Anda di halaman 1dari 8

BANGUNAN IRIGASI Bangunan yang ada di system jaringan irigasi pada dasarnya dibedakan menjadi 3 jenis yaitu : Bangunan

Pengukur. Bangunan Pengatur. Bangunan Persilangan.

Bangunan Ukur (Bagian Pengontrol) Di dalam suatu system jaringan irigasi teknis, air sungai dibendung, muka air mengalami kenaikan dan masuk ke dalam bangunan intake selanjutnya disalurakan ke saluran primer sekunder, tersier hingga ke petak-petak sawah. Semua air yang dialirkan tasi harus diukur untuk mengetahui dengan pasti kuantitas yang disalurkannya. Bangunan ukur yang digunakan harus memberikan data yang teliti, dengan berbagai variasi debit dan muka air. Di saluran primer, kehilangan tinggi energi pada bangunan ukur harus minimum, agar elevasi puncak bendung bisa dibuat tidak terlalu tinggi. Bangunan ukur pada saluran primer biasanya adalah Bangunan Ukur Ambang Lebar. Bangunan ini berupa ambang sill! selebar saluran primer dan dengan lantai hulu mempunyai kemiringan tertentu, untuk mengetahui ketinggian muka air yang melewati ambang sill! dipasang papan duga staff gauge! di dekat ambang lebar. Bangunan ukur ambang lebar ini mempunyai " bagian utama yaitu bagian pengontrol yang berada di hulu dan bagian peredam energi di hilir. #arga antara range) dari debit yang akan diukur akan menentukan elevasi ambang lebar dan lebar bangunan ukur tersebut. $luktuasi antara debit maksimum dan debit minimum dirupakan dalam perbandingan seperti berikut :

Qmaksimum Q min imum

%ntuk bangunan ukur ambang lebar dengan : peng&ntr&l segi empat , ' ( 3) peng&ntr&l segi tiga, ' ( ))

Gambar 1 : Bangunan Ukur Ambang Lebar Berikut ini c&nt&h perhitungan untuk perencanaan bangunan ambang lebar : Suatu bangunan ukur ambang lebar akan ditempatkan di saluran primer pada jarak *+) m sebelah hulu bangunan pengatur pertama. Sedangkan karakteristik saluran primer tersebut antara lain : ,maks. ( ,/+ ,min #maks #/+ b m ( ( ( ( ( ( *+.-- m3.dt +./ 0 *+.-- ( /.1*1 m3.dt +.* 0 *+.-- ( *.+-- m3.dt *./2 m *.2" m /.*+ m *.)

muka air hilir pada ,min ditentukan &leh meningginya muka air di bangunan sadap.bangunan pengatur pertama.

#ubungan antara debit , dengan kedalaman aliran # di sebelah hilir bangunan ukur akan diuraikan di bawah ini : Debit yang melintasi ambang lebar dihitung dengan rumus :

Q = Cd .Cv. 2 3 2 / 3.g .b.h1


3d(+.435+.*+.#*.6 Dengan : , 3d 3v 8 b h* ( ( ( ( ( (

1.5

debit yang melewati ambang lebar m3.dt! k&e7isien debit. k&e7isien kecepatan percepatan gravitasi lebar dasar ambang m! tinggi muka air di atas ambang m!

andaikan : #*.6 ( +.)+ , maka 3d ( +.43v ( *.*+ andaian!, maka ,maks. Bisa dihitung :

Q = Cd .Cv. 2 3 2 / 3.g .b.h1


:aka : h**.) ( +.-2 m, maka h* ( +.-4 m ,min. :aka : h**.) min( +.+-2 m, maka h* min ( +.*4 m

1 .5

, maksimum!

*+.-- ( +.4- 0 *.*+ 0 ".3 9 ".304.-*! 0 /.*+ 0 h**.)

( *.+-- ( +.4- 0 *.*+ 0 ".3 9 ".304.-*! 0 /.*+ 0 h**.)

kemiringan bagian hilir dari ambang a direncanakan ( * : 1, maka dari tabel batas m&duler minimum h".h*!, didapat harga batas m&duler h".h* ( +./1 . Pada saat ,minimum terjadi, diperlukan aliran m&duler yang tenang, jadi kedalaman air di hilir maksimum yang dii;inkan h"! menjadi : h" min ( +./1 0 h*min. ( +./1 0 +.*4 ( +.*)

:uka air di hilir pada saat ,minimum adalah 5 *).)1 lihat kurva hubungan antara , < #!, maka elevasi puncak pelimpah menjadi : 5*).)1 < +.*) ( 5*).2* =emudian muka air rencana pada saat ,maksimum menjadi : 5*).2* v5 h*maks ( ( 5*).2* 5 +.-4 *1.3+

Dengan dimensi yang ada sekarang ini, maka harga asumsi andaian! 3v dapat dik&reksi, yaitu : >? >* ( ( Bc 0 h* ( /.*+ 0 +.-4 ( 1.3" m"

b*.y* 5 m*. y" ( /.*+ 0 *./2 ! 5 " 0 *./2"! ( *-.22 m".

3d 0 >? . >*! ( 1.3" . *-.22! +.4- ( +.32 , maka 3v ( *.+3 Sekarang kedalaman muka air rencana di atas puncak pelimpah manjadi h* manjadi :

H1 Cv.andaian = H 1maks. Cvkoreksi


(Cv, andaian) 2 / 3 = 0.89 x(1.10 1.03) 2 / 3 = 0.93 m. Cv, koreksi

1.5

H1 = (H1 maks)

!"

@abel *. Batas m&duler minimum #".#*!


Akspansi vertikal.h&ris&ntal *:+ *:1 >lat ukur dengan peng&ntr&l segiempat +./+ +./4 >lat ukur dengan peng&ntr&l trapesium +./) +.-) $lume dasar rata, Peng&ntr&l segiempat +./2 +.-" $lume dasar rata, Peng&ntr&l trapesium +.-+ +.--

Sumber : Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Standar Perencanaan Irigasi

Berikut ini gambar kurva hubungan antara debit , dengan kedalaman aliran h: 8ambar ". =urva #ubungan >ntara Debit , dengan =edalaman >ir h.

8ambar 3. Berikut ini sketsa pr&7il muka air pada bangunan ukur

Bangunan Ukur (Pere#am $nergi) Bangunan peredam energi dibangun dengan tujuan untuk meredam energi dari air yang meluncur dari atas ambang lebar. %ntuk itu perlu di hitung tinggi energi di hulu yaitu :
2

H1 =

V1 + h1 2.g

v* ( ,.> ( *+.-- . *-.22 ( +.)4 m.dt v*".".g! ( +.)4" . " 0 4.-! ( +.+" m, Sehingga : #* ( +.+" 5+.43 ( +.4) Dengan lebar puncak ambang lebar Bc ( /.*+ m, maka debit persatuan lebar adalah : B ( ,.Bc ( *+.-- . /.*+ ( *.)3 m3.dt per m. :uka air hilir h" ( +.)3 tinggi energi energi di hilir #" ( +.)) maka # ( h* < h" ( +.4) < +.)) ( +.2+ m. Sehingga : h .h* ( +.2+ . +.4) ( +.2" :embaca tabel ", Perbandingan tanpa dimensi untuk 6&ncatan >ir. Dari tabel ", didapatkan :

Hd = 1.30 , sehingga #d ( *.3+ 0 +.4) ( *."3 H1 Yu = 0.326 , sehingga Cu ( +.3"1 0 +.4) ( +.3*m, H1
dan vu (B.Cu ( *.)3 . +.3* ( 2.42 m.dt Bilangan $r&ude pada pintu masuk k&lam menjadi : $r ( Du . 9 g.Cu! ( 2.42 .9 4.- 0 +.3*! (".-3

=edalaman air hilir C" yaitu ( *./2, dan Cu ( +.3*, sehingga :

Y2 1.74 = 5.61 ( Yu 0.31


Dari gambar 3, didapat harga C".C* ( ).1*, dan bilangan $raude sebesar ".-3, maka didapatkan harga n.Cu ( berada di luar harga diagram Sehingga disimpulkan bahwa bangunan ukur ini tidak memerlukan k&lam peredam energi.

@abel ". Perbandingan tanpa dimensi untuk l&ncatan air.

Sumber : Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Standarr Perencanaan Irigasi

8ambar 3. Alevasi Eencana Bangunan %kur

%mumnya bangunan pengukur ambang lebar ini dipasang di hilir sebuah bangunan intake.sebelum bercabang. Sehingga debit yang masuk ke intake bisa diketahui kuantitasnya dengan pasti. Pencatatan-pencatatan rutin mengenai debit yang mengalir sangat diperlukan untuk bahan evaluasi. %ntuk itu harus ada &rang yang tugasnya secara khusus adalah mencatat debit di saluran.