Anda di halaman 1dari 11

PERCOBAAN VII UJI AMILASE DENGAN METODE WOHLGEMUTH I. PENDAHULUAN I.

1 Tujuan Perco aan Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menguji enzim amilase dalam aktivitasnya menghidrolisis amilum secara semikuantitatif dengan metode wohlgemuth. I.! Da"ar Teor# Enzim adalah biokatalis yang dihasilkan oleh jaringan yang meningkatkan laju reaksi kimia yang berlangsung dijaringan. Sebagai contoh, C
!

bereaksi dengan air membentuk asam karbonat "# !C

%, yang
$ &

sebagian diantaranya segera terionisasi menjadi ion bikarbonat "#C

pada p# fisiologik. 'eristiwa disosiasi ini tidaklah trgantung pada katalisis enzim, karena ia merupakan sifat dari asam itu sendiri. (aju reaksi pemechan asam karbonat menjadi #! dan C
!

lambat bila tidak

dikatalisis dan kesetimbangan reaksi mungkin belum akan tercapai dalam waktu ) jam atau lebih. *ila ditambahkan enzim anhidrase karbonat, maka keseimbangan dicapai dalam waktu kurang beberapa menit "+ontgomery, ),,-%. Sebagai katalisator, enzim berbeda dengan katalisator anorganik dan organik sederhana yang umumnya dapat mengkatalis berbagai reaksi kimia. Enzim mempunyai spesifikasi yang sangat tinggi, baik terhadap reaktan "substrat% maupun jenis reaksi yang dikatalisiskan. 'ada umumnya, suatu enzim hanya mengkatalis satu jenis reaksi dan bekerja pada suatu substrat tertentu. .emudian, enzim dapat meningkatkan laju reaksi yang luar biasa tanpa pembentukkan produk samping dan molekul berfungsi dalam larutan encer pada keadaan biasa "fisiologis% tekanan, suhu, dan p# normal. #anya sedikit katalisator nonbiologi yang dilengkapi sifat&sifat demikian "(ehninger, ),,$% Enzim digolongkan menurut reaksi yang diikutinya, sedangkan masing&masing enzim diberi nama menurut nama substartnya. /isamping

itu ada pula beberapa enzim yang dikenal dengan nama lama misalnya pepsin, tripsin, dan lain&lain. leh Commision on Enzymes of the 0nternational 1nion of *iochemistry, enzim dibagi dalam enam golongan besar. 'enggolongan ini didasarkan atas reaksi kimia dimana enzim memegang peranan. .eenam golongan ini ialah oksidoreduktase yang bekerja untuk mengkatalis reaksi oksidasi reduksi. Tranferase, yaitu enzim yang bekerja mengkatalis reaksi pemindahan suatu gugus dari satu senyawa kepada senyawa lain. #idrolase, merupakan enzim yang mengkatalis reaksi hidrolisis. (iase, yaitu enzim yang mempunyai peranan penting dalam reaksi pemisahan suatu gugus dari suatu substrat atau sebaliknya. 0soerase, merupakan enzim yang mengkatalis reaksi perubahan intermolekuler. /an ligase, merupakan enzim yang bekerja pada reaksi& reaksi penggabungan dua molekul "'oedjiadi, ),,2%. 3milum dapat dihidrolisis dengan menggunakan asam sehingga menghasilkan glukosa. #idrolisis juga dapat dilakukan dengan bantuan enzim amilase. /alam ludah dan dalam cairan yang dikeluarkan oleh pankreas terdapat amilase yang bekerja terhadap amilum yang terdapat dalam makanan kita. leh enzim amilase, amilum diubah menjadi maltosa dalam bentuk 4 maltosa "'oedjiadi, ),,2%. Enzim amilase termasuk dalam golongan bentuk hidrolase. Enzim amilase dapat memecah ikatan&ikatan pada amilum hingga terbentuk maltosa. 3da $ macam enzim amilase, yaitu 5 amilase, 4 amilase dan 6 amilase. 5 amilase terdapat dalam saliva "ludah% dan pankreas, enzim ini memecah ikatan )&2 yang terdapat dalam amilum dan disebut endo amilase sebab enzim ini memecah bagian dalam atau bagian tengah molekul amilum. 4&amilase terutama terdapat pada tumbuhan dan dinamakan ekso amilase sebab memecah ! unit glukosa yang terdapat pada ujung molekul amilum secara berurutan sehingga pada akhirnya terbentuk maltosa. 6 amilase telah diketahui terdapat dalam hati, enzim ini dapat memecah ikatan )&2 dan )&7 pada glukosa dan menghasilkan glukosa "'oedjiadi, ),,2%.

Enzim 4&amilase pada malt berbeda dari 5&amilase, karena 4& amilase menghidrolisa ikatan 5")&2% yang terletak pada setiap dua residu, sehingga menghasilkan terutama maltosa dan sedikit glukosa. /alam hal ini, 5 dan 4 pada nama 5 dan 4 amilase tidak menunjukkan ikatan 5 dan 4 glikosida, tetapi hanya suatu cara yang dibuat untuk membedakan kedua jenis amilase. 8likogen dan pati dihidrolisa di dalam saluran pencernaan oleh amilase yang disekresikan ke dalam saluran pencernaan. Cairan air liur dan pankreas mengandung 5&amilase, yang menghidrolisa ikatan 5") 9 2% pada cabang sebelah luar glikogen dan amilopektin, menghasilkan /&glukosa, sejumlah kecil maltosa, dan suatu inti yang tahan hidrolisa, disebut limit dekstrin "(ehninger, ),,$%. II. METODE PERCOBAAN II.1 A$a% &an Ba'an 00.).) 3lat 3lat yang digunakan adalah tabung reaksi, pipet tetes, penangas air, cawan porselen, botol kecil, dan pengaduk kaca. 00.).! *ahan *ahan yang digunakan adalah :,); amilum yang mengandung :,<; =aCl, (arutan iodium :,:! =, 1rine "dibagi menjadi dua bagian yang satu dicairkan )>):, dan yang lain tidak%.

II.! Cara (erja Sekelompok tabung reaksi masing&masing terdiri dari < tabung

1rine encer

1rine pekat

.elompok pertama diisi dengan :,< ml? :,7 ml?:,@ ml? :,ml? :,, ml? dan ): ml

8unakan pipet ukur

.elompok kedua diisi dengan :,) ml? :,! ml? :,$ ml? :,2 ml? dan :,< ml

Tambahkan air suling kedalam masing&masing tabung hingga volum total mencapai ) ml

Tambahkan ! ml :,) ; larutan amilum dan kocok Tempatkan semua tabung di atas penangas air pada suhu $@o C selama $: menit

/inginkan dalam air es dan tambahkan ! tetes larutan iod

.ocok dan amatilah tabung mana yang memenuhi pedoman

III.HASIL PERCOBAAN 000.) /ata #asil 'engamatan

a. 1rine pekat > Aolume "ml% :,) .uning, Barna kurang bening dari :,! b. 1rine encer > Aolume "ml% :,< :,7 .uning, Barna 'aling kuning kurang kuning dari :,< III. !. Per'#%un)an 0/"/$@C $:% D D
jumlahurine pengenceran jumlahurineterkecil )ml ): :,<ml

:,! Sedikit kuning, kurang bening dari :,$

:,$ 3gak bening, kurang bening dari :,2

:,2 *ening, kurang bening dari :,<

:,<

'aling bening

:,@ 3gak kuning, kurang kuning dari :,7

:,3gak bening, kurang kuning dari :,@

:,, *ening, kurang kuning dari :,-

D !: *atas indeks diatase orang normal D < 9 !: Eadi indeks diatase di antara <&!: D !: "normal%

IV. PEMBAHASAN Enzim merupakan senyawa protein yang dapat mengkatalis reaksi kimia di dalam tubuh, dalam aktivitasnya banyak dipengaruhi

beberapa faktor. 3ktivitas enzim dapat diukur melalui metode wohlgemuth, yaitu metode semikuantitatif dengan membandingkan pengaruh konsentrasi enzim terhadap aktivitasnya, sehingga dapat diketahui konsentrasi terkecil enzim dapat mengkatalis sejumlah tertentu substrat dalam reaksinya dan konsentrasi enzim yang menunjukkan aktiivitas terbesarnya dalam mengkatalis reaksi kimia tubuh. Enzim F Substrat .omplek Enzim&substrat Enzim F hasil reaksi 'raktikum kali ini bertujuan untuk menguji enzim amylase dalam aktivitasnya menghidrolisis amylum secara kuantitatif dengan metode wohlgemuth. Enzim dibagi ke dalam beberapa golongan berdasarkan jenis reaksi yang dikatalisisnya. Enzim amylase termasuk ke dalam golongan enzim hidrolase, yang bekerja mengkatalis reaksi hidrolisis di dalam tubuh, yaitu reaksi hidrolisis amylum. Enzim ini banyak terdapat di saliva "ludah%, pankreas dan hati. 'ercobaan dilakukan dengan terlebih dahulu membagi urine menjadi dua bagian hingga didapatkan urine encer dan urine pekat. 1rine pekat merupakan urine murni tanpa pengenceran, sedangkan urine encer merupakan urine murni yang diencerkan dengan air )>):. 1rine disini berfungsi sebagai sumber enzim amylase yang akan diukur aktivitasnya dalam hidrolisis amylum. 1rine pekat mengandung sejumlah konsentrasi enzim yang akan lebih banyak dibandingkan pada urine encer. *erdasarkan perbedaan konsentrasi ini, maka dapat dibandingkan aktivitas enzim dalam berbagai konsentrasinya. 1rine pekat dan encer kemudian masing&masing dimasukkan ke dalam ): tabung dengan volume :,), :,!, :,$, :,2 dan :,< untuk urine pekat, sedangkan urine encer dengan volume :,<, :,7, :,@, :,- dan :,,. .emudian pada masing&masing urine dalam tabung diencerkan dengan akuadest hingga volume ) ml. .emudian ditambahkan ! ml :,); larutan amilum yang mengandung :,< ; =aCl, dan dikocok agar homogen. 3mylum merupakan substrat yang digunakan untuk menguji aktivitas enzim amylase, karena enzim amylase merupakan enzim yang bekerja dalam katalisis rekasi hidrolisis amylum menjadi maltose.

C#! # # # # # # #

C#! # # # # # # # #

C#! # # # # # # #

OH HO O O HO OH HO
maltose

OH OH

3milase
O OH

=aCl yang terkandung di dalam larutan amylum, berfungsi untuk mengoptimalkan aktivitas enzim "aktivator% dengan mengendalikan p# larutan, karena enzim amylase dapat bekerja pada p# 7,< sampai @,! dan mempunyai p# optimum 7,,. Selain p# optimum, aktivitas enzim juga dipengaruhi suhu optimum dimana enzim tersebut bekerja, enzim amylase bekerja optimum pada suhu optimumnya $@oC, sesuai suhu tubuh. .arena itulah tabung&tabung tersebut selanjutnya ditempatkan pada penangas air dengan suhu $@oC selama $: menit. Segera setelah dipanaskan, semua tabung didinginkan dalam air es untuk menonaktifkan kerja enzim, sehingga dapat diukur aktivitasnya dalam masing&masing konsentrasi. 3gar aktivitas enzim pada masing&masing konsentrasi dapat diukur, maka selanjutnya ditambahkan ! tetes larutan iodium sebagai indikator. 0odium akan mengikat sisa&sisa amylum yang tidak sempat terhidrolisis oleh enzim amylase membentuk komplek iod&amylum yang berwarna biru. Semakin banyak iodium yang berikatan dengan amylum maka warna cokelat iodium akan semakin memudar. 3mylum F 0odium 0od&3mylum (arutan yang masih banyak mengandung sisa amylum, akan lebih bening dibandingkan yang lainnya, karena banyaknya ikatan iod& amylum yang terbentuk sehingga warna cokelat iodium semakin memudar. *egitu pula sebaliknya untuk larutan yang mengandung amylum sedikit, ditandai dengan warna kuning larutan, karena iodium yang berikatan dengan amylum sedikit, sehingga warna cokelat iodium pada larutan tidak banyak berkurang.

3ktivitas enzim yang paling besar ditandai dengan sedikitnya amylum yang tersisa di dalam larutan, yaitu pada larutan yang paling bewarna kuning yaitu pada volume urine encer :,< m(. Sehingga didapatkan indeks diastase urine !:, sedangkan indeks diastase urine normal berkisar antara <&!:, maka dapat disimpulkan bahwa sampel yang diuji dalam keadaan normal. 0ndeks diastase urine merupakan jumah urine paling sedikit yang dapat mencernakan ! ml larutan amylum :,); yang dapat dicernakan ) ml urine pada suhu $@oC dalam waktu $: menit. V. (ESIMPULAN .esimpulan yang didapat dari praktikum kali ini, diantaranya adalah > ). Enzim amylase merupakan enzim yang bekerja mengkatalis reaksi hidrolisis amylum menjadi maltosa. !. 3ktivitas enzim dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya suhu, p#, konsentrasi enzim dan konsentrasi substrat. $. 3ktivitas enzim dapat diukur dengan metode wohlgemuth, yaitu metode semikuantitatif dengan membandingkan aktivitas enzim dari berbagai konsentrasi enzim. 2. 3ktivitas enzim terbesar dari hasil percobaan yaitu pada volume urine encer :,<, ditandai dengan warna kuning larutan. <. Semakin larutan berwarna kuning, maka aktivitas enzim semakin besar, begitu pula sebaliknya. 7. 0ndeks diastase urine yang diperoleh dari percobaan adalah !:, maka dikatakan normal.

DA*TAR PUSTA(A (ehninger, 3lbert (. ),,$. Dasar-dasar Biokimia Jilid 1. Erlangga. Eakarta.

+ontgomery. ),,$. Biokimia Berorientasi Pada Kasus Klinik Jilid 1 edisi ke-5. *inarupa 3ksara. Eakarta. 'oedjiadi, 3nna. ),,2. Dasar-Dasar Biokimia. 'enerbit 1niversitas 0ndonesia. Eakarta

LABORATORIUM (IMIA *ARMASI PROGRAM STUDI *ARMASI *+MIPA UNIVERSITAS LAMBUNG MANG(URAT

LAPORAN PRA(TI(UM BIO(IMIA

PERCOBAAN VII UJI AMILASE DENGAN METODE WOHLGEMUTH

D#"u"un O$e' , D#%a A-u$#a D.# San&# J1E1/0/!1 (e$o23o4 I5

PROGRAM STUDI *ARMASI *A(ULTAS MATEMATI(A DAN ILMU PENGETAHUAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANG(URAT BANJARBARU !//1 HALAMAN PENILAIAN La3oran Pra4%#4u2 B#o4#2#a &en)an Ju&u$

6Perco aan VII. Uj# A2#$a"e &en)an Me%o&e Wo'$)e2u%'6

Ura#an 1. Po"% Te"% !. Jurna$ Pra4%#4u2 7. La3oran Pra4%#4u2

N#$a#

*anjarbaru, ): /esember !::Tanda tangan

"+ina Giana%