Anda di halaman 1dari 20

1

Introduction
Sinkron adalah motor listrik yang mengubah energi listrik arus bolak-balik tiga fasa menjadi energi mekanik berupa putaran motor dengan kecepatan sinkron Motor sinkron adalah motor ac yang memiliki kecepatan konstan Kecepatan dapat diatur karena kecepatannya berbanding lurus dengan frekuensi
Synchronous Motor 2

Motor

Introduction
Motor

sinkron digunakan untuk beban beban dengan torsi yang rendah serta dapat digunakan untuk perbaikan faktor daya Kelebihan dari motor sinkron ini antara lain, dapat dioperasikan pada faktor daya lagging maupun leading
Synchronous Motor 3

Introduction
Motor sinkron tidak mempunyai slip yang dapat

mengakibatkan adanya rugi-rugi daya Sehingga motor ini memiliki efisiensi tinggi Sedangkan kelemahan dari motor sinkron adalah tidak mempunyai torsi mula Sehingga untuk starting diperlukan cara-cara tertentu Bila metode starting telah dapat dikembangkan kemudian hari, maka motor ini akan lebih unggul dibandingkan motor listrik yang lain
Synchronous Motor 4

Construction
Motor

Sinkron terdiri dari 2 bagian utama, yaitu Stator dan Rotor Stator adalah bagian yang diam, di mana terdapat belitan tiga fasa yang berfungsi sebagai armature
Rotor adalah bagian yang berputar, di mana pada

rotor terdapat belitan medan yang dicatu dengan tegangan DC


Synchronous Motor 5

Working Principle
Apabila belitan 3 fasa pada

stator disuplai dengan sumber tegangan tiga fasa, maka akan timbul medan magnet putar pada celah antara stator dan rotor Dan apabila pada belitan medan pada rotor diberikan tegangan arus searah DC, akan timbul medan magnet searah
Synchronous Motor 6

Working Principle
Kedua medan magnet saling berinteraksi tarik-

menarik menghasilkan putaran


Namun dikarenakan tidak adanya torsi-start pada

rotor, maka motor sinkron membutuhkan primemover yang memutar rotor hingga kecepatan sinkron agar terjadi coupling antara medan putar stator dan medan rotor Sebuah motor sinkron dapat dinyalakan oleh sebuah motor dc pada satu sumbu. Ketika motor mencapai kecepatan sinkron, arus AC diberikan kepada belitan stator
Synchronous Motor 7

Working Principle
Motor dc saat ini berfungsi sebagai generator dc dan

memberikan eksitasi medan dc kepada rotor Beban sekarang baru diberikan kepada motor sinkron. Motor sinkron seringkali dinyalakan dengan menggunakan motor induksi sangkar tupai (squirrel-cage) yang dipasang di hadapan kutub rotor Motor kemudian dinyalakan seperti halnya motor induksi hingga mencapai 95% kecepatan sinkron, saat mana arus searah diberikan, dan motor mencapai sinkronisasi
Synchronous Motor

Working Principle
Torque yang diperlukan untuk menarik motor

hingga mencapai sinkronisasi disebut pull-in torque. Kecepatan motor sinkron :

120 f s ns p

ns = Kecepatan sinkron (rpm) fs = frekuensi sinkron (Hz) p = jumlah kutub

Synchronous Motor

Rotating Flux Magnet


Susunan

lilitan stator mempunyai perbedaan 1200 setiap fasanya seperti yang ditunjukkan oleh gambar Apabila lilitan pada stator suplai dengan sumber tegangan tiga fasa, maka akan timbul medan magnet putar yang terdapat pada ruang (celah) antara stator dan rotor.

Synchronous Motor

10

Rotating Flux Magnet


Pada saat Posisi 1, Fasa 1 atau R berada di posisi puncak positif, sehingga arah fluks magnet sebagai berikut :

Synchronous Motor

11

Rotating Flux Magnet


Pada saat Posisi 2, Fasa 3 atau T berada di posisi puncak negatif, sehingga arah fluks magnet sebagai berikut :

Synchronous Motor

12

Rotating Flux Magnet


Pada saat Posisi 3, Fasa 2 atau S berada di posisi puncak positif, sehingga arah fluks magnet sebagai berikut :

Synchronous Motor

13

Rotating Flux Magnet


Pada saat Posisi 4, Fasa 1 atau R berada di posisi puncak negatif, sehingga arah fluks magnet sebagai berikut :

Synchronous Motor

14

Rotating Flux Magnet


Pada saat Posisi 5, Fasa 3 atau T berada di posisi puncak positif, sehingga arah fluks magnet sebagai berikut :

Synchronous Motor

15

Rotating Flux Magnet


Pada saat Posisi 6, Fasa 2 atau S berada di posisi puncak negatif, sehingga arah fluks magnet sebagai berikut :

Synchronous Motor

16

Equivalent Circuit
If Ia Ra Xa +

Ea Vt I a Ra jX a

Vf

Rf

M E a

Vt

Vf I f Rf

Ea Ia Xa Ra

= tegangan Induksi (Volt) = arus jangkar = reaktansi jangkar = tahanan jangkar

If Rf Vf Vt

= arus medan = tahanan medan = tegangan medan = tegangan terminal


17

Synchronous Motor

Characteristics

Synchronous Motor

18

Characteristics
Gambar Kurva memperlihatkan bahwa Torka adalah

fungsi sin , dengan adalah sudut daya. Pada motor sinkron nilai negatif dan nilainya positif pada generator sinkron. Torka maksimum dicapai pada = +/- 90o. Jika melebihi batas itu, maka motor atau generator akan kehilangan stabilitas dan sinkronisasi dan pada akhirnya akan berhenti.

Synchronous Motor

19

Applications
Motor sinkron memerlukan arus searah (DC) untuk

pembangkitan daya dan memiliki torque awal yang rendah Motor sinkron cocok untuk penggunaan awal dengan beban rendah, seperti kompresor udara, perubahan frekwensi dan generator motor.

Synchronous Motor

20