C . ;3 E , K . 3 m+ %b& >3 -933 - ,%c& >3. - %d& 6.!3 A %e& "6=.> %f& 3.> I

63. Sebuah sumber tegangan bolakDbalik ditunjukkan oleh persamaan 2

) . %6"3 sin 333t @ "3 sin ;33t ? 63 sin 6 33t& )olts

diberikan kepada terminal dari sebuah rangkaian yang terdiri dari resistor "3E,sebuah inductor 633m+ dan kapasitor 6;JB yang dihubungkan seri. %a&carilah persamaan untuk bentuk gelombang arus dan %b& hitunglah daya yang hilang dari rangkaian. G%a& i . 6.>=3 sin %333t ? .3= & @ 3. "; sin % ;33t @ ."6;& ? 3. "! sin %6 33t @ ."= & A %b& 66 HI

6". Sebuah tegangan ,), ditunjukkan dengan persamaan 2

). 63 sin 3 "t ? 6; sin %!"6t ? & )olts

dihubungkan kepada sebuah rangkaian seperti terlihat pada gambar 36.6". tentukanlah %a& persamaan dari arus i %b& persentasi kandungan harmonisa dari arus yang dihasilkan,%c& total daya yang hilang,%d& persamaan untuk tegangan yang diperlihatkan oleh - dan %e& persamaan dari arus yang diperlihatkan oleh iC dan ic.

G%a& i . 3. 3" sin %3 "t ? 3."6"& ? 3.3"= sin %!"6t?3.!>>&A %b& 3;.3=< %c& =.=6 H %d& - . ;3.6 sin %3 "t @ 3.36 & ? 3.3 ; sin %!"6t @ 3.66 & A %e& iC. 3.3!; sin %3 "t @ 3.36 ? 3.3 ; sin %!"6tD3.66 &A iC. 3.3!; sin %3 "t ? .6"!& ? 3.3"; sin %!"6t ? .3 & A&

Cesonansi harmonisa 6;. Sebuah bentuk gelombang tegangan memiliki nilai dasar maksimum 6;3 ) dan nilai dasar maksimum harmonisa ketiga 63 - dihubungkan ke suatu rangkaian seri yang terdiri dari resistor ;E, sebuah induktansi "33m+ dan kapasitor 3.; JB. tentukanlah %a& frekuensi dasar untuk resonansi harmonisa ketiga dan %b& nilai maksimum dasar dan komponen arus harmonisa ketiga . G%a& >.6 +8 %b& 3. 3; A ,%c& "AI

66. Sebuah bentuk gelombang tegangan kompleks memiliki nilai ;33 - untuk frekuensi dasar 63 +8 dan mengandung sebuah harmonisa ke D = yang memiliki amplitude 6< dari amplitude dasar. 'egangan dihubungkan ke suatu rangkaian seri yang terdiri dari resistansi 6E,induktansi =36m+ dan kapasitansi 36.66 nB. 'entukanlah %a& nilai maksimun dari harmonisa arus yang ke @ = %b& nilai maksimum tegangan harmonisa yang ke @ = yang melalui kapasitor, dan %c& amplitude dari arus dasar. G%a& ;A %b& 63."6k- %c& 6.6! mAI

6=.

Bentuk gelombang )oltase kompleks ) diberikan oleh rumus 9 - . ;3sin t ? 6; sin

6>. 6!.

#imana w . 3 " rad *s. )oltase diaplikasikan terhadap sebuah sirkuit yang terdiri dari kumparan dengan resistansi 3 ohm dan induktansi ;3m+ dalam hubungan si dengan kapasitor yang ber)ariasi. a&. +itunglah nilai kapasitansi yang akan menghasilkan resonansi dann komponen frekuensi triple dari )oltase. B&. tuliskan persamaan untuk bentuk gelombang arus. c&. tentukan nilai rms arus.d&. carilah power yang tersebar dalam sirkuit 9 a. a&. 66.;" uB b. 7 . . ! sin %3 "r ? ."! & c. .!63A %d& 3>.;6H -oltase kompleks frekuensi fundamental ;3 +8 diaplikasikan terhadap sirkuit seri ang terdiridari resistansi 63 o hm, induktansi >33 u+ dan kapasitansi =".!" uB. Cesistansi terjadi pada harmonic keDn. tentukan nilai n. -oltase kompleks yang diberikan oleh ) . 633 sin wt ? 33 sin 3wt ? 3 sin ; wt )olt diberikan terhadap sirkuit yang memiliki 6; ohm resistor, kapasitor 6 uB dan induktansi 3= m+ yang dihubungkan sri. Brekuensi fundamental adalah =!.66 +8. 'entukan a&. nilai rms ari )oltase, b3. ekspersi untuk bentuk gelombang arus. c&. nilai rms dari arus, dn& besaran )oltase

harmonic ketiga disepanjang kapasitor, e& power sirkuit, dan f&. faktor power secara keseluruhan 2 a. >=.; b. 7 . =.!! sin %wt ? ."3"3& ? 6 sin 3 wt c. 3.6; A %d 666." -

37 Metode numeric dari analisis harmonik


5ada akhir bab ini anda harus dapat 2 - ,enggunakan metode tabular untuk menentukan seri Borier untuk bentuk gelombang kompleks - ,emprediksi substansi harmonic dari bentuk gelombang pada saat pemeriksaan Pendahuluan. Banyak bentuk gelombang praktis dapat diperlihatkan oleh rumus rumus matematik yang sederhana, dan dngn meggunakan seri Bouier, besarna komponen komponen harmonic akan dientkan. Agar bentuk gelombang tidak dalam kategori ini, maka analisis dapat dicapai dengan metode numeris analisis harmonic adalah proses menyelesiakan kuantitas non sinusoidal periodic kedalm serangkaian komponen dengan urutan frekuensi yang menaik 37.2. Analisis harmonic pada data yang diberikan dalam bentuk tabular dan grafik Seri Boueir hany merupakan seri trigonometric berbentuk 2 B%1& . a3 ? a cos 1 ? a6 cos 61 ? L ? b sin? b6 sin61 ? L i.e. f%1& . (oefisien Bourier ao, an, dan bn semuanya memerlukan fungsi untuk dipadukan yakni 2

Akan tetapi, bentuk gelombang tidak beraturan, biasanya tiak didefinisikan oleh rumusan maetmatik sehingga koefisien Boureir tidak dapat ditentkan dengan menggunakan kalklus. #alam hal ini, metode aproksimate, seperti auran trape8oidal, dapat dipergunakan untuk menge)aluasi koefisien Bourier. Sebagian besar bentuk gelombang praktis yang anak dianalisis adalah gelombang periodik ,isalkan periode bentuk gelombang adalah 6 phi dan dibagi kedalam p bagian yang sama seperti yang diperlihatkan oleh gambar 3=. . lebar setiap inter)al adalah 6p phi *p. misalkan ordinat diberi label yo,y , y6..yp % perhatikanbahaw yo . yp&. Aturan trape8oidal menegaskan2 Kuas . %lebar ietn)al% M % ordinat eprtama ? terakhir& ? jumlah ordinat lainnya&

(arena yo . yp, maka M . %y3 ?yp& . y3 . yp. Sehingga, luas .

/ilai mean . luas * panjang base .

Akan tetapi, ao . nilai mean darif%1& dalam interal 3 hingg 6 phi. Sehingga 2

#engan cara yang sama, ao . dua kali nilai mean dari f%1& cos n.1 dalam inter)al o hingga 6phi, sehingga 9

%3=.6& #an bn . dua kali nilai mean dari f%1& sin n1 dalam inter)al 3D 6 phi, sehingga 2

%3=.3& Soal . /ilai nilai )oltase ) )olt pada moment yang berbeda, dalam suatu siklus diberikan oleh 9 #erajad 3 2 33 63 !3 63 ;3 >3 63 ;3 dst 2 66 3; D3> dst $ambarkan grafik )oltase ) terhadap sudut p dan analisis )oltase kedalam tiga bentuk harmoniknya, dimana setiap koefisien dibuat sampai 6 desimal $rafik )oltase ) terhadap sudut p dieprlihatkan pada gambar 3=.6. inter)al 3 hingga 6 phi dibagi kedalam 6 inter)al yang sama,yang memberikan lbar inter)al 6phi * 6, yakni phi *6, atau 33 derajad. /iali ordinat y , y6, y3L adalah 66, 3; , D3> dai table nilai tn. 0ika sebagian besar inter)al ini dipergunakan, maka hasil hasil yang memiliki akurasi lebih besar, akan dicapai. #ata ditabualsi dalam bentuk proforma seperti diperlihatkan pada table 3=. .

#ari persamaan 3=. .

. =,6= %karena p . 6&

Akan tetapi, bentuk gelombang tidak teratur biasanya tidak didefinisikan oleh ekspresi matematik sehingga koefisien fouriernya tidak dapat ditentukan dengan menggunakan kalkulus. #alam kasus ini, metode aproksimate, seeprti aturan trape8oid, dapat dipergunakan untuk menge)aluasi koefisien Bourier. Sebagian besar bentuk gelombang yang akan dianalisis adalah berbentuk periodic. ,isalkan periode bentuk gelombang 6phi dan dibagi kedalam p bagian yang sama seperti diperlihatkan pada gambar 3= . lebar setiap inter)al adalah 6 phi*p. misalkan ordinat diberi label yo, y , y6.. yp % perhatikan bahwa yo . y&. aturan trape8oid menegaskan 2 Kuas . %lebar inter)al % M %ordinat pertama . terakhir& ? jumlah ordinat lainnya . 5erhatikan bahwa pada persamaan 3=.", %D"6."6 sin ? 6!.6 cos & merupakan persamaan mendasar, sedangkan ".! sin 6 D 6.;3 cos 6 merupakan suku persamaan kedua dan !. = sin 3 D >. = cos 3 merupakan bentuk suku persamaan ketiga. 'elah diperlihatkan dalam matematik enginering kelas tinggi bahwa 2 sin t ? b cos t . C sin % t ?a& #imana a . C os , b . C sin , C . Antuk bentuk mendasar, C . 0ika a . r cos , maka cos . yang nilainya negatif . yang bernilai positif. dan . arcan

#an jika b . C sin , maka sin

Satu satunya kuadaran dimana Cos a adalah negatif dan sin a adalah positif adalah kuadrant kedua Sehingga . arctan . arctan atau 6. 6 rad

Sehingga % D"6."6 sin

? 6!.66 cos & . >3.= sin % ?6. 6&

#engan menguakan metode yang sama ini dapat dimungkinkan bahwa harmonisa kedua %".! sin 6N @ 6.; cos 6N& . >. ; sin %6N @ 3.!6& dan harmonisa yang ketiga %!. = sin 3N @ >. = cos 3N& . 6.6> sin %3N @ 3.=3&. Sehingga persamaan 3=." dapat ditulis sebagai 2 ) . =.6= ? >3.= sin %N ? 6. 6& ? >. ; sin %6N @ 3.!6& ? 6.6> sin %3N @ 3.=3& )olts. :ang bentuknya digunakan pada bagian 36 dengan bentuk gelombang kompleks.

37.3 bentuk gelombang comple sebenarnya


'erkadang mungkin suatu bagian dari gelombang harmonisa dapat diprediksidengan memeriksa karakteristik particular dari gelombang. %i& 0ika gelombang periodic maka serupa halnya bahwa daerah yang diatas sumbu hori8ontal adalah sama dengan daerah bawah kemudian nilai rataD rata adalah nol.sehingga a3. 3 %lihat gambar 3=.3%a&&. %ii& Bungsi genap dalah simetris terhadap sumbu )ertical dan tidak mengandung bagian sinus. %lihat gambar 3=.3 %b&&.

$ambar 3=.3 %iii& %i)& Bungsi ganjil adalah simetris terhadap titik asalnya dan tidak mengandung nilai cosines. %lihat gambar 3=.3 %c&&. f%1& . f%1 ? O& dinyatakan sebagai sebuah bentuk gelombang yang berulang setelah setengah siklus dan hanya harmonisa genap yang diperlihatkan.%lihat gambar 3=.3 %d&&.

%)&

f%1& . Df %1?O& dinyatakan sebagai sebuah bentuk gelombang yang bentuk siklus positif dan negatifnya identik dan hanya memperlihatkan harmonisa ganjil.%lihat gambar 3=.3 %e&&.

,asalah 6. 'anpa mengunakan hitungan bagian koefisien deret fourier harmnisa yang ditampilkan akan berbentuk gelombang seperti yang terlihat dalam gambar 3=."

$ambar 3=." a& bentuk gelombang yang diperlihatkan pada gambar 3=." %a& yang simetris terhadap titik asalnya dan dikatakan sebagai fungsi ganjil. Sebuah fungsi ganjil idak mengandung bagian cosinus. 0uga, bentuk gelombang ini memiliki karakteristik f%1& . D f%1 ? O&, bagian positif dan bagian negati)e dari siklus itu adalah bentuk yang identik.hanya harmonisa ganjil yang menunjukkan hasil bentuk gelombang ini. (emudian bentuk gelombang ini diperlihatkan pada gambar 3=." %a& yang haya mengandung bagian sinus ganjil. (arena daerah diatas sumbu 1 sama dengan daerah bawahnya, a3 . 3. b& Bentuk gelombang yang diperlihatkan pada gambar 3=." %b& adalah simetris pada sumbu f%1& dan dikatakan fungsi genap. Sebuah tidak mengandung bagian sinus. 0uga, bentuk gelombang ini mempunyai karakteristik f%1& . f %1 ? O&. Bentuk gelombang berulang dengan bentuk yang sama setelah setengah siklus. +anya harmonisa yang genap dapat memperlihatkan bentuk gelombang ini. (mudian bentuk gelombang ini diperlihatkan seperti gambar 3=." %b& hanya mengandung bagian cosinus genap %bersama dengan bagian konstanta,a3 &.

,asalah 3 . sebuah arus blakDbalik 7 ampere diperlihatkan seperti gambar 3=.;. analisalah bentuk gelombang kedalam gelombang sejauh harmonisa dasar dan termasuk kedalam harmonisa ke ;,carilah dengan 6 desimal,dengan memakai inter)al 33o.

$ambar 3=.; #engan melihat gambar 3=.;, karakteristik yang mengikutinya ,ditulis2 %i& %ii& %iii& /ilai rata adalah 3 karena daerah atas sumbu N dan daerah bawah sumbu N adalah sama. Sehingga bagian konstanta, atau komponen dc, a3 . 3. (arena bentuk gelombang adalah simetri dari titik asal fungsi 7 ganjil, dimana artinya tidak ada bagian cosinus yang terkandung dalam perhitungan fourier. Bentuk gelombang dalam bentuk f%N& . Df%N ? O& yang berarti bahwa hanya harmonisa ganjil yang ditampilkan.

,elihat karakteristik bentuk gelombang tersebut memudahkan kita dalam menentukan perhitungan yang tidak diperlukan dan di bagian ini deret fourier hanya menampilkan bagian sinus.

i . b sin N ? b3 sin 3N ? b; sin; N ?L sebuah tampilan,sama seperti table 3=. namun bagian kolom tanpa Pbagian kosinus dan tanpa bagian Psinus yang genapQ kolom ini diperlihatkan pada table 3=.6,dan termasuk harmonisa kelima ,yang dimana koefisien fourier b ,b3 dan b; dapat ditentukan. (edua belas koordinat disimbolkan sebagai y ,y6,y3,y",y;,L,y 6 seperti yang diperlihatkan pada gambar 3=.;.

table 3=.6

dari persamaan 3=.3, bagian 3=.6, bn R sehingga

, dimana p . 6

b R 6* 6 %">.6"& . >.3"9 b6 R 6* 6 %D 6& . D6.339 b3 R 6* 6 %D3.6"& . D3.3" sehingga deret fourier untuk arus diberikan denga persamaan2 i . >.3" sin N @ 6.33 sin 3N @ 3.3" sin ;N

Masalah lebih lanjut lagi dari metode analisis harmonisa


,enentukan deret fourier untuk menampilkan fungsi periodic yang dituliskan dalam table pada soal sampai 3 , dan termasuk harmonisa ketiga dan setiap koefisien diberikan dengan 6 desimal. $unakan 6 ordinat disetiap bagiannya.