Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR PUSTAKA

1. Kosim S. 2012. Buku Ajar Neonatologi, Edisi Pertama. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jakarta 2. Behrman, RE, Kliegman RM. 2004. The Fetus and the Neonatal Infant, In : Nelson Textbook of pediatrics; 17 th ed. California: Saunders 3. Perinasia. 2011. Materi Pelatihan Penatalaksanaan BBLR untuk Pelayanan Kesehatan level I-II. Jakarta: PERINASIA 4. WHO. Global Health Observatory Data Repository, Maternal Mortality Ratio. 2008. (http://apps.who.int/ghodata/?vid=93000) [08 Februari 2014] 5. Current : Pediatric Diagnosis and Treatment: Neonatal Intensive Care, page 2230. Edition 15 Th 2001 Mc Graw Hill Companies 6. Departemen Kesehatan RI. 2008. Modul (Buku Acuan) Manajemen Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Untuk Bidan di Desa. Jakarta : Depkes RI 7. Sylviati MD. 2008. Klasifikasi Bayi Menurut Berat Lahir dan Masa Gestasi, dalam Buku Ajar Neonatologi Ed. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia 8. Manuaba IBG, Manuaba IAC, Manuaba IBGF. 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: EGC; h. 401-417. 9. Norwitz ER, Schorge JO. 2008. Gangguan Pertumbuhan Janin. Dalam At a Glace Obstetri dan Ginekologi. Edisi II. Jakarta: Erlangga; h.102103. 10. Leveno KJ, Cunningham FG, Gant NF, Alexander JM, Bloom SL, Casey BM, et al. 2009. Obstetri Williams Panduan Ringkas. Edisi XXI. Jakarta: EGC; h. 393-403. 11. Angsar MD. 2010. Hipertensi dalam Kehamilan. Dalam: Saifuddin AB, editor. Ilmu Kebidanan. Edisi IV. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; h. 530-559. 12. Burton GJ, Wood AW, Jauniaux E, Kingdom JCP. 2009. Rheological and Physiological Consequences of Conversion of the Maternal Spiral

22

Arteries for Uteroplacental Blood Flow during Human Pregnancy. Placenta. ; 30: 473482. 13. Rugolo LMS, Bentlin MR, Petean CE. 2011. Preeclampsia: Effect on the Fetus and Newborn. Neoreviews. ; 12(4): 198-206. 14. Karkata, M.K., 2006. Faktor Risiko Terjadinya Hipertensi Dalam Kehamilan. Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia, edisi Januari 2006. 15. Stoll Barbara, Chapman. 2007. The High-Risk Infant, In : Kliegman RM, Behrman RE, Jenson HB, Stanton BF, editors. Nelsons Textbook of Pediatrics. 18th Edition. Philadelphia : Saunders, ; p 701-10. 16. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2009. Pedoman Pelayan Medis.Jakarta:Ikatan Dokter Anak Indonesia. 17. Arifuddin J, Palada P. BBLR-LBW. 2004. Dalam : Perinatologi dan Tumbuh Kembang. Jakarta : FKUI, ;9-11. 18. Jones DL. 2002. Dasar Dasar Obstetri dan Ginekologi. Edisi VI. Jakarta: Hipokrates; h. 202-204. 19. Ross MG. Fetal Growth Restriction [Internet]. 2011 [cited 2014 March 2]. Available from: http://emedicine.medscape.com/article/ 261226. 20. Ballard JL, Khoury JC, Wedig K. New Ballard Score, Expanded to Include Extremely Premature Infants. J Pediatrics 1991; 119:417-423 www.perinatology.com/calculators/Ballard.htm [ 2 March 2014] 21. Matondang CS, Wahidayat I, dan Sastroasmoro S. 2003. Diagnosis Fisis pada Anak. Jakarta: CV Sagung Seto. 22. Ekawaty Lutfia Haksari. 2013. Menyusui Bayi Dengan Resiko Hipoglikemia. Indonesian Pediatric Society. 23. Saifuddin, AB, Adrianz, G. 2000. Masalah Bayi Baru Lahir. Dalam : Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal; edisi ke-1. Jakarta : yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo ;3768. 24. Wiknjosastro H, Saifuddin AB. 2002. Bayi Berat Lahir Redah. Dalam: Ilmu Kebidanan; edisi ke-3. Jakarta : yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, ;771-83.

23

Anda mungkin juga menyukai