Anda di halaman 1dari 6

Tugas Mandiri

EVALUASI HASIL BELAJAR KEJURUAN


(DR. Jokebet Saludung, M.Pd)

Oleh: Nur Gazali, S.Pd

PENDIDIKAN PROFESI GURU ERIN EGRASI !PPG" # SEKOLAH $ENENGAH KEJURUAN !S$K# KOLABORA IF %&'(
1

PENDAHULUAN

1. Apabila ada seseorang yang memberikan kepada kita 2 pensil yang berbeda ukuran, yang satu pan ang dan yang satu lebi! pendek dan kita diminta untuk memili!nya, maka kita akan "enderung memili! pensil yang pan ang karena akan bisa lebi! lama digunakan. #e"uali memang ada kriteria lain se!ingga kita memili! sebaliknya. 2. Peristi$a men ual dan membeli di pasar. #adang kala sebelum kita membeli durian di pasar, sering kali kita membandingkan terlebi! da!ulu durian yang ada sebelum membelinya. %iasanya kita akan men"ium, meli!at bentuknya, enisnya ataupun tampak tangkai yang ada pada durian tersebut untuk mengeta!ui durian manaka! yang baik dan layak dibeli.

Dari kedua "onto! diatas maka dapat kita simpulkan ba!$a kita selalu melakukan penilaian sebelum menentukan pili!an untuk memili! suatu ob ek&benda. Pada "onto! pertama kita akan memili! pensil yang lebi! pan ang dari pada pensil yang pendek karena pensil yang lebi! pan ang dapat kita gunakan lebi! lama. Sedangkan pada "onto! yang kedua kita akan menentukan durian mana yang akan kita beli berdasarkan bau, bentuk, enis, ataupun tampak tangkai dari durian yang di ual tersebut. Se!ingga kita dapat memperkirakan mana durian yang manis. 'ntuk mengadakan penilaian, kita !arus melakukan pengukuran terlebi! da!ulu. Dalam "onto! 1 diatas, ika kita mempunyai pengaris, maka untuk menentukan pensil mana yang lebi! pan ang maka kita akan mengukur kedua pensil tersebut dengan menggunakan pengaris kemudian kita akan melakukan penilaian dengan membandingkan ukuran pan ang dari masing(masing penggaris se!ingga pada ak!irnya kita dapat mengatakan ba!$a )*ang ini pan ang+ dan )*ang ini pendek+ lalu yang pan angla! yang kita ambil. Dalam "onto! yang ke 2, kita memili! durian yang terbaik le$at bau, tampak tangkai, maupun enisnya. ,al itu uga dia$ali dengan proses pengukuran dimana kita membanding(bandingkan beberapa durian yang ada sekalipun tidak
2

menggunakan alat ukur yang paten tetapi berdasarkan pengalaman. %arula! kita melakukan penilaian mana durian yang terbaik berdasarkan ukuran yang kita tetapkan yang akan dibeli. Dari !al ini kita dapat mengeta!ui ba!$a dalam proses penilaian kita menggunakan - ukuran, yakni ukuran baku (meter, kilogram, takaran, dan sebagainya), ukuran tidak baku (depa, engkal, langka!, dan sebagainya) dan ukuran perkiraan yakni berdasarkan pengalaman.

A. Pe)*er+ia) Pe)ilaia), Pe)*u,ura), da) E-alua.i


%anyak orang men"ampur adukkan pengertian antara e.aluasi, pengukuran (measurement), penilaian (assessment), pada!al ketiganya memiliki pengertian yang berbeda. /.aluasi adala! kegiatan identi0ikasi untuk meli!at apaka! suatu program yang tela! diren"anakan tela! ter"apai atau belum, ber!arga atau tidak, dan dapat pula untuk meli!at tingkat e0isiensi pelaksanaannya. /.aluasi ber!ubungan dengan keputusan nilai (.alue udgement). Stu00lebeam (Abin Syamsuddin Makmun, 1112) memengemukakan ba!$a 3 educational evaluation is the process of delineating, obtaining,and providing useful, information for judging decision alternatif . Dari pandangan Stu00lebeam, kita dapat meli!at ba!$a esensi dari e.aluasi yakni memberikan in0ormasi bagi kepentingan pengambilan keputusan. Di bidang pendidikan, kita dapat melakukan e.aluasi ter!adap kurikulum baru, suatu kebi akan pendidikan, sumber bela ar tertentu, atau etos ker a guru. 1. Pengukuran (measurement) adala! proses pemberian angka atau usa!a memperole! deskripsi numerik dari suatu tingkatan di mana seorang peserta didik tela! men"apai karakteristik tertentu. Pengukuran adala! penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya ter!adap suatu standar atau satuan pengukuran. Pengukuran tidak !anya terbatas pada kuantitas 0isik, tetapi uga dapat diperluas untuk mengukur !ampir semua benda yang bisa dibayangkan, seperti tingkat ketidakpastian, atau keper"ayaan konsumen. 2. Penilaian (assessment) adala! penerapan berbagai "ara dan penggunaan beragam alat penilaian untuk memperole! in0ormasi tentang se au! mana !asil bela ar peserta didik atau keter"apaian kompetensi (rangkaian kemampuan) peserta didik. Penilaian men a$ab pertanyaan tentang sebaik apa !asil atau prestasi bela ar seorang peserta didik.,asil penilaian dapat berupa nilai kualitati0 (pernyataan narati0 dalam kata(

kata) dan nilai kuantitati0 (berupa angka). Pengukuran ber!ubungan dengan proses pen"arian atau penentuan nilai kuantitati0 tersebut. Penilaian !asil bela ar pada dasarnya adala! mempermasala!kan, bagaimana penga ar (guru) dapat mengeta!ui !asil pembela aran yang tela! dilakukan.

-. /.aluasi berasal dari ba!asa 4nggris evaluation yang berarti penilaian atau penaksiran (Jo!n M. /"!ols dan ,asan S!adily3 115-). Menurut Stu00lebeam, dkk (1161) mende0inisikan e.aluasi sebagai The process of delineating, obtaining, and providing useful information merupakan for proses judging decision alternatives+. Artinya e.aluasi menggambarkan,

memperole!, dan menya ikan in0ormasi yang berguna untuk merumuskan suatu alternati0 keputusan. /.aluasi adala! kegiatan mengukur dan menilai. Mengukur lebi! besi0at kuantitati0, sedangkan menilai lebi! bersi0at kualitati0. Pe)*u,ura), /e)ilaia) da) e-alua.i 0eru/a,a) ,e*ia+a) 1a)* 2er.i3a+ hierar,i. Ar+i)1a ,e+i*a ,e*ia+a) +er.e2u+ dala0 ,ai+a))1a de)*a) /r4.e. 2ela5ar 0e)*a5ar +ida, da/a+ di/i.ah,a) .a+u .a0a lai) da) dala0 /ela,.a)aa))1a haru. dila,.a)a,a) .e6ara 2eruru+a).

B. S1ara+".1ara+ Pe)ilaia) Prosedur penilaian yang baik setidaknya memiliki empat syarat, yakni33 (1) mengeta!ui prosedur yang benar dalam melakukan penilaian sis$a, (2) ketersediaan umla! $aktu yang "ukup, (-) diren"anakan, dan (7) adanya analisis re0lekti0 dari proses penilaian.

7. Ala+ Pe)ilaia) Penilaian dapat dilakukan dengan "ara tertulis, lisan, produk porto0olio, un uk ker a, proyek, dan pengamatan tingka! laku.

D. Ke*u)aa) Pe)ilaia) #egunaan penilaian antara lain sebagai berikut3 1) Memberikan umpan balik bagi peserta didik agar mengeta!ui kekuatan dan kelema!an dirinya dalam proses pen"apaian kompetensi. 2) Memantau kema uan dan mendiagnosis kesulitan bela ar yang dialami peserta didik se!ingga dapat dilakukan pengayaan dan remedial. -) 'ntuk umpan balik bagi pendidik&guru dalam memperbaiki metode, pendekatan, kegiatan, dan sumber bela ar yang digunakan. 7) Memberikan in0ormasi kepada orang tua dan komite sekola! tentang e0ekti.itas pendidikan. 8) Memberi umpan balik bagi pengambil kebi akan (Dinas Pendidikan Daera!) dalam meningkatkan kualitas penilaian yang digunakan.

E. Fu)*.i Pe)ilaia) Penilaian memiliki 0ungsi untuk3 1) Menggambarkan se au! mana peserta didik tela! menguasai suatu kompetensi. 2) Menge.aluasi !asil bela ar peserta didik dalam rangka membantu mema!ami dirinya, membuat keputusan tentang langka! berikutnya, baik untuk peren"anaan program bela ar, pengembangan kepribadian, maupun untuk pen urusan (sebagai bimbingan). -) Menemukan kesulitan bela ar, kemungkinan prestasi yang bisa dikembangkan peserta didik, dan sebagai alat diagnosis yang membantu pendidik&guru menentukan apaka! seseorang perlu mengikuti remedial atau pengayaan. 7) Menemukan kelema!an dan kekurangan proses pembela aran yang sedang berlangsung guna perbaikan proses pembela aran berikutnya. 8) Pengendali bagi pendidik&guru dan sekola! tentang kema uan perkembangan peserta didik.
5

Re3ere).i: 1. !ttp3&&na.elmangelep.$ordpress."om&2912&92&17&pengertian(e.aluasi( pengukuran(dan(penilaian(dalam(dunia(pendidikan& diakses tanggal september 291-. 11

2. 0ile.upi.edu&Direktori&:&asesmen;proses;dan;!asil;bela ar.pd0 diakses

tanggal 11 september 291-. -. !ttp3&&blog.unsri.a".id&user0iles&P/R%/DAA<=29P/<>'#'RA< =29?'>AS=29@#?@%/R(2).do" diakses tanggal 11 september 291-.