Anda di halaman 1dari 17

KIMIA FARMASI KUANTITATIF

MUSTIKA FURI, M.SI, APT

KONTRAK DAN TATA TERTIB PERKULIAHAN


Ujian Tengah Semester (UTS) 50 % Praktikum 30 % Tugas dan Quiz 10 % Absensi 10%
1 2 3 4 Kehadiran kuliah mahasiswa 75 % Dilarang keluar-masuk ruang kuliah tanpa izin terlebih dahulu dan batas keterlambatan waktu 15 menit Aktiv selama kegiatan perkuliahan berlangsung Duduk dengan teratur dan Kursi paling depan harus terisi penuh terlebih dahulu Mahasiswa harus mempersiapkan (Membaca bahan kuliah) terlebih dahulu sesuai dengan bahan kuliah yang akan diajarkan

5 6

Dalam perkuliahan akan dilakukan Quizz dengan waktu yang tidak ditentukan sesuai dengan bahan kuliah yang akan diajarkan

Kimia Analisis Suuuuullllliiiiittttt???

BAGAIMANA MEMPELAJARI KIMIA ANALISIS ????


Hadiri kuliah teratur dan catat dengan baik

Selalu ulang topik yang diperoleh di kelas serta lengkapi catatan anda dengan referensi lainnya dari buku atau internet

Berpikirlah secara kritis dan seringseringlah berlatih mengerjakan soal

Jangan ragu bertanya pada dosen

PUSTAKA/ BACAAN

Anonim, 1995, Farmakope Indonesia, edisi IV, Departemen Kesehatan RI, Jakarta. Ganjar, I. G., dan Abdul Rohman, 2007, Kimia Farmasi Analisis, Pustaka Pelajar, Yogyakarta. Vogel, A. I., 1978, Qualitative Inorganic Analysis, Fourth ed., Mc. Graw Hill, Londen. Watson, D. G., 1999, Pharmaceutical Analysis : A Textbook for Pharmacy student and Pharmaceutical Chemist, Churchill Livingston, UK.

PENGHANTAR KIMIA FARMASI

Kimia analisis dalam kefarmasian merupakan bagian dari ilmu kimia yang mempelajari dan melibatkan penggunaan sejumlah teknik dan metode untuk memeperoleh aspek kualitatif, kuantitatif, dan informasi struktur dari suatu senyawa obat pada khususnya dan bahan kimia pada umumnya.

PERBEDAAN : TEKNIK, METODE, DAN PROSEDUR ANALISIS.


Kalibrasi proses Penyapan wadah & alat ampling Sampling Penyiapan sampel pertama
OBJEK ANALISIS

Penyiapan sampel
Penyiapan sampel kedua (penyaringan/pengasaman) Penyiapan sampel lebih lanjut (digesti/pengkayaan) Pengukuran Evaluasi

PROSEDUR ANALISIS

METODE ANALISIS TEKNIK ANALISIS

PEMBAGIAN TEHNIK ANALISA


Kimia analisis kualitatif (identifikasi elemen, spesies, senyawa yang ada dalam sampel) Kimia analisis kuantitatif (menentukan jumlah/ kadar absolut atau relatif dari suatu elemen/ spesies dalam sampel) Kimia analisis struktur (penentuan letak dan ruanng atom dalam suatu molekul)

Analisis senyawa anorganik Analisis senyawa organik

PENGGOLONGAN TEKNIK ANALISA


Analisis konvensional (sistem non instrumental seperti reaksi kimia biasa, titrasi, dsb.) Analisi modern (sistem instrumental seperti spektrofotometer, kromatografi, dsb.)

Makro (> 100 mg) Semimikro (10 100 mg) Mikro (0,001 g) Ultramikro (0,001 mg) Submikrogrm (0,01 g)

SAMPEL DAN ANALIT DALAM ANALISIS

Cairan

mengalir dalam sistem pipa sampel diambil dari titik yang berlainan menggunakan grab samplers udara dialirkan lewat sederetan penyaring halus untuk memisahkan materi butiran pengambilan sampel secara representatif
darah/ plasma darah, urine, rambut, human milk.

Analit
analit mayor (> 1 % sampel)

Gas

Food product

analit minor (0,01 - 1 % sampel) Trace (< 0,01 % sampel)

Human specimen

PENGUKURAN
Neraca Pipet Buret Instrumentasi

PEMBACAAB PIPET
Identify each volume to two decimal places (values tell you how much you have expelled)

4.48 - 4.50

4.86 - 4.87

5.00

NERACA

Neraca digunakan untuk mengukur massa sejumlah kuantitas zat Jenis neraca :

konvensional
analitikal/makro (kapasitas 100 200 g, sensifitas 0,1 mg) semi mikro (sensitifitas 0,01 mg) mikro (sensitifitas 1 g)

elektrik
analitical/makro (kapasitas 160 g, sensitifitas 0,1 mg) semimikro (kapasitas 30 g, sensitifitas 0,01 mg) ultramikro (sensitifitas 1g)

PENIMBANGAN
Penimbangan adalah proses pengukuran massa sejumlah kuantitas zat Jenis penimbangan :

rough

weiging / timbangan kurang lebih

penimbangan

kira-kira batas toleransi 10 % (90 110 %)


accurate

wiging / timbangan seksama

penimbangan

tepat batas toleransi 0,1 % (99 101,1 %)

PENGUKURAN VOLUME

Pipet pipet volume pipet ukur micro pipet syringe pipet Buret macro buret (kapasitas 10, 25, 50, 100 ml; increments 0,1 ml) micro buret (kapasitas 2 ml; increments 0,01 ml) ultra micro buret (kapasitas 0,1 ml; increments 0,001 ml)

SATUAN KONSENTRASI

Molar (M)

molar = mol / volume (liter) normal = gram / (bobot equivalen x liter) normal = molar x nr

Normal (N)

Formal

seperti molar tetapi digunakan untuk garam ionik yang tidak ada dalam bentuk molekul
molal = mol / 1000 gram solvent % kadar = analit / sampel x 100 % ppt = % x 10 ; ppm = % x 104 ; ppb = % x 107

Molal (m)

% kadar (b/b, v/v, b/v)


TUGAS KULIAH
Carilah jurnal tentang kimia farmasi kuantitatif dan tuliskan review mengenai jurnal tersebut di kertas A4 meliputi: latarbelakang, metode analisa, prosedur; hasil dan kesimpulan Tugas dikumpul setelah pertemuan minggu ke 3 perkuliahan, dikumpul secara kolektif