Anda di halaman 1dari 9

Kurniatullah sirajudin

2008
085959394130

Sifat – Sifat Fluida

1 Created by Kurniatullah Sirajudin E-


mail : K_tullah@yahoo.co.id
In The Name
Of Allah
The Most Gracious
And
The Most Merciful

Sifat – Sifat Fluida

Created by Kurniatullah Sirajudin

Email : K_tullah@yahoo.co.id

2 Created by Kurniatullah Sirajudin E-


mail : K_tullah@yahoo.co.id
BAB I

SIFAT – SIFAT FLUIDA

1.1 Pengertian Fluida


Fluida adalah zat – zat yang berubah bentuk secara kontinyu atau
terus menerus bila terkena tegangan geser, berapapun kecilnya
tegangan geser itu. (Ł)
Tegangan Geser (Ł)= F dimana F = Gaya geser
A A = Luas Permukaan
Fluida terdiri dari 2 macam yaitu ; zat cair dan zat gas
– Zat Cair (liquid)
Zat Cair tidak mudah dimampatkan (Incompressible)
F

Susahdimampatkan

– Zat Gas
Gas mudah dimampatkan (Compressible)

1.1 Satuan Gaya, Massa, Panjang, dan Waktu


Terdapat dua sistim satuan yang biasa dipakai
1. Sistim Internasional
2. Sistim British (digunakan di USA, Inggris)

a. Satuan Internasional
Gaya F N Newton
Massa m Kg Kilogram
Panjang (long) l m Meter
Waktu (time) t s Second (detik)
Sesuai dengan hukum newton II, tentang gerakan
F=m.a a = percepatan = - m/s2
N = Kg. m/s2 jadi 1 N = 1 Kg m/s2

b. Satuan British (USA)

3 Created by Kurniatullah Sirajudin E-


mail : K_tullah@yahoo.co.id
Gaya F lb Pound
Massa m Slug
Panjang l ft(foot) fett(kaki)
Waktu t s Second (detik)

Jadi 1 lb = 1 Slug FtS-2


Tetapi ada pula yang menggunakan :
Gaya (lb), massa (lbm), panjang (ft), dan waktu (s) sehingga
diperlukan keseimbangan.
dalam hukum newton:

F: M x ag

g : gaya grafotasi
g = 32,174 fts-2

nilai g untuk sistem satuan


Sistim Mass Panjan Waktu Gaya g
a g

SI Kg m S N 1 Kgm/n2

British Slug Ft S Lb 1 sluf ft/lbs2

British Lbm Ft S Lb 32,174 lbm ft/lbs2

Metrik, Cgs g Cm S Dyn 19 cm/dyn.s2

Metrik, Mks Kg M S Kgf 9,81 kgm/kgfs2

Ba (m) tidak berubah dengan lokasinya, yang berubah adalah


beratnya (W) sesuai dengan kecepatan grafitasinya (g)
Jadi :

W = m.g

Contoh :
1. Suatu benda berat 1 lb pada g = 32,174 ft/s2 berat ____ benda
pada g = 31,5 ft/s2
Jawab =
m (massa) = Wg = 1032,174

jadi = W pada g = 31,5 ft/s2 W = m.g


4 Created by Kurniatullah Sirajudin E-
mail : K_tullah@yahoo.co.id
W = 1032,174 x 31,5
= 9, 79 lb

2. Suatu benda dengan massa (m) = 10 kg, hitunglah berat


benda bila g = 9,81m/s2
Jawab : W = m.g
= 10 kg x 9,81 m/s2
= 98,1 kgm/s2
= 98,1 N

1.1 Viskositas
Viskositas adalah kekentalan, viskositas sangat
mempengaruhi sifat – sifat fluida. Contoh benda yang di viskos
(kental) adalah madu, sirup, aspal cair. Sedangkan fluida yang
viskositasnya kecil adalah air, alcohol, udara.
Fluida yang viskositasnya kecil lebih mudah mengalir bila
dibandingkan dengan fluida yang viskositasnya besar.
Viskositas dengan gas meningkat dengan naik temperature,
tetapi mudah cairan sebaliknya viskositas menurun gas, naiknya
temperature akan terjadi perpindahan molekul – molekul yang
padat, cair, naiknya temperature akan menutunkan kohesi.
Efek viskositas pada gerakan

F A y

A = luas Plate (luas penampang)

V = kecepatan plate atas, relative terhadap plate bawah

Y = tebal lapisan cairan

F=txA tegangan geser x luas permukaan

t x A =µ Vy .A

jadi : t = µ Vy .A t = teggangan geser

5 Created by Kurniatullah Sirajudin E-


mail : K_tullah@yahoo.co.id
µ = viskositas mutlak (Viskositas
Dinamik)

satuan µ N.s/m2 atau kg/m.s2

yang lazim digunakan adalah poise (P)

1 Poise = 1 dyn.s cm2

Viskositas kinetic (ν )

ν = µρ ρ = density (rapat massa)

ν = m/s2, cm/s2

Satuan yang lazim digunakan adalah Stoke

1 stoke = 1 cm/s2

1.2 Keratapan volume jenis, berat jenis, gravitasi jenis, tekanan.

a. Keratapan = massa jenis = rapat jenis = density

Adalah perbandingan antara massa (m) dan volume (v)

Density ρ= mV =Kgm3

Untuk air pada 760 mm Hg dan 4o C, ρ = 1000 kg/m3 = 1 ton/m3

b. Volume jenis atau volume spesifik (Vs)

Adalah kebalikan dari density (ρ) , yaitu volume yang ditempati


massa satuan fluida.

Jadi : Vs = 1/ ρ atau V/m m3/kg

c. Berat jenis akan spesifik ()

Adalah berat zat persatuan volume

 = ρ.g = kg/m3 x m/s2 = N/m3

Berat spesifikasi akan berubah sesuai dengan lokasinya.

Bila g diabaikan  = ρ........kg/m3

6 Created by Kurniatullah Sirajudin E-


mail : K_tullah@yahoo.co.id
d. Gravitasi jenis atau spesifik gravitasi (s)
Adalah perbandingan antara berat spesifik fluida dengan spesifik
air pada temperature 4o C dan volume yang sama.
Jadi : s = berat spesifik fluida Berat spesifikasi air 4°C non dimensi

1.1 TEKANAN (press (p))

Adalah gay normal yang mendorong bidang datar dibagi dengan


luas bidang itu.

N (Pascal) atau Pa
m2
Jadi ; P = F lb (Psi) Pound Square Inchi
A m2
lb (Pft) pound square foot
ft2
P = Kg
Cm2

Untuk tekanan, bias dinyatakan dengan tinggi kolam fluida.


P = γ .h h = tinggi kolam cairan (fluida)
= N x mm3
= Nm2 (Pa)

P = ρ.g.h Kgm3 x ms2 m = Nm2

contoh soal :
bila tekanan 1 atm dan di ukur dengan ekivalen ketinggian kolam
air, hitung fungsi kolam air tersebut :

jawab :
p = 1 atm = 105 N m3 ,ρ air = 1000 N m3
g = 9,81 m/s2
P = γ .h
P = ρ.g.h h = PP.g
h = 1000001000 x 9,81
h = 10,2 m
jadi setiap ketinggian ± 10,2 m kolam air setara dengan 1 atm (1
kg/cm2).

10,2 m diameter tidak mempengaruhi

7 Created by Kurniatullah Sirajudin E-


mail : K_tullah@yahoo.co.id
P = 1 atm

GAS SEMPURNA / GAS IDEAL

Adalah gas yang daya ikat molekulnya dapat diabaikan.

Rumus gas ideal gas mampu mampat

a) Untuk satu satuan massa (m)


P.vs = RT
R = Konstan gas
T = temperature mutlak (ok,or)
vs = 1 ρ jadi P1= RT ρ
P = ρ.RT
b) Untuk massa
P.V = m.R.T
c) Untuk volume permole (vs)
P.vs = MRT M = berat molekul
d) Untuk n = jumlah mole, maka ;
P.V = n.MRT
R = RoM Ro = M.R = Konstanta Universal

Mendapatkan Ro = MR adalah sebagai berikut :


Gas, pada kondisi T = 273oK, ρ = 760 mm Hg, maka volume tiap Kg
mole gas = 22,4 m3Kg mole
Dari : P.vs = MRT MR = Ro = P.VsT
Ro = 1 atm x 22,4 m3Kg mole273°K = 1,0132 x 105 N/m3 x 22,4m3 Kg
mole273°K
= 8315 N.mKg Mole°K {JouleKg Mole°K}
Contoh soal :
Gas CO2 mempunyai tekanan 0,9 Mpa dan t = 20o Chitung density
(rapat massa) !
Jawab :
Gas CO2 M = 12 + 2 (16) = 44
R = RoM = 831544 = 189 Joule kg mole°k

P = 0,9 MPa = 0,9 x 106 N/m2, T = 20 + 273 = 293o K


P = .R.T P = ρR.T= 0,9 x 106189 x 293 = 16,27 Kg Kgcm2

1.1 Modulus Elastisitas Curahan (Compresilibilitas)


8 Created by Kurniatullah Sirajudin E-
mail : K_tullah@yahoo.co.id
P

dv

Adalah kemampuan fluida untuk dimampatkan.

Modulus elastisitas curahan

K = dpv

1.2 Tekanan Uap


Cairan menguap karena molekul melepaskan diri dari permukaan
cairan.
Tekanan uap tergantung dari temperatur, cairan, bila uap. Naik dan
tekanan turun cenderung mudah menguap.
1.3 Tegangan permukaan
a b

air air raksa

Concove convex (Cembung)

(cekung)

Tegangan permukaan terjadi karena adanya kohesi antara molekul –


molekul pada permukaan cairan.

9 Created by Kurniatullah Sirajudin E-


mail : K_tullah@yahoo.co.id