Anda di halaman 1dari 3

BAB V PENUTUP 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan sebagai berikut : a.

Kemampuan kecepatan membaca siswa rendah karena teknik pembelajaran membaca yang selama ini tidak di arahkan untuk melatih keterampilan membaca, dan model pembelajarannya selalu mengacu pada buku yang ada, sehingga para siswa beranggapan pengajaran membaca tujuannya semata-mata menjawab pertanyaan, mencari kata/istilah yang sulit dan lain-lain. Hal ini dihadapi siswa dengan proses yang amat lamban. b. Metode klos dapat dipakai untuk mengukur tingkat keterbacaan sebuah wacana yaitu dapat dipakai untuk menguji tingkat kesukaran dan tingkat kemudahan suatu wacana, serta dapat mengklasi ikasi pembaca menjadi ! kelompok yaitu : independen "tingkat bebas#, instruksional "tingkat pengajaran#, dan rustasi

"gagal#. $i samping itu metode klos juga bisa digunakan untuk mengetahui kelayakan wacana sesuai dengan kemampuan siswa, dan dapat pula dipakai untuk melatih keterampilan dan kemampuan baca. c. Hasil analisis data menunjukkan bahwa akti%itas pembelajaran membaca cepat dengan menggunakan metode klos dapat meningkatkan Kecepatan & ekti Membaca "K&M# siswa.

!!

!*

d. Kecepatan & ekti Membaca "K&M# merupakan perpaduan antara kecepatan membaca dengan kemampuan memahami bacaan. e. Kecepatan & ekti Membaca "K&M# dipengaruhi oleh aktor tingkat pengetahuan bahasa, pengetahuan kogniti , dan pengalaman membaca siswa. Kendala pada tingkat pengetahuan bahasa pemecahannya dengan jalan sering membaca kamus bahasa 'ndonesia dan teori kebahasaan sedangkan kendala pada pengetahuan kogniti pemecahannya dengan jalan meningkatkan daya nalar dan kepekaan untuk mengerti dan memahami isi/pesan yang terkandung dalam suatu bacaan yang see isien mungkin. (ada kendala pengalaman membaca pemecahannya siswa harus sering membaca karena orang yang sering membaca K&Mnya jauh berbeda dengan orang yang jarang membaca.

5.2

Saran saran

a. )erampil membaca sebaiknya dilatih dan diajarkan mulai tingkat dasar, karena kemampuan membaca mempunyai pengaruh terhadap mata pelajaran lain. b. Melatih membaca tepat, benar dan cepat menjadi tanggung jawab semua guru dan bukan tanggung jawab guru bahasa 'ndonesia saja.

!;

DAFTAR RUJUKAN

$epdikbud, +,,,. Penelitian Tindakan. -akarta : $irektorat -endral (endidikan $asar dan Menengah, $irektorat Menengah .mum. &riyanto./00!. Analisis Wacana. 1ogyakarta : 2K'3 Harjosujono, 4khmad 3lamet, +,,5. Membaca 2. -akarta : $epdikbud $irektorat -endral (endidikan $asar dan Menengah, $irektorat Menengah .mum. Bagian (royek (enataran Baru 32)( 3etara $.''' Kasmidjan, $rs. +,,5. Teori Membaca. 3urabaya : -urusan (endidikan Bahasa dan 3astra 'ndonesia 6akultas (endidikan Bahasa dan 3eni. (oerwodarminto, 7-3., +,,*, Bahasa Indonesia untuk Karang Mengarang. 1ogya : .(. 'ndonesia 3oedarso, /000, Speed Reading Sistem Membaca 8ramedia (ustaka .tama. epat dan !"ekti". -akarta : ()

3ubyakto, 3ri .tari, $r.+,99, Metodologi Penga#aran Bahasa. -akarta : $epdikbud $irektorat -enderal (endidikan )inggi, (royek (engembangan 2embaga (endidikan )enaga Kependidikan 3uranto, Basowi, 3ukidin./00/. Mana#emen Penelitian Tindakan Kelas. 'nsan :endekia )im (elatih (royek (83M, +,,,. Penelitian Tindakan Kelas $PTK%, -akarta: $epdikbud $irektorat (endidikan )inggi, (engembangan 8uru 3ekolah Menengah