Anda di halaman 1dari 1

Febby Nurdiya Ningsih 125090100111016

Resume Jurnal Application of Cell Fractionation Techniques in the Study of Cells Infected with Polyoma Virus and Newcastle Disease Virus

Dalam studi terhadap infeksi sel oleh virus polyoma dan Newcastle Disease Virus (NDV) digunakan teknik fraksionasi sel untuk mengisolasi inti dari sel yang terinfeksi. Studi ini lebih memfokuskan pada analisis biokimia dari proses maturasi virus. Dalam studi ini, pengambilan inti dari sel dilakukan untuk menguji keberadaan RNA virus pada inti dari sel yang diserang oleh kedua virus ini. Hal yang dilakukan dalam metode kerja uji ini adalah mempersiapkan kultur sel beserta medianya. Setelah sel dibiakkan di medianya dan sudah mencapai ketentuan untuk siap diinfeksi, dilakukan proses penginfeksian virus ke sel yang dibiakkan. Setelah dilakukan penginfeksian, diambil sampel dari sel yang terjangkit virus tersebut. Baik untuk uji pada NDV dan PYV diberi perlakuan masing-masing berbeda. Setelah dilakukan sampling, dilakukan fraksionasi sel sesuai dengan metode fraksionasi yang dikembangkan oleh Fisher dan Harris dalam penelitian mereka sebelumnya. Setelah selesai dilakukan fraksionasi bertingkat, dilakukan uji enzim pada sampel hasil fraksi. Uji ini dilakukan untuk mengecek apakah terdapat kontaminasi sitoplasma dalam fraksi nucleus atau tidak. Jika telah dipastikan tidak ada kontaminasi, dilakukan titrasi virus pada NDV dan PYV. Proses ini memberikan informasi keberadaan hemagglutinin dan pembentukan plak virus. Hasil uji tersebut menunjukkan bahwa adanya proses maturasi dari virus NDV dan PYV di sitoplasma. Dalam hal ini, dibuktikan bahwa fraksionasi sel dapat diaplikasikan dalam studi biokimia mengenai sintesis komponen virus dan DNA virus. Metode fraksionasi sel secara langsung dapat mendukung uji pada asam nukleat virus dan seluler serta enzim yang ada pada fraksi yang telah dianalisis secara kuantitatif oleh metode mikrobiologi.