Anda di halaman 1dari 7

Skill for Success

Tugas Karir Matematika

1. Public Speaking Public speaking merupakan kemampuan untuk berbicara di depan umum, secara runut dan terencana dengan tujuan tertentu (Watzlawick, 1967).1 Dalam bukunya yang berjudul The Power Of Public Speaking, Charles Bonar (2007) mendefinisikan public speaking sebagai kombinasi antara pengalaman, kemampuan diri, manajemen serta seni dalam berbicara di depan umum.2 Sedangkan menurut Umar (2011) public speaking merupakan suatu pengetahuan tentang keterampilan khusus yang harus dimiliki seseorang dalam berbicara di hadapan publik. Sebab, berbicara merupakan sesuatu yang mudah dilakukan, namun akan beda halnya jika berbicara itu bertujuan untuk meyakinkan, mempengaruhi orang lain agar memiliki kesemaaan pandangan diri kita. Oleh karena itu dibutuhkan suatu skill individu tertentu dalam usaha mempengaruhi orang lain, pekerjaan yang membutuhkan keahlian public speaking biasanya harus dimiliki oleh para profesional, CEO perusahaan, manajer, humas, politisi, motivator, dan lain-lain.3 Menurut Aristoteles, ada tiga pilar dari public speaking yaitu : 4 1. Ethos, kredibilitas (atau karakter) dari pembicara 2. Pathos, yaitu hubungan emosional dengan penonton 3. Logos, yang berarti argument yang logis Joseph DeVito (2009) menyatakan ada sepuluh langkah untuk melakukan berbicara di depan umum. Pertama, menentukan tema atau topik yang akan disampaikan. Kedua, menganalisis pendengar. Ketiga, meneliti topik yang akan disampaikan. Keempat, rumuskan tesis dan ide dalam poin-poin. Kelima, bangun ide dalam poin-poin tersebut dengan melakukan

pengembangan-pengembangan seperlunya. Keenam, atur materi yang akan disampaikan dengan baik dengan pola pengorganisasian pidato. Ketujuh, rumuskan poin-poin yang sudah ada dengan kalimat yang jelas dan lugas. Kedelapan, bagi menjadi tiga bagian, pembuka,isi dan penutup serta meletakkan kalimat-kalimat transisi dengan tepat di bagian tertentu. Kesembilan, jangan

Public Speaking Community, Pengertian Public Speaking dan Alur Penerapannya, dalam http://optimispublicspeaker.wordpress.com/ category/pengantar-public-speaking/ 2 Charles Bonar Sirait. 2007. The Power of Public Speaking. 3 Umar. 2011. Diakses dari http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/presenting/2223359-public-speaking/#ixzz2vYBLS33Z pada tanggal 10 Maret 2014 4 http://sixminutes.dlugan.com/ethos-pathos-logos/
1

Skill for Success

Tugas Karir Matematika

lupa untuk berlatih. Kesepuluh, sampaikan topik tersebut di depan umum dengan menggunakan metode yang sesuai.5

2. Leadership skill Menurut Richad Hull (1999) kepemimpinan (leadership) adalah kemampuan mempengaruhi pendapat, sikap dan perilaku orang lain. Hal ini berarti setiap orang mampu mengatur dan mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama dan dapat berfungsi sebagai pemimpin. Kepemimpinan merupakan proses yang harus ada dan perlu diadakan dalam kehidupan manusia selaku makhluk sosial. Ada juga Anoraga (1995) yang mengatakan bahwa kepemimpinan adalah seni mempengaruhi orang lain untuk mengarahkan kemauan mereka.6 Selain itu menurut Barnard (1938) leadership merupakan kemampuan atasan untuk mempengaruhi perilaku bawahan dan membujuk mereka untuk mengikuti tindakan tertentu. Ada empat hakikat kepemimpinan yaitu: 7 1. Kepemimpinan yang efektif merupakan faktor kunci dalam kehidupan dan keberhasilan suatu organisasi 2. Kepemimpinan mengubah potensi menjadi kenyataan. 3. Kepemimpinan adalah tindakan utama yang membawa kepada keberhasilan semua potensi kuat yang ada di suatu organisasi dan orang-orangnya. 4. Pemimpin mengusulkan paradigma baru ketika yang lama kehilangan efektivitas mereka

3. Networking Menurut John G. Ango, Rumus untuk sukses adalah modal Anda (apa yang Anda ketahui) dikalikan modal sosial Anda (siapa yang Anda tahu) dikalikan reputasi Anda (siapa yang mengandalkan Anda). Ketika seseorang membangun networking, maka dia telah meningkatkan

5 6

Diakses dari http://yoanpress.blogspot.com/2012/04/komunikasi-lewat-public-speaking.html Diakses dari https://www.google.com/search?q=kepemimpinan+yang+kharismatik&oq=kepemimpinan+yang+kharismatik&aqs=chrome..69i57 j0l5.9335j0j9&sourceid=chrome&espv=210&es_sm=93&ie=UTF-8# 7 Diakses dari https://www.google.com/search?&es_sm=93&sclient=psyab&q=Leadership_Theories&oq=Leadership_Theories&gs_ l=serp.3...506530.506530.1.507532.1.1.0.0.0.0.0.0..0.0....0...1c.1.37.psyab..1.1.398.YG9ZZsTfwE4&pbx=1&bav=on.2,or.r_cp.r_qf.&bvm=bv.62 578216%2Cd.bmk%2Cpv.xjs.s.en_US.Qb9R7Hul644.O&biw=1366&bih=667&ech=1&psi=9K8dU_6IBYiRrAew74DQBQ.1394454506897.5& emsg=NCSR&noj=1&ei=EbAdU-jSG9CsrAfHw4CwBA#

Skill for Success

Tugas Karir Matematika

modal sosial dan reputasi, bahkan telah dapat membangun sumber daya pula, karena kita dapat belajar banyak melalui networking.8 Key success sesungguhnya, semakin jauh kita maju dalam perjalanan menuju sukses, kita akan menyadari bahwa yang membuat kita sukses bukanlah uang, gagasan atau antusiasme semata melainkan keberadaan orang lain.9 Networking tidak sekedar untuk menemukan pekerjaan atau klien. Dalam era perekonomian yang didominasi oleh ide-ide dan inovasi, networking menciptakan saluran di mana ide-ide mengalir dan ide-ide baru diciptakan. Sebuah networking yang besar, mengikat kita ke tubuh dari networking tersebut, jadi tidak hanya ke satu orang saja. Interaksi networking ini memungkinkan memberi kenaikan inovasi dan kreativitas serta dukungan untuk memelihara ide-ide baru sampai dapat terealisasikan. 10

4. Adaptation Adaptasi adalah kunci keterampilan, yaitu salah satu yang harus kita tunjukkan dalam ruang pembelajaran sosial. Menyesuaikan peranan kita dan beradaptasi terkait pola pikir kita. Adaptasi bukan tentang membuang apa yang kita tahu, apa yang kita lakukan, dan terus-menerus menciptakan kembali diri kita sendiri. Justru sebaliknya, adaptasi adalah tentang mengambil kekuatan dan membangunnya. 11 Darwin pernah berkata bahwa bukan spesies yang terkuat yang bertahan, pula yang paling cerdas. Namun yang mampu bertahan adalah yang paling mudah beradaptasi untuk berubah. 12

5. Visionering Dalam KBBI visioner diartikan sebagai orang yg memiliki khayalan atau wawasan ke depan.13 Visioner diartikan pula sebagai seorang yang dapat melihat jauh sekali kedepan. Hal ini dilakukannya setelah mempelajari suatu kejadian/pengalaman yang dijalani. Karena pada dasarnya seorang itu dapat melihat peluang yaitu dimensi waktu dan ruang tanpa batasan dan
8 9

http://www.dumblittleman.com/2008/02/stop-networking-and-start-building.html http://www.slideshare.net/dnurfalaq/networking-and-relationship-membangun-jejaring-dan-hubungan 10 http://www.lifehack.org/articles/lifestyle/10-skills-you-need-to-succeed-at-almost-anything.html 11 http://julianstodd.wordpress.com/2013/03/13/adaptation-a-social-learning-skill/ 12 http://www.trainingzone.co.uk/blogs/emma-sue-prince-unimenta/emma-sue-prince/adaptability-key-skill-we-must-develop-ourselves-and13 http://kbbi.web.id/visioner

Skill for Success

Tugas Karir Matematika

halangan, meskipun gunung yang tinggi, akan dilalui dengan caranya. Meraka tidak selalu berfikir untuk medapatkan uang. 14 Seorang visioner kerjanya selalu dimulakan dari wilayah yang serba mungkin. Seorang visioner adalah orang yang berani menciptakan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Seorang visioner orientasinya pada capaian jauh ke depan. Seorang visioner selalu berfikir dengan gagasan dan karya besarnya. Maka penyebutannya pun tak sekedar sebuah khayalan. Lebih cocok disebut impian. Christine Fald (2008) mengatakan, mimpi itu digerakkan oleh spirit untuk mengubah sesuatu keadaan, mengarahkan segala usaha-usahanya untuk mencapai tujuan. Sedang berkhayal lebih pada angan-angan yang tidak berdasar. Berfikir visioner berarti kita telah memancangkan pilar berfikir, tidak ada yang tidak mungkin bagi seorang visioner. 15 6. Critical thinking Menurut Chance (1986) berpikir kritis adalah kemampuan untuk menganalisis fakta, mencetuskan dan menata gagasan, mempertahankan pendapat, membuat perbandingan, menarik kesimpulan, mengevaluasi argumen dan memecahkan masalah.16 Sedangkan menurut Angelo (1995) berpikir kritis adalah mengaplikasikan rasional, kegiatan berpikir yang tinggi, meliputi kegiatan menganalisis, mensintesis, mengenali permasalahan dan pemecahannya, menyimpulkan serta mengevaluasi.17 Selain itu Walker (2006) yang mengatakan bahwa berpikir kritis adalah suatu proses intelektual dalam pembuatan konsep, mengaplikasikan, menganalisis, mensintesis, dan atau mengevaluasi berbagai informasi yang didapat dari hasil observasi, pengalaman, refleksi, di mana hasil proses ini diguanakan sebagai dasar saat mengambil tindakan.18

7. Self control Self control adalah pengaruh atau regulasi seseorang terhadap fisik, perilaku, dan prosesproses psikologisnya (Calhoun and Acocella, 1990). Selain itu pengertian self control yang dikemukakan oleh J.P Chaplin yaitu, kemampuan untuk membimbing tingkah laku sendiri, kemampuan untuk menekan atau merintangi impuls-impuls atau tingkah laku impulsive
14 15

http://id.scribd.com/doc/51963852/Visioner-adalah-seorang-yang-dapat-melihat-jauh-sekali-kedepan http://umum.kompasiana.com/2010/01/02/berfikir-visioner-47161.html 16 Chance, P. (1986). Thinking in the classroom: A survey of programs. New York: Teachers College, Columbia University. 17 Angelo, Thomas A. & Cross, Patricia (1995). Classroom Assessment Techniques: A Handbook for College Teachers, 2nd edition. 18 Walker, Paul & Finney, Nicholas. (1999). Skill Development and Critical Thinking in Higher Education. Higher Education Research & Development Unit, University College, London WC1E 6BT, UK

Skill for Success

Tugas Karir Matematika

(mencirikan kegiatan untuk terlibat dalam suatu kegiatan tanpa refleksi / tanpa berpikir secukupnya atau yang tidak dapat ditahan-tahan, tidak dapat ditekan).19 Calhoun dan Acocella (1990), mengemukakan dua alasan yang mengharuskan individu untuk mengontrol diri secara terus menerus. Pertama, individu hidup bersama kelompok sehingga dalam memuaskan keinginannya individu harus mengontrol perilakunya agar tidak menggangu kenyamanan orang lain. Kedua, masyarakat mendorong individu untuk secara konstan menyusun standar yang lebih baik bagi dirinya. Sehingga dalam rangka memenuhi tuntutan tersebut dibutuhkan pengontrolan diri agar dalam proses pencapaian standar tersebut individu tidak melakukan hal-hal yang menyimpang. Selain itu kontrol diri berkaitan dengan bagaimana individu mengendalikan emosi serta dorongan-dorongan dari dalam dirinya (Hurlock, 1990). Menurut konsep ilmiah, pengendalian emosi berarti mengarahkan energi emosi ke saluran ekspresi yang bermanfaat dan dapat diterima secara sosial. Memang konsep ilmiah menitikberatkan pada pengendalian, tetapi tidak sama artinya dengan penekanan. Mengontrol emosi berarti mendekati suatu situasi dengan menggunakan sikap yang rasional untuk merespon situasi tersebut dan mencegah munculnya reaksi yang berlebihan (Elfida, 1995). 20 Sebuah quote dari Grenville Kleiser yang mengatakan bahwa dengan tetap menjaga disiplin serta pengendalian diri, Anda dapat mengembangkan karakter yang besar.21

8. Knowledge improvement Pengetahuan dan keterampilan adalah aspek dalam kekuatan kita yang dapat kita perbaiki, kita tambah dan kita tingkatkan.22 Untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan lebih, tentunya selain melalui jenjang pendidikan atau akademis, bisa juga didapatkan dari orang-orang sukses di sekitar kita, dengan mengikuti seminar atau pelatihan yang bisa meningkatkan kemampuan kita dalam membangun atau menekuni bidang tertentu, atau bisa juga dengan membaca buku yang bisa menjadi sumber pengetahuan yang cukup potensial untuk membantu meng -upgrade pengetahuan maupun keterampilan.
19 20

http://atpsikologi.blogspot.com/2009/11/kontol-diri-atau-self-kontrol.html Dalam http://ladesang.blogspot.com/2012/06/kontrol-diri-self-control.html 21 https://www.polk-fl.net/staff/resources/documents/keystocharacter/October2011.pdf 22 http://gozalionline.blogspot.com/2009/03/antara-bakat-pengetahuan-dan.html

Skill for Success

Tugas Karir Matematika

9. Problem solving Problem solving adalah alat, keterampilan, dan proses. Sebagai alat yang membantu Anda memecahkan masalah atau mencapai suatu tujuan, sebagai keterampilan yang dapat Anda gunakan berulang-ulang sepanjang hidup Anda, dan sebagai suatu proses yang melibatkan sejumlah langkah. Ada lima langkah untuk memecahkan masalah yaitu 23 : 1. Definisikan masalah 2. Analisis permasalahan 3. Bangun tujuan 4. Menghasilkan solusi yang memungkinkan 5. Menganalisis solusi Kekuatan positif dalam diri dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Dengan meningkatnya nilai-nilai positif dalam diri, maka akan membuat kita lebih terampil dalam memecahkan masalah dalam kondisi apa pun, termasuk dalam kondisi tertekan. Ketika Tuhan ingin mengirimkan hadiah pada Anda, Dia akan membungkusnya dalam masalah. Semakin besar hadiah yang ingin dikirimkan Tuhan pada Anda, semakin besar masalah yang membungkusnya (Norman Vincent Peale). 24

10. Foreign language Bahasa asing merupakan bahasa yang bukan bahasa ibu suatu negara tertentu, di mana para pembelajarnya menjadikan bahasa asing sebagai bahasa pilihan kedua dalam mata pelajaran di sekolah dan tidak digunakan dalam komunikasi sehari-hari.25 Dalam Wikipedia, bahasa asing merupakan bahasa yang tidak digunakan oleh orang yang tinggal di sebuah tempat yang tertentu. Bahasa asing juga merupakan sebuah bahasa yang tidak digunakan di tanah air / negara asal seseorang. 26 Di era sekarang manfaat bisa berbahasa asing tentu sangatlah penting. Dengan berbahasa asing kita dengan mudah mengakses seluruh bagian dunia. Bahasa asing dibutuhkan hampir
23 24

http://www.lorainccc.edu/Current+Students/Advising+and+Counseling/Counseling/Problem+Solving.htm http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan/2013/06/16/meningkatkan-problem-solving-skill-569244.html 25 https://www.google.com/search?q=bab+2+haikat+pembelajaan+bahasa+asing&oq=bab+2+haikat+pembelajaan+bahasa+asing&aqs=chrome..6 9i57.9147j0j4&sourceid=chrome&espv=210&es_sm=93&ie=UTF-8# 26 http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_asing

Skill for Success

Tugas Karir Matematika

dalam semua tataran bidang kehidupan, tak terkecuali dalam dunia karir. Beragam profesi pekerjaan menuntut kemampuan bisa berbahasa asing (terutama bahasa inggris) sebagai ketrampilan dan suatu keharusan.