Anda di halaman 1dari 31

SEJARAH PERPAJAKAN RAKYAT UPETI (pemberian secara cuma-cuma), Berupa padi, ternak & hasil tanaman.

Untuk Kepentingan a!a"Penguasa #ipaksakan $arus #ilaksanakan %da Tekanan RAJA/PENGUASA

Tidak %da Imbalan"Prestasi" Kepentingan &epihak &elan!utn'a mengalami perkembangan (((((. RAKYAT UPETI (pemberian secara cuma-cuma), Berupa padi, ternak & hasil tanaman. )engarah kpd Kepentingan ak'at #ipaksakan $arus #ilaksanakan %da Tekanan %da Unsur Keadilan %da Imbalan"Prestasi * - )en!aga Keamanan - )emelihara +alan - )embangun Irigasi - &arana &,sial -ainn'a RAJA/PENGUASA

%khirn'a (((((((((.. .

PAJAK

Di%&a# A#&ran'A#&ran

Undan('Undan( ()engatur tata cara pemungutan, !enis pa!ak 'ang dipungut, siapa 'ang memba'ar dan berapa besarn'a

PENGERTIAN & DEFINISI PAJAK 1. Prof. Dr. P.J.A. Adriani /Pa!ak adalah iuran kepada negara ('ang dapat dipaksakan) 'ang terutang ,leh 'ang 0a!ib memba'arn'a menurut peraturan-peraturan, dengan tidak mendapat prestasi kembali, 'ang langsung dapat ditun!uk dan gunan'a adalah untuk membia'ai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung dengan tugas negara untuk men'elenggarakan pemerintahan.1 2. Mr. Dr. N. J. Fe d!ann /Pa!ak adalah prestasi 'ang dipaksakan sepihak ,leh dan terutang kepada penguasa, menurut n,rma-n,rma 'ang ditetapkann'a secara umum, tanpa adan'a k,ntra-prestasi dan semata-mata digunakan untuk menutup pengeluaranpengeluaran Umum.2 ". Prof. Dr. M.J.H. S!ee#$ /Pa!ak adalah prestasi kepada pemerintah 'ang terutang melalui n,rma-n,rma umum dan 'ang dapat dipaksakann'a, tanpa adan'a k,ntra-prestasi 'ang dapat ditun!ukkan dalam hal 'ang indi3idual4 maksudn'a adalah untuk membia'ai pengeluaran Pemerintah.2 5

). Dr. Soe*ar!an Soe!a+a!id,a,a /Pa!ak adalah iuran 0a!ib berupa uang atau barang 'ang dipungut ,leh penguasa berdasarkan n,rma-n,rma hukum, guna menutup bia'a pr,duksi barang-barang dan !asa k,lekti6 dalam mencapai kese!ahteraan umum.2 -. Prof. Dr. Ro.+!a# Soe!i#ro/ SH /Pa!ak adalah iuran rak'at kepada kas negara berdasarkan Undang-undang ('ang dapat dipaksakan) dengan tiada mendapat !asa timbal (k,ntra-prestasi), 'ang langsung dapat ditun!ukkan dan 'ang digunakan untuk memba'ar pengeluaran umum.2 Ciri-ciri yang melekat dalam pengertian pajak : 7. Pemba'aran pa!ak harus berdasarkan Undang-undang. .. &i6atn'a dapat dipaksakan. 5. Tidak ada k,ntra prestasi (imbalan) 'ang langsung dapat dirasakan ,leh sipemba'ar pa!ak. 8. Pemungutan pa!ak dilakukan ,leh negara baik ,leh pemerintah pusat maupun daerah. 9. Pa!ak digunakan untuk membia'ai pengeluaran-pengeluaran pemerintah bagi kepentingan mas'arakat umum. REF0RMASI PERPAJAKAN I. TAHUN 1983 Pada tanggal 9 :kt,ber 7;<5 pemerintah 'ang dalam hal ini di0akili ,leh )enteri Keuangan ( adius Pra0ir,) untuk pertama kalin'a menga!ukan tiga buah ancangan Undang-Undang Perpa!akan ( UU Perpa!akan) kepada #e0an Per0akilan ak'at (#P ), 'aitu * 7. UU Ketentuan Umum Perpa!akan .. UU Pa!ak Penghasilan 5. UU PP= & PPn B) #engan tu!uan untuk lebih meningkatkan kemandirian dalam membia'ai pembangunan nasi,nal dengan !alan lebih mengerahkan segenap p,tensi dan kemampuan dari dalam negeri, khususn'a dengan cara meningkatkan penerimaan negara melalui perpa!akan dari sumber-sumber diluar )I>%&. Pada tanggal 57 #esember 7;<5, pemerintah mengeluarkan dan mengundangkann'a melalui * 7. UU =,. ? Th@<5 tentang Ketentuan Umum dan Tata cara Perpa!akan (KUP). .. UU =,. A Th@<5 tentang Pa!ak Penghasilan (PPh). 5. UU =,. < Th@<5 tentang Pa!ak Pertambahan =ilai dan Pa!ak Pen!ualan atas Barang )e0ah (PP= & PPn B)). II. TAHUN 1985 Pemerintah menga!ukan kembali dua buah UU, 'aitu * 7. UU Pa!ak Bumi dan Bangunan. .. UU Bea )aterai. #an disetu!ui, sehingga pada tanggal .A #esember 7;<9 dikeluarkan dan diundangkan * 7. UU =,. 7. Th@<9 tentang PBB. .. UU =,. 75 Th@<9 tentang Bea )aterai. 8

III.

TAHUN 199 Pada tanggal 5 &eptember 7;;8 atas nama Pemerintah, )enteri Keuangan (#rs. )ar@ie )uhammad) menga!ukan empat buah UU mengenai perubahan UU Perpa!akan 'ang ada sebelumn'a, 'aitu * 7. UU Perubahan atas UU =,. ? Th@<5 tentang KUP. .. UU Perubahan atas UU =,. A Th@<5 tentang PPh. 5. UU Perubahan atas UU =,. < Th@<5 tentang PP= & PPn B). 8. UU Perubahan atas UU =,. 7. Th@<9 tentang PBB. #isetu!ui dan diundangkan dengan * 7. UU =,. ; Th@;8 tentang KUP. .. UU =,. 7B Th@;8 tentang PPh. 5. UU =,. 77 Th@;8 tentang PP= & PPn B). 8. UU =,. 7. Th4;8 tentang PBB. TAHUN 199" Pada tahun ini #rs. )ar@ie )uhammad kembali menga!ukan empat UU kepada #P , 'aitu * 7. UU Badan Pen'elesaian &engketa Pa!ak. .. UU Pa!ak #aerah dan etribusi #aerah. 5. UU Penagihan Pa!ak dengan &urat Paksa. 8. UU Bea Per,lehan $ak atas Tanah dan Bangunan. #isetu!ui dan diundangkan dengan * 7. UU =,. 7A Th@;A tentang BP&P. .. UU =,. 7< Th@;A tentang Pa!ak #aerah dan etribusi #aerah. 5. UU =,. 7; Th@;A tentang Penagihan Pa!ak dengan &urat Paksa. 8. UU =,. .7 Th@;A tentang BP$TB. TAHUN #$$$ Pada tahun Ini )enteri Keuangan (#r. Bambang &udib',) menga!ukan UU kepada #P , 'aitu * 7. UU Perubahan atas UU =,. ; Th@;8 tentang KUP. .. UU Perubahan atas UU =,. 7B Th@;8 tentang PPh. 5. UU Perubahan atas UU =,. 77 Th@;8 tentang PP= & PPn B). 8. UU Perubahan atas UU =,. 7; Th@;A tentang Penagihan Pa!ak dengan &urat Paksa. 9. UU Perubahan atas UU =,. .7 Th@;A tentang BP$TB. Pada tanggal . %gustus .BBB disahkan dan diundangkan, 'aitu dengan * 7. UU =,. 7? Th@BB tentang KUP. .. UU =,. 7A Th@BB tentang PPh. 5. UU =,. 7< Th@BB tentang PP= & PPn B). 8. UU =,. 7; Th@BB tentang Penagihan Pa!ak dengan &urat Paksa. 9. UU =,. .B Th@BB tentang BP$TB.

I!.

!.

STRUKTUR PERPAJAKAN DI IND0NESIA PAJAK 1 1. Pa,a2 P&$a#/Ne(ara1 7. #ir!en Pa!ak * a. PPh b. PP= c. PPn B) d. PBB e. Bea )aterai 6. BP$TB 9

.. #ir!en Bea dan Cukai * a. Bea )asuk b. Cukai 2. Pa,a2 Daera+ 1 7. Pr,pinsi #T. Tk I * a. Pa!ak Kendaraan Berm,t,r b. Bea Balik =ama Kendaraan Berm,t,r c. Pa!ak Bahan Bakar Kendaraan Berm,t,r .. Kabupaten"K,ta #T. Tk. II * a. Pa!ak $,tel & est,ran b. Pa!ak $iburan c. Pa!ak eklame d. Pa!ak Penerangan +alan e. Pa!ak Pengambilan & Peng,lahan Bahan >alian >,l. C 6. Pa!ak Peman6aatan %ir Ba0ah Tanah dan %ir Permukaan. TINJAUAN & PENDEKATAN PAJAK DARI 3ER3AGAI ASPEK a. b. c. d. a. %spek Ek,n,mi %spek $ukum %spek Keuangan %spek &,si,l,gi A$*e2 E2ono!i Pa!ak merupakan penerimaan negara 'ang digunakan untuk mengarahkan kehidupan mas'arakat menu!u kese!ahteraan mas'arakat. Pa!ak sebagai sumber m,t,r penggerak kehidupan ek,n,mi mas'arakat. A$*e2 H&2&! Pa!ak merupakan masalah keuangan negara, adapun dasar 'ang digunakan untuk mengatur masalah keuangan negara tersebut 'aitu pasal .5 (.) UU# 7;89, dan untuk teknis pelaksanaan perpa!akan 'ang mengatur masalah perpa!akan terdapat UU Perpa!akan. A$*e2 Ke&an(an Pa!ak dipandang sebagai aspek penting dalam penerimaan negara 'ang men!adikan pa!ak sebagai primad,na penerimaan negara. A$*e2 So$io o(i Pa!ak sebagai sumber penerimaan negara untuk membia'ai pengeluaran rutin dan !uga digunakan untuk membia'ai pembangunan, bearti pembangunan ini dibia'ai ,leh mas'arakat.

%.

..

d.

PERAN & FUNGSI PAJAK 1. Peran Pa,a2 Terdapat tiga sumber penerimaan pemerintah dalam pen'usunan %PB=, 'aitu * 7. #ari &ekt,r Pa!ak .. #ari &ekt,r )igas 5. #ari &ekt,r Bukan Pa!ak & =,n )igas ?

Ta%e 1 =,ta Keuangan %PB= 7;;<"7;;B s"d 7;;;".BBB #epartemen Keuangan. Ta+&n 415 7;<;";B 7;;B";7 7;;7";. 7;;.";5 7;;5";8 7;;8";9 7;;9";? 7;;?";A 7;;A";< 7;;<";; 7;;;"BB 6o &!e AP3N 425 5;.<58,9 9B.9A8,9 9..99A,7 9;.;?B,9 ??.<?9,? A?...9,< <..B..,A ;;.95B,8 7.?.??7,? .BA.A77,? .7;.?B5,< Pa,a2 4"5 7?.B<8,7 ...B7B,; .8.;7;,5 5B.B;7,9 5?.??9,7 88.88.,7 8<.?<?,5 9A.55;,; AB.;58,. 7B...;;,B ;8.A5;,A Mi(a$ 4)5 75.5<7,5 7A.A8B,B 79.B?;,? 79.55B,< 7..9B5,8 75.95A,8 7?.B98,A .B.75A,7 5B.99;,B 87.5?<,5 .B.;?9.? 7 4"125 4-5 8B,5A 85,9. 8A,87 5$%18 5 %83 58%#8 59%35 5"%&1 5&%$$ 8;,.9 85,78 7 4)125 485 55,9; 59,BA .<,?A .9,9? 7<,?; 7A,A9 7;,9 .B,.5 .8,7. 7;,;7 ;,98

#ari tabel tersebut dapat dilihat, tern'ata sekt,r pa!ak merupakan sumber penerimaan terbesar negara dan menun!ukan teramat penting dan strategisn'a peran penerimaan pa!ak dalam mengisi kas %PB= dalam rangka pembangunan nasi,nal. 2. F&n($i Pa,a2 %da . 6ungsi pa!ak * - Dungsi Budgeter - Dungsi egulerend '(ng)i *(dgeter %dalah 6ungsi 'ang letakn'a disekt,r publik 'aitu 6ungsi untuk mengumpulkan uang pa!ak seban'ak-ban'akn'a sesuai dengan Undang-undang 'ang berlaku 'ang pada 0aktun'a akan digunakan untuk membia'ai pengeluaran-pengeluaran negara, 'aitu pengeluaran rutin & pengeluaran pembangunan, bila ada sisa (surplus) akan digunakan sebagai tabungan pemerintah untuk in3estasi pemerintah. '(ng)i +eg(lerend %dalah suatu 6ungsi bah0a pa!ak-pa!ak tersebut akan digunakan sebagai suatu alat untuk mencapai tu!uan-tu!uan 'ang letakn'a diluar bidang keuangan. F&n($i De!o2ra$i %dalah suatu 6ungsi 'ang merupakan salah satu pen!elmaan atau 0u!ud sistem g,t,ng-r,',ng, termasuk kegiatan pemerintahan dan pembangunan demi kemaslahatan manusia 'ang sering dikaitkan dengan hak sese,rang apabila akan memper,leh pela'anan dari pemerintah. F&n($i Di$#ri%&$i %dalah 6ungsi 'ang lebih menekankan pada unsur pemerataan dan keadilan dalam mas'arakat.

PRINSIP'PRINSIP PERPAJAKAN YANG 3AIK 1. ,rin)ip -an.aat %rtin'a secara umum, barang-barang dan !asa-!asa 'ang disediakan ,leh pemerintah merupakan barang untuk kepentingan umum"untuk diman6aatkan ,leh mas'arakat luas. #. ,rin)ip /emamp(an -em0ayar %rtin'a negara memper,leh penghasilan dari 0a!ib pa!ak melalui sumbangan sesuai dengan kemampuann'a. 1.i)ien)i %rtin'a pengenaan pa!ak harus mempertimbangkan aspek e6isiensin'a karena dengan adan'a pengenaan pa!ak maka akan menaikan harga barang atau !asa tersebut. ,ert(m0(2an 1k3n3mi %rtin'a sistem perpa!akan 'ang baik harus dapat mengacu pada pertumbuhan ek,n,mi, dapat memberi d,r,ngan bagi pembukaan lapangan ker!a 'ang mend,r,ng pertumbuhan secara bersaing diberbagai sekt,r ek,n,mi. /ec(k(pan ,enerimaan %rtin'a penerapan !enis pa!ak harus la'ak dan memadai sebagai sumber dana untuk membia'ai pengeluaran pemerintah, !angan sampai c,st ,6 c,llecti,n lebih besar dari per,lehan pa!akn'a. 4ta0ilita) %rtin'a dalam pengenaan pa!ak perlu adan'a stabilitas penerimaan pa!ak karena !ika penerimaan pa!ak bersi6at 6luktuati6, maka pr,gram pemerintah 'ang telah direncanakan dalam %PB= dapat terganggu. /e)eder2anaan %rtin'a suatu sistem perpa!akan haruslah sederhana dan mudah dipahami mas'arakat, terutama 0a!ib pa!ak. +enda2nya *iaya Admini)tra)i dan *iaya /epat(2an %rtin'a sistem perpa!akan 'ang baik harus memiliki bia'a administrasi dan kepatuhan 'ang rendah. Netralita) %rtin'a sistem perpa!akan 'ang baik harus dapat menghilangkan ter!adin'a dist,rsi dalam prilaku k,nsumsi dan pr,duksi ,leh mas'arakat, 'ang dapat membantu menarik in3est,r lain untuk melakukan in3estasi.

3.

5.

&.

".

8.

9.

PER3EDAAN PAJAK DENGAN JENIS PUNGUTAN 9AINNYA 1. Pen(er#ian Re#ri%&$i etribusi adalah !enis pungutan 'ang diberikan atas pemba'aran berupa !asa atau pemberian iEin tertentu 'ang disediakan atau diberikan ,leh pemerintah kepada setiap ,rang atau badan. )isaln'a * etribusi atas pen'ediaan tempat penginapan, retribusi tempat pencucian m,bil, pemba'aran aliran listrik, pemba'aran ab,demen air minum, retribusi tempat penitipan anak, I)B. <

&i6at paksanaan pada retribusi lebih mengarah pada hal 'ang bersi6at ek,n,mis. 5eni)-5eni) +etri0()i : 7. etribusi +asa Umum, terdiri dari * a. Pela'anan kesahatan b. Pela'anan persampahan"kebersihan c. Penggantian bia'a cetak kartu tanda penduduk dan akte catatan sipil d. Pela'anan pemakaman dan pengabuan ma'at e. Parkir ditepi !alan umum 6. Pasar g. %ir bersih h. Pengu!ian kendaraan berm,t,r i. Pemeriksaan alat pemadam kebakaran !. Penggantian bia'a cetak peta k. Pengu!ian kapal perikanan .. a. b. c. d. e. 6. g. h. i. !. k. l. m. 5. a. b. c. d. e. 6. etribusi +asa Usaha, terdiri dari * Pemakaian keka'aan daerah Pasar gr,sir dan atau pert,k,an Terminal Tempat khusus parkir Tempat penitipan anak Tempat penginapan"3illa Pen'ed,tan kakus umah p,t,ng he0an Tempat pendaratan kapal Tempat rekreasi dan ,leh raga Pen'eberangan diatas air Peng,lahan limbah cair Pen!ualan pr,duksi usaha daerah etribusi PeriEinan tertentu, terdiri dari * IEin peruntukan penggunaan tanah IEin mendirikan bangunan IEin tempat pen!ualan minuman beralk,h,l IEin gangguan IEin tra'ek IEin pengambilan hasil hutan ikutan

2. Pen(er#ian S&!%an(an &umbangan adalah !enis pungutan sukarela 'ang dilakukan ,leh dan untuk kepentingan sekel,mp,k mas'arakat tertentu dan tidak memerlukan dasar hukum. )isaln'a * &umbangan pembangunan tempat ibadah, sumbangan untuk bencana alam, sumbangan s0ada'a mas'arakat untuk perbaikan !alan dilingkungan tempat tinggal.

Per%edaan Pa,a2 D(n Jeni$ P&n(&#an 9ain :IRI':IRI YANG ME9EKAT 7. Pemungutann'a berdasarkan UU .. %da k,ntra langsung prestasi TI#%K F% 8. #igunakan untuk pengeluaran rutin & pembangunan bagi kepentingan mas'arakat umum. F% F% F% F% F% TI#%K TI#%K PAJAK F% RETRI3USI F% SUM3ANGAN TI#%K

5. #ilakukan ,leh negara

7B

77

a.

Se2re#aria# Dire2#ora# Jendera T(ga)nya : memberikan pela'anan teknis dan administrati6 kepada semua unsur dilingkungan #irekt,rat +enderal Pa!ak. Dire2#ora# Peren.anaan/ Po#en$i Dan Si$#e! Per*a,a2an T(ga)nya : men'iapkan perumusan kebi!akan, standardisasi dan bimbingan teknis, e3aluasi dan pelaksanaan dibidang perencanaan, p,tensi dan sistem perpa!akan. Dire2#ora# Pera#&ran Per*a,a2an T(ga)nya : men'iapkan perumusan kebi!akan, standardisasi dan bimbingan teknis, e3aluasi dibidang perancangan peraturan, per!an!ian dan ruling dibidang perpa!akan. Dire2#ora# Pa,a2 Pen(+a$i an T(ga)nya : men'iapkan perumusan kebi!akan standardisasi dan bimbingan teknis serta e3aluasi dibidang pelaksanaan pa!ak penghasilan. Dire2#ora# Pa,a2 Per#a!%a+an Ni ai Dan Pa,a2 Tida2 9an($&n( 9ainn;a T(ga)nya : men'iapkan perumusan kebi!akan, standardisasi dan bimbingan teknis serta e3aluasi dibidang pelaksanaan pa!ak pertambahan nilai dan pa!ak tidang langsung lainn'a. Dire2#ora# Pa,a2 3&!i Dan 3an(&nan Dan 3ea Pero e+an A#a$ Tana+ Dan 3an(&nan T(ga)nya : men'iapkan perumusan kebi!akan, standardisasi dan bimbingan teknis serta e3aluasi dibidang pelaksanaan pa!ak bumi dan bangunan dan bea per,lehan hak atas tanah dan bangunan. Dire2#ora# Pe!eri2$aan/ Pen;idi2an Dan Pena(i+an Pa,a2 T(ga)nya : men'iapkan perumusan kebi!akan, standardisasi dan bimbingan teknis serta e3aluasi dibidang pemeriksaan, pen'idikan dan penagihan pa!ak. Dire2#ora# Pen;& &+an Per*a,a2an T(ga)nya : men'iapkan perumusan kebi!akan, standardisasi dan bimbingan teknis, e3aluasi dan pelaksanaan dibidang pen'uluhan perpa!akan. Dire2#ora# Infor!a$i Per*a,a2an T(ga)nya : men'iapkan perumusan kebi!akan, standardisasi dan bimbingan teknis, e3aluasi dan pelaksanaan dibidang ekstensi6ikasi 0a!ib pa!ak, peng,lahan data dan pen'a!ian in6,rmasi. Kan<i Dire2#ora# Jendera Pa,a2 T(ga)nya : melaksanakan bimbingan teknis, e3aluasi dan pengendalian pelaksanaan tugas dibidang perpa!akan berdasarkan peraturan perundangundangan 'ang berlaku. Kan#or Pe a;anan Pa,a2 T(ga)nya : melaksanakan pela'anan, penga0asan administrati6 dan pemeriksaan sederhana terhadap 0a!ib pa!ak dibidang pa!ak penghasilan, pa!ak pertambahan 7.

%.

..

d.

e.

f.

(.

+.

i.

,.

2.

nilai, pa!ak pen!ualan atas barang me0ah dan pa!ak tidak langsung lainn'a dalam 0ila'ah 0e0enangn'a berdasarkan peraturan perundang-undangan 'ang berlaku. . Kan#or Pe a;anan Pa,a2 3&!i dan 3an(&nan T(ga)nya : melaksanakan pela'anan dibidang pa!ak bumi dan bangunan dan bea per,lehan hak atas tanah dan bangunan dalam 0ila'ah 0e0enangn'a berdasarkan peraturan perundang-undangan 'ang berlaku. Kan#or Pe!eri2$aan dan Pen;idi2an Pa,a2 T(ga)nya : melaksanakan pemeriksaan lengkap, pemeriksaan bukti permulaan dan pen'idikan dibidang perpa!akan berdasarkan peraturan perundang-undangan 'ang berlaku. Kan#or Pen;& &+a+ dan Pen(a!a#an Po#en$i Per*a,a2an T(ga)nya : melakukan urusan pen'uluhan, pela'anan k,nsultasi perpa!akan kepada mas'arakat, pengamatan p,tensi perpa!akan 0ila'ah, pembuatan m,n,gra6i pa!ak dan membantu KPP dan KPP PBB dalam memberikan pela'anan kepada mas'arakat serta urusan tata usaha, rumah tangga, kepega0aian dan keuangan.

!.

n.

PENGG090NGAN JENIS PAJAK 1. Men&r&# Sifa#n;a a. Pa!ak -angsung %dalah pa!ak-pa!ak 'ang bebann'a harus dipikul sendiri ,leh 0a!ib pa!ak dan tidak dapat dilimpahkan kepada ,rang lain serta dikenakan secara berulangulang pada 0aktu-0aktu tertentu, misaln'a PPh. b. Pa!ak Tdk -angsung %dalah pa!ak 'ang bebann'a dapat dilimpahkan kepada ,rang lain dan han'a dikenakan pada hal-hal tertentu atau peristi0a peristi0a tertentu sa!a, misaln'a, pa!ak pertambahan nilai. 2. Men&r&# Sa$aran/0%,e2n;a a. Pa!ak &ub!ekti6 %dalah +enis pa!ak 'ang dikenakan dengan pertama-tama memperhatikan keadaan 0a!ib pa!ak (sub!ekn'a). &etelah diketahui keadaan sub!ekn'a barulah diperhatikan keadaan ,b!ekti6n'a sesuai ga'a pikul apakah dapat dikenakan pa!ak atau tidak, misaln'a, pa!ak penghasilan. b. Pa!ak :b!ekti6 %dalah !enis pa!ak 'ang dikenakan dengan pertama-tama memperhatikan"melihat ,b!ekn'a baik berupa keadaan perbuatan atau peristi0a 'ang men'ebabkan timbuln'a ke0a!iban memba'ar pa!ak. &etelah diketahui ,b!ekn'a barulah dicari sub!ekn'a 'ang mempun'ai hubungan hukum dengan ,b!ek 'ang telah diketahui,misaln'a, pa!ak pertambahan nilai. ". Men&r&# 9e!%a(a Pe!&n(&#n;a a. Pa!ak Pusat %dalah +enis pa!ak 'ang dipungut ,leh pemerintah pusat 'ang dalam pelaksanaann'a dilakukan ,leh departemen keuangan cG. #epartemen !endral pa!ak, hasiln'a dikumpulkan dan dimasukkan sebagai bagian dari penerimaan %PB=. 75

b. Pa!ak #aerah %dalah +enis pa!ak 'ang dipungut ,leh pemerintah daerah 'ang dalam pelaksanaann'a sehari-hari dilakukan ,leh dinas pendapatan daerah, hasiln'a dikumpulkan dan dimasukkan sebagai bagian dari penerimaan %PB#. Pa,a2 Ter#& i$ dan Tida2 Ter#& i$ a. Pa!ak Tertulis %dalah pa!ak-pa!ak 'ang pada permulaan tahun atau pada permulaan suatu masa telah tersusun suatu da6tar 'ang berisikan data-data tertentu dari para 0a!ib pa!ak. b. Pa!ak Tidak Tertulis %dalah pa!ak-pa!ak 'ang umumn'a timbul karena suatu ke!adian atau perbuatan, 'ang tidak diketahui sebelumn'a siapa 'ang melakukann'a, sehingga tidak mungkin untuk disusun suatu da6tar 0a!ib pa!ak terlebih dahulu. KEDUDUKAN HUKUM PAJAK

HUKUM NEGARA

$UKU) T%T% =E>% %

HUKUM ADM NEGARA

HUKUM PAJAK

HUKUM

$UKU) PE #%T%

$K. PE #%T% )%TE I%-

$K. PE #%T% D: )%-

$UKU) PI#%=%

$K. PI#%=% )%TE I%-

$K. PI#%=% D: )%-

#ari struktur diatas dapat dilihat, tern'ata hukum pa!ak merupakan bagian dari hukum administrasi negara 'ang merupakan segenap peraturan hukum 'ang mengatur segala cara ker!a dan pelaksanaan serta 0e0enang dari lembaga-lembaga negara serta aparaturn'a dalam melaksanakan tugas administrasi negara.

78

Penaf$iran Da a! H&2&! Pa,a2 Pena6siran dalam hukum pa!ak ditu!ukan untuk mngetahui arti dari peraturan dalam undang-undang perpa!akan. Ada 8 *enaf$iran da a! +&2&! *a,a2 1 1. ,ena.)iran Tata *a2a)a %dalah pena6siran atas suatu ketentuan dalam undang-undang berdasarkan bun'i kata-kata secara keseluruhan dalam kalimat-kalimat 'ang disusun ,leh pembuat undang-undang. )aksudn'a pena6siran dilakukan berdasarkan bun'i kata-kata, sebab dalam katakata itu tersimpullah kehendak pembuat undang-undang 'ang men'atakan maksudn'a dengan !elas. #. ,ena.)iran 6tentik %dalah pena6siran atas suatu ketentuan dalam undang-undang dengan melihat pada apa 'ang telah di!elaskan dalam undang-undang tersebut. ,ena.)iran Hi)t3ri) %dalah pena6siran atas suatu undang-undang dengan melihat pada se!arah dibuatn'a suatu undang-undang. )aksudn'a pena6siran dilakukan dengan cara memahami maksud pembuat undang-undang, tu!uann'a dan apa arti istilah-istilah 'ang digunakan. . ,ena.)iran 4i)tematik %dalah pena6siran dalam suatu ketentuan dalam undang-undang dengan mengaitkann'a dengan ketentuan (pasal-pasal) lain dari undang-undang 'ang dimaksud (dalam satu undang-undang) atau dengan mengaitkann'a dangan ketentuan (pasal-pasal) lain dari undang-undang 'ang lainn'a. )aksudn'a pena6siran dilakukan dengan cara memahami bah0a undang-undang merupakan suatu sistem & kaidah-kaidahn'a mempun'ai hubungan 'ang l,gis satu sama lain. 5. ,ena.)iran 43)i3l3gi) %dalah pena6siran atas suatu ketentuan dalam undang-undang 'ang disesuaikan dengan perkembangan kehidupan mas'arakat. )aksudn'a pena6siran dilakukan berdasarkan s'arat-s'arat dalam kehidupan mas'arakat, karena peristi0a dan ken'ataan turut serta dalam menentukan hukum dan hukum pun mempun'ai 6ungsi dalam mas'arakat. &. ,ena.)iran Anal3gi %dalah pena6siran atas suatu ketentuan dalam undang-undang dengan cara memberi kiasan pada kata-kata 'ang tercantum dalam undang-undang, sehingga suatu peristi0a 'ang sebenarn'a tidak termasuk dalam suatu ketentuan !adi termasuk berdasarkan anal,g 'ang dibuat. ,ena.)iran A C3ntrari3 79

3.

".

%dalah pena6siran atas suatu ketentuan dalam undang-undang 'ang didasarkan pada perla0anan pengertian antara s,al 'ang dihadapi dan s,al 'ang diatur dalam suatu pasal undang-undang. S&%,e2 dan 0%,e2 Pa,a2 &ub!ek pa!ak adalah siapa 'ang dikenakan pa!ak. :b!ek pa!ak adalah apa 'ang dikenakan pa!ak. SU3JEK PAJAK a. S&%,e2 PP+ 7. :rang pribadi dan 0arisan 'ang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan 'ang berhak. .. Badan 'ang terdiri dari Perser,an Terbatas, Perser,an K,manditer, Perser,an -ainn'a, Badan Usaha )ilik =egara dan Badan Usaha )ilik #aerah dengan nama dan dalam bentuk apapun, Persekutuan, Perkumpulan, Dirma, K,ngsi, K,perasi, Fa'asan atau ,rganisasi 'ang se!enis, lembaga dana pensiun, dan bentuk badan usaha lainn'a. 5. Bentuk Usaha Tetap (BUT) BUT adalah bentuk usaha 'ang dipergunakan ,leh ,rang pribadi 'ang tidak bertempat tinggal diInd,nesia atau berada diInd,nesia tidak lebih dari 7<5 hari dalam !angka 0aktu 7. bulan atau badan 'ang tidak didirikan dan tidak bertempat kedudukan diInd,nesia, untuk men!alankan usaha atau melakukan kegiatan diInd,nesia. &ub!ek Pa!ak PPh dalam negeri * a. :rang pribadi 'ang bertempat tinggal diInd,nesia atau ,rang pribadi 'ang berada diInd,nesia lebih dari 7<5 hari dalam !angka 0aktu 7. bulan, atau ,rang pribadi 'ang dalam satu tahun pa!ak berada diInd,nesia dan mempun'ai niat untuk bertempat tinggal diInd,nesia. b. Badan 'ang didirikan atau bertempat kedudukan diInd,nesia. c. Harisan 'ang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan 'ang berhak. &ub!ek Pa!ak PPh luar negeri * a. :rang pribadi 'ang bertempat tinggal diInd,nesia atau berada diInd,nesia tidak lebih dari 7<5 hari dalam !angka 0aktu 7. bulan, dan badan 'ang tidak didirikan dan tidak berkedudukan diInd,nesia 'ang men!alankan usaha atau melakukan kegiatan melalui bentuk usaha tetap diInd,nesia. b. :rang pribadi 'ang tidak bertempat tinggal diInd,nesia atau berada diInd,nesia tidak lebih dari 7<5 hari dalam !angka 0aktu 7. bulan, dan badan 'ang tidak didirikan dan tidak berkedudukan diInd,nesia 'ang dapat menerima atau memper,leh penghasilan dari Ind,nesia bukan dari men!alankan usaha atau melakukan kegiatan melalui bentuk usaha tetap diInd,nesia. &aat )ulai dan Berakhirn'a PPh a. Untuk ,rang pribadi 'ang bertempat tinggal diInd,nesia atau berada diInd,nesia lebih dari 7<5 hari, dimulai saat dilahirkan, berakhir saat meninggal dunia atau meninggalkan Ind,nesia untuk selama-laman'a. b. Untuk badan 'ang didirikan atau berkedudukan diInd,nesia, dimulai saat badan tersebut didirikan atau berkedudukan diInd,nesia dan berakhir saat dibubarkan atau tidak lagi berkedudukan diInd,nesia. 7?

c. Untuk ,rang pribadi 'ang tidak bertempat tinggal diInd,nesia atau berada diInd,nesia tidak lebih dari 7<5 hari atau badan 'ang tidak didirikan atau tidak berkedudukan diInd,nesia 'ang men!alankan usaha melalui BUT diInd,nesia, dimulai saat ,rang pribadi atau badan tersebut men!alankan usaha atau melakukan kegiatan dan berakhir saat tidak lagi men!alankan usaha atau melakukan kegiatan melalui bentuk usaha tetap. d. Untuk ,rang pribadi 'ang tidak bertempat tinggal diInd,nesia atau berada diInd,nesia tidak lebih dari 7<5 hari atau badan 'ang tidak didirikan dan tidak berkedudukan diInd,nesia 'ang dapat menerima atau memper,leh penghasilan dari Ind,nesia bukan dari men!alankan usaha atau memper,leh penghasilan melakukan kegiatan melalui BUT diInd,nesia, dimulai saat ,rang pribadi atau badan tersebut memper,leh atau menerima penghasilan dari Ind,nesia dan berakhir saat tidak lagi menerima atau memper,leh penghasilan tersebut. e. Untuk 0arisan 'ang belum terbagi, dimulai saat timbuln'a 0arisan tersebut dan berakhir saat 0arisan tersebut selesai dibagi. %. S&%,e2 PPN &ub!ek PP= adalah Pengusaha Kena Pa!ak (PKP) 'aitu pengusaha 'ang melakukan pen'erahan Barang Kena Pa!ak dan atau pen'erahan +asa Kena Pa!ak 'ang dikenakan pa!ak berdasarkan UU PP=, tidak termasuk pengusaha kecil 'ang batasann'a ditetapkan )enKeu, kecuali pengusaha kecil tersebut memilih untuk dikukuhkan men!adi PKP. S&%,e2 P33 &ub!ek Pa!ak Bumi dan Bangunan adalah ,rang atau badan 'ang mempun'ai ke0a!iban untuk melunasi PBB sesuai dengan ketentuan UU PBB.

..

03JEK PAJAK a. 0%,e2 PP+ :b!ek PPh adalah penghasilan, 'aitu setiap tambahan kemampuan ek,n,mis 'ang diterima atau diper,leh baik dari Ind,nesia maupun dari luar Ind,nesia 'ang digunakan baik untuk in3estasi maupun k,nsumsi. a.1 PP+ Pa$a 21 7. Penghasilan 'ang diterima atau diper,leh secara teratur berupa ga!i, uang pensiun bulanan, upah, h,n,rarium (termasuk h,n,rarium angg,ta de0an k,misaris atau angg,ta de0an penga0as), premi bulanan, uang lembur, uang s,k,ngan, uang tunggu, uang ganti rugi, tun!angan istri, tun!angan anak, tun!angan kehamilan, tun!angan !abatan, tun!angan khusus, tun!angan transp,rt, tun!angan pa!ak, tun!angan iuran pensiun, tun!angan pendidikan anak, bea sis0a, hadiah, premi asuransi 'ang diba'ar pemberi ker!a, dan penghasilan teratur lainn'a dengan nama apapun. .. Penghasilan 'ang diterima atau diper,leh secara tidak teratur berupa !asa pr,duksi, tantiem, grati6ikasi, tun!angan cuti, tun!angan hari ra'a, tun!angan tahun baru, b,nus, premi tahunan, dan penghasilan se!enis lainn'a 'ang si6at tidak tetap. 5. Upah harian, upah mingguan, upah satuan dan upah b,r,ngan. 8. Uang tebusan pensiun, uang tabungan hari tua atau tun!angan hari tua, uang pesang,n dan pemba'aran lainn'a 'ang se!enis. 9. $,n,rarium, uang saku, hadiah atau penghargaan dengan nama dan dalam bentuk apapun, k,misi, bea sis0a dan pemba'aran lain sebagai imbalan sehubungan dengan peker!aan, !asa dan kegiatan 'ang dilakukan ,leh 0a!ib pa!ak dalam negeri. ?. >a!i dan tun!angan-tun!angan lain 'ang terkait dengan ga!i 'ang diterima ,leh pe!abat negara, pega0ai negeri sipil, serta uang pensiun dan 7A

tun!angan-tun!angan lain 'ang si6atn'a terkait dengan uang pensiun 'ang diterima ,leh pensiunan termasuk !anda atau duda dan atau anak-anakn'a. a.2 PP+ Pa$a 22 7. Pen'erahan barang dan atau !asa kepada institusi pemerintah. .. Kegiatan imp,r kedalam daerah pabean. a." PP+ Pa$a 2" 7. #e3iden. .. Bunga, termasuk premium, disc,nt, dan imbalan sehubungan dengan !aminan pengembalian hutang. 5. ,'alt'. 8. &e0a dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta. 9. Imbalan sehubungan dengan !asa teknik, !asa mana!emen, !asa k,nstruksi dan !asa lain selain !asa 'ang telah dip,t,ng PPh Pasal .7, antara lain * a. +asa perancang interi,r dan !asa perancang pertamanan. b. +asa akuntansi dan pembukuan. c. +asa pembasmian hama dan !asa pembersihan. d. +asa penebangan hutang. e. +asa pengeb,ran (!asa drilling) dibidang penambangan migas kecuali 'ang dilakukan ,leh BUT. 6. +asa penun!ang dibidang penambangan migas. g. +asa penambangan dan !asa penun!ang dibidang penambangan selain migas. h. +asa perantara. i. +asa Penilai. !. +asa %ktuaris. k. +asa pengisian sulih suaru (dubbing) dan atau miIing 6ilm. a.) PP+ Pa$a 28 Pasal .? UU PPh mengatur tentang pem,t,ngan atas penghasilan 'ang bersumber dari Ind,nesia 'ang diterima atau diper,leh Ha!ib Pa!ak luar negeri dan Bentuk Usaha Tetap (BUT). Pada dasarn'a ,b!ek PPh Pasal .? sama dengan ,b!ek PPh .5 han'a sa!a dalam PPh Pasal .? 'ang menerima penghasilan tersebut adalah Ha!ib Pa!ak -uar =egeri, sedangkan PPh Pasal .5 'ang menerima penghasilan adalah HP dalam negeri. &elain itu si6at pem,t,ngan PPh Pasal .? adalah besi6at 6inal ( tidak dapat dikreditkan ) sedangkan PPh .5 dapat dikreditkan" tidak 6inal. %. 0%,e2 PPN :b!ek dalam PP= adalah pen'erahan atau kegiatan 'ang dilakukan ,leh pengusaha kena pa!ak, 'aitu * 7. Pen'erahan barang kena pa!ak didalam daerah pabean 'ang dilakukan ,leh pengusaha. .. Imp,r barang kena pa!ak 5. Pen'erahan !asa kena pa!ak 'ang dilakukan di dalam daerah pabean ,leh pengusaha. 8. Peman6aatan barang kena pa!ak tidak ber0u!ud dari luar daerah pabean didalam daerah pabean. 9. Peman6aatan !asa kena pa!ak dari luar daerah pabean didalam daerah pabean. ?. Eksp,r barang kena pa!ak ,leh pengusaha kena pa!ak. 7<

.. 0%,e2 P33 :b!ek PBB adalah benda tidak bergerak 'aitu berupa bumi dan bangunan. 7. +alan lingkungan 'ang terletak dalam suatu k,mpleks bangunan seperti h,tel, pabrik dan emplasemenn'a, dan lain-lain 'ang merupakan stu kesatuan dengan k,mplek bangunan tersebut. .. +alan T:5. K,lam enang 8. Pagar )e0ah 9. Tempat ,lah raga ?. >alangan kapal, dermaga A. Taman )e0ah <. Tempat penampungan"kilang min'ak, air dan gas, pipa min'ak. ;. Dasilitas lain 'ang memberikan man6aat. d. 0%,e2 3PHT3 :b!ek BP$TB adalah per,lehan hak atas tanah dan atau bangunan 'ang dapat berupa tanah (termasuk tanaman diatasn'a), tanah dan bangunan, 'ang meliputi* 7. Pemindahan hak .. Pemberian hak baru Pemindahan hak ter!adi karena adan'a * 7. +ual beli .. Tukar menukar 5. $ubah 8. Hasiat 9. Haris ?. Pemasukan dlm perser,an atau badan hukum lainn'a A. Pemisahan hak 'ang mengakibatkan peraliahan <. Penun!ukkan pembeli dalam lelang ;. Pelaksanaan putusan hakim 'ang mempun'ai kekuatan hukum tetap 7B. Penggabungan usaha 77. Pemekaran usaha 7.. $adiah. &edangkan pemberian hak baru ter!adi karena * 7. Kelan!utan pelepasan hak .. #iluar pelepasan hak e. 0%,e2 3ea Ma#erai :b!ek Bea )aterai adalah #,kumen. #,kumen 'ang telah disebutkan dalam Undang-Undang seperti * 7. &urat per!an!ian atau surat-surat lainn'a 'ang dibuat dengan tu!uan untuk digunakan sebagai alat pembuktian. .. %kta-akta n,taris termasuk salinann'a. 5. %kta-%kta 'ang dibuat ,leh PP%T termasuk rangkap-rangkapn'a. 8. &urat 'ang memuat !umlah uang, 'aitu * a. 'ang men'ebutkan penerimaan uang b. 'ang men'atakan pembukuan uang atau pen'impanan uang dalam rekening dibank. 7;

c. pemberitahuan sald, rekening di bank. d. pelunasan utang 9. &urat berharga ?. E6ek

Fang

berisi

Fang berisi pengakuan

Ha2 dan Ke<a,i%an =a,i% Pa,a2 Ha!ib pa!ak adalah :rang pribadi atau badan 'ang menurut peraturan perundangundangan perpa!akan ditentukan untuk melakukan ke0a!iban perpa!akan, termasuk pemungut pa!ak atau pem,t,ng pa!ak tertentu. Badan %dalah &ekumpulan ,rang dan atau m,dal 'ang merupakan kesatuan baik 'ang melakukan usaha maupun 'ang tidak melakukan usaha 'ang meliputi perser,an terbatas, perser,an k,manditer, perser,an lainn'a, badan usaha atau daerah dengan nama dan dalam bentuk apapun, 6irma, k,ngsi, k,perasi, dana pensiun, persekutuan, perkumpulan, 'a'asan, ,rganisasi massa, ,rganisasi s,sial p,litik, atau ,rganisasi 'ang se!enis, lembaga, bentuk usaha tetap, dan bentuk badan lainn'a. %. Ha2 =a,i% Pa,a2 $ak untuk mendapatkan pembinaan dan pengarahan dari 6iscus. .. $ak untuk membetulkan surat Pemberitahuan (&PT). 5. $ak untuk memperpan!ang 0aktu pen'ampaian &PT. 8. $ak Untuk memper,leh kembali kelebihan pemba'aran pa!ak. 9. $ak menga!ukan keberatan dan banding. ?. $ak menga!ukan pe!abat 'ang memb,c,rkan rahasia 0a!ib pa!ak. A. $ak menga!ukan perm,h,nan untuk mengangsur atau menunda pemba'aran pa!ak. <. $ak mengurangi penghasilan kena pa!ak dengan bia'a 'ang telah dikeluarkan. ;. $ak pengurangan berupa PenghasilanTidak Kena Pa!ak (PTKP). 7B. $ak menggunakan n,rma penghitungan penghasilan net,. 77. $ak memper,leh 6asilitas perpa!akan. 7.. $ak untuk melakukan pengkreditan Pa!ak )asukan terhadap Pa!ak Keluaran. 7. 7. diri. .. men'ampaikan &urat Pemberitahuan (&PT). 5. men'et,r pa!ak. 8. dan atau pencatatan. .B Ke0a!iban membuat pembukuan Ke0a!iban memba'ar atau Ke0a!iban mengisi dan Ke<a,i%an =a,i% Pa,a2 Ke0a!iban untuk menda6tarkan

..

9. pa!ak. ?. pem,t,ngan atau pemungutan pa!ak. A. <.

Ke0a!iban mentaati pemeriksaan Ke0a!iban melakukan

Ke0a!iban membuat 6aktur. Ke0a!iban melunasi Bea )aterai.

. Ha2 dan Ke<a,i%an Fi$2&$ a. $ak Diskus 7. )enerbitkan =,m,r P,k,k Ha!ib Pa!ak (=PHP) dan atau mengukuhkan Pengusaha Kena Pa!ak (PKP). .. )enerbitkan &urat Ketetapan Pa!ak. 5. )enerbitkan &urat Paksa dan )alaksanakan Pen'itaan. 8. )elakukan Pemeriksaan dan Pen'egelan. 9. )enghapuskan atau mengurangi sanksi administrasi. ?. )elakukan pen'idikan. b. Ke0a!iban Diskus 7. Ke0a!iban untuk membina 0a!ib pa!ak. .. )enerbitkan surat ketetapan pa!ak lebih ba'ar. 5. )erahasiakan data 0a!ib pa!ak.

Da$ar/ Teori & A$a$'A$a$ Pe!&n(&#an *a,a2 a. Da$ar Pe!&n(&#an Pa,a2 1. Equality Pemungutan pa!ak harus bersi6at adil dan merata, 'aitu dikenakan kepada ,rang pribadi 'ang harus sebanding dengan kemampuan memba'ar pa!ak atau abilit' t, pa' dan sesuai dengan man6aat 'ang diterima. 2. Certainty Penetapan pa!ak itu tidak ditentukan se0enang-0enang, 0a!ib pa!ak harus mengetahui secara !elas dan pasti pa!ak 'ang terutang, kapan harus diba'ar, serta batas 0aktu pemba'aran. 3. Convenience Kapan 0a!ib pa!ak itu harus memba'ar pa!ak sebaikn'a sesuai dengan saatsaat 'ang tidak men'ulitkan 0a!ib pa!ak, 4. Economy &ecara ek,n,mi bia'a pemungutan dan bia'a pemenuhan ke0a!iban pa!ak bagi 0a!ib pa!ak diharapkan seminimum mungkin, demikian pula dengan beban 'ang dipikul 0a!ib pa!ak. b. Teori Pe!&n(&#an Pa,a2 1. Teori Asuransi %rtin'a suatu kepentingan mas'arakat 'ang harus dilindungi ,leh negara. 2. Teori Kepentingan %rtin'a negara 'ang melindungi kepentingan harta benda dan !i0a 0arga negara dengan memperhatikan pembagian beban pa!ak 'ang harus dipungut dari seluruh pendudukn'a. .7

3. Teori Gaya Pikul %rtin'a setiap ,rang 'ang dikenakan pa!ak harus sama beratn'a menurut ga'a pikul sese,rang antara besarn'a penghasilan dengan pengeluaran sese,rang. 4. Teori aya !eli %rtin'a ga'a beli suatu rumah tangga dalam mas'arakat adalah sama dengan da'a beli suatu rumah tangga negara. ". Teori !akti %rtin'a pemba'aran pa!ak 'ang dilakukan kepada negara merupakan bakti dari mas'arakat kepada negara, karena negaralah 'ang bertugas men'elenggarakan kepentingan mas'arakatn'a. .. Y&ri$di2$i/A$a$ Pe!&n(&#an Pa,a2 1. Asas Tempat Tinggal %dalah suatu aEas pemungutan pa!ak berdasarkan tempat tinggal atau d,misili sese,rang. 2. Asas Ke#angsaan %dalah suatu aEas pemungutan pa!ak 'ang didasarkan pada kebangsaan suatu negara. Asas $um#er %dalah suatu aEas pemungutan pa!ak 'ang didasarkan pada sumber atau tempat penghasilan berada.

3.

H&2&! Pa,a2 #alam penerapan pa!ak, pemerintah"6iskus dan 0a!ib pa!ak diatur dengan hukum. $ukum Pa!ak * $ukum 'ang mengatur hubungan antara pemerintah (6iskus) selaku pemungut pa!ak dengan 0a!ib pa!ak. H&2&! Pa,a2 Di%eda2an Men,adi 2 1 1. %ukum Pa&ak 'ateriil $ukum 'ang memuat n,rma-n,rma 'ang menerangkan keadaan, perbuatan, peristi0a hukum 'ang dikenakan pa!ak",b!ek, siapa 'ang dikenakan pa!ak"sub!ek, berapa pa!ak 'ang dikenakan, segala sesuatu tentang timbul dan hapusn'a utang pa!ak dan hubungan hukum antara pemerintah dan 0a!ib pa!ak. 2. %ukum Pa&ak (ormal $ukum 'ang memuat bentuk"tata cara untuk me0u!udkan hukum materiil men!adi ken'ataan.

Saa# Ti!%& n;a U#an( Pa,a2 ). $aat *iun*angkannya +n*ang,+n*ang Pa&ak. %rtin'a bah0a begitu suatu Undang-Undang pa!ak diundangkan ,leh pemerintah, maka pada saat itulah timbul utang pa!ak sepan!ang apa 'ang diatur dalam Undang-Undang tersebut menimbulkan suatu ke0a!iban bagi sese,rang men!adi terutang pa!ak. ..

)).

$aat *ikeluarkannya $KP ole- pemerinta- melalui .P/0iskus. %rtin'a bah0a sese,rang baru diketahui mempun'ai utang pa!ak saat 6iskus menerbitkan &KP atas naman'a serta besarn'a pa!ak 'ang terutang.

3era2+irn;a/Ha*&$n;a U#an( Pa,a2 1. Pem#ayaran Utang pa!ak 'ang melekat pada 0a!ib pa!ak akan hapus karena pemba'aran 'ang dilakukan ke kas negara. 2. Kompensasi K,mpensasi ter!adi apabila HP mempun'ai tagihan berupa kelebihan pemba'aran pa!ak. +umlah kelebihan pemba'aran pa!ak 'ang diterima HP sebelumn'a harus dik,mpensasikan dengan pa!ak-pa!ak lainn'a 'ang terutang. alu1arsa $ak 6iskus untuk melakukan penagihan telah lampau"le0at batas 0aktu apabila telah melebihi sepuluh tahun terhitung se!ak saat terutangn'a pa!ak atau berakhirn'a masa pa!ak, bagian tahun pa!ak atau tahun pa!ak 'ang bersangkutan. Pem#e#asan Pembebasan diberikan terhadap sanksi administrasi, tidak terhadap p,k,kn'a.

3.

4.

".

Peng-apusan #iberikan karena keadaan 0a!ib pa!ak 'ang bisa disebabkan ,leh hal-hal sebagai berikut * - HP meninggal dunia dengan tidak meninggalkan harta 0arisan dan tidak mempun'ai ahli 0aris tau ahli 0aris tidak dapat ditemukan. - HP tidak mempun'ai harta keka'aan lagi, 'ang dibuktikan dengan surat keterangan dari Pemda setempat. - HP tidak dapat ditemukan lagi atau d,kumen tidak dapat ditemukan lagi disebabkan kebakaran, bencana alam dsb.

Per a<anan Terada* Pa,a2 7. Perla0anan Pasi6 Perla0anan berupa hambatan 'an mempersulit pemungutan pa!ak .. Perla0anan %kti6 Perla0anan akti6 secara n'ata terlihat pada semua usaha dan perbuatan 'ang secara langsung ditun!ukan kepada pemerintah (Discus) dengan tu!uan untuk menghindari pa!ak

Tinda2 Pidana Pa,a2 &uatu perbuatan 'ang melanggar ketentuan undang-undang perpa!akan 'ang pelakun'a dapat dikenakan hukum pidana %da . sanksi 'ang dikenakan kepada HP 'ang melanggar undang-undang pa!ak, 'aitu * 7. &anksi %dministrasi .. &anksi Pidana Beberapa UU perpa!akan 'ang mencantumkan adan'a sanksi pidana * 7. UU =,. 7? T .BBB ttg KUP (Pasal 5< sampai denan pasal 85). .5

.. UU =,. 7. T 7;;8 ttg PBB (Pasal .8 dan pasal .9). 5. UU =,. 75 T 7;<9 ttg Bea )aterai (Pasal 75 dan 78). 8. UU =,. 7< T 7;;A ttg Pa!ak #aerah dan etribusi #aerah (Pasal 5A s"d pasal 8B). Pena(i+an Pa,a2 Fang men!adi dasar penagihan pa!ak adalah 4 &TP, &KPKB, &KPKBT, &urat keputusan Pembetulan, &urat keputusan Keberatan dan Putusan Banding, 'ang men'ebabkan !umlah pa!ak 'ang harus diba'ar bertambah. &etelah dalam !angka satu bulan se!ak tanggal diterbitkann'a &urat Ketetapan tsb diatas, HP tetap tidak melunasin'a, barulah dilakukan suatu tindakan penagihan akti6 dengan * 7. &urat Teguran #imaksudkan untuk menegur atau memperingatkan HP untuk melunasi utang pa!akn'a. .. &urat Paksa %dala surat perintah untuk memba'ar utang pa!ak dan bia'a penagihan pa!ak. 5 hal 'ang men'ebabkan diterbitkann'a &urat Paksa (&P), 'aitu * a. Penanggung pa!ak (PP) tidak melunasi utang pa!ak s"d tanggal !atuh temp, dan telah diterbitkan &urat Teguran. b. PP telah dilakukan penagihan seketika dan sekaligus. c. PP tidak memenuhi ketentuan dalam keputusan persetu!uan angsuran atau penundaan pemba'aran pa!ak. &urat Paksa disampaikan kepada PP paling lambat setelah le0at 0aktu .7 hari setelah &urat Teguran. 5. Pen'itaan %dalah suatu tindakan 'an dilakukan ,leh !uru sita pa!ak untuk menguasai barang PP guna di!adikan !aminan untuk melunasi utang pa!ak. Pen'itaan dilakukan setelah &urat Paksa 'ang han'a dapat dilakukan setelah batas 0aktu . I .8 !am. 8. Pelelangan %dalah setiap pen!ualan barang dimuka umum 'ang dipimpin ,leh pa!abat lelang dengan cara pena0aran harga secara terbuka"lisan dan atau tertutup"tertulis 'ang didahului dengan pengumumam lelang. -elang dilakukan sekurang-kurangn'a 78 hari setelah pengumuman lelang, dan pengumuman lelang dilakukan sekurang-kurangn'a 78 hari setelah pelaksanaan pen'itaan. 9. $%k )endahulu Pa!ak %dalah memberi kesempatan kepada negara untuk mendapatkan pembagian lebih dahulu atas hasil pelelangan barang milik PP. ?. Penagihan &eketika dan &ekaligus Penagihan &eketika 'aitu, penagihan 'ang dilakukan segera tanpa menunggu tanggal !atuh temp, pemba'aran. Penagihan &ekaligus 'aitu, penagihan 'ang meliputi seluruh utang pa!ak dari semua !enis pa!ak dan tahun pa!ak. .8

A. Pencegahan, Pen'anderaan dan >ugatan %dalah larangan 'ang bersi6at sementara terhadap penanggung pa!ak tertentu untuk keluar dari 0ila'ah negara epublik Ind,nesia berdasarkan alasan tertentu sesuai dengan peraturan perundang-undangan 'ang berlaku. &'aratn'a * a. &'arat kuantitati6, 'aitu apabila penanggung pa!ak mempun'ai utang sekurang-kurangn'a p. 7BB.BBB.BBB (seratus !uta rupiah). b. &'arat kualitati6, 'aitu s'arat mengenai diragukann'a itikad baik penanggung pa!ak 'ang bersangkutan dalam melunasi pa!akn'a. <. %ngsuran dan Penundaan Pemba'aran Pa!ak %ngsuran dan penundaan pemba'aran pa!ak 'ang dapat dilakukan ,leh 0a!ib pa!ak adalah angsuran atau penundaan dari ketetapan pa!ak 'ang tercantum dalam &TP, &KPKB, &KPKBT, &urat Keputusan Pembetulan, &urat Keputusan Keberatan dan Putusan Banding 'ang disebabkan ,leh kesulitan likuiditas dengan membuat surat perm,h,nan untuk mengangsur atau menunda pemba'aran utang pa!akn'a kepada KPP dimana HP terda6tar. &'arat-s'arat perm,h,nan * 7. Perm,h,nan dia!ukan sebelum !atuh temp, pemba'aran dengan disertai alasan dan !umlah pemba'aran 'ang akan diangsur"ditunda. .. )enggunakan 6,rmulir &urat Perm,h,nan %ngsuran"Penundaan Pemba'aran dengan bukti tanda terima. 5. HP harus bersedia memberikan !aminan, misaln'a Bank garansi, perhiasan, BPKB, serti6ikat tanah dll. =amun apabila Kepala KPP menganggap tidak perlu ada !aminan, perm,h,nan tetap dapat dipr,ses. &etelah kepala KPP mempertimbangkan alasan-alasan 'ang dia!ukan dalam perm,h,nan, maka ada 5 kemungkinan keputusan 'ang akan dilakukan, 'aitu * 7. menerima seluruhn'a .. menerima sebagian 5. men,lak perm,h,nan HP ;. Penghapusan Piutang Pa!ak Penghapusan dapat dilakukan karena sebab"alasan sbb* a. HP telah meninggal dunia dengan tidak meninggalkan 0arisan dan tidak mempun'ai ahli 0aris4 b. %hli 0aris tidak dapat ditemukan lagi4 c. HP tidak mempun'ai harta keka'aan lagi4 d. $ak untuk melakukan penagihan sudah dalu0arsa4 e. &ebab lain, misaln'a HP tidak ditemukan, d,kumen tidak lengkap, keadaan 'ang tidak dapat dihindarkan seperti bencana alam, kebakaran, rusak dimakan ra'ap dsb. Si$#e! Pe!&n(&#an Pa,a2 #. 200icial Assessment $ystem Faitu sistem pemungutan pa!ak 'ang memberi 0e0enang kepada pemungut pa!ak"6iskus untuk menentukan besarn'a pa!ak 'ang diba'ar (pa!ak terutang) ,leh sese,rang. c. $emi $el0 Assessment $ystem Faitu sistem pemungutan pa!ak 'ang memberi 0e0enang pada 6iskus dan 0a!ib pa!ak untuk menentukan besarn'a pa!ak sese,rang 'ang terutang. $el0 Assessment $ystem .9

*.

Faitu sistem pemungutan pa!ak 'ang memberi 0e0enang penuh kepada 0a!ib pa!ak untuk menghitung, memperhitungkan, men'et,r dan melap,rkan sendiri besarn'a utang pa!ak. e. 3it--ol*ing $ystem Faitu sistem pemungutan pa!ak 'ang memberi 0e0enang pada pihak ketiga untuk mem,t,ng"memungut besarn'a pa!ak 'ang terutang.

:ara Pen(enaan Pa,a2 a. $telsel 4yata 56iil $telsel7 Faitu pengenaan pa!ak berdasarkan pada ,b!ek 'ang n'ata, sehingga pemungutann'a baru dapat dilakukan pada akhir tahun pa!ak, 'akni setelah penghasilan 'ang sesungguhn'a telah dapat diketahui. #. $telsel Anggapan 5(ictive $telsel7 Faitu pengenaan pa!ak didasarkan pada suatu anggapan 'ang diatur ,leh UndangUndang. &ebagai c,nt,h * penghasilan suatu tahun dianggap sama dengan tahun sebelumn'a sehingga pada a0al tahun pa!ak telah dapat ditetapkan besarn'a pa!ak 'ang terutang untuk tahun pa!ak ber!alan. $telsel Campuran Faitu merupakan k,mbinasi antara stelsel n'ata dan stelsel anggapan. Pada a0al tahun besarn'a pa!ak dihitung berdasarkan suatu anggapan, kemudian pada akhir tahun besarn'a pa!ak disesuaikan dengan keadaan sebenarn'a. Ke e%i+ann;a Pa!ak 'ang dikenakan lebih realistis Pa!ak sudah diba'ar selama th ber!alan tanpa harus menunggu akhir tahun Ke e!a+ann;a Pa!ak baru dapat dikenakan pada akhir peri,de Tidak berdasarkan pada keadaan 'ang sesungguhn'a

c.

S#e $e Y( Di(&na2an a. &telsel ='ata b. &telsel %nggapan

Tarif Pa,a2 1. Tarif Pro(re$if 4Menin(2a#5 %dalah tari6 pemungutan pa!ak 'ang persentasen'a semakin besar bila !umlah 'ang di!adikan dasar pengenaan pa!ak !uga semakin besar. a. Un#&2 =P 0ran( Pri%adi 9a*i$an Pen(+a$i an Kena Pa,a2 Tarif &ampai dengan p. .9 !uta 9J #iatas p. .9 !uta s"d p. 9B !uta 7BJ #iatas p. 9B !uta s"d p. 7BB !uta 79J #iatas p. 7BB !uta s"d p. .BB !uta .9J #iatas p. .BB !uta 59J %. Un#&2 =P 3adan dan 3UT 9a*i$an Pen(+a$i an Kena Pa,a2 &ampai dengan p. 9B !uta #iatas p. 9B !uta s"d p. 7BB !uta #iatas p 7BB !uta Tarif 7BJ 79J 5BJ .?

2. Tarif De(re$if 4Men&r&n5 %dalah tari6 pemungutan pa!ak 'ang persentasen'a semakin kecil bila !umlah 'ang di!adikan dasar pengenaan pa!ak semakin besar. 9a*i$an Pen(+a$i an 2ena Pa,a2 Tarif &ampai dengan p. 7B !uta 5BJ #iatas p. 7B !uta s"d 9B !uta .9J #iatas p. 9B !uta 79J ". Tarif Pro*or#iona 4Se%andin(5 %dalah tari6 pemungutan pa!ak 'ang menggunakan persentase tetap tanpa memperhatikan !umlah 'ang di!adikan dasar pengenaan pa!ak. &emakin besar !umlah 'ang di!adikan dasar pengenaan pa!ak, akan semakin besar pula !umlah pa!ak 'ang terutang ('ang harus diba'ar). Tari6 ini diterapkan dalam UU =,. 7< Th .BBB (UU PP=) 'ang menggunakan tari6 pr,p,rsi,nal sebesar 7BJ. J&! a+ Pen,&a an Tarif 3e$arn;a Pa,a2 p. 9BB.BBB,7BJ p. 9B.BBB,p. 7.BBB.BBB,7BJ p. 7BB.BBB,p. 9.BBB.BBB,7BJ p. 9BB.BBB,). Tarif Te#a* %dalah tari6 pemungutan pa!ak 'ang besar n,minaln'a tetap tanpa memperhatikan !umlah 'ang di!adikan dasar pengenaan pa!ak. Tari6 ini diterapkan dalam UU =,. 75 Th 7;<9 (UU Bea )aterai).

-. Tarif Ad>a ore! %dalah suatu tari6 dengan persentase tertentu 'ang dikenakan"diterapkan pada harga atau nilai suatu barang. Mi$a n;a 1 PT. KIT% mengimp,r barang !enis K seban'ak 7BBB unit dengan harga perunit p. 7BB.BBB,-. +ika tari6 Bea )asuk atas imp,r barang tersebut 7BJ, maka besarn'a Bea )asuk 'ang harus diba'ar adalah * =ilai Barang Imp,r L 7BBB I p. 7BB.BBB,-L p. 7BB.BBB.BBB,Tari6 Bea )asuk 7BJ Bea )asukn'aL 7BJI p. 7BB.BBB.BBB,-L p.7B.BBB.BBB,8. Tarif S*e$ifi2 %dalah tari6 dengan suatu !umlah tertentu atas suatu !enis barang tertentu atas suatu satuan !enis barang tertentu. Mi$a n;a 1 PT. KIT% mengimp,r barang !enis K seban'ak 7BBB unit dengan harga p. 7BB.BBB,-. +ika tari6 Bea )asuk atas imp,r barang p. 7BB.BBB,- per unit, maka besarn'a Bea )asuk 'ang harus diba'ar adalah * +umlah Barang Imp,r L 7BBB unit Tari6 p. 7BB.BBB,-, maka Bea )asuk 'ang harus diba'ar L p.7BB.BBBI7BBB L p. 7BB.BBB.BBB,Ta+a*an Da a! Pa,a2 1. Me!%&a# NP=P 4No!or Po2o2 =a,i% Pa,a25 =PHP (=,m,r P,k,k Ha!ib Pa!ak) adalah n,m,r 'ang diberikan kepada HP sebagai sarana dalam administrasi perpa!akan 'ang digunakan sebagai tanda .A

pengenal diri atau identitas HP dalam melaksanakan $ak dan Ke0a!iban perpa!akann'a. Dungsi =PHP * a. &ebagai tanda pengenal diri atau identitas HP. b. Untuk men!aga ketertiban dalam pemba'aran pa!ak dan dalam penga0asan administrasi perpa!akan. =PHP terdiri dari 79 digit, ; digit pertama merupakan k,de 0a!ib pa!ak, ? digit berikutn'a merupakan k,de administrasi perpa!akan. C,nt,h * B8.BA7.B;<.B.8.<.BBB Cara memper,leh =PHP * - )enda6tarkan diri, pada KPP 0ila'ah ker!an'a meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan. - &ecara +abatan, apabila berdasarkan data 'ang diper,leh telah memenuhi s'arat untuk diberikan =PHP. Penghapusan =PHP * - HP Pribadi meninggal dunia & tidak meninggalkan 0arisan. - HP Badan 'ang telah dibubarkan secara resmi berdasarkan UU 'ang berlaku. Perpindahan HP * - Pindah tempat tinggal - Pindah tempat kedudukan - Pindah tempat kegiatan usaha - Perubahan status perusahaan. 2. Menen#&2an S#e $e ;an( a2an di(&na2an #alam hal Ha!ib Pa!ak baru atau baru akan menga!ukan =PHP, maka HP perlu menentukan stelsel 'ang akan digunakan dalam memperhitungkan 0aktu pengakuan penghasilan 'ang akan di!adikan dasar perhitungan pa!ak dan 0aktu angsuran 'ang akan dilakukan setiap bulann'a maupun setiap tahunn'a.. ". Men(+i#&n( $endiri &#an( *a,a2n;a (#engan menggunakan &el6 %ssessment &'stem) Cara )enghitung Pa!ak Pa!ak Terutang L Tari6 Pa!ak I Penghasilan Kena Pa!ak Tari6 pa!ak 'ang digunakan adalah tari6 pa!ak pr,gresi6 Cara )enentukan Besarn'a PKP * HP dalam negeri * 7. #engan #asar Pembukuan (melalui siklus akuntansi) .. #engan #asar Pencatatan (mencatat peredaran brut,) HP -uar =egeri * &ebesar Penghasilan brut, Ad. 1. Den(an Da$ar Pe!%&2&an HP Badan PKP L Penghasilan &ebagai :b!ek Pa!ak - Bia'a .<

HP Pribadi PKP L Penghasilan &ebagai :b!ek Pa!ak M Bia'a - PTKP PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pa!ak) * - Ha!ib Pa!ak L .8B.BBB"bln atau ..<<B.BBB"th - Ka0in L 7.B.BBB"bln atau 7.88B.BBB"th - Tanggungan L 5?B.BBB"bln atau 8.5.B.BBB"th ( p. 7.B.BBB":rg )ak 5 ,rg) Tan((&n(an * tambahan untuk setiap angg,ta keluarga sedarah dan semendah dalam garis keturunan serta anak angkat 'ang men!adi tanggungan sepenuhn'a. Ad. 2. Den(an Da$ar Pen.a#a#an Bagi HP 'ang tidak melakukan pembukuan, tetapi han'a melakukan pencatatan atas peredaran brut,n'a dalam menentukan penghasilan kena pa!akn'a b,leh dengan menggunakan =,rma Penghitungan. Nor!a Pen(+i#&n(an * Persentase 'ang telah ditetapkan ,leh dir!en pa!ak sesuai dengan bidang usaha dan l,kasi HP. :on#o+ 1 Tuan N-Ta di +akarta status ka0in dan mempun'ai 5 ,rg anak, beker!a sebagai se,rang #,kter dengan penghasilan brut, setahun p. 5B.BBB.BBB, besarn'a persentase n,rma untuk d,kter di +akarta adalah 89J, maka penghasilan kena pa!akn'a sbb * Peredaran Brut, Penghasilan nett, 89J I 5B.BBB.BBB,PTKP (K5) Penghasilan Kena Pa!ak L p. 5B.BBB.BBB,L p. 75.9BB.BBB,L( <.?8B.BBB) L p. 8.<?B.BBB,-

PPh terutang L 9J K 8.<?B.BBB L p..85.BBB,Pen(+a$i an dari #a+&n *a,a2 HP pribadi status ka0in dengan 5 anak memper,leh penghasilan selama 5 bulan sebesar p. 7B.BBB.BBB,Penghasilan Kena Pa!ak & utang Pa!akn'a sbb * Penghasilan nett, 5 bulan L p. 7B.BBB.BBB,Penghasilan setahun 5?B I 7B.BBB.BBB,L p. 8B.BBB.BBB,5I5B PTKP (K5) L ( p. <.?8B.BBB,-) 57.5?B.BBB,PPh &etahun 9J I .9.BBB.BBB,7BJ I ?.5?B.BBB,L 7..9B.BBB,L ?5?.BBB,7.<<?.BBB,PPh terutang dalam bagian tahun pa!ak (5 Bln) 5 I 5B I 7.<<?.BBB,- L 8A7.BBB,5?B .;

). Men;e#or2an &#an( *a,a2 Pemba'aran pa!ak atau set,ran pa!ak diba'ar melalui kant,r p,s & Bank persepsi 'ang ditun!uk pemerintah dengan menggunakan &&P (&urat &et,ran Pa!ak) 'ang dapat diper,leh di KPP atau dit,k, buku & dapat pula diperban'ak dengan di6,t, c,p'. &&P terdiri dari 9 angkap 7. %rsip HP .. Untuk KPP melalui KPK= 5. U" dilap,rkan ke KPP 8. U" Bank persepsi"Kant,r P,s 9. %rsip HP 0a!ib pungut atau pihak lain :on#o+ Pen(i$ian SSP 1 PT. N-Ta dengan alamat +l. &ili0angi =,. <8 Bandung terda6tar pada KPP bandung Karees dengan =PHP B8.BA7.B;<.B.8.<.BBB. Penghasilan sebelum pa!ak th .BB5 sebesar p. <8B.BBB.BBB dengan utang pa!ak p. .58.BBB, 'ang men!adi dasar angsuran untuk tahun .BB8. %ngsuran +anuari .BB8 sebesar p. 7;.987.?BB 'ang diba'ar tgl 7B Debruari .BB8. Tan((a Ja#&+ Te!*o Pe!%a;aran 1 JENIS PAJAK TANGGA9 PEM3AYARAN PPh .7 PPh .. Imp,r Paling lambat tgl 7B bulan berikutn'a Bersamaan dgn bea masuk" saat pen'elesaian d,k imp,r PPh .. #+BC 7 hari setelah pemungutan pa!ak dilakukan PPh .. Bendahara0an Pada hari 'ang sama dgn pelaksanaan pemba'aran PPh .. dari pen'erahan ,leh &ebelum &PPB ( #eli3er' :rder) ditebus Pertamina PPh .. 'g dipungut ,leh Paling lambat tgl 7B bulan berikutn'a badan tertentu PPh .5 & .? Paling lambat tgl 7B bulan berikutn'a PPh .9 Paling lambat tgl 79 bulan berikutn'a PP= & PPn B) Paling lambat tgl 79 bulan berikutn'a PP= & PPn B) Imp,r Bersamaan dgn saat bea masuk"saat pen'elesaian d,k imp,r PP= & PPn B) #+BC 7 hari setelah pemungutan PP= & PPn B) Tanggal A bulan berikutn'a Bendahara0an #enda terhadap keterlambatan pen'et,ran sebesar .J perbulan dari angsuran. -. Me a*or2an SPT Ma$a & SPT Ta+&nan &elain berke0a!iban ba'ar"set,r, HP !uga berke0a!iban lap,r. Karena pemba'aran"pen'et,ran tidak secara ,t,matis dianggap lap,r. #alam hal pelap,ran, HP menggunakan 6,rm pelap,ran dengan menggunakan 6,rmulir &PT ( &urat Pemberitahuan). SPT 4S&ra# Pe!%eri#a+&an5

5B

&PT adalah surat 'ang ,leh 0a!ib pa!ak digunakan untuk melap,rkan perhitungan dan atau pemba'aran pa!ak, ,b!ek pa!ak dan atau bukan ,b!ek pa!ak dan atau harta dan ke0a!iban menurut ketentuan peraturan undang-undang perpa!akan. Pengisian & Pen'ampaian &PT * 7. HP )engambil sendiri &PT .. HP )engisi &PT 5. HP )enanda tangani &PT 8. HP )en'ampaikan &PT ke KPP &PT terdiri dari . !enis * 7. &PT Tahunan #isampaikan dalam suatu tahun pa!ak .. &PT )asa #isampaikan dalam suatu masa pa!ak atau suatu saat Tan((a Ja#&+ Te!*o Pe a*oran 1 JENIS PAJAK TANGGA9 PEM3AYARAN PPh .7 PPh .. Imp,r PPh .. #+BC PPh .. Bendahara0an PPh .. dari pen'erahan ,leh Pertamina PPh .. 'g dipungut ,leh badan tertentu PPh .5 PPh .9 PPh .? PP= & PPn B) PP= & PPn B) #+BC PP= & PPn B) .B hari setelah masa pa!ak berakhir 78 hari setelah masa pa!ak berakhir A hari setelah pen'et,ran berakhir 78 hari .B hari setelah masa pa!ak berakhir .B hari setelah masa pa!ak berakhir .B hari setelah masa pa!ak berakhir .B hari setelah masa pa!ak berakhir .B hari setelah masa pa!ak berakhir .B hari setelah masa pa!ak berakhir A hari setelah pen'et,ran berakhir .B hari setelah masa pa!ak berakhir YG MENYAMPAIKAN SPT Pem,t,ng PPh .7 Bea Cukai #+BC Bendahara0an Pihak 'g melakukan pen'erahan Pihak 'g melakukan pen'erahan Pem,t,ng PPh .5 HP 'g mempun'ai =PHP Pem,t,ng PPh .? PKP Bea Cukai Pemungut Pa!ak selain bendahara0an

HP dapat menga!ukan perpan!angan pen'ampaian &PT Tahunan dengan menga!ukan surat perm,h,nan perpan!angan batas 0aktu pen'ampaian &PT Tahunan kepada #ir!en Pa!ak melalui KPP dengan disertai * 7. %lasan Penundaan .. Perhitungan &ementara Pa!ak Fg terutang 5. Bukti pelunasan kekurangan pemba'aran pa!ak terutang menurut perhitungan sementara %pabila terdapat kekurangan dari perhitungan 'ang sebenarn'a dikenakan denda .J perbulan. %dapun denda terhadap keterlambatan pelap,ran untuk &PT masa p. 9B.BBB, dan &PT Tahunan sebesar P. 7BB.BBB,8. Meneri!a SKP 4S&ra# Ke#e#a*an Pa,a25 Ji2a ada +enis-!enis &KP * a. &TP (&urat Tagihan Pa!ak) 57

b. c. d. e. 6.

&KPKB ( &urat Ketetapan Pa!ak Kurang Ba'ar) &KPKBT (&urat Ketetapan Pa!ak Kurang Ba'ar Tambahan) &KP-B (&urat Ketetapan Pa!ak -ebih Ba'ar) &KP= (&urat Ketetapan Pa!ak =ihil) &PPT

?. Di a2&2an Pena(i+an 4 i+a# +a 215 a. Karena Kelalaian"Kealpaan 7. Ketidaktahuan (tidak tahu ketentuan) .. Kesalahan (salah hitung) 5. Kesalahpahaman (salah mena6sirkan ketentuan) 8. Kealpaan ( alpa men'impan buku"bukti) Fang perlu dilakukan 'aitu melunasi uatang pa!ak atau banding & Keberatan. b. Karena Kesenga!aan )erupakan tindak pidana pa!ak dan akan dilakukan pen'idikan, penuntutan & putusan BP&P.

5.