Anda di halaman 1dari 4

Identitas Pasien Nama Umur : AA : 13 tahun

Jenis Kelamin : Laki laki Alamat MRS : Jl bung hatta : 2011

Alloanamnesis Diberikan oleh ibu kandung pasien Keluhan Utama Anak semakin pucat sejak 1 minggu sebelum masuk rumah sakit Riwayat Penyakit Sekarang - 2 Bulan sebelum masuk rumah sakit orang tua pasien menyadari anak terlihat pucat daripada biasanya. Awalnya anak terlihat sering kelelahan setelah beraktifitas ringan dan anak sering beristirahat, namun semakin lama anak semakin terlihat pucat. Pasien juga sering mengalami demam tetapi tidak terlalu tinggi, demam turun naik tidak menentu, pasien tidak pilek ataupun batuk. Orang tua hanya memberikan obat penurun panas dan demam anak hilang. Demam seperti ini berulang dalam 2 bulan terakhir. Pasien pernah mengalami perdarahan gusi 3 minggu lalu. Napsu makan anak tidak mengalami penurunan BAB anak berwarna kecoklatan, riwayat keluar cacing disangkal.

Riwayat Penyakit dahulu - Riwayat muntah-muntah dalam jangka waktu lama (-) - Riwayat muntah darah sebelumnya (-) - Riwayat BAB hitam (-) - Riwayat batuk lama (-) - Riwayat nyeri perut sebelumnya (-) - Riwayat luka sukar mengering (-) -

Riwayat Penyakit Keluarga Tidak ada yang berhubungan

PEMERIKSAAN FISIK Keadaan Umum Kesadaran Tanda-tanda vital : tampak sakit sedang : komposmentis : - TD: 110/60 - Nadi : 110x/menit, isian cukup - Nafas : 24x/menit - Suhu : 36,9C Keadaan Gizi : Baik Berat badan : 49 Kg Tinggi badan : 154 cm Status Gizi menurut CDC persentil 50: BBI= BB/TB= 50 kg

KEPALA-LEHER Rambut : warna hitam, tidak mudah dicabut Mata : konjungtiva anemis (+), ikterik (-), pupil isokor, refleks cahaya +/+

Telinga : bentuk normal, simetris, nyeri tekan aurikuler tidak ada, serumen (-). Hidung : tidak ada deviasi septum, mukus (-), epistaksis(-) Mulut : bibir pucat, selaput lendir basah. Leher : pembesaran KGB (-), kaku kuduk (-)

DADA : Paru-paru: Inspeksi Palpasi Perkusi : bentuk simetris kiri dan kanan, gerak nafas kiri=kanan, retraksi (-) : fremitus kiri=kanan : sonor +/+

Auskultasi : Suara nafas vesikuler +/+, ronki -/-, wheezing -/Jantung: Inspeksi : ictus kordis tidak terlihat Palpasi : ictus kordis teraba di RIC V LMCS Perkusi : batas jantung kiri RIC V LMCS Auskultasi : irama jantung regular, BJ tambahan (-)

ABDOMEN : Inspeksi Palpasi

: perut datar, venektasi (-) : supel, hepar tidak teraba, lien tidak teraba, nyeri tekan (+) di epigastrium, nyeri lepas (-), nyeri ketok (-), defans muscular (-), massa (-).

Perkusi Auskultasi ALAT KELAMIN : T.A.K

: timpani : bising usus (+) normal

EKSTREMITAS : Akral dingin, refilling kapiler > 2, telapak tangan & kaki pucat.

PEMERIKSAAN LABORATORIUM Darah Rutin Hb : 6,4 gr% Ht : 18,7 vol% Leukosit : 8.300/mm3 Trombosit : 123.000/mm3

Pemeriksaan Feses Makroskopis

Berwarna sedikit kecoklatan Konsistensi kenyal

Mikroskopis Tidak ditemukan telur cacing

Urine Dalam batas normal

Rencana Pemeriksaan Uji enzim G6PD Apusan darah tepi SI, Feritin dan TIBC

Diagnosis Primer: Anemia suspek aplastik Sekunder: Anemia Defisiensi Defisiensi G6PD ( anemia Hemolitik )