Anda di halaman 1dari 6

OPERASI TEKNIK KIMIA 2

MATERI PERPIINDAHAN MASSA DIFUSI PERPIINDAHAN MASSA ABSORBSI PERPIINDAHAN MASSA EKSTRAKSI PERPIINDAHAN MASSA DISTILASI

BAB I PERPINDAHAN MASSA DIFUSI

Difusi adalah peristiwa mengalirnya atau berpindahnya suatuzatdalam pelarut daribagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Perbedaan konsentrasiyang ada pada dua larutan disebut gradien konsentrasi. Difusi merupakan salah satu peristiwaperpindahan massa yang prosesnya sering juga dilakukan dalam industriindustri. Proses difusi minimal melibatkan dua zat, salah satu zat berkonsentrasi lebih tinggi daripada zatlainnya atau dapat dikatakan dalam kondisi belum setimbang, Keadaan ini dapat menjadi driving force dari proses difusi. Difusi akan terus terjadi hingga seluruh partikel tersebar luassecara merata atau mencapai keadaankesetimbangandimana perpindahan molekul tetapterjadi walaupun tidak ada perbedaan konsentrasi. Difusi adalah peristiwa mengalirnya atau berpindahnya suatuzatdalam pelarut daribagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Perbedaan konsentrasiyang ada pada dua larutan disebut gradien konsentrasi. Difusi merupakan salah satu peristiwaperpindahan massa yang prosesnya sering juga dilakukan dalam industri-industri. Proses difusi minimal melibatkan dua zat, salah satu zat berkonsentrasi lebih tinggi daripada zatlainnya atau dapat dikatakan dalam kondisi belum setimbang, Keadaan ini dapat menjadi driving force dari proses difusi. Difusi akan terus terjadi hingga seluruh partikel tersebar luassecara merata atau mencapai

keadaankesetimbangandimana perpindahan molekul tetapterjadi walaupun tidak ada perbedaan konsentrasi. Contoh yang sederhana adalahuap airdari cerek yang berdifusi dalam udara.Lambat laun cairan menjadi manis. Contoh lainadalah pemberian gulapada cairan teh tawar. Difusi yang paling sering terjadi adalah difusimolekuler. Difusi ini terjadi jika terbentuk perpindahan dari sebuah lapisan (layer) molekulyang diam dari solid atau fluida.Pada percobaan ini, yang diteliti ialah proses difusi gas cair dan proses difusi cair-cair. Pada percobaan ini digunakan cairan aseton dengan variasi temperature untuk mengetahui pengaruhnya terhadap proses difusi. Untuk difusi gas cair digunakan cairan yangmudah menguap sehingga proses difusi mudah untuk dilihat. Pada difusi cair-cair digunakanlarutan yang mudah terurai ion-ionnya di dalam air sehingga proses difusi mudah untuk diamati. Pada percobaan ini dilakukan variasi konsentrasi untuk mengetahui pengaruhnyaterhadap proses difusi. Variasi ini dilakukan agar diperoleh suatu perbandingan dari keduavariasi tersebut serta pengaruhnya terhadap koefisien difusi. Proses difusi terjadi karena adanya perpindahan massa suatu zat dimana massa dapatberpindah dari kondisi dengan konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Perpindahan

massadapat terjadi dalam fasa gas maupun cair. Peristiwa difusi berakhir jika telah mencapaikeadaan setimbang antara dua keadaan (pada keadaan sebelumnya terdapat

perbedaankonsentrasi sehingga keadaan belum setimbang). Proses difusi dapat terusmenerusberlangsung jika perbedaan konsentrasi antara dua kondisi dipertahankan. Hal ini dapatdilakukan dengan mengalirkan fluida yang merupakan tempat akan berdifusinya suatumolekul secara terus menerus. Proses difusi akan berhenti jika kondisi dari dua fluida sudahsama atau setimbang.Difusi merupakan proses perpindahan atau pergerakan molekul zat atau gas darikonsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Difusi melalui membran dapat berlangsung melaluitiga mekanisme, yaitu difusi sederhana (simple difusion),difusi melalui saluran yangterbentuk oleh protein trans membran (simple difusion by chanel formed ), dan difusidifasilitasi ( fasiliated difusion). Difusi melalui membran berlangsung karena molekulmolekul yang berpindah atau bergerak melalui membran bersifat larut dalam lemak ( lipid )sehingga dapat menembus lipid bilayer pada membran secara langsung. Membran selpermeabel terhadap molekul larut lemak seperti hormon steroid, vitamin A, D, E, dan K sertabahan-bahan organik yang larut dalam lemak, Selain itu, membran sel juga sangat permeabel terhadap molekul anorganik seperti O, CO2, OH, dan H2O. Beberapa molekul kecil khususyang terlarut dalam serta ion-ion tertentu, dapat menembus membran melalui. Saluran initerbentuk dari protein transmembran, semacam pori dengan diameter tertentu yang memungkinkan molekul dengan diameter lebih kecil dari diameter pori tersebut dapat melaluinya. Sementara itu, molekul molekul berukuran besar seperti asam amino, glukosa,dan beberapa garam garam mineral, tidak dapat menembus membrane secara langsung,tetapi memerlukan protein pembawa atau transporter untuk dapat menembus membran. Proses masuknya molekul besar yang melibatkan transporter dinamakan difusidifasilitasi, yaitu pelaluan zat melalui rnembran plasma yang melibatkan protein pembawa atau protein transporter. Protein transporter tergolong protein transmembran yang memilik tempat perlekatan terhadap ion atau molekul yang akan ditransfer ke dalam sel. Setiap molekul atau ion memiliki protein transporter yang khusus, misalnya untuk pelaluan suatumolekul glukosa diperlukan protein transporter yang khusus untuk mentransfer glukosa kedalam sel. Protein transporter untuk glukosa banyak ditemukan pada sel-sel rangka, otot jantung, sel-sel lemak dan sel-sel hati, karena sel sel tersebut selalu membutuhkan glukosa untuk diubah menjadi energi.Walaupun penyebab difusi umumnya karena gradien konsentrasi,tetapi difusi dapat juga terjadi karena gradien tekanan, karena gradien suhu, atau karena medan gaya yang diterapkan dari luar seperti pada pemisah sentrifugal. Difusi molekuler yang terjadi karena gradien tekanan (bukan tekanan parsial) disebut difusi tekanan

pressure diffusion), yang disebabkan karena gradien suhu disebut difusi termal (thermal diffusion), sedangkan yang disebabkan oleh medan gaya dari luar disebut difusi paksa ( forced diffusion).Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi, yaitu : Ukuran partikel Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi. Ketebalan membran Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi. Luas suatu area Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya. Jarak Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya. Suhu Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat.Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya. Difusi molekular dapat didefinisikan sebagai perpindahan atau pergerakan suatumolekul melewati suatu fluida dengan pergerakan yang acak. Dapat dibayangkan suatumolekul yang bergerak lurus dan kemudian akan bergerak dengan acak akibat tabrakandengan molekul yang lain. Karena pergerakan melekul berlangsung dalam gerakan acak,maka pergerakan molekul sering disebut sebagai Random-Walk Process. Difusi molekularmerupakan perpindahan suatu molekul melalui suatu fluida dengan pergerakan yang acak dalam fluida diam atau dalam fluida yang mengalir secara laminer. Suatu molekul yangbergerak lurus kemudian akan bergerak secara acak karena bertabrakan dengan molekul yang lain, pergerakan molekul seperti ini disebut Random-Walk Process. Laju difusi dapat dinaikkan dengan cara pengadukan sehingga kondisi kesetimbangan dapat lebih cepat tercapai Peristiwa lain yang juga termasuk sebagai peristiwa difusi adalah tinta biru yangditeteskan dalam air bening. Tinta akan berdifusi perlahan-lahan ke seluruh bagian air hinggadiperoleh kondisi kesetimbangan (tidak adanya gradien konsentrasi). Untuk menaikkan lajudifusi dapat dilakukan pengadukan, sehingga kondisi kesetimbanga dapat lebih cepat dicapai.Difusi tidak terbatas hanya pada perpindahan lapisan stagnant (diam) zat padat atau zat cairsaja. Difusi juga terjadi dalam fase fluida pencampuran fisika dan pusaran Eddy aliranturbulen, sama seperti aliran kalor dalam fluida dapat terjadi karena konveksi. Peristiwa inidisebut difusi pusaran ( Eddy diffusion).Pada fluida yang mengandung banyak komponen yang akan berdifusi dalam keadaandiam berlaku hukum Frick untuk campuran antara hukum A dan B,yaitu

HUKUM DIFUSI FICK

Fluks, berbanding lurus dengan gradien konsentrasi, dC/dx: _ D = koefisien difusi (cm2/det) _ C = konsentrasi (g/cm3) _ x = jarak (cm) Tanda negatif pada persamaan menandakan bahwa difusi terjadi dalam arah yang berlawanandengan kenaikan konsentrasi (arah x positif). Jadi difusi terjadi dalam arah penurunan konsentrasi difusan _fluks selalu bernilai positif. Difusi akan berhenti jika tidak terdapat lagi gradien konsentrasi (jika dC/dx = 0). Meskipun koefisien difusi (D) tampak seperti suatu konstanta perbandingan, koefisien ini biasanya tidak tetap konstan seperti konstanta pada umumnya. D dipengaruhi oleh konsentrasi, suhu, tekanan, sifat pelarut, dan sifat kimia difusan. Transfer massa merupakan salah satu Chemical Engineering Tools, yang merupakan konsepkonsep atau prinsip-prinsip seorang TK dalam menyelesaikan tugasnya. Chemical Engineering Tools : 1. Neraca Massa, 2. Neraca Panas, 3. Proses-proses Transfer, 4. keseimbangan, 5. ekonomi, 6. humanitas. Proses-proses transfer di bidang TK meliputi : A. FISIS 1. transfer momentum Dijumpai di kasus aliran fluida, pencampuran, sedimentasi dan filtrasi. 2. transfer panas Dijumpai pada alat-alat pertukaran panas, distilasi, dan pengeringan. 3. transfer massa Dijumpai pada alat-alat distilasi, pengeringan, ekstraksi, absorbsi, adsorpsi, stripping dan membran.

B. KIMIA, yaitu kecepatan reaksi kimia. Mengapa transfer massa perlu dipelajari? Peristiwa perpindahan massa atau transfer massa atau difusi banyak dijumpai di dalam kehidupan sehari-hari, di dalam ilmu pengetahuan dan di industri. Contoh peristiwa transfer massa adalah: _ larutnya kristal gula dalam air, artinya komponen gula mendifusi ke fase air. _ larutnya kopi ke dalam air, _ terjerapnya zat beracun ke dalam arang,_ larutnya oksigen ke dalam darah, _ Pada proses fermentasi, nutrisi dan oksigen yang terlarut dalam larutan mendifusi ke mikroorganisme, _ Pengambilan uranium dari batuan, dengan cara ekstraksi menggunakan pelarut organik, misal heksan. _ Penghilangan logam berbahaya dari limbah cair menggunakan adsorben, dll. Di Industri, pemisahan komponen-komponen dari campurannya menggunakan alat transfer massa seperti absorbsi, distilasi terjadi karena adanya transfer massa. Kondisi optimum suatu proses dapat ditentukan jika mekanisme dalam peristiwa transfer massa diketahui. Apa saja yang dapat mempercepat pelarutan gula? Bagaimana suatu industri minuman melarutkan gula dalam jumlah banyak? Mengapa kain basah yang dijemur dapat kering?