Anda di halaman 1dari 24

edi yuwono

PENGERTIAN
Perencanaan adalah serangkaian kegiatan

dimana keputusan yang akan dibuat harusnya diwujudkan dalam bentuk tindakan yang nyata. Contoh perencanaan penyuluhan promosi kesehatan penanggulangan penyakit DHF, masalah Gizi Buruk, Penyakit menular seksual, dll

PEMIKIRAN DASAR
1.
2.

Penyuluhan kesehatan bagian esensial program kesehatan Rencanakan proses perencanaan penting ! - SIAPA YANG PERLU DILIBATKAN - KAPAN WAKTU YANG TEPAT - DATA APA YANG DIPERLUKAN - DITINGKAT MANA PERLU DILAKSANAKAN - HAMBATAN APA YANG MUNGKIN AKAN DIHADAPI - HAL-HAL YANG KIRA BISA MENDUKUNG HINGGA BISA SUKSES

3. Rencanakan dengan masyarakat - Secara langsung - Tidak langsung Tujuan : Menciptakan rasa ikut memiliki hingga timbul rasa tanggung jawab dan komitmen. 4. Perencanaan penyuluhan didasarkan atas pengetahuan yang cukup. 5. Merencanakan berdasarkan data 6. Rencanakan untuk kegiatan berlanjut : - Perencanaan jangan hanya untuk sosial

7. Rencanakan berdasarkan prioritas 8. Rencanakan untuk memperoleh perubahan tindakan : - Terjadi perubahan - Jelas dan spesifik - Diagnosis perilaku mutlak. 9. Perlu dibuat rencanba penyuluhan program

PERSYARATAN UNTUK TERCAPAINYA RENCANA PENYULUHAN YANG BAIK


1. Pimpinan program dan pelaksana punya

pengertian dan sikap yang positif. 2. Ada dukungan kebijakan 3. Tersedia biaya 4. Unit-unit penyuluhan berfungsi baik.

RENCANA YANG DIHASILKAN


1. Sesuai dengan kebutuhan masyarakat
2. Diterima 3. Sesuai kebutuhan program 4. Di dukung oleh kebijakan yang ada 5. Feasible (bersifat praktis) dan Fleksible

(bisa dilaksanakan sesuai situasi setempat)

9 LANGKAH DALAM PERENCANAAN


Mengenal masalah, masyarakat dan wilayah 2. Menentukan prioritas 3. Menentukan tujuan 4. Menentukan sasaran 5. Menentukan isi 6. Menentukan metode yang akan dipergunakan 7. Memilih alat peraga/media ygdibutuhkan 8. Menyusun rencana penilaian 9. Menyusun rencana kerja/rencana pelaksanaannya
1.

MENGENAL MASALAH, MASYARAKAT DAN WILAYAH


MENGENAL WILAYAH - Mengenal program - Mengenal masalah yang ditanggulangi - Dasar yang dipergunakan : 1.Bagaimana pandangan pimpinan 2. Pandangan masyarakat 3. Apakah masalah bisa dipecahkan

MENGENAL MASYARAKAT 1. Jumlah Penduduk 2. Keadaan sosial budaya dan ekonomi masyarakat 3. Pola komunikasi masyarakat 4. Resources, menyangkut sarana dan sumber daya tenaga 5. Pengalaman masyarakat terhadap program sebelumnya

MENGENAL WILAYAH Pengkajian yang perlu dilakukan dalam mengenal wilayah ini adalah :
Lokasinya, apakah : terpencil (tidak berbatasan

dengan desa lain), apakah daerahnya datar/pegunungan, apakah ada jalur transport umum, dan lainnya. Sifatnya, yaitu : kapan musim hujan, kemarau panjang, daerah kering/gersang atau cukup sumber air, sering banjir, pasang surut, apakah daerah perbatasan dan lainnya.

Prioritas dalam penyuluhan , harus sejalan dengan MENENTUKAN PRIORITAS prioritas masalah yang ditentukan oleh program yang

ditunjang Misalnya, Program penanggulangan penyakit DHF, maka penyuluhan harus mengambil masalah resiko syok yang berakibat pada ancaman kematian, penekanan gejala dini dari penyakit DHF seperti demam, kepala pusing, sendi tersa ngilu dan lemas

Penentuan prioritas bisa berdasarkan

berbagai pertimbangan, yaitu :

1. Berdasarkan akibat berat ringannya masalah yang

ditimbulkan, sehingga perlu diprioritaskan upaya penanggulangannya. 2. Pertimbangan politis, yaitu menyangkut nama baik negara 3. Berdasarkan sumber daya yang ada.

MENENTUKAN TUJUAN
Tujuan dari penyuluhan kesehatan ada beberapa

mulai dari tujuan jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Tujuan jangka pendek adalah terciptanya pengertian, sikap, norma menuju kepada terciptanya perilaku sehat. Tujuan jangka menengah berupa terjadinya perilaku sehat. Sedangkan tujuan jangka panjang adalah terjadinya perubahan status kesehatan yang optimal.

MENENTUKAN TUJUAN
Tujuan harus jelas, realistik (bisa dicapai) dan dapat

diukur, hal ini diperlukan agar penilaian penyuluhan dapat dilaksanakan dengan baik. misalnya : 1. Seberapa jauh penyuluhan sudah dimasukkan di waktu lalu, 2. Kalau sudah masuk, apa tujuan penyuluhan dimasa lalu, 3. Apa kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan waktu itu, dan bagaimana hasilnya, ini perlu agar petugas penyuluh kesehatan dapat menentukan tujuan yang baru.

MENENTUKAN SASARAN
Sasaran program dan kelompok sasaran tidak selalu sama Menentukan kelompok sasaran menyangkut pula strategi. Sebagai contoh, tujuan penyuluhan adalah agar kelompok lanjut usia mau melakukan senam lansia maka sasaran penyuluhannya mungkin

bukan hanya para lansia saja tetapi juga pada orang-orang yang berpengaruh dalam mengambil keputusan dalam keluarga.

Dalam isi penyuluhan MENENTUKAN ISI

ini harus dikemukakan juga apa keuntungannya (relative advantage) Isi harus dituangkan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh sasaran, dan pesan tidak boleh ruwet, Dalam menyususn isi penyuluhan, perlu dipahami benar-benar tentang dasar-dasar komunikasi.

MENENTUKAN METODE
Metode penyuluhan tergantung pada tujuan penyuluhan yang akan dicapai. Tujuan bisa dikelompokkan menjadi 3 ranah yaitu : pengertian, sikap dan ketrampilan.
Kalau tujuan yang ingin dicapai adalah ranah pengertian, maka pesan cukup disampaikan dengan diucapkan, atau disampaikan secara tertulis.

MENENTUKAN METODE
Kalau tujuannya untuk mengembangkan sikap positif,

sasaran perlu mengetahui bagaimana kejadian tersebut. Misalnya, untuk menciptakan sikap empati pada mereka yang terkena bencana alam lumpur lapindo di Sidoarjo, maka sasaran penyuluh perlu melihat kejadian bencana alam tersebut, baik melihat secara langsung, maupun melalui slides, foto, atau rekaman vidio. Sedangkan untuk mengembangkan ranah ketrampilan, maka sasaran perlu diberikan kesempatan mencoba sendiri pada ketrampilan yang akan diharapkan.

MENENTUKAN MEDIA
Jika dalam penyuluhan sudah ditentukan model

pendekatan yang akan dipergunakan seperti pendekatan individu, atau pendekatan massa Media yang akan dipergunakan untuk menunjang pendekatan tersebut. Misalnya dengan mempergunakan poster, leaflet dan lain-lain, dan disini gambar tidak harus bagus tapi yang terpenting adalah masyarakat mengerti.

MEMBUAT RENCANA EVALUASI


1. Kapan akan dievaluasi, didaerah mana akan dilakukan, serta siapa kelompok sasaran yang akan dievaluasi sesuai tujuan
2. Apa indikator yang akan dipakai dalam penilaian. 3. Perlu dilihat kembali, apakah tujuan penyuluhan sudah sejalan dengan tujuan program. 4. Kegiatan-kegiatan penyuluhan yang mana yang akan dievaluasi. 5. Metode dan instrumen yang akan dipergunakan untuk evaluasi.

MEMBUAT RENCANA EVALUASI


6. Siapa yang akan melaksanakan evaluasi. 7. Sarana-sarana (peralatan, biaya, tenaga, dan lain-lain), yang diperlukan untuk evaluasi, dan dimana sarana tersebut bisa diperoleh. 8. Apakah ada fasilitas dan kesempatan untuk mempersiapkan tenaga-tenaga yang akan melaksanakan evaluasi ini. 9. Bagaimana rencana untuk memberikan umpan balik hasil evaluasi ini kepada para pimpinan program.

MEMBUAT RENCANA JADWAL PELAKSANAAN EVALUASI MENYANGKUT : 1. Waktu 2. Tempat 3. Pelaksanaan 4. Jadwal

Semoga Bermanfaat