Anda di halaman 1dari 28

I.

Hakikat Negara

27/03/2014

Pengertian Negara Kata negara berasal dari bahasa Sansekerta nagari atau nagara yang berarti kota.

Dalam arti umum, negara adalah sekumpulan orang yang menempati wilayah tertentu dan memiliki organisasi pemerintahan yang berdaulat, baik ke dalam maupun ke luar.
Dalam arti khusus, pengertian negara dapat kita ambil dari pendapat pakar kenegaraan, seperti menurut George Jellinek, yaitu negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah menetap di wilayah tertentu.

27/03/2014

Sifat Hakikat Negara Sifat hakikat negara berkaitan erat dengan dasardasar terbentuknya negara, norma dasar yang menjadi tujuan, falsafah hidup yang ingin diwujudkan, dan juga dengan perjalanan sejarah dan tata nilai sosial-budaya yang telah berkembang dalam negara. 1. Sifat Memaksa Negara memiliki sifat memaksa, dalam arti mempunyai kekuatan fisik secara legal, dengan polisi, tentara, dan alat penjamin hukum lainnya sebagai sarana. Dengan sifat memaksa ini, diharapkan semua peraturan perundangan yang berlaku dapat ditaati, agar keamanan dan ketertiban negara tercapai. Bentuk paksaan di Indonesia dapat dilihat dengan adanya UU perpajakan, yang memaksa setiap warga negara untuk membayar pajak. Bila ada yang melanggar maka akan dikenakan sanksi hukuman.
27/03/2014 3

2. Sifat Monopoli Negara mempunyai sifat menguasai dalam menetapkan tujuan bersama masyarakat. Misalnya negara dapat mengatakan bahwa aliran kepercayaan atau partai politik tertentu dilarang karena dianggap bertentangan dengan tujuan masyarakat dan negara. 3. Sifat Menyeluruh Semua peraturan perundang-undangan yang dibuat negara, berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali.

27/03/2014

Asal Mula Terjadinya Negara a) Berdasarkan kenyataan : 1.Occupatie 2.Fusi 3.Cessie 4.Accesie 5.Anexatie 6.Proklamasi 7.Innovation 8.Separatis

27/03/2014

b) Berdasarkan beberapa teori: 1) Teori Ketuhanan 2) Teori Perjanjian Masyarakat 3) Teori Kekuasaan 4) Teori Hukum Alam

27/03/2014

Unsur-unsur Negara
a. Unsur Konstitutif - Rakyat - Wilayah - Pemerintah yang berdaulat b. Unsur Konstitutif - Pengakuan dari negara lain

27/03/2014

II. Bentuk-Bentuk Kenegaraan

27/03/2014

1. Negara Kesatuan (Unitarisme)

27/03/2014

Negara kesatuan adalah suatu negara yang merdeka dan berdaulat, hanya ada satu pemerintah pusat yang mengatur seluruh daerah.

Ciri-ciri : Adanya satu pemerintah pusat yang memegang seluruh kekuasaan pemerintah. Adanya satu konstitusi yang berlaku di seluruh wilayah negara. Adanya satu orang kepala negara atau pemerintahan untuk seluruh rakyat. Adanya satu badan perwakilan yang mewakili seluruh rakyat

27/03/2014

10

Dalam negara kesatuan dikenal dua macam sistem, yaitu :


Sistem Sentralisasi (Pemerintahan Pusat) Sistem Desentralisasi (Otonomi Daerah)

27/03/2014

11

2. Negara Serikat (Federasi)

27/03/2014

12

Negara serikat adalah suatu negara yang merupakan gabungan dari beberapa negara bagian dari negara serikat itu.
Ciri-ciri : Sistem negera-negara bagian diperbolehkan memiliki undang-undan dasar sendiri asalkan tidak bertentangan dengan undang-undang dasar negara serikat. Kekuasaan asli tetap ada pada negara bagian yang berhubungan langsung dengan rakyatnya. Pemerintah pusat memegang urusan-urusan hubungan luar negeri, pertahanan negara, keuangan, pengadilan, dan urusan pos. Kepala negara mempunyai hak untuk membatalkan keputusan yang diajukan oleh parlemen.
27/03/2014 13

3. Bentuk Kenegaraan Lainnya

27/03/2014

14

A. Koloni

27/03/2014

15

Koloni adalah suatu negara yang merupakan suatu jajahan dari negara lain. Negara koloni tidak mempunyai hak untuk menyelenggarakan pemerintahan sendiri, melainkan diperintah oleh negara penjajah, dan semua urusan pemerintahan diatur oleh negara yang menjajah.

27/03/2014

16

B. Trustee (Perwalian)

27/03/2014

17

Trustee adalah negara yang sesudah perang dunia kedua diurus oleh beberapa negara di bawah dewan perwalian PBB. Hal ini dimaksudkan untuk mengawasi wilayahwilayah perwalian yang ditempatkan di bawah PBB melalui perjanjian-perjanjian tersendiri dengan negara-negara yang melakukan perwalian tersebut. Tujuannya untuk meningkatkan kemajuan-kemajuan di bidang politik, ekonomi, dan sosial di wilayah-wilayah perwalian menuju pemerintahan sendiri/kemerdekaan wilayahwilayah tersebut.

27/03/2014

18

C. Perserikatan Negara (Konfederasi)

27/03/2014

19

Konfederasi merupakan gabungan dari negaranegara merdeka yang memiliki kedaulatan masingmasing.

Negara konfederasi dibentuk untuk maksud-maksud tertentu, misalnya pertahanan bersama dan politik luar negeri. Contoh negara konfederasi yaitu Bosnia-Herzegovina.

27/03/2014

20

D. Dominion

27/03/2014

21

Dominion merupakan gabungan dari negara-negara merdeka bekas jajahan Inggris, tetapi tetap mengikatkan diri dalam lingkungan Kerajaan Inggris.
Contoh negara dominion : Australia, Kanada, Selandia Baru, India, Pakistan, Nigeria, Cyprus, dan Malaysia.

27/03/2014

22

E. Uni

27/03/2014

23

Uni adalah gabungan dari berbagai negara yang dikepalai seorang kepala negara. Uni Riil Negara-negara yang tergabung tersebut memiliki badan khusus sebagai badan bersama yang mengurusi hubungan negara-negara anggota uni dengan negara-negara lain. Contoh : Uni Austria-Hongaria tahun 1867-1918 Uni Personil Negara-negara yang tergabung tersebut hanya kebetulan mempunyai kepala negara yang sama. Segala urusan dalam dan luar negeri tetap dilaksanakan sendiri-sendiri oleh masing-masing negara anggota. Contoh : Uni Belanda-Luxemburg tahun 1839-1890
27/03/2014 24

F. Protektorat

27/03/2014

25

Protektorat adalah negara yang berada di bawah perlindungan negara lain yang lebih kuat. Dalam negara protektorat, hubungan antar negara pelindung dengan negara yang dilndungi lebih didasarkan atas suatu perjanjian.

27/03/2014

26

G. Mandat

27/03/2014

27

Negara mandat adalah negara-negara bekas jajahan negara-negara yang kalah dalam PD II yang kemudian diatur oleh pemerintahan perwalian dengan pengawasan Komisi Mandat Liga Bangsa-Bangsa. Contoh : Negara Namibia pada masa PD II

27/03/2014

28