Anda di halaman 1dari 16

UNIVARIAT-SKALA DATA NOMINAL Analyze - descrptive statistic - frequencies

status pekerjaan ibu Cumulative Frequency Valid bekerja tidak bekerja Total 25 25 50 Percent 50.0 50.0 100.0 Valid Percent 50.0 50.0 100.0 Percent 50.0 100.0

Tabel 1. Bekerja

Distribusi Responden Menurut Status Pekerjaan Di Daerah X Tahun 2001 Status Pekerjaan Jumlah 25 25 Presentase 50 50

Tidak bekerja

Jumlah 50 100 Berdasarkan tabel.1 distribusi status pekerjaan responden merata untuk masing-masing status pekerjaan. Responden yang bekerja dan tidak bekerja sebanyak 25 orang (50%).

UNIVARIAT-SKALA DATA RASIO Analyze descriptive statistic - explore


Descriptives Statistic berat badan ibu Mean 95% Confidence Interval for Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Lower Bound Upper Bound 55.56 52.87 58.25 55.27 52.50 89.435 9.457 38 75 37 17 .483 -.953 .337 .662 Std. Error 1.337

Tabel 2.

Distribusi Responden Menurut Berat Badan Ibu Di Daerah X Tahun 2001 Mean SD Minimal-Maksimal 95%CI

Variabel

Berat badan Ibu 55,56 9,547 38-75 52,87-58,35 Berdasarkan tabel.2 didapatkan rata-rata berat badan ibu 55,56 kg (95% CI 52,87-58,35) dengan standart deviasi 9,547. Berat badan ibu terendah 38 kg dan berat badan ibu tertinggi 75 kg. Dari hasil estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95% diyakini rata-rata berat badan ibu adalah 55,56 kg.

Analyze - descrptive statistic - frequencies


status menyusui eksklusif Cumulative Frequency Valid tidak eksklusif eksklusif Total 24 26 50 Percent 48.0 52.0 100.0 Valid Percent 48.0 52.0 100.0 Percent 48.0 100.0

Tabel 3.

Distribusi Responden Menurut Status Pemberian ASI Eksklusif Di Daerah X Tahun 2001 Jumlah 24 26 Presentase 48 52

Status Menyusui Tidak Ekslusif Eksklusif

Jumlah 50 100 Berdasarkan tabel.3 distribusi status pemberian ASI eksklusif responden hampir merata untuk masing-masing status pemberian ASI. Paling banyak responden menyusui secara eksklusif sejumlah 26 orang (52%) sedangkan responden yang tidak menyusui secara Eksklusif sejumlah 24 orang(48%).

Analyze descriptive statistic - explore


Descriptives Statistic hb pengukuran pertama Mean 95% Confidence Interval for Lower Bound Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Upper Bound 10.346 9.953 10.739 10.351 10.200 1.914 1.3835 7.2 13.2 6.0 1.4 .068 .443 .337 .662 Std. Error .1957

Tabel 4.

Distribusi Responden Menurut Pengukuran Kadar Hb Pertama di Daerah X Tahun 2001 Mean SD Minimal-Maksimal 95%CI

Variabel

Kadar HB 1 10,346 1,38 7,2-13,2 9,95-10,74 Berdasarkan tabel.4 didapatkan rata-rata kadar Hb pengukuran pertama 10,346 g% (95%CI 9,95-10,74) dengan standart deviasi 1,38. Kadar Hb terendah 7,2 g%dan kadar Hb tertinggi 13,2 g%. Dari hasil estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95% diyakini rata-rata kadar Hb pengukuran pertama adalah 10,346 g%.

Analyze descriptive statistic - explore


Descriptives Statistic hb pengukuran kedua Mean 95% Confidence Interval for Lower Bound Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Upper Bound 10.860 10.560 11.160 10.846 11.100 1.115 1.0558 9.1 13.3 4.2 1.7 .345 -1.038 .337 .662 Std. Error .1493

Tabel 5.

Distribusi Responden Menurut Pengukuran Kadar Hb Kedua di Daerah X Tahun 2001 Mean SD Minimal-Maksimal 95%CI

Variabel

Kadar HB 2 10,94 1,13 9,1-13,4 10,62-11,26 Berdasarkan tabel.5 didapatkan rata-rata kadar Hb pengukuran kedua 10,94 g% (95%CI 10,62-11,26) dengan standart deviasi 1,13. Kadar Hb terendah 9,1 g%, dan kadar Hb tertinggi 13,4 g%. Dari hasil estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95% diyakini rata-rata kadar Hb pengukuran kedua adalah 10,94 g%.

Analyze descriptive statistic - explore


Descriptives Statistic berat badan bayi Mean 95% Confidence Interval for Lower Bound Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Upper Bound 3170.00 3003.96 3336.04 3177.78 3150.00 3.413E5 584.232 2100 4100 2000 825 -.018 -1.007 .337 .662 Std. Error 82.623

Tabel 6.

Distribusi Responden Menurut Berat Badan Bayi di Daerah X Tahun 2001 Mean SD Minimal-Maksimal 95%CI

Variabel

Berat Badan Bayi 3170 584,23 2100-4100 3004-3336 Berdasarkan tabel.6 didapatkan rata-rata berat badan bayi 3170 g (95%CI 3004-3336) dengan standart deviasi 584,23. Rata-rata berat badan bayi terendah 2100 g, dan ata-rata berat badan bayi tertinggi 4100 g. Dari hasil estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95% diyakini rata-rata berat badan bayi adalah 3170 g.

Analyze - descrptive statistic - frequencies


ASI sesegera diberi Cumulative Frequency Valid STS TS KS S SS Total 7 19 9 4 11 50 Percent 14.0 38.0 18.0 8.0 22.0 100.0 Valid Percent 14.0 38.0 18.0 8.0 22.0 100.0 Percent 14.0 52.0 70.0 78.0 100.0

Tabel 7.

Distribusi Responden Menurut Pemberian ASI Segera di Daerah X Tahun 2001 Jumlah 7 19 9 4 11 Presentase 14 38 18 8 22

Status Pemberian ASI Segera STS TS KS S SS

Jumlah 50 100 Berdasarkan tabel.7 distribusi status pemberian ASI segera responden tidak merata untuk masing-masing sikap pemberian ASI segera. Paling banyak responden tidak setuju sejumlah 19 orang (38%), berikutnya responden yang sangat setuju sejumlah 11 orang (22%), responden yang kurang setuju sejumlah 9 orang (18%), responden yang sangat tidak setuju sejumlah 7 orang (14%), sedangkan responden yang setuju hanya sejumlah 4 orang (8%).

Analyze - descrptive statistic - frequencies


bayi diberi kolostrum Cumulative Frequency Valid STS TS KS S Total 16 9 9 16 50 Percent 32.0 18.0 18.0 32.0 100.0 Valid Percent 32.0 18.0 18.0 32.0 100.0 Percent 32.0 50.0 68.0 100.0

Tabel 8.

Distribusi Responden Menurut Pemberian Kolostrum di Daerah X Tahun 2001 Jumlah 16 9 9 16 0 Presentase 32 18 18 32 0

Status Pemberian Kolostrum STS TS KS S SS

Jumlah 50 100 Berdasarkan tabel.8 distribusi pemberian kolostrum responden hampir merata untuk masing-masing sikap pemberian kolostrum. Responden yang sangat tidak setuju dan setuju memiliki jumlah yang sama sebanyak 16 orang (32%), sedangkan responden yang tidak setuju dan kurang setujumemiliki jumlah yang sama sebanyak 9 orang (18%) dan tidak ada responden yang sangat setuju terhadap pemberian kolostrum.

Analyze - descrptive statistic - frequencies


sejak lahir diberi ASI Cumulative Frequency Valid STS TS KS S SS Total 7 20 2 19 2 50 Percent 14.0 40.0 4.0 38.0 4.0 100.0 Valid Percent 14.0 40.0 4.0 38.0 4.0 100.0 Percent 14.0 54.0 58.0 96.0 100.0

Tabel 9.

Distribusi Responden Menurut Pemberian ASI Sejak Lahir di Daerah X Tahun 2001 Jumlah 7 20 2 19 2 Presentase 14 40 4 38 4

Pemberian ASI Sejak Lahir STS TS KS S SS

Jumlah 50 100 Berdasarkan tabel.9 distribusi pemberian ASI sejak lahir responden tidak merata untuk masing-masing pemberian ASI sejak lahir. Responden yang tidak setuju sebanyak 20 orang (40%), responden yang setuju sebanyak 19 orang (38%), responden yang sangat tidak setuju sebanyak 7 orang (14%), sedangkan responden yang kurang setuju dan sangat setuju memiliki jumlah yang sama sebanyak 2 orang (4%)

Analyze - descrptive statistic - frequencies


diberi ASI sampai 2 tahun Cumulative Frequency Valid STS TS KS S Total 12 18 1 19 50 Percent 24.0 36.0 2.0 38.0 100.0 Valid Percent 24.0 36.0 2.0 38.0 100.0 Percent 24.0 60.0 62.0 100.0

Tabel 10. Distribusi Responden Menurut Pemberian ASI Sampai Usia 2 Tahun di Daerah X Tahun 2001 Pemberian ASI Sejak Lahir STS TS KS S SS Jumlah 12 18 1 19 0 Presentase 24 36 2 38 0

Jumlah 50 100 Berdasarkan tabel.10 distribusi pemberian ASI sampai usia 2 tahun responden tidak merata untuk masing-masing pemberian ASI sampai usia 2 tahun. Responden yang sangat tidak setuju sebanyak 12 orang (24%), responden yang tdak setuju sebanyak 18 orang (36%), responden yang kurang setuju sebanyak 1 orang (2%), responden yang setuju sebanyak 19 orang (38%), dan tidak ada responden yang sangat setuju.

UJI NORMALITAS : ANALYZE NON PARAMETRIC 1 SAMPLE KS Analyze compare means independen samples T Test - define group
Group Statistics status menyusui eksklusif hb pengukuran pertama tidak eksklusif eksklusif N 24 26 Mean 10.421 10.277 Std. Deviation 1.4712 1.3228 Std. Error Mean .3003 .2594

Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means 95% Confidence Interval of the Sig. (2F hb pengukuran pertama Equal variances assumed Equal variances not assumed .072 Sig. .790 t .364 .363 df 48 46.376 tailed) .717 .719 Mean Difference .1439 .1439 Std. Error Difference .3951 .3968 Lower -.6505 -.6547 Difference Upper .9384 .9425

Tabel 11. Perbedaan Pengukuran Kadar Hb Pertama Antara Ibu yang Memberikan ASI Eksklusif dengan Ibu yang tidak Memberikan ASI eksklusf di Daerah X Tahun 2001. Status Menyusui Tidak Eksklusif Mean 10,42 SD 1,47 SE 0,30 P.Value 0,717 N 24

Eksklusif 10,27 1,3 0.26 26 Berdasarkan tabel.11 didapatkan rata-rata kadar Hb pertama pada ibu yang memberikan ASI eksklusif adalah 10,27 g%dengan standart deviasi 1,3 sedangkan rata-rata kadar Hb pertama pada ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif adalah 10,42 g% dengan standart deviasi 1,47. Dari hasil Uji-T diperoleh P.Value sebesar 0,717 yang menunjukkan bahwa H0 diterima (tidak ditemukan perbedaan kadar Hb pertama ibu yang memberikan ASI eksklusif dan tidak memberikan ASI eksklusif).

Analyze compare means independen samples T Test - define group


Group Statistics status menyusui eksklusif hb pengukuran kedua tidak eksklusif eksklusif N 24 26 Mean 10.996 10.735 Std. Deviation 1.1063 1.0123 Std. Error Mean .2258 .1985

Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means 95% Confidence Interval of the Mean F hb pengukuran kedua Equal variances assumed Equal variances not assumed .024 Sig. .878 t .872 df 48 Sig. (2-tailed) .388 .389 Difference .2612 .2612 Std. Error Difference .2996 .3007 Difference Lower -.3412 -.3438 Upper .8636 .8662

.869 46.653

Tabel 12. Perbedaan Pengukuran Kadar Hb kedua Antara Ibu yang Memberikan ASI Eksklusif dengan Ibu yang tidak Memberikan ASI eksklusf di Daerah X Tahun 2001. Status Menyusui Tidak Eksklusif Mean 11,08 SD 1,2 SE 0,22 P.Value 0,38 N 24

Eksklusif 10,8 1,05 0.21 26 Berdasarkan tabel.12 didapatkan rata-rata kadar Hb kedua pada ibu yang memberikan ASI eksklusif adalah 10,8 g%dengan standart deviasi 1,05 sedangkan rata-rata kadar Hb kedua pada ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif adalah 11,08 g%dengan standart deviasi 1,2. Dari hasil Uji-T diperoleh P.Value sebesar 0,38 yang menunjukkan bahwa H0 diterima (tidak ditemukan perbedaan kadar Hb kedua ibu yang memberikan ASI eksklusif dan tidak memberikan ASI eksklusif).

Analyze compare means independen samples T Test - define group


Group Statistics status pekerjaan ibu berat badan bayi bekerja tidak bekerja N 25 25 Mean 3148.00 3192.00 Std. Deviation 609.043 570.029 Std. Error Mean 121.809 114.006

Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means 95% Confidence Interval of the Mean F berat badan bayi Equal variances assumed Equal variances not assumed .000 Sig. .985 t -.264 -.264 df 48 47.791 Sig. (2-tailed) .793 .793 Difference -44.000 -44.000 Std. Error Difference 166.837 166.837 Difference Lower -379.449 -379.487 Upper 291.449 291.487

Tabel 13. Perbedaan Berat Badan Bayi Pada Ibu yang Bekerja dan Tidak Bekerja di Daerah X Tahun 2001. Status Pekerjaan Bekerja Mean 3148 SD 609 SE 121,8 P.Value 0,793 N 25

Tidak Bekerja 3192 570 114 25 Berdasarkan tabel.13 didapatkan rata-rata berat badan bayi pada ibu yang bekerja adalah 3148 g dengan standart deviasi 609 sedangkan rata-rata berat badan bayi pada ibu yang tidak bekerja adalah 3192 g dengan standart deviasi 114. Dari hasil Uji-T diperoleh P.Value sebesar 0,793 yang menunjukkan bahwa H0 diterima (tidak ditemukan perbedaan berat badan bayi pada ibu yang bekerja dan tidak bekerja).

Analyze non parametric test 1 sample KS


One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test berat badan bayi N Normal Parameters
a

50 Mean Std. Deviation 3170.00 584.232 .114 .114 -.094 .809 .529

Most Extreme Differences

Absolute Positive Negative

Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal.

Analyze compare means one way anova


Descriptives berat badan bayi 95% Confidence Interval for Mean N SD SMP SMA PERGURUAN TINGGI Total 10 11 16 13 50 Mean 2470.00 2727.27 3431.25 3761.54 3170.00 Std. Deviation 249.666 241.209 270.108 386.304 584.232 Std. Error 78.951 72.727 67.527 107.141 82.623 Lower Bound 2291.40 2565.23 3287.32 3528.10 3003.96 Upper Bound 2648.60 2889.32 3575.18 3994.98 3336.04 Minimum 2100 2100 3000 3000 2100 Maximum 2900 3000 4000 4100 4100

ANOVA berat badan bayi Sum of Squares Between Groups Within Groups Total 1.270E7 4027962.413 1.672E7 df 3 46 49 Mean Square 4232345.862 87564.400 F 48.334 Sig. .000

Multiple Comparisons berat badan bayi Bonferroni (I) pendidikan formal ibu menyusui SD (J) pendidikan formal ibu menyusui SMP SMA PERGURUAN TINGGI SMP SD SMA PERGURUAN TINGGI SMA SD SMP PERGURUAN TINGGI PERGURUAN TINGGI SD SMP SMA *. The mean difference is significant at the 0.05 level. Mean Difference (I-J) -257.273 -961.250
*

95% Confidence Interval Std. Error 129.294 119.286 124.468 129.294 115.902 121.228 119.286 115.902 110.492 124.468 121.228 110.492 Sig. .315 .000 .000 .315 .000 .000 .000 .000 .027 .000 .000 .027 Lower Bound -613.76 -1290.14 -1634.72 -99.21 -1023.54 -1368.51 632.36 384.42 -634.93 948.36 700.02 25.64 Upper Bound 99.21 -632.36 -948.36 613.76 -384.42 -700.02 1290.14 1023.54 -25.64 1634.72 1368.51 634.93

-1291.538

257.273 -703.977
* *

-1034.266 961.250 703.977 -330.288

* * * * *

1291.538 1034.266 330.288

Anova

Tabel.1.Distribusi Rata-Rata Berat Badan Bayi Menurut Tingkat Pendidikan Variabel Pendidikan SD SMP SMA PT 2470,0 2727,2 3431,2 3761,5 249,6 241,2 270,1 386,3 2291,4-2648,6 3565,2-2889,3 3287,3-3575,1 3528,1-3994,9 0,000 Mean SD 95% CL p Value

Berdasarkan tabel.1 rata-rata bb bayi pada ibu berpendidikan SD adalah 2470,0gr dengan Standart Deviasi 249,6gr. Pada ibu berpendidikan SMP rata-rata bb bayi nya adalah 2727,2 gram dengan standart deviasi 241,2 gram .Pada ibu berpendidikan SMA rata-rata berat badan bayinya adalah 3431,2 gram dengan standart devisi 270,1 gram .Pada ibu berpendidikan perguruan tinggi rata-rata berat badan bayinya adalah 3761,5 gram dengan standart deviasi 386,6 gram .Hasil uji statistik dengan Anova one way didapatkan p=0,000<(0,05) secara statistic H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan bb bayi diantara keempat jenjang pendidikan. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kelompok yang berbeda adalah tingkat pendidikan SD dengan SMA, SD dengan PT, SMP dengan SMA, SMP dengan PT, dan SMA dengan PT.