Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN KIMIAWI URIN PROTEIN Nama sample Umur/Jenis kelamin Diagnosa/KU : Yusuf Rizkillah Akbar : 18 tahun/ laki- laki

: Normal

Penetapam kadar protein dalam urin biasanya dinyatakan berdasarkan timbulnya kekeruhan pada urin. Karena padatnya atau kasarnya kekeruhan itu menjadi satu ukuran untuk jumlah protein yang ada, maka menggunakan urin yang jernih menjadi syarat yang penting. Salah satu uji protein urin yang cukup peka adalah dengan melalui pemanasan urin dengan asam cuka. Pemberian asam asetat dilakukan untuk mencapai atau mendekati titik iso-elektrik protein, sedangkan pemanasan bertujuan untuk denaturasi sehingga terjadilah presipitasi. Pada pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya protein dalam urin sample. Alat dan bahan yang digunakan adalah tabung reaksi, bunsen, kertas saring dan asam cuka 6%. Pertama, urin difiltrasi/ dipusingkan dalam centrifuge selama 5 menit, kemudian dipanaskan sampai mendidih. Setelah itu ditambahkan 2-3 tetes asam cuka 6% lalu dipanaskan kembali dan dibaca hasilnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa urin sample normal, yaitu urin tetap jernih setelah dilakukan pemeriksaan.

KARBOHIDRAT Nama sample Umur/Jenis kelamin Diagnosa/KU : Yusuf Rizkillah Akbar : 18 tahun/ laki- laki : Normal

Pada pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya karbohidrat dalam urin sample. Reagen yang digunakan terdiri dari fehling A dan fehling B. Larutan Fehling A adalah larutan CuS04 dalam air, sedangkan larutan Fehling B adalah larutan garam K-Na-tartrat dan NaOH dalam air. Kedua macam larutan ini disimpan terpisah baru dicampur menjelang digunakan untuk memeriksa suatu karbohidrat. Dalam pereaksi ini ion Cu++ direduksi menjadi ion Cu+ dalam suasana basa akan diendapkan sebagai Cu20. Pertama, 2 ml fehling A dan fehling B dalam satu tabung reaksi, dan ditambahkan 1 ml urin. Kemudian dipanaskan dengan api kecil sampai mendidih. Dibiarkan hingga dingin dan dibaca hasilnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa urin sample normal, yaitu urin berwarna hijau jernih.