Anda di halaman 1dari 16

ASUHAN KEBIDANAN

Pada Ny. S P30003 Post Partum hari ke 1 de !a HPP Di BPS Ny. "ADE# Amd. Ke$. "e%ate "o&okerto.

'%eh ( NI "ADE A)IAN*I NI". +00,.0,.10+

P)'-)A" S*UD. DIP/'"A III KEBIDANAN UNE0E)SI*AS "A.1EN SUN-K'N' "'1'KE)*' +002

*IN1AUAN PUS*AKA
I. DI3INISI Perdarahan post partum adalah perdarahan yang lebih dari 500 cc dalam 24 jam pertama setelah bayi lahir. (Obstetri patologi hal 231). Perdarahan post partum adalah perdarahan sesudah 24 jam setelah anak lahir dan biasanya disebabkan jaringan placenta yang tertinggal. (Obstetri patologi hal 231). Perdarahan post partum adalah peradarahan dalam kala IV yang lebih dari 500 600 cc dalam 24 jam stelah anak dan placenta lahir. (Sinopsis Obstetri EGC edisi 2 hal 300). ebab sebab perdarahan post partum adalah ! ! ! ! Perdarahan atonis. "obekan ser#iks atau robekan #agina. $ertinggalnya bagian bagian placenta. Perdarahan karena coagula pathi.

Perdarahan atonis %emungkinan perdarahan atonis timbul pada & ! ! ! 'ayi yang besar. %ehamilan kembar. (ydromion.

Pada ketiga )aktor diatas ato*ia uteri disebkan karena rahim terlalu diregang sebab sebab lain ialah & ! ! +rande multipara. olotio placenta.

! ! !

,nastesi umum. Partus lama. alah pimpinan kala III kalau rahim dipijat pijat untuk mempercepat kelahiran plasenta.

II. a.

E*I'/'-I ,tonia uteri -aktor predisposisi terjadi atonia uetri adalah & ! ! ! ! ! b. c. d. .mur yang terlalu muda dan terlalu tua. Paritas & sring dijumpai pada multi para dan grande multi para. Partus lama dan partus terlantar. /bstetri operati) dan markose. -aktor sosial ekonomi yaitu malnutrisi. isa plasenta dan selaput ketuban 0alan lahir & robekan perenium1 #agina ser#iks1 dan rahim. Penyakit darah %elainan pembekuan adarh misalnya hipo)ebri nogenemia yang sering dijumpai pada & ! ! ! ! ! Perdarahan yang banyak. olutio placenta. %ematian janin yang lama dalam kandungan. Pre eklamsi dan eklamsi. In)eksi1 hepatitis dan syok

III. 2. 2. 3. 4.

-E1A/A -E1A/A Perdarahan per#aginam. %onsistensi rahim lunak. -undus uteri naik 4kalau pengaliran darah keluar terhalang oleh bekuan darah atau selaput janin5. $anda tanda syok.

Perdarahan perdarahan atonis dengan perdarahan karena robekan ser#iks adalah sebagai berikut & ! ! dari #ena. Perdaraha kare a ato ia %ontraksi uterus lemah. 6arah ber7arna merah tua karena berasal ! ! ! Kare a ro$eka ser4iks %ontraksi uterus kuat. 6arah ber7arna merah muda karena berasal dari arteri. 'iasanya timbul setelah persalinan operati).

2.

8acam macam perdarahan Perdarahan dalam kala III 0ika ada peradarahan banyak dalam kala III dan kontarksi rahim kurang baik1 maka segera disunti pitocin 20 s intramuskular1 selanjutnya kandung kencing dikosongkan dan dilakukan masase urterus dan setelah ada tanda tanda pelepasan placenta1 placenta segera1 deilahirkan dengan tekanan di)undus1 jika perdarahan tidak berhenti dan placenta belum lepas juga1 maka perdarahan mencapai 400 cc atau peradarahan deras sekali maka placenta segera dilepaskan secara manual menurut keadaan pasien diberi in)us atau tran)unsi. 2. Perdarahan dalam kala IV 0ika ada perdarahan dalam kala I#dan kontraksi rahim korang baik maka segera di suntikkan 012 mg methengen intramaskular1 uterus ditekan untuk megeluarkan gumpalan darah dan dilakukan massase seandainya perdarahan belum berhenti juga ditambah dengan suntikan menthergin lagi tapi sekarang inra#ena dan dipasang pitocin drip 20 c pitocin dalam 500 cc glucose selama tindakan masase di teruskan. 3. Perdarahan karena robekan ser#iks etelah persalinan buatan atau ada persalinan 7alaupun kontraksi uterus baik dan 7arna darah yang keluar ber7arna merah muda harus dilakukan pemeriksaan dengan sipekulum1 jika ada robekan yang

berdarah atau robekan yang lebih besar dari 2 cm1 maka robekan tersebut hendaknya dijahit untuk memudahkan penjahitan bainya )undus uteri ditekan keba7ah hingga ser#iks dekat dengan #ul#a kemudian kedua bibir sr#iks dijepit dengan klem dan ditarik keba7ah dalam melakukan jahitan robekan ser#iks yang penting jahitan lukanya tapi pengikatan ateria uterina. 4. Perdarahan post partum karena sisa placenta 0ika ada pemeriksaan placenta ternyata jaringan placenta tidak lengkap maka harus dilakukan eksplorasi dari #acum uteri1 potongan potongan placenta yang ketinggalan tanpa diketahui biasanya menimbulkan perdarahan post partum lambat1 kalau perdarahan banyak hendaknaya sisa sisa placenta ini segera dikeluarkan 7alaupun ada demam. I0. 2. PENA-ANAN Pencegahan perdarahan post partum 8encegah atau sekurang kurangnya bersikap siaga pada kasus kasus yang disangka akan terjadi perdarahan adlah penting1 tindakan pencegahan tidak hanya dilakukan se7aktu bersalinan1 namun sudah dimulai sejak ibu hamil dengan melakukan antenatal care yang baik1 ibu yang mempunyai ri7ayat perdarahan post partum sangat dianjurkan untuk bersalin dirumah sakit. 6irumah sakit diperiksa keadaan )isik1 keadaan umu1 kadar (b1 golongan darah1 dan bila mungkin tersedia donor darah1 sambil menga7asi persalinan dipersiapkan untuk keprluan in)us dan obat obatan penguat rahim 4uterotonika5 setelah ketuban pecah kepala janin mulai membuka #ul#a1 in)us dipasang se7aktu bayi lahir diberikan 2 ampul mettergin atau kombinasi dengan 5 satuan sintosinon 4sintro metrin intra#ena5 hasilnya biasanya memuaskan. 2. ! Pengobatan perdarahan kala uri ikap dalam menghadapi perdarahan kala uri ialah & 'erikan oksitoksin.

! !

9obalah mengeluarkan placenta menurut cara crede 42 2 kali5. %eluarkan placenta dengan tangan.

0ika masih ada sisa sisa placenta yang melekat dan masih terdapat perdarahan segera dilakukan utero #agina temporade selama 24 jam diikuti pemberian uterotenika dan antibiotik selama 3 hari berturut turut dan pada hari keempat baru dilakukan kuretase untuk membersihkanya1 jika disebkan oleh luka1 luka jalan lahir1 luka segera dijahit dan perdarahan akan berhenti. 3. tahap & ! $ahap I Perdarahan yang tidak begitu banyak adapat diatasi cara pemberian utorotonika mengurut rahim 4masase5 dan merangsang gureta. ! $ahap II 'ila perdarahan belum berhenti dan bertambah banyak selanjutnya diberikan in)us dan tran)unsi darah dan dapay dilakukan & : : : : : ! $ahap III 'ila upaya semua diatas tidak menolong juga1 maka usaha terakhir adalah menghilangkan sumber perdarahan1 dapat ditempuh dua cara yaitu dengan neoligasi arteri tipogatrika atau histerektomi. Perasat 4manu#er5 ;orge meister. Perasat 4manu#er5 )ricth. %ompresi bimanual. $amporade utero #aginal. 0epitan uterina dengan cara hengkel. Pengobatan perdarahan pada atonia uteri $ergantung banyaknya perdarahan dan derajat atonio uteri dibagi dalam 3

DA3*A) PUS*AKA ! ! /bstetri Patologi1 <disi 2=>4. 'andung. ! -isiologi1 .ni#ersitas Padjajaran 'andung. <leman1 /bsetri Pro)1 dr. 8ochtar Pustam1 8P(1 inopsis /bstetri <disi 2 2==> <+9 0akarta. /))est1 <cstar1

ASUHAN KEBIDANAN Pada Ny. S P30003 Post Partum hari ke 1 de !a HPP Di BPS Ny. "ADE# Amd. Ke$. "e%ate "o&okerto.
I. $anggal A. 2. .mur ukuC'angsa ,gama Pendidikan Pekerjaan ,lamat 2. PEN-KA1IAN & 20 0> 200> Data Su$yekti5 'iodata @ama Ibu & @y. A A @ama uami& $n. A $ A. .mur ,gama Pekerjaan ,lamat & 36 tahun. & Islam. & 7asta. & $emon ukuC'angsa& 0a7aCIndonesi Pendidikan & 8P. & 2B tahun & 0a7aCIndonesia & Islam & 8P & Ibu rumah tangga & $emon %eluhan .tama Ibu mengatakan perutnya mules dan merasa lemas. 3. iklus $eratur 'anyaknya Eamanya ?arna "i7ayat 8enstruasi 8enarche & 23 tahun. & 2> hari. & Da. & 3 4 kote* C hari. & F B hari. & 8erah. 0am & 20.00 ?I'.

'au 6ysmenorhoe -lour albus (P($ $P 4.

& ,nyir. & %adang ! kadang. & ebelum dan sesudah haid. & 25 22 200B. & 22 0> 200>. "i7ayat %ehamilan sekarang

Ibu mengatakan ini kehamilannya yang ke 3. %eluhan selama hamil $rimester I & $idak ada keluhan. $rimester II & $idak ada keluhan. $rimester III& $idak ada keluhan. 5.
@o uami %e 2 2 hamil %ehamilan .% Pnylit 0enis

"i7ayat %ehamilan1 Persalinan1 dan @i)as yang lalu


Persalinan Penolong ECP (C8 '' .si a ! ! @i)as Penyulit 8etode %' %' Penyulit %et

2 2 4

=bln =bln ini

! !

@ormal normal

'idan 'idan

P P

( (

3 kg 312

! !

! !

suntik suntik

! !

! !

6.

"i7ayat %ehamilan ini Ibu mengatakan ini kehamilannya yang ke 3 dengan usia kehamilan = bulan. %eluhan selama hamil $rimester I & $idak ada keluhan. $rimester II & $idak ada keluhan. $rimester III& $idak ada keluhan. ,@9 $rimester I & F 2 kali dibidan. $rimester II & F 2 kali dibidan. $rimester III& F 3 kali dibidan. Imunisasi yang didapat selama hamil & ibu mengatakan tidak imunisasi.

B.

"i7ayat %esehatan a. "i7ayat kesehatan yang lalu

Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit menahun seperti jantung1 hepertensi1 dan penyakit menular seperti hepatitis1 dan penyalit menurun seperti 68.

b. "i7ayat kesehatan keluarga Ibu mengatakan dalam keluarganya tidak tidak ada yang menderita penyakit menular seperti & hepatitis1 $'91 penyakit menahun seperti & jantung1 hepertensi dan tidak ada ri7ayat keturunan kembar baik dari pihak suami maupun ibu. >. "i7ayat Psikologi %ehamilan ini sangat diharapkan oleh suami1 istri maupun keluarganya dan hubungan pasien dengan suami1 keluarga dan tetangga baik. =. a. 8akan 8inum 8akan 8inum b. ',' ',% Pola kebiasaan sehari hari Pola @utrisi ebelum bersalin & 3 kali C hari1 porsi sedang dengan menu nasi1 lauk1 sayur1 dan terkadang buah ! buahan. & F 6 > gelas C hari air putih kadang teh. etelah bersallin & 3 kali C hari1 porsi sedang dengan menu nasi1 lauk1 sayur. & F 4 5 gelas C hari air putih kadang teh dan susu. Pola <liminasi ebelum bersalin & 2 kali C hari konsisten lunak1 7arna kuning1 bau khas tidak ada rasa nyeri. & F 5 6 kali C hari1 7arna kuning jernih1 bau khas1 tidak ada gangguan. etelah bersalin

',' ',%

& 2 kali C hari konsisten lunak1 7arna kuning1 bau khas tidak ada rasa nyeri. & F 2 3 kali C hari1 7arna kuning jernih1 bau khas1 tidak ada gangguan.

c. iang 8alam iang 8alam d.

Pola Istirahat G $idur ebelum bersalin & 2 jam 422.00 23.00 ?ib5. & > jam 422.00 05.00 7ib5. etelah bersalin & 2 jam 422.00 24.00 7ib5. & > jam 422.00 05.00 7ib5. Pola ,kti#itas ebelum bersalin Ibu mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci1 memasak1 menyapu dan lain lain. etelah bersalin Ibu tidak melakukan akti#itas. Pola personal hygien kaliChari. etelah bersalin Pasien belum bisa mandi. ebelum bersalin 8andi 2 3 kaliChari1 gosok gigi 3 kaliChari1 ganti pakaian 2

e.

B. 2.

Data '$yekti5 Pemeriksaan .mum %eadaan .mum & Eamah. %esadaran $$V & 9omposmentis & $6 & =0C60 mm(g. +9 & 4 5 6.

@adi & >0 kali C menit. uhu & 36 09. "" & 20 kali C menit.

2. a. Inspeksi %epala 8uka 8ata (idung

Pemeriksaan -isik & %ulit kepala bersih1 rambut hitam1 tidak ada ketombe1 rambut lurus. & $idak oedem dan tidak ada )le*1 dan tidak ada closma gra#idarum1 tampak pucat. & imetris1 konjungti#a tidak anemis1 sklera tidak ikterus1 palpebra tidak oedem. & imetris1 tidak ada sekret dan tidak ada polip1 tidak ada pernapasan cuping hidung. 8ulut G gigi & 8okosa bibir lembab1 lidah tidak kotor1 tidak ada sitomatitis1 dan tidak ada caries gigi1 tidak ada gigi palsu.. $elinga Eeher & imetris1 tidak ada serumen1 bersih1 pendengaran baik. & $idak ada pembesaran kelenjar tiroid1 dan kelenjar jugularis. 6ada Payudara & & imetris1 tidak ada benjolan abnormal. imetris1 hiperpingmentasi pada areola mamae1 puting ,bdoment +enetalia ,nus susu menonjol terdapat pembesaran kelenjar montgometri. & $idak ada luka bekas operasi. & $idak ada oedem1 kebersihan cukup1 luchea rubra1 ada luka bekas jahitan pada perineum. & 'ersih1 tidak ada hemoroid. lim)e1 tidak ada bendungan #ena

<kstermitas ,tas 'a7ah & & imetris1 tidak oedem1 jari tangan lengkap. imetris1 tidak oedem1 tidak ada #arices.

b.

Palpasi %epala Eeher %etiak Payudara ,bdoment & $idak ada benjolan abnormal. & $idak ada pembesaran kelenjar tyroid1 dan tidak ada bendungan #ena jugularis. & $idak ada pembesaran kelenjar lim)e. & imetris1 tidak ada benjolan abnormal1 keluar colestrum1 tidak ada nyeri tekan. & $-. setinggi pusat kontraksi uterus baik. & $idak ada 7hee;ing dan tidak ada ronchi1 perna)asan normal dan bunyi jantung normal. ,bdoment & $erdengar bising usus 26 kaliCmenit. & onor 4tidak ada massa5. & $ympani.

c.

,uskultasi 6ada

d.

Perkusi 6ada ,bdoment

"e)lek patela & FCF. II. IDEN*I3IKASI KEBU*UHAN D6 ( @y. A A P30003 post partum hari ke 2 dengan (PP. Ds ( Ibu mengatakan perutnya mules dan merasa lemas. Do (7 %Cu ! $$V ! $-. & Eemah. +9 @adi "" & 4 5 6. & >0 kali C menit. & $6 & =0 C 60 mm(g. ! %esadaran & 9omposmentis uhu & 36 09. & etinggi pusat. DIA-N'SA# "ASA/AH da

& 20 kali C menit.

! .9

& 'aik

! Ibu Partus spontan ' tanggal 20 0> 200> jam 06.20 jenis kelamin laki laki1 '' 31> kg. P' 50 cm1 , B >. "asa%ah Ke$utuha III. ( $idak ada. ( $idak ada. IDEN*I3IKASI DIA-N'SA P'*ENSIA/ 6iagnosa potensial & yok. I0. SE-E)A 2. 2. 3. 4. 0. $anggal Pemenuhan kebutuhan cairan 4in)us5. 8encari penyebab perdarahan. (eald <ducation. "ujukan 4jika tidak bisa diatasi5. IN*E)0ENSI & 2> 0B 200> 0am & 22.30 7ib. D6 ( @y. A A P30003 post partum hari ke 2 dengan (PP. *u&ua ( etelah dilakukan asuhan kebidanan selama 2 * 25 menit diharapkan keadaan ibu semakin baik dan perdarahan berkurang. Kreteria Hasi% ( %eadaan umum baik Perdarahan berkurang. $-. sesuai selama ni)as. .9 baik. Eochea sesuai lama ni)as. $$V normal. IDEN*I3IKASI KEBU*UHAN DAN *INDAKAN

I ter4e si ( 2. Eakukan pendekatan terapiutik pada ibu dan keluarga. "C 8enjalin kepercayaan dan kerja sama dengan klien.

2. /bser#asi tanda tanda #ital. "C 6eteksi dini adanya kelainan pada saat ni)as. 3. /bser#asi tanda in)eksi1 perdarahan1 in#olusi uterus. "C 6eteksi dini adanya komplikasi1 perdarahan dan sub in#olusi. 4. Pasang in)us "E. "C 8emenuhi kebutuhan cairan. 5. untik oksitoksin I8. "C .ntuk meningkatkan kontraksi rahim. 6. ,njurkan ibu untuk mobilisasi dini. "C 8empercepat penyembuhan dan mempercepat in#olusi. 0I. $anggal I"P/E"EN*ASI & 20 0> 200> jam & 20. 25 7ib. D6 ( @y. A A P30003 post partum hari ke 2 dengan (PP. 2. 8elakukan pendekatan terapiutik pada ibu dan keluarga dengan senyum1 sapa1 dan salam dengan sopan santun. 2. 8elakukan obser#asi tanda tanda #ital. $$V & $6 & =0 C 60 mm(g. "" @adi & >0 kali C menit. uhu & 36 09. tidak in#olusi. 4. 8emasang in)us "E dengan tetesan 20 kaliCmenit. 5. 8enyuntikkan oksitoksin I8. 6. 8enganjurkan ibu untuk mobilisasi dini seperti menggerakkan kaki agar tidak kaku dan darah bisa keluar dengan lancar. 0II. $anggal S ' (%Cu %esadaran $$V E0A/UASI & 20 0> 200> & 'aik. & 9omposmentis & $6 & =0 C 60 mm(g. +9 & 4 5 6. 0am & 22.22 ?I'. ( Ibu mengatakan sudah merasa baikan dan tidak lemas lagi. & 20 kali C menit.

3. 8engobser#asi tanda in)eksi1 perdarahan1 dilihat apakah terjadi (PP atau

@adi & >4 kali C menit. uhu & 36 09. "" $-. Perdarahan A P & 24 kali C menit. & 2 jari ba7ah pusat. & edikit.

( @y. A A P30003 post partum hari ke 2 dengan (PP. ( Inter#ensi dilanjutkan.