Anda di halaman 1dari 88
Manajemen Pemasaran I Sistem Industri I Diklat Teknis Sistem Industri Departemen Perindustrian © 2010
Manajemen Pemasaran I Sistem Industri I Diklat Teknis Sistem Industri Departemen Perindustrian © 2010

Manajemen Pemasaran I

Manajemen Pemasaran I Sistem Industri I Diklat Teknis Sistem Industri Departemen Perindustrian © 2010
Manajemen Pemasaran I Sistem Industri I Diklat Teknis Sistem Industri Departemen Perindustrian © 2010

Sistem Industri I Diklat Teknis Sistem Industri Departemen Perindustrian

©2010

Program Outcomes & Tujuan
Program Outcomes & Tujuan

Program outcomes

Wawasan dan pelaksanaan dalam bidang Sistem Industri

Tujuan:

Memberikan wawasan tentang lingkup kegiatan pemasaran suatu unit industri dan kegunaannya

Memberikan pemahaman tentang beberapa konsep dasar penting di bidang pemasaran

Memberikan pemahaman tentang bagaimana kegiatan pemasaran dilakukan dalam suatu unit industri

Memberikan wawasan dan pelaksanaan penyusunan suatu rencana pemasaran

Materi pelajaran
Materi pelajaran

Materi 1 : Konsep Dasar Pemasaran

Materi 2 : Lingkup Kegiatan Pemasaran

Materi 3 : Memahami Karakteristik Pasar

Materi 4 : Riset Pemasaran

Materi 5 : Segmentasi – Targeting dan Positioning

Materi 6 : Strategi Pemasaran

Materi 7 : Marketing Mix

RELEVANSI MANAJEMEN PEMASARAN DENGAN LINGKUP TUGAS / PERAN Departemen Perindustrian Departemen Perdagangan Departemen
RELEVANSI MANAJEMEN PEMASARAN DENGAN LINGKUP TUGAS / PERAN
RELEVANSI MANAJEMEN PEMASARAN
DENGAN LINGKUP TUGAS / PERAN
Departemen Perindustrian Departemen Perdagangan Departemen Koperasi Departemen lain
Departemen Perindustrian
Departemen Perdagangan
Departemen Koperasi
Departemen lain
PEMASARAN SEBAGAI SALAH SATU DARI TIGA PILAR KEGIATAN POKOK PERUSAHAAN Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran

PEMASARAN SEBAGAI SALAH SATU DARI TIGA PILAR KEGIATAN POKOK PERUSAHAAN

3 KEGIATAN POKOK USAHA PEMBIAYAAN PRODUKSI PEMASARAN
3 KEGIATAN POKOK
USAHA
PEMBIAYAAN
PRODUKSI
PEMASARAN
3 KEGIATAN POKOK USAHA PEMBIAYAAN PRODUKSI PEMASARAN  MENDAPATKAN  IDE  PEMBIAYAAN 
3 KEGIATAN POKOK USAHA PEMBIAYAAN PRODUKSI PEMASARAN  MENDAPATKAN  IDE  PEMBIAYAAN 

MENDAPATKAN

IDE

PEMBIAYAAN

PEMELIHARAAN

PELAKSANAAN

PEMELIHARAAN

PENGEMBANGAN

 

PENGEMBANGAN

 PENGEMBANGAN    PENGEMBANGAN  PENCIPTAAN PASAR  PELAKSANAAN PEMASARAN 
 PENGEMBANGAN    PENGEMBANGAN  PENCIPTAAN PASAR  PELAKSANAAN PEMASARAN 
 PENGEMBANGAN    PENGEMBANGAN  PENCIPTAAN PASAR  PELAKSANAAN PEMASARAN 

PENCIPTAAN

PASAR

PELAKSANAAN

PEMASARAN

PEMELIHARA-

AN PASAR PENGEMBANG AN PASAR

 PEMELIHARA- AN PASAR  PENGEMBANG AN PASAR PENJUALAN & PELAYANAN PURNA JUAL ( DITAMBAH FUNGSI

PENJUALAN & PELAYANAN PURNA JUAL

( DITAMBAH FUNGSI - PENUNJANG

LAINNYA, TERUTAMA SDM. R&D, DST )

FUNGSI - PENUNJANG LAINNYA, TERUTAMA SDM. R&D, DST ) INDUSTRI / USAHA YANG KOKOH Sistem Industri

INDUSTRI / USAHA YANG KOKOH

PROBLEM USAHA & PEMASARAN DILIHATDARI SISI PELAKU USAHA Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I 7

PROBLEM USAHA & PEMASARAN DILIHATDARI SISI PELAKU USAHA

Ada pasarnya

(Ada yang mau beli ; ada yg mau pesan, ada yg mau ikut menjualkan, dst )

Laku
Laku

Berusaha menjual produk / jasa tsb

menjualkan, dst ) Laku Berusaha menjual produk / jasa tsb Unit usa- ha ( IKM) mempro-
menjualkan, dst ) Laku Berusaha menjual produk / jasa tsb Unit usa- ha ( IKM) mempro-

Unit usa- ha ( IKM)

mempro-

duksi barang / jasa

jasa tsb Unit usa- ha ( IKM) mempro- duksi barang / jasa Keuntungan ( Survive &

Keuntungan ( Survive & Growth) (Langgeng & Tumbuh)

Jika ada potensi pasarnya ada & cukup besar :

Laku sedikit

/ Tidak

Laku

Pasarnya tak ada; Pasarnya kecil

(Tak ada / sedikit sekali yg mau beli ;populasi terbatas)

(Tak ada / sedikit sekali yg mau beli ;populasi terbatas) Jika ada potensi pasarnya kecil &

Jika ada potensi pasarnya kecil & populasi terbatas :

PEMASARAN DILIHATDARI SISI - PELAKU USAHA - REGULATOR/ PEMBINA Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I

PEMASARAN DILIHATDARI SISI

- PELAKU USAHA

- REGULATOR/ PEMBINA

Regulator : - membantu – mengatur – membina & mengembangkan :
Regulator :
- membantu – mengatur – membina & mengembangkan :

* Pelaku usaha ( IKM ) * Sektor Industri - Perdag. - Koperasi – dst melapangkan jalan ; memfasilitasi kerjasama2,mengatur,perijinan, perlindungan, membina mutu, informasi, mengawasi, dst

Perlu memahami prinsip2 dasar pemasaran sehingga memahami ba- gaimana dapat :

* memuluskan jalan IKM untuk survive & growth :

- membantu mendapatkan pasar / menciptakan pasar

- membantu menembus pasar

- melakukan kegiatan pemasaran dengan baik

- memelihara & mengembangkan pasar

Membina pengetahuan, keterampilan, wawasan, dst

Membina & mengembangkan mutu, jaringan pemasaran, semangat kewirausahaan, dst

Memangkas faktor2 penghambat kemajuan IKM / Sektor ( mutu, distribusi, harga , persaingan tidak sehat, kerjasama sektoral / regional, dst

Pelaku Usaha : - meningkatkan mutu, skill, menembus pasar,dst -
Pelaku Usaha :
- meningkatkan mutu, skill, menembus pasar,dst
-

memahami marketing utk dapat survive & growth Regulator :

- melapangkan jalan ; memfasilitasi kerjasama2 , dst

- memahami marketing agar dapat :

* memuluskan jalan

* memangkas hambatan2 perkembangan IKM / sektor ( mutu, distribusi, harga,jaringan, perkemb. lingkungan, dst.

Masalah2 mktg IKM

1. Mutu ( ditolak konsumen, pesaing yg lebih baik / kuat )
2. Service
3. Promosi
4. 4. Distribusi
5. Harga vs mutu ( strategi Harga )
6. Persaingan ( input – proses – output ) Loyalitas & trust ( harga , distribusi , dst )

7.

Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I

11

PEMASARAN MERUPAKAN SALAH SATU FAKTOR /UPAYA PENTING DALAM MEMBANGUN SUATU INDUSTRI BAGAIMANA PEMBANGUNAN SUATU SEKTOR

PEMASARAN MERUPAKAN SALAH SATU FAKTOR /UPAYA PENTING DALAM MEMBANGUN SUATU INDUSTRI

BAGAIMANA PEMBANGUNAN SUATU SEKTOR ( INDUSTRI ) HARUS DILAKUKAN ?

Aspek2 dalam membangun Sektor Industri 1. Proses pengolahan di industri ybs dalam mengha- silkan barang

Aspek2 dalam membangun Sektor Industri

1. Proses pengolahan di industri ybs dalam mengha- silkan barang & jasa (Input-Proses-Output)

* Bahan baku :

* Proses Produksi

Barang & Jasa

* Hasil Produksi (Barang & Jasa)

2. Backward & Forward Linkage

Keterkaitan di sisi hulu :

Keterkaitan di sisi hilir :

Keterkaitan horizontal :

Infrastruktur Fisik : Aspek2 dalam membangun Sektor Industri 3. Penunjang ( Sinergi dgn sektor –

Infrastruktur Fisik :

Aspek2 dalam membangun Sektor Industri

3. Penunjang ( Sinergi dgn sektor – sektor terkait )

Infrastruktur non Fisik :

SDM :

Investasi :

Pengembangan Pasar : .

Lingkungan Bisnis / Iklim Usaha :

Organisasi & Tatakerja ( birokrasi ) :

Industri Prioritas I. Agro Industri
Industri Prioritas
I. Agro Industri

Turunan Minyak Kelapa Sawit Pengolahan Ikan Karet dan Barang Karet Pengolahan Kayu Pengolahan Tembakau Pengolahan Kelapa Pengolahan Cokelat Pengolahan Kopi Pengolahan Buah Pengolahan Gula

IV. Basis Industri Manufaktur

Tekstil dan Produk Tekstil Alas Kaki Keramik Elektronika Konsumsi Pulp dan Kertas Petrokimia Semen Baja Mesin Listrik & AlatListrik Alat Pertanian Peralatan Pabrik

Ii. Alat Angkut

Otomotif

Perkapalan

Kedirgantaraan

III. Telematika

Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I

V. IKM Tertentu

Kerajinan dan Barang Seni Batu Mulia dan Perhiasan Gerabah/Keramik Hias Garam Rakyat Minyak Atsiri Makanan Ringan

15

Kerajinan dan Barang Seni Batu Mulia dan Perhiasan Gerabah/Keramik Hias Garam Rakyat Minyak Atsiri Makanan Ringan
Sepuluh Klaster Industri Inti
Sepuluh Klaster Industri Inti

1. Industri makanan & minuman

2. Industri pengolahan hasil laut

3. Industri Turunan Produk Tekstil

4. Industri alas kaki

5. Industri kelapa sawit

6. Industri barang kayu (rotan & bambu),

7. Industri karet & barang karet

8. Industri pulp & kertas

9. Industri mesin listrik & peralatan listrik

10. Industri kimia

BEBERAPA SASARAN / KEINGINAN UMUM : - Mengembangkan Potensi Daerah - Mendapatkan / meningkatkan PAD
BEBERAPA SASARAN / KEINGINAN UMUM :
- Mengembangkan Potensi Daerah
- Mendapatkan / meningkatkan PAD
- Menumbuhkan
Industri
- Menjaga kelestarian Lingkungan
- Menjaga & mengatur pertumbuhan Industri
Sektor& Subsektor Lain
Indus-
Perda-
Kope-
- Pertanian
- Perikanan
tri
gangan
ras
i
- Perkebunan -Tambang
- Jasa Marga
- Air
- dst
1. Industri Besar
1. Industri Ekstraktif
2. Industri Kecil Menengah
(
= Bahan Baku )
a. IKM Pangan
2. Industri Pengolahan
b. IKM Sandang
(
= Produk Antara )
c. IKM Kimia & Bahan Bangunan
3. Industri Hilir
( = Produk Akhir )
d. IKM Logam & Elektronika
e. IKM Kerajinan
3. Industri Kecil Menengah Mikro
Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I
17
Profil / Spektrum IKM
Profil / Spektrum IKM

1. Sebatas bisa membuat ( bahan baku )

2. Bisa & mau membuat dgn baik / bagus

3. Bisa & mau mencoba membuat produk2 turunan/ hilir

4. Bisa & mau membuat produk2 turunannya/hilir dgn baik

5. Produksi dgn bahan dan tenaga lokal maupun luar daerah

Perindustrian :

Perdagangan :

Koperasi :

Lingkup Pasar 1. Pasar Lokal Monopoli /Monopsoni Oligopoli Persaingan sempurna / tak sempurna 2. Pasar
Lingkup Pasar
1. Pasar Lokal
Monopoli /Monopsoni
Oligopoli
Persaingan sempurna / tak
sempurna
2. Pasar Kabupaten /
Kota
3. Pasar Propinsi
4. Pasar Nasional
Pasar Barang konsumen
Pasar Organisasi
5. Pasar Regional
a. Produsen
6. Pasar Global
b. Pengecer / Retailer
c. Pemerintah
Pasar Ekspor / Internasional
 Persaingan vs Kemitraan
 Keseriusan – Keberpihakan & Kekompakan
BEBERAPA PERAN
BEBERAPA PERAN

1. Teknologi utk meningkatkan kemampuan & kegiatan IKM/UMKM

2. Kemampuan inovasi & kreativitas utk meningkatkan V.A

3. Skill – knowledge dalam teknik produksi

4. Pemasaran

5. dst

Pro Pro Dio Dio Pro SDA duk duk ……. lah lah duk anta anta akhir
Pro
Pro
Dio
Dio
Pro
SDA
duk
duk
…….
lah
lah
duk
anta
anta
akhir
ra1
ra2
Produk Akhir
- Sawit - Kopi
Pengusaha & Pengrajin 2
- emas
- tenun ikat
- Coklat - Karet
Emas, tenun
ikat, sarung,
- Nilam - Kayu
- sarung
- batu mulia
- kerang
- gerabah
- Ikan
- Rotan
pakaian adat ,
kerang, gera-
- makanan & minuman
- Buah - Sutra
bah,makanan
- Emas - Perak
- meubel
- dst.
ADDED
VALUE
& minuman ,
- Batu Mulia
VALUE
ADDED
- Galian C
- Minyak
Pengusaha & Pengrajin 2
-otomotif, alat angkut
-Permesinan, Alat bertani
-Barang seni
-Elektronika & IT
meubel,dst.
- dst
Produk Antara
Bahan Baku
dari Luar
Daerah / LN
Tenaga Ahli ,
Teknologi,
Peralatan, dari
luar daerah/ LN
Pemesan2,
perantara2,
untuk Emas
untuk tenun ikat,
untuk kerang2an
untuk makanan &
minuman ,
untuk meubel,dst.
dst dari luar
daerah/LN
21
RELEVANSI KEGIATAN PEMASARAN Bagi pelaku usaha ,melalui kegiatan pemasaran : - penjualan dapat ditingkatkan -
RELEVANSI KEGIATAN PEMASARAN
Bagi pelaku usaha ,melalui kegiatan pemasaran :
- penjualan dapat ditingkatkan
- penguasaan pasar (market shares)
 Keuntungan
- Membangun image
- Memelihara hubungan baik dengan
pelanggan
- Produk makin dikenal dst.
Kelanggengan
Usaha (survival)
Pertumbuhan
Usaha ( growth )
Bagi pembina,penyuluh, regulator, membantu kegiatan pema-
saran IKM akan membantu keberhasilan pelaku2 usaha tsb
dan keberhasilan2 tsb akan mengakibatkan :
- Sektor industri mampu survive& tumbuh ; PDB ↑; ekspor ↑
- Penyerapan Tenaga Kerja naik; PAD naik
- Pemanfaatan potensi daerah / SDA naik ( Added Value)
- dst
Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I
22
BEBERAPA PERMASALAHAN (~ PEMASARAN) DALAM INDUSTRI (IKM) Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I 23

BEBERAPA PERMASALAHAN (~ PEMASARAN) DALAM INDUSTRI (IKM)

Pro Pro Dio Dio SDA duk duk lah lah anta anta ra1 ra2
Pro
Pro
Dio
Dio
SDA
duk
duk
lah
lah
anta
anta
ra1
ra2
Pro duk akhir
Pro
duk
akhir
…….
…….

1. Kayu gelon- dongan di hutan

ra2 Pro duk akhir ……. 1. Kayu gelon- dongan di hutan Sampai di Cina 2 Lifting

Sampai di Cina

2 Lifting cost minyak bumi

dongan di hutan Sampai di Cina 2 Lifting cost minyak bumi Dijual seba- gai Minyak mentah

Dijual seba- gai Minyak mentah

Diolah lagi (industri petro kimia)

seba- gai Minyak mentah Diolah lagi (industri petro kimia) Dijual seba- gai parafin, avtur, dst 3.

Dijual seba- gai parafin, avtur, dst

3. Coklat, kopi, rumput laut, minyak nilam, rempah2, dst

dst 3. Coklat, kopi, rumput laut, minyak nilam, rempah2, dst Ekspor Kinerja Eks- por naik Devisa

Ekspor

Coklat, kopi, rumput laut, minyak nilam, rempah2, dst Ekspor Kinerja Eks- por naik Devisa naik Masuk

Kinerja Eks- por naik Devisa naik

Masuk lagi
Masuk
lagi

sebagai

impor

Toblerone,

Starbuck,

kosmetik,dst

Impor sapi dari Australia ke Jakarta ternyata lebih murah dari pada mendatangkan sapi dari NTT ke Jakarta ?

Masalah – Masalah Pemasaran di Industri Binaan ( IKM ) 1. Bisa Produksi , tak

Masalah – Masalah Pemasaran di Industri Binaan ( IKM )

1. Bisa Produksi , tak bisa menjual / memasarkan

3. Pemahaman yg sangat terbatas tentang pemasaran

4. Produk sekedar ikut2 an.

Masalah – Masalah Pemasaran di Industri Binaan ( IKM ) 5. Tak memiliki modal Sistem

Masalah – Masalah Pemasaran di Industri Binaan ( IKM )

5. Tak memiliki modal

BAGAIMANA MENJAWAB / MENGATASI PERSOALAN – PERSOALAN DIATAS? ( DILIHAT DARI ASPEK PEMASARAN ) 1.

BAGAIMANA MENJAWAB / MENGATASI PERSOALAN – PERSOALAN DIATAS? ( DILIHAT DARI ASPEK PEMASARAN )

– PERSOALAN DIATAS? ( DILIHAT DARI ASPEK PEMASARAN ) 1. KONSEP DASAR PEMASARAN Sistem Industri I:

1. KONSEP DASAR PEMASARAN

6. Pembeli batal menjadi pelanggan atau usaha ybs kehilangan pelanggan

Konsep Dasar : - dari suspect hingga partners
Konsep Dasar :
- dari suspect hingga partners

- dari sekedar menggoalkan transaksi menjadi Relationship Marketing

- Level of relationship

2.14 Customer Development Suspects Suspects First-time customers Prospects Prospects Inactive Inactive or or
2.14
Customer Development
Suspects Suspects
First-time
customers
Prospects Prospects
Inactive Inactive or or
Disqualified Disqualified
ex-customers ex-customers
prospects prospects
To accompany
A Framework for Marketing Management
by Kotler
Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I
© 2001 Prentice Hall

28

6. Pembeli batal menjadi pelanggan atau usaha ybs kehilangan pelanggan

Konsep Dasar : From Transaction to Relationship Marketing
Konsep Dasar : From Transaction to Relationship Marketing

(Dari sekedar menghasilkan transaksi hingga munculnya kesadar- an akan perlunya membangun hubungan jangka panjang yang langgeng dgn pelanggan)

Transactions

jangka panjang yang langgeng dgn pelanggan) Transactions Repeated Transactions Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran

Repeated Transactions

panjang yang langgeng dgn pelanggan) Transactions Repeated Transactions Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I 29
Level Persaingan
Level Persaingan

Level 1 : Service Quality

Level 2 : Financial Benefits ( Incentives )

Level 3 : Social Benefits Level 4 : Structural Ties

Tingkatan / Bidang Persaingan :

Output :

Proses :

Input :

 6. Pembeli batal menjadi pelanggan atau usaha ybs kehilangan pelanggan Konsep Dasar : Level
 6. Pembeli batal menjadi pelanggan atau usaha ybs kehilangan pelanggan
Konsep Dasar : Level of relationship
1. Menjual Barang (Sell) : The Product is all that you need
(Sekedar menjual produk / jasa)
2. Siap melayani jika dibutuhkan : Call me if you need me
( Memberi service hanya jika diminta / dipanggil )
3. Accountable :
I’m calling to see if the product is okay
(merasa bertan un jawab utk menja a / men usahakan
kepuasan pelanggan )
4. Proactive :
I can enhance your use of the product
(terus berusaha untuk meningkatkan kepuasan pelanggannya)
5. Partnership :
I want to help you suceed in every way
(memahami jika tidak ada pihak yang dirugikan atau masing2
pihak bersama – sama mendapatkan keuntungan / manfaat ,
hubungan langgeng akan terjadi )
1. dari suspect hingga partners
1. dari suspect hingga partners

2. dari sekedar menggoalkan transaksi menjadi Relationship Marketing

Konsep Dasar :

3. Wawasan bahwa yang dijual seharusnya tidak hanya produk tetapi paket kombinasi 4 P

- Product

- Promosi

- Place ( = distribusi )

- Price ( harga )

4. Hirarkhi Produk

5. Siklus hidup suatu produk

6. Wawasan tentang apa sebenarnya yang bisa dijual

7. Tingkat2 persaingan 8. Orientasi berpikir/ pendekatan dalam melakukan pemasaran

Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I

Konsep Dasar 4 P
Konsep Dasar 4 P
MARKETING MIX PRODUK PLACE TARGET MARKET
MARKETING
MIX
PRODUK
PLACE
TARGET
MARKET

PRICE

Dasar 4 P MARKETING MIX PRODUK PLACE TARGET MARKET PRICE PROMOTION Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran

PROMOTION

Three Level of Product

Three Level of Product Core Benefit or service Quality Tangible Product Core Product Sistem Industri I:
Core Benefit or service Quality
Core Benefit
or service
Quality

Tangible

Product

Core

Product

PRODUCT MIX
PRODUCT MIX

1. MANFAAT PRODUCT (CORE PRODUCT) Hotel sekedar menyediakan jasa kamar utk istirahat / tidur

2. BASIC PRODUCT

3. EXPECTED PRODUCT meja

4. AUGMENTED PRODUCT

5. POTENTIAL PRODUCT

PLC Growth Maturity Introduction KARAKTERISTIK Decline Sales Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer
PLC
Growth
Maturity
Introduction
KARAKTERISTIK
Decline
Sales
Rendah
Cost/Custmer
Cost/Custmer
Cost/Custmer
Cost/Custmer
Cost
Profit

Customers

Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost Profit Customers Competitors Marketing Obyectives
Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost Profit Customers Competitors Marketing Obyectives
Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost Profit Customers Competitors Marketing Obyectives
Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost Profit Customers Competitors Marketing Obyectives
Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost Profit Customers Competitors Marketing Obyectives

Competitors

Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost Profit Customers Competitors Marketing Obyectives
Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost Profit Customers Competitors Marketing Obyectives
Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost Profit Customers Competitors Marketing Obyectives
Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost Profit Customers Competitors Marketing Obyectives
Rendah Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost/Custmer Cost Profit Customers Competitors Marketing Obyectives

Marketing

Obyectives

Masalah – Masalah Pemasaran di Industri Binaan ( IKM )  Apa sebenarnya yang bisa

Masalah – Masalah Pemasaran di Industri Binaan ( IKM )

Apa sebenarnya yang bisa dijual ?

Fungsi

Apa sebenarnya yang bisa dijual ?

Produk
Produk

 PerformancePerformance  DurabilityDurability (( AwetAwet ))



Apa sebenarnya yang bisa dijual ? Jasa

Apa sebenarnya yang bisa dijual ? Jasa   JasaJasa yangyang andalandal (( ReliabilityReliability))





JasaJasa yangyang andalandal (( ReliabilityReliability)) KompetensiKompetensi pemberipemberi jasajasa

JasaJasa yangyang andalandal (( ReliabilityReliability)) KompetensiKompetensi pemberipemberi jasajasa

Apa sebenarnya yang bisa dijual ?

ProdukProduk && JasaJasa
ProdukProduk && JasaJasa



ReputaReputasisi

PENDEKATAN/ FALSAFAH DALAM MELAKUKAN KEGIATANPEMASARAN
PENDEKATAN/ FALSAFAH DALAM
MELAKUKAN KEGIATANPEMASARAN

1.

Bagaimana cara orang / perusahaan pada umumnya sewaktu memasarkan & menjual produk serta jasanya ?

Umumnya ber - orientasi pada

1. usaha untuk segera meng – goal – kan transaksi jual

2. usaha untuk menjual sebanyak– banyaknya dalam waktu singkat (cepat)

3. menggunakan perangkat2 discount, kontak & promosi gencar, distribusi

produk secara luas , dst.

ORIENTASI PENJUALAN

Product Driven/ Resource Driven Orientasi pada Produk Orientasi pada Produksi Orientasi pada Penjualan Market Driven – Customer Driven Orientasi pada Pemasaran

Uraian
Uraian

1. Production Concept ( Producer )

Konsumen mengharapkan produk yg tersedia secara meluas (mudah dibeli ) dan harga yang murah.

Manajer memusatkan perhatian pada peningkatan efisiensi produksi & distribusinya ( = wide coverage)

banyak digunakan dalam keadaan :

Demand > supply

Harga menjadi terlalu tinggi

perlu memperhatikan juga wants konsumen (misal : attractiveness ; selera ; dst )

Uraian
Uraian

2. Product Concept ( Designer )

Konsumen mengharap produk yang memenuhi mutu ; performansi & feature terbaik (harga ekstra untuk kualitas & performance yang baik )

Manajer memusatkan perhatian pada perbaikan mutu produk secara terus menerus

hati-hati terjebak dalam penyakit “marketing myopia” .

Uraian
Uraian

3. Selling Concept ( Seller )

Konsumen konsumen tidak akan membeli produk perusahaan , jika perusahaan diam saja (tidak melakukan aktivitas penjualan & promosi yang baik)

banyak digunakan untuk :

Demand jenis- jenis produk seperti : encyclopedia , asuransi, pemakaman, dst ( = unsought goods)

non profit area ( = kampanye – kampanye pemilihan ketua; jabatan )

banyak dana perlu dikeluarkan untuk advertensi ; promosi ; press conference ; dst

Uraian
Uraian

4. Marketing Concept ( Marketer – Specialist - Service Provider )

Tujuan Organisasi harus dicapai melalui :

mengetahui needs & wants dari target pasar

memberikan kepuasan terhadap needs & wants tsb melalui cara-cara yang lebih efektif & efisien daripada kompetitor

Perbedaan antara Selling & Marketing Concept STARTINGSTARTING FOCUSFOCUS MEANSMEANS ENDSENDS POINTPOINT

Perbedaan antara Selling & Marketing Concept

STARTINGSTARTING

FOCUSFOCUS

MEANSMEANS

ENDSENDS

POINTPOINT

FACTORY

EXISTING

SELLING

PROFITS THROUGH SALES VOLUME

PRODUCT

PROMO –

 

TING

(THE SELLING CONCEPT) –

“ INSIDE OUT”

  TING (THE SELLING CONCEPT) – “ INSIDE OUT” MARKET CUSTOMER INTEGRA PROFITS NEEDS TED

MARKET

CUSTOMER

INTEGRA

PROFITS

NEEDS

TED MAR-

THROUGH

 

KETING

SATISFACTION.

(THE MARKETING CONCEPT) – “OUTSIDE IN”

Keyword untuk Marketing Concept:

 Keyword untuk Marketing Concept:  MARKETMARKET FOCUSFOCUS  CUSTOMERCUSTOMER ORIENTATIONORIENTATION

 MARKETMARKET FOCUSFOCUS  CUSTOMERCUSTOMER ORIENTATIONORIENTATION  COORDINATEDCOORDINATED MARKETINGMARKETING  PROFITABILITYPROFITABILITY

Triggers untuk melakukan Marketing Concept:

MARKETMARKET SALESSALES DECLINEDECLINE SLOWSLOW GROWTHGROWTH BUYINGBUYING PATTERNPATTERN INCREASEINCREASE COMPETITIONCOMPETITION INCREASEINCREASE MARKETMARKET EXPENDITURESEXPENDITURES

Konsepsi Dasar Pemasaran
Konsepsi Dasar Pemasaran

PERTUKARAN YG MUTUALY BENEFIT

Produk dengan mutu standard baik / standard,

Harga bersaing / lebih murah,

Mudah dicari (Pasokan cukup),

Persyaratan Bayar Ringan.

PERUSAHAAN (PRODUSEN/ PENJUAL)

PERUSAHAAN (PRODUSEN/ PENJUAL)
PEMBELI

PEMBELI

 

Tingkat harga dengan margin yang cukup

Pembayaran tepat waktu

Good word of mouth

Proses sosial & proses manajerial seorang individu / kelom- pok untuk mendapatkan kebutuhan & keinginannya melalui proses pertukaran yang saling menguntungkan .

PENDEKATAN/ FALSAFAH DALAM MELAKUKAN KEGIATANPEMASARAN
PENDEKATAN/ FALSAFAH DALAM
MELAKUKAN KEGIATANPEMASARAN

Product Driven/ Resource Driven Orientasi pada Produk ( Designer ) Orientasi pada Produksi ( Producer ) Orientasi pada Penjualan ( Seller )

Market Driven – Customer Driven Orientasi pada Pemasaran ( Marketer) Societal Marketing Concept

Market Driving

PENGERTIAN PEMASARAN
PENGERTIAN PEMASARAN

Pemasaran tidak sama / tidak identik dengan penjualan

Jika penjualan menurun,

Analisis dan usul

Bagian penjualan : perbanyak iklan & promosi, perbanyak tenaga jual, discount

, untuk tenaga jual diperbanyak, dst.

dan hadiah2

ikut banyak pameran2 penjualan training2

,

Bagian pemasaran : apakah produk / jasa sudah sesuai selera plgn setempat ? apakah target pasar segmen sudah tepat ?apakah strategi menonjolkan keunggulan produk sudah tepat ?,dst

PENGERTIAN PEMASARAN
PENGERTIAN PEMASARAN

Pemasaran tidak sama / tidak identik dengan penjualan

Apa bedanya ?

1. Meningkatnya kesadaran

2. Marketing mix (4P +) ( bauran pemasaran) 1. Rumusan tentang produk / jasa

(Product Decisions & Product Policies)

2. Rumusan tentang bagaimana cara mendistribusikannya ( Distribution Decisions & Policies)

3. Rumusan tentang bagaimana cara mempromosikannya

( Promotion Decisions & Policies )

4. Rumusan tentang Harga Produk dan Policy2 nya

( Pricing Decisions & Policies)

PENGERTIAN PEMASARAN
PENGERTIAN PEMASARAN

3.

Meningkatnya Sales , Market shares , Images, dst.

4.

Riset-riset Pemasaran

- Perilaku konsumen, jaringan distribusi, segmentasi, dst

5.Terpeliharanya hubungan baik dengan pelanggan,supplier, intermediaries, publik (termasuk peningkatan kualitas hubungan-hubungan tsb)

6. Sistem informasi pemasaran yang andal

7. Dst.

PENGERTIAN PEMASARAN
PENGERTIAN PEMASARAN

INDEPENDENT VAR ( CAUSES )

DEPENDENT VAR ( EFFECT )

INDEPENDENT VAR ( CAUSES ) DEPENDENT VAR ( EFFECT ) BEHAVIOURAL RESPONSE MARKETING MIX (CONTROLLABLE) 1
BEHAVIOURAL RESPONSE MARKETING MIX (CONTROLLABLE) 1 AWARENESS 1 PRICE DECISIONS 2 2 PROMOTION DECISIONS 3
BEHAVIOURAL RESPONSE
MARKETING MIX (CONTROLLABLE)
1 AWARENESS
1
PRICE DECISIONS
2
2
PROMOTION DECISIONS
3
DISTRIBUTION DECISIONS
4
PRODUCT DECISIONS
5.
3 DISTRIBUTION DECISIONS 4 PRODUCT DECISIONS 5. SITUATIONAL FACTORS (UNCONTROLLABLE) 1 2 3 DEMAND

SITUATIONAL FACTORS (UNCONTROLLABLE)

1

2

3

DEMAND

COMPETITION

FACTORS (UNCONTROLLABLE) 1 2 3 DEMAND COMPETITION PERFORMANCE MEASURES 1 SALES 2 Sistem Industri I:
PERFORMANCE MEASURES 1 SALES 2
PERFORMANCE MEASURES
1 SALES
2
Langkah2 dalam Kegiatan Pemasaran
Langkah2 dalam Kegiatan Pemasaran

MEMAHAMI PASAR & KARAKTERISTIKNYA

MENGANALISIS PELUANG PASAR

PENGERTIAN : DEMAND STATE LINGKUNGAN PEMASARAN / USAHA Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I 55

PENGERTIAN :

DEMAND STATE LINGKUNGAN PEMASARAN / USAHA

Hal 16 DEMAND STATE& TUGAS PEMASARAN
Hal 16
DEMAND STATE& TUGAS PEMASARAN

DEMAND STATE

TASK

CONTOH

 

1.NEGATIVE DEMAND

REVERSE DEMAND

JASA DOKTER GIGI, RUMAH DIDAERAH MACET & SUSAH AIR

CONVERTIONAL

MARKETING

2. NO DEMAND

CREATE DEMAND

PRODUK2 BARU

STIMULATIONAL

3. LATENT DEMAND

DEVELOP DEMAND

ROKOK BEBAS NIKOTIN

DEVELOPMENT-AL

MARKETING

4.FALLING DEMAND

REVITALIZE DEMAND

PRODUK2 YG DILUPA KAN / DITINGGALKAN PLGN

REMARKETING

5. IRREGULAR

SYNCHRONIZE

KEBUTUHAN TELPON PADA JAM SIBUK DAN TIDAK

SYNCHRO

DEMAND

DEMAND

MARKETING

6. FULL DEMAND

MAINTAIN DEMAND

PERMINTAAN SAMA / MELEBIHI SUPPLY

MAINTENANCE

MARKETING

7. OVERFULL

REDUCE DEMAND

PERMINTAAN JAUH DIATAS SUPPLY

DEMARKETING

DEMAND

8. UNWHOLESOME

DESTROY DEMAND

NARKOBA, BAHAYA AIDS, DST.

COUNTER

DEMAND

MARKETING

LINGKUNGAN PEMASARAN
LINGKUNGAN PEMASARAN

Hal 17

LINGKUNGAN PEMASARAN Hal 17 PERUSA HAAN Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I 57
PERUSA HAAN
PERUSA HAAN
PERUSA HAAN
PERUSA HAAN
PERUSA HAAN
PERUSA HAAN
PERUSA HAAN

PERUSA

HAAN

PERUSA HAAN
PERUSA HAAN
PERUSA HAAN
PERUSA HAAN
PERUSA HAAN
PERUSA HAAN
JENIS – JENIS PASAR & KARAKTERISTIKNYA Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I 58

JENIS – JENIS PASAR

&

KARAKTERISTIKNYA

Jenis Pasar
Jenis Pasar

b.

BERDASAR PEMBELI

1. PASAR BARANG KONSUMSI

2. PASAR ORGANISASI

A. PASAR BARANG PRODUKSI

B. PASAR RETAILER

C. PASAR PEMERINTAH

3. PASAR INTERNASIONAL

Pasar Barang Konsumsi
Pasar Barang Konsumsi

1. Occupant

Who

2. Object

What

3. Objective

Why

4. Operation

How

5. Organization

Whom

6. Occasion

When

7. Outlet

Where

Pasar Barang Produksi
Pasar Barang Produksi

1. Occupant

Who

2. Object

What

3. Objective

Why

4. Operation

How

5. Organization

Whom

6. Occasion

When

7. Outlet

Where

Pasar Barang Produksi
Pasar Barang Produksi
 

New

Modified

Straight

Task

Rebuy

Rebuy

1. Problem Recognition

     

2. General Needs Description

     

3. Product Specifications

     

4. Supplier search

     

5. Proposal Solicitation

     

6. Supplier Selection

     

7. Order Routine Specification

     

8. Performance Review

     
Pasar Retailer
Pasar Retailer

1. Occupant

Who

2. Object

What

3. Objective

Why

4. Operation

How

5. Organization

Whom

6. Occasion

When

7. Outlet

Where

RISET PASAR
RISET PASAR

Apa gunanya melakukan riset pasar ?

Merupakan langkah lanjut untukmemahami karakteristik pasar ( semakin baik suatu poerusahaan mengenal & memahami pasarnya, perusahaan tsb berada dalam posisi yang lebih baik untuk dapat merancang strategi pemasaran yang jitu )

MARKETING RESEARCH
MARKETING RESEARCH

Apa yang di Riset ?

- Demand Measurement

- Karakteristik Lingkungan Pemasaran

* Lingkungan Operasional

* Lingkungan Mikro

* Lingkungan Makro

* Lingkungan Global

- The 7 – O Analisis untuk jenis2 pasar sasaran ( Occupant – Object – Objectives – Organization – Operations - Outlet - Occasion )

- Buyer Behaviour

- Segmentasi , targeting & positioning, dst.

PENGOLAHAN DATAHASIL RISET PASAR
PENGOLAHAN DATAHASIL RISET PASAR

CONTOH – CONJOINT ANALYSIS

CONJOINTCONJOINT ANALYSISANALYSIS

MisalMisal :: KasusKasus PizzaPizza

AtributAtribut

1.1. HargaHarga

2.2. DeliveryDelivery

3.3. HargaHarga PizzaPizza KeKe 22

4.4. JenisJenis

5.5. SplitSplit TopingToping

LevelLevel

KeteranganKeterangan

33 8.000;12.500;15.0008.000;12.500;15.000

44

-- tanpatanpa deliverydelivery

-- tanpatanpa jaminanjaminan waktuwaktu -- dijamindijamin << 3030 menitmenit -- DijaminDijamin << 1515 menitmenit -- GratisGratis -- 50%50% -- samasama (100%)(100%) -- RegulerReguler -- tipistipis

-- TebalTebal

-- yaya

-- PanPan PizzaPizza -- tidaktidak

-- PanPan PizzaPizza -- tidaktidak

33

44

22

-- RegulerReguler -- tipistipis -- TebalTebal -- yaya -- PanPan PizzaPizza -- tidaktidak 33 44 22
-- RegulerReguler -- tipistipis -- TebalTebal -- yaya -- PanPan PizzaPizza -- tidaktidak 33 44 22

CONJOINTCONJOINT ANALYSISANALYSIS

1.1. PengumpulanPengumpulan DataData

* *

Akan ada : 3 X 4 X 3 X 4 X 2 = 288 kombinasi

Akan ada : 3 X 4 X 3 X 4 X 2 = 288 kombinasi

yangyang dapatdapat terjaditerjadi Direreduukssi denganengan memelihaat komombinasnasi manamana

yangyang taktak perluperlu dilihatdilihat (kurang(kurang lebihlebih samasama ~~

homogenhomogen )) misalmisal :: tinggaltinggal 16.16. ** KonsumenKonsumen dimintadiminta merankingmeranking pilihannyapilihannya

* * Di d k i d lih t k bi i
* *
Di
d
k i d
lih t k
bi
i
CONJOINTCONJOINT ANALYSISANALYSIS
CONJOINTCONJOINT ANALYSISANALYSIS

KONSUMENKONSUMEN DIMINTADIMINTA MERANKINGMERANKING PILIHANNYAPILIHANNYA

Atribut

P-1

P-2

………

P-16

HARGA

12.500

8.000

………

………

DELIVERY

DIJAMIN < 15’

-

………

………

HARGA PIZZA KE 2

50%

GRATIS

………

………

JENIS

PAN PIZZA

TIPIS

………

………

SPLIT TOPING

-

YA

………

………

RANKING

……….

………

………

………

CONJOINTCONJOINT ANALYSISANALYSIS 3. PENGOLAHAN & ANALISA DATA PART WORTH UTILITY ATRIBUT LEVEL UTILITY HARGA
CONJOINTCONJOINT ANALYSISANALYSIS
3. PENGOLAHAN & ANALISA DATA
PART WORTH UTILITY
ATRIBUT
LEVEL
UTILITY
HARGA
15.000
0
12.500
0.55
8.000
0.65
HARGA PIZZA KE 2
PENUH (100%)
0
50%
0.35
GRATIS
0.60
DELIVERY
TANPA DELIVERY
TANPA JAMINAN
DIJAMIN < 30’
DIJAMIN < 15’
0
0.1
0.4
0.44
JENIS
REGULAR
0
TEBAL
0.30
TIPIS
0.05
PAN
0.25
SPLIT TOPING
TIDAK
0
YA
0.10
- PART WORTH UTILITY UNTUK TIGA SEGMEN KONSUMEN (100 KONSUMEN) ATRIBUT LEVEL I II III
-
PART WORTH UTILITY UNTUK TIGA SEGMEN
KONSUMEN (100 KONSUMEN)
ATRIBUT
LEVEL
I
II
III
HARGA
15.000
0.05
0.30
0.10
12.500
0.10
0.35
0.40
8.000
0.85
0.35
0.50
HARGA PIZZA
KE 2
PENUH
0.10
0.30
0.30
50%
0.30
0.30
0.30
GRATIS
0.60
0.40
0.40
DELIVERY
TANPA DELIVERY
TANPA JAMINAN
DIJAMIN < 30’
DIJAMIN < 15’
0.05
0.02
0.20
0.25
0.08
0.25
0.35
0.40
0.35
0.35
0.50
0.30
JENIS
REGULAR
0.10
0.05
0.60
TEBAL
0.30
0.30
0.20
TIPIS
0.30
0.30
0.10
PAN
0.30
0.30
0.10
SPLIT TOPING
TIDAK
0.5
0.45
0.30
YA
0.5
0.55
0.70
RISET PASAR – FORECASTING
RISET PASAR – FORECASTING

Data

:

a.

What people say :

b.

What People Do

c.

What People have done

Konsep : * Segmentasi * Targeting& * Positioning Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I 73
Konsep : * Segmentasi * Targeting& * Positioning Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I 73
Konsep : * Segmentasi * Targeting& * Positioning Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I 73

Konsep :

* Segmentasi

* Targeting&

* Positioning

SEGMENTASI – TARGETING & POSITIONING
SEGMENTASI – TARGETING & POSITIONING

1. Apa yg dimaksud dgn segmentasi – targeting & positioning ?

Segmentasi = membagi – bagi pasar menurut suatu cara tertentu

Targeting

= memilih salah satu segmen atau beberapa segmen sebagai target / fokus yang akan dilayani

Positioning = membentuk kesan tertentu di benak konsumen tentang produk / perusahaan

MODEL UMUM SEGMENTASI
MODEL UMUM SEGMENTASI

1. SEGMENTASI GEOGRAFIS

2. SEGMENTASI DEMOGRAFIS

3. SEGMENTASI PSIKOGRAFIS

4. SEGMENTASI PERILAKU

5. SEGMENTASI BENEFIT

STRATEGI DALAM MEMILIH TARGET PASAR
STRATEGI DALAM MEMILIH TARGET PASAR

Single-segment

concentration

Selective

specialization

M1

M2

M3

P1

P2

P3

concentration Selective specialization M1 M2 M3 P1 P2 P3 Product specialization M2 M1 M3 P1 P

Product

specialization

M2

M1

M3

M1 M2 M3 P1 P2 P3 Product specialization M2 M1 M3 P1 P = Product M

P1

P = Product M = Market

P2

P3

Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I

P1

P2

P3

M1

M2

M3

M2 M1 M3 P1 P = Product M = Market P2 P3 Sistem Industri I: Manajemen

HAL 41

76

STRATEGI DALAM MEMILIH TARGET PASAR
STRATEGI DALAM MEMILIH TARGET PASAR

Market

specialization

M1

M2

M3

Full market coverage

M1

M2

M3

P1

P1

P2

P2

P3

P3

P = Product M = Market

Market Positioning Strategy
Market Positioning Strategy

Market Positioning Strategy

Market Positioning Strategy
Market Positioning Strategy
POSITIONING
POSITIONING

Positioning menunjukkan bagaimana konsumen memandang / menilai produk perusahaan dalam atribut2 yg dipandang penting.

Dengan atau tanpa usaha-usaha pemasaran, konsumen secara alamiah akan membuat klasifikasi terhadap berbagai produk

Misal : Honda ; Hyundai ; Toyota mobil ekonomis. Mercedes mobil mewah. BMW mobil dengan performance driving yang baik. Dst. Mengetahui kecenderungan alami konsumen / manusia seperti di atas, seorang pemasar berusaha membentuk image (positioning) yang baik terhadap produknya dan mengarahkan usaha-usaha pemasarannya secara konsisten untuk mendukung positioning yang dipilihnya tersebut. (Tidak dibiarkan / diserahkan sepenuhnya ke konsumen)

Pengertian Dasar
Pengertian Dasar

Hal-hal yang dapat dipilih untuk melakukan positioning

Atribut produk

:

Manfaat produk :

Usage Occasion :

:

Competitor :

User

Kelas Produk Mutu / Harga

Pengertian Dasar
Pengertian Dasar

Atribut yang dipilih untuk positioning hendaknya memenuhi kriteria :

Important :

Distinctive :

STRATEGI USAHA & STRATEGI PEMASARAN Jenis Strategi : Tingkat Perusahaan – bisnis - fungsional

Jenis Strategi : Tingkat Perusahaan – bisnis - fungsional Strength – Weaknesses – Opportunity – Threat

Strength – Weaknesses – Opportunity – Threat ( SWOT )

1. Memanfaatkan peluang dan keunggulan2 yang dimiliki (S - O )

2. Memanfaatkan peluang utk mengatasi kelemahan2 yg dimiliki (O-W)

3. Memanfaatkan kekuatan utk mengatasi ancaman ( S – T )

4. Mengatasi kelemahan yg dimiliki dan ancaman yg dihadapi (W-T)

5. Strategi Tumbuh secara Intensif

Pasar

Lama

Baru

Produk

Lama

Baru

6. Strategi Tumbuh Integratif

- Integrasi kearah hulu

- Integrasi kearah hilir - Integrasi horizontal

BEBERAPA JENIS STRATEGI
BEBERAPA JENIS STRATEGI

7. Strategi Tumbuh Konglomeratif 8. Rantai Nilai Porter

Nilai Tam bah  Konsep SCM Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I 83
Nilai
Tam
bah
 Konsep SCM
Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I
83
Dari Product Driven s/d Market Driving
Dari Product Driven s/d Market Driving

1. Product Driven

Orientasi pada Produk ( Designer )

Orientasi pada Produksi ( Producer )

Orientasi pada Penjualan ( Seller )

2. Market Driven – Customer Driven

Orientasi pada Pemasaran ( Marketer)

Societal Marketing Concept

STRATEGI PEMASARAN
STRATEGI PEMASARAN
PROGRAM PEMASARAN - MARKETING MIX
PROGRAM PEMASARAN - MARKETING MIX

Apa yg dimaksud dgn marketing mix ?

Merupakan bauran ( mix ) dari komponen2 program pemasaran yang akan ditempuh untuk melayani target pasarnya

Komponen – komponen program yang dimaksud meliputi :

1. Bauran produk : rancangan produk/ jasa yang akan ditawarkan ke target pasar ( kualitas, feature, garansi, dst. )

2. Bauran Harga : tingkat harga yang akan ditawarkan ke target pasar ( harga, persyaratan pembayaran, discount, dst. )

3. Bauran Distribusi : cara distribusi yang akan ditempuh untuk melayani target pasar ( kecepatan, keamanan, agen2 pemasar- an, distribusi masal vs ekslusif,dst )

4. Bauran Promosi : cara promosi yang akan ditempuh untuk melayani target pasar ( target audience,rancangan pesan , media, dst.)

Konsep Dasar 4 P
Konsep Dasar 4 P

-Options -Style -Brand Name -Packaging -Sizes -Services -Warranties -Return

MARKETING MIX
MARKETING
MIX
Power PRODUK PLACE N t e wor k People TARGET Proses MARKET
Power
PRODUK
PLACE
N t
e wor
k
People
TARGET
Proses
MARKET

-Channel

-Coverage

-Locations

-Inventory

-Transport

Physical

Evidence

PRICE

List Price Discount Allowances Payment period Credit term

PROMOTION

Advertising

Personal Selling

Sale Promotion Public Relations

PRODUCT P O S I T I O N I N G = x SALES
PRODUCT P O S I T I O N I N G = x SALES
PRODUCT P O S I T I O N I N G = x SALES

PRODUCT

POSITIONING

PRODUCT P O S I T I O N I N G = x SALES FORCE
PRODUCT P O S I T I O N I N G = x SALES FORCE

=

x

PRODUCT P O S I T I O N I N G = x SALES FORCE
PRODUCT P O S I T I O N I N G = x SALES FORCE

SALES

FORCE

MARKETING EFFORT

MARKET

SHARE

N I N G = x SALES FORCE MARKETING EFFORT MARKET SHARE MEDIA ADVER- TISING SERVICE
N I N G = x SALES FORCE MARKETING EFFORT MARKET SHARE MEDIA ADVER- TISING SERVICE

MEDIA

ADVER-

TISING

MARKETING EFFORT MARKET SHARE MEDIA ADVER- TISING SERVICE QUALITY Sistem Industri I: Manajemen Pemasaran I

SERVICE

QUALITY