Anda di halaman 1dari 2

Distribusi sangat erat kaitannya dengan kegiatan perdagangan dan industri.

Karena distribusi bagi sebagian pihak merupakan kegiatan utama yang mempengaruhi kegiatan lainnya secara keseluruhan. Banyak pihak yang berkaitan dengan kegiatan distribusi ini memperhatikan dengan teliti dan melakukan kegiatan ini dengan sebaik mungkin. Distribusi bagi sebagian pihak merupakan suatu hal yang penting, hal yang sangat menentukan dari keseluruhan kegiatan pihak tersebut. Distribusi merupakan kegiatan ekonomi yang menjembatani kegiatan produksi dan konsumsi. Berkat distribusi barang dan jasa dapat sampai ke tangan konsumen, dengan demikian kegunaan dari barang dan jasa akan lebih meningkat setelah dapat dikonsumsi. Distribusi memegang peranan penting dalam kehidupan sehari hari dalam masyarakat. Dengan adanya saluran distribusi yang baik dapat menjamin ketersediaan produk yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tanpa adanya distribusi produsen akan kesulitan untuk memasarkan produknya dan konsumen pun harus bersusah payah mengejar produsen untuk dapat menikmati produknya. Menurut Subagya (1995 : 85) distribusi adalah suatu kegiatan dan usaha untuk melakukan pengurusan penyelenggaraan dan pengaturan pemindahan barang dari satu tempat ke tempat lain, yaitu dari satu tempat penyimpanan ke tempat pemakainya. Distribusi menurut Abbas Salim (2004 : 26) yaitu: distribution has been accepted as the performance off all business activities involved in moving the goods from the point of processing or manufacture to the point sale to the customer and would include: Ware housing, inventory control of finished goods, material handling and packaging, documentation and dispatch, traffic and transportation, and after sales service to customer.Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia artinya adalah : Distribusi telah diterima karena melibatkan semua aktivitas bisnis dalam menggerakkanbarang dilihat dari sisi proses atau manufaktur sampai pada penjualan ke pelanggan dan juga mencakup: pergudangan, inventori dalam mengontrol penyelesaian barang, penanganan bahan dan pengepakan, dokumentasi, pengiriman, lalu lintas dan transportasi, dan sampai setelah penjualan ke konsumen. Manajemen distribusi dan transportasi pada umumnya melakukan sejumlah fungsi dasar antara lain: 1. Melakukan segmentasi dan menentukan targer service level Segmentasi konsumen perlu dilakukan karena konstribusi mereka pada revenueperusahaan bisa sangat bervariasi dan karakteristik tiap konsumen bisa sangat berbeda antara satu dengan lainnya. 2. Menentukan mode transportasi yang akan digunakan Tiap mode transportasi memiliki karakteristik yang berbeda dan mempunyai keunggulan serta kelemahan yang bereda juga.Sebagai contoh, transportasi laut memiliki keunggulan dari segi biaya yang lebih rendah, namun lebih lambat dibandingkan dengan transportasi udara. Manajemen transportasi harus bisa menentukan mode apa yang akan digunakan dalam mengirimkan produk-produk mereka ke konsumen. Kombinasi dua atau lebih mode transportasi tentu bisa atau bahkan harus dilakukan terganung pada situasi yang dihadapi. 3. Melakukan penjadwalan dan penentuan rute pengiriman Salah satu kegiatan operasioal yang dilakukan oleh gudang atau distributor adalah menentukan kapan sebuah truk harus berangkat dan rute mana yang harus dilalui untuk memenuhi permintaan dari sejumlah konsumen.

4. Menyimpan persediaan Jaringan distribusi selalu melibatkan proses penyimpanan produk baik di suatu gudang pusat atau gudang regional, maupun di toko dimana produk tersebut dipajang untuk dijual.