Anda di halaman 1dari 7

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, karena penelitian ini dilaksanakan berangkat dari permasalahan pembelajaran di kelas, kemudian ditindak lanjuti dengan penerapan suatu tindakan pembelajaran kemudian direfleksi, dianalisis dan dilakukan penerapan kembali pada siklus-siklus berikutnya, setelah dilaksanakan revisi berdasarkan temuan saat refleksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan, yaitu peneliti berusaha untuk menerapkan suatu tindakan sebagai upaya perbaikan untuk mengatasi masalah yang ditemukan. Karena penelitian dilaksanakan dengan setting kelas, maka disebut penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research)

3.2 Model Penelitian Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, model Stephen Kemmis dan Mc aggart !dalam Suranto,"##$%&', model ini menggunakan sistem spiral refleksi

diri yang dimulai dari rencana, tindakan, pengamatan, refleksi, dan perencanaan kembali yang merupakan dasar untuk suatu rancangan pemecahan masalah.

()

(%

Penelitian indakan Kelas !P K' menurut Kemmis dan Mc Taggar !dalam Suranto, "###$%&' dapat digambarkan dalam diagram sebagai berikut $

,efleksi indakan .bservasi ,efleksi indakan .bservasi ,efleksi indakan .bservasi

,encana 0*al

,encana yang /irevisi

,encana yang /irevisi

,encana yang /irevisi

Gambar 3.1 Siklus Penelitian indakan Kelas 3.3 Prosed r Penelitian Prosedur penelitian dia*ali dengan pra tindakan yaitu mengadakan identifikasi metode klos dan Kecepatan +fektif Membaca !K+M' kemudian baru dilaksanakan tindakan yang terdiri dari ) siklus. Setiap siklus tindakannya ada empat

(3

tahapan yaitu !(' persiapan-perencanaan tindakan, !"' pelaksanaan tindakan, !)' observasi dan evaluasi, dan !%' analisis dan refleksi. Secara rinci masing-masing siklus tindakannya sebagai berikut $ ).).( Persiapan indakan Setiap siklus memerlukan persiapan-persiapan sebagai berikut $ a' Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang mengacu pada silabus pembahasan yang telah dibuat oleh guru. b' Menyiapkan bahan ajar c' Penyusunan instrumen sebagai alat observasi (' 1embar kemampuan tingkat keterbacaan dan pemahaman sis*a. "' 1embar pengamatan masalah yang dihadapi untuk meningkatkan Kecepatan +fektif Membaca Sis*a d' Penentuan jad*al tindakan kelas.

).)." ,encana 2mplementasi indakan !Pelaksanaan indakan' indakan (action) kelas tiap siklus secara umum sebagai berikut $ a' Sis*a berdiskusi tentang metode klos. b' Sis*a bersama guru menyimpulkan tentang *acana rumpang dan cara penyempurnaan kerumpangannya. c' Sis*a membentuk kelompok. /ari %# sis*a, setiap nomor absen ganjil sebagai kelompok responden, dan nomor absen genap sebagai kelompok pengamat atau

(5

pencatat *aktu dan menghitung K+M responden. /engan demikian setiap nomor absen ganjil berpasangan dengan nomor absen genap. d' Sis*a nomor absen ganjil membaca *acana yang sudah disediakan dan sis*a nomor absen genap sebagai pencatat *aktu dan menghitung K+M responden. e' Sis*a yang sebagai pengamat secara individu mengukur tingkat keterbacaan responden !pasangan'. f' ahap berikutnya kelompok yang semula sebagai responden berganti sebagai kelompok pengamat. Kelompok pengamat tugasnya mencatat *aktu dan menghitung K+M responden g' Sis*a bersama guru menyimpulkan hasil bacaan dengan menggunakan metode klos sebagai acuan refleksi.

).).) .bservasi dan +valuasi Pada setiap siklus dilakukan pengamatan dengan instrumen yang telah disediakan, yaitu $ (. ingkat keterbacaan dan pemahaman metode klos a. Panjang *acana sebagai alat ajar b. /elisi !lesapan' disesuaikan kebutuhan sis*a dan pertimbangan guru yaitu ketrampilan penguasaan unsur tata bahasa dan ketrampilan kosakata serta maknanya c. +valuasi sebagai alat ajar !conte4tual' artinya boleh sinonim atau makna yang dapat mengganti kedudukan kata yang dilepas.

(7

". 1embar Pengamatan Masalah yang dihadapi untuk meningkatkan K+M 2nstrumen ini digunakan untuk memantau masalah yang dihadapi oleh sis*a dalam proses pembelajaran membaca cepat dengan menggunakan metode klos a. b. c. ingkat pengetahuan bahasa Kemampuan kognitif Pengalaman membaca

). 1embar .bservasi 0ktivitas 6uru-Peneliti %. Pada siklus akhir !ketiga' diberikan lembar angket untuk sis*a tentang pelaksanaan pembelajaran Kecepatan +fektif Membaca !K+M' dengan

menggunakan metode Klos

).).%

,efleksi Setiap akhir siklus selalu dilaksanakan refleksi untuk mengetahui sejauh mana

tingkat keterbacaan dan pemahaman sis*a. Selalu diadakan diskusi dengan sis*a dalam proses masukan-masukan maupun tanggapan dan komentar dari sis*a sehingga refleksi sesuai dengan perkembangan kemajuan membaca sis*a.

(;

3.! Data dan " mber Data /ata yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa catatan-catatan, silabus pembelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran !,PP', hasil Kecepatan +fektif Membaca !K+M' sis*a, dan hasil observasi terhadap kegiatan pembelajaran. Sumber data dalam penelitian ini adalah sis*a kelas 82 2P0 " SM0 9egeri ) Sidoarjo ahun Pelajaran "##5-"##7, dan guru, serta pengamat selama

berlangsungnya penilaian tindakan kelas.

3.# Teknik Analisis Data /alam penelitian tindakan kelas ini menggunakan dua teknik analisis data dengan memperhatikan jenis data yang dikumpulkan, yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. 0nalisis kualitatif terhadap data kualitatif yang diperoleh dari hasil pengamatan sis*a dan guru selama berlangsungnya pembelajaran di kelas. Sedangkan analisis kuantitatif digunakan terhadap hasil tes Kecepatan +fektif Membaca !K+M' sis*a dengan menggunakan Metode Klos. ,umus yang dipakai untuk mengetahui Kecepatan +fektif Membaca adalah sebagai berikut $
K K B 4 : Kpm Wm Wm SI K B 4 : Kpm Wd $ 5# SI K B !5#' 4 : Kpm Wm SI

(&

Keterangan $ K <m <d = S2 : : : : : Jumlah kata yang dibaca <aktu tempuh baca dalam satuan menit <aktu tempuh dalam satuan detik Skor bobot perolehan tes yang dija*ab dengan benar Skor ideal atau skor maksimal Kata per menit

Kpm :

Sis*a dikatakan berhasil membaca !tuntas' kalau kecepatan membaca minimal "3# kpm dan kemampuan memahami bacaan minimal 7#>, itu berarti sis*a dikatakan berhasil membaca !tuntas' atau sesuai dengan KKM !Kriteria Ketuntasan Minimal' yaitu jika kecepatan efektif membaca !K+M' minimal (73 kpm. ?al itu didasarkan pada pendapat ?arjasujana yang mangatakan bah*a, K+M minimal untuk klasifikasi pembaca adalah $ S/ !(%# kpm', S1 P !(%#-(73 kpm', S1 0 !(73-"%3 kpm', dan Perguruan inggi !"%3-";# kpm'. !?arjasujana,"###$((#'

3.$ Lokasi Penelitian 1okasi penelitian tindakan kelas ini yaitu SM0 9egeri ) Sidoarjo ahun

Pelajaran "##5-"##7. 0da 3 kelas 82 2P0, dipilih secara acak kelas 82 2P0 " dengan jumlah %# sis*a. 1okasi sekolah di jalan /r. <ahidin no. ()# Sidoarjo. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan kompetensi dasar membaca cepat dalam mata pelajaran bahasa 2ndonesia.