Anda di halaman 1dari 21

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Blitar merupakan salah satu kabupaten yang ada di propinsi Jawa Timur. Blitar memiliki potensi sumberdaya alam yang tanah regosol di utara Sungai Brantas yang subur, kenampakan alam yang berpotensi bagi sektor kepariwisataan. Dilihat dari kedudukan dan letak geografisnya, Kota Blitar tidak memiliki potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan. Selain potensi sumber daya alam, Blitar memiliki potensi wisata yang berbagai panorama alam dan peninggalan sejarah di sekitarnya. Daerah ini, juga memiliki potensi bencana karena berada tepat di bawah Kaki unung Kelud yang aktif dan dapat meletus sewaktu ! waktu. Blitar terdapat juga Sungai Bengawan Solo dan Sungai Brantas yang akan meluap dan menyebabkan banjir apabila adanya hujan secara terus menerus. Selain itu, memiliki potensi bencana tsunami karena blitar terdapat pantai ! pantai yang terdapat di selatan dan menyambung ke Samudera "ndonesia yang luas. 1.2 RUMUSAN MASALAH Dalam perumusan masalah ini, penulis akan merumuskan tentang # $. Bagaimana letak geografis Blitar % &. Bagaimana letak geologis Blitar % '. Bagaimana potensi sumberdaya alam Blitar % (. Bagaimana potensi bencana alam Blitar % ). Bagaimana potensi wisata alam Blitar %

1.3 MAKSUD DAN TUJUAN Dalam rangka memperkenalkan letak geografis dan letak geologis daerah Blitar dan sekitarn a ke!ada "as arakat. A#ar "as arakat "en#eta$%i &a$'a B(itar "e"i(ki !)tensi * !)tensi an# !er(% dike"&an#kan dan di"an+aatkan.

BAB II PEMBAHASAN 2.1 LETAK GE,GRA-IS


BLITAR Blitar merupakan salah satu daerah di wilayah *ropinsi Jawa Timur yang secara geografis terletak diujung selatan Jawa Timur dengan ketinggian $+, m dari permukaan air laut, pada koordinat $$$- (./ ! $$&-$./ BT dan ,-)0/ ! 0-1/)$2 3S. 4ilayah yang berjarak $+. Km arah tenggara dari "bukota *ropinsi Jawa Timur ini memiliki suhu udara sejuk, rata5 rata &(- 65 '(- 6. Blitar dibagi dalam dua wilayah administratif, yakni Kota dan Kabupaten. K,TA BLITAR Batas .i(a a$ 4ilayah Kota Blitar dikelilingi oleh Kabupaten Blitar dengan batas#

Sebelah 7tara # Kecamatan arum dan Kecamatan 8glegok Kabupaten Blitar Sebelah Timur# Kecamatan Kanigoro dan Kecamatan arum Kabupaten Blitar Sebelah Selatan # Kecamatan Sanankulon dan Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar Sebelah Barat # Kecamatan Sanankulon dan Kecamatan 8glegok Kabupaten Blitar.9

Pe"&a#ian Ad"inistrati+ Dibagi menjadi tiga daerah Kecamatan yaitu #


Kecamatan Sukorejo Kecamatan Kepanjenkidul dan Kecamatan Sananwetan.

2.1.1 K)ndisi A(a" an# S%&%r Blitar, baik kota maupun kabupaten, terletak di kaki Daerah Blitar selalu terkena lahar unung Kelud, Jawa Timur.

unung Kelud yang sudah meletus puluhan kali terhitung unung Kelud yang telah meletus secara

sejak tahun $''$. 3apisan5lapisan tanah :ulkanik yang banyak ditemukan di Blitar pada hakikatnya merupakan hasil pembekuan lahar berkala sejak bertahun5tahun yang lalu. Keadaan tanah di daerah Blitar yang kebanyakan berupa tanah :ulkanik, mengandung abu letusan gunung berapi, pasir, dan napal ;batu kapur yang tercampur tanah liat<. Tanah tersebut pada umumnya berwarna abu5abu kekuningan, bersifat masam, gembur, dan peka terhadap erosi. Tanah semacam itu disebut regosol yang dapat dimanfaatkan untuk menanam padi, tebu, tembakau, dan sayur mayur. Selain hijaunya persawahan yang kini mendominasi pemandangan alam di daerah Kabupaten Blitar, ditanam pula tanaman tembakau di daerah ini. Tembakau ini mulai ditanam sejak Belanda berhasil menguasai daerah ini sekitar abad ke5$,. Bahkan, kemajuan ekonomi Blitar pernah ditentukan dengan keberhasilan atau kegagalan produksi tembakau. Sungai Brantas yang mengalir dari timur ke barat membagi Kabupaten Blitar menjadi dua, yaitu bagian utara dan selatan. Bagian selatan Kabupaten Blitar ;sering disebut Blitar Selatan< kebanyakan tanahnya berjenis grumusol. Tanah semacam ini hanya produktif bila dimanfaatkan untuk menanam ketela pohon, jagung, dan jati. Sungai Brantas merupakan sungai terpanjang kedua di Jawa Timur setelah Bengawan Solo ;sebagian mengalir di wilayah Jawa Tengah<. Sungai ini memegang peranan penting dalam sejarah politik maupun sosial *ro:insi Jawa Timur. Sungai yang berhulu di unung =rjuno ini turut membawa unsur5unsur utama dari dataran tinggi alu:ial di >alang yang bersifat masam sehingga menghasilkan unsur garam yang berguna bagi kesuburan tanah.

ambar. *eta Kab. Blitar 2.1.2 Ja(%r Strate#is Tiga daerah subur, yaitu >alang, Kediri, dan >ojokerto, seakan5akan ?diciptakan? oleh Sungai Brantas sebagai pusat kedudukan suatu pemerintahan, sesuai dengan teori natural seats of power yang dicetuskan oleh pakar geopolitik, Sir @alford >ackinder, pada tahun $1$1. Teori tersebut memang benar adanya karena kerajaan5kerajaan besar yang didirikan di Jawa Timur, seperti Kerajaan Kediri, Kerajaan Singosari, dan Kerajaan >ajapahit, semuanya beribukota di dekat daerah aliran Sungai Brantas. Jika saat ini Kediri dan >alang dapat dicapai melalui tiga jalan utama, yaitu melalui >ojosari, 8gantang, atau Blitar, maka tidak demikian dengan masa lalu. Dulu orang hanya mau memakai jalur melalui >ojosari atau Blitar jika ingin bepergian ke Kediri atau >alang. @al ini disebabkan karena saat itu, jalur yang melewati 8gantang masih terlalu berbahaya untuk ditempuh, seperti yang pernah dikemukakan oleh J.K.J de Jonge dan >.3. :an de Aenter pada tahun $1.1. Jalur utara yang melintasi >ojosari sebenarnya saat itu juga masih sulit dilintasi mengingat banyaknya daerah rawa di sekitar muara Sungai *orong. Di lokasi itu pula, 3askar Jayakatwang yang telah susah payah mengejar Baden 4ijaya pada tahun $&1& gagal menangkapnya karena medan yang terlalu sulit. Cleh karena itulah, jalur yang melintasi

Blitar lebih disukai orang karena lebih mudah dan aman untuk ditempuh, didukung oleh keadaan alamnya yang cukup landai. *ada Daman dulu ;namun masih bertahan hingga sekarang<, daerah Blitar merupakan daerah lintasan antara Dhoho ;Kediri< dengan Tumapel ;>alang< yang paling cepat dan mudah. Di sinilah peranan penting yang dimiliki Blitar, yaitu daerah yang menguasai jalur transportasi antara dua daerah yang saling bersaing ;*anjalu dan Jenggala serta Dhoho dan Singosari<. >eski di Blitar sendiri sebenarnya tidak pernah berdiri sebuah pemerintahan kerajaan. =kan tetapi, keberadaan belasan prasasti dan candi menunjukkan Blitar memiliki posisi geopolitik yang penting. Kendati kerajaan di sekitar Blitar lahir dan runtuh silih berganti, Blitar selalu menjadi kawasan penting. Tidak mengherankan jika di Blitar terdapat setidaknya $& buah candi. Keberadaan unung Kelud yang sejak Daman purba rutin memuntahkan abu :ulkanik

dan aliran Sungai Brantas yang melintasi Blitar dari timur ke Barat seperti menjadi berkah alam yang membuat Blitar sudah amat lama memiliki masyarakat dengan kebudayaan dan peradaban yang cukup tinggi. Salah satu bukti menunjukkan Blitar sudah muncul sejak abad $.. Bukti itu berbentuk prasasti yang terpahat di belakang arca anesha. *rasasti itu menyebutkan bahwa Kepala Desa Kinwu telah diberi anugerah oleh Baja Balitung, yang bergelar Sri "swara Kesawasamarot tungga, beserta mahamantrinya yang bernama Daksa, sebidang tanah sawah. *rasasti itu kira5kira dibuat pada tahun 0&1 Saka atau 1., >asehi. 2.2 LETAK GE,L,GIS Blitar terletak dikaki lereng gunung Kelud di Jawa Timur. Daerah Blitar selalu dilanda lahar gunung Kelud yang meledak secara berkala sejak Daman kuno sampai sekarang. 3ahar mengalir kebawah melalui lembah5lembah sungai dan membeku menutup permukaan bumi. =bu yang memancardari bawah gunung berapi akhirnya jatuh juga di permukaan bumi dan bercampur dengan tanah. 3apisan5lapisan tanah :ulkanik daerah Blitar pada
6

hakekatnya merupakan suatu kronologi tentang ledakan5ledakan gunung Kelud yang kontinu dari Daman dahulu kala. eologis tanah daerah Blitar berupa tanah :ulkanik yang mengandung abu ledakan gunung berapi, pasir dan napal ;batu kapur bercampuran tanah liat<. 4arnanya kelabu kekuning5kuningan. Sifatnya masam, gembur dan peka terhadap erosi. Tanah semacam itu disebut tanah regosol yang dapat digunakan tuntuk penanaman padi, tebu tembakau dan sayur5 sayuran. Disamping sawah yang sekarang mendominasi pemandangan alam daerah sekitar Kota Blitar ditanam pula tembakau di daerah ini. Tembakau ini ditanam sejak Daman Belanda berhasil menaruh daerah ini dibawah jurisdiksinya dalam =bad EA"". Bahkan pernahmaju5mundur Blitar ditentukan oleh berhasil tidaknya produksi tembakau di daerah ini. Sungai Brantas mengalir memotong daerah Blitar dari Timur ke Barat. Disebelah Selatan sungai Brantas ;daerah Blitar Selatan< kita menjumpai tanah yang lain lagi jenisnya. Tanah ini tergolong dalam apa yang disebut grumusol. Tanah grumusol merupakan batu5batuan endapan yang berkapur di daerah bukit maupun gunung. sifatnya basah. Tanah semacam ini hanya baik untuk penanaman ketela pohon ;cassa:e< dan jagung di samping kegunaannya sebagai daerah hutan jati yang kering dan tandus. Seperti yang telah kita ketahui, sungai Brantas menerobos daerah Blitar dari Timur ke Barat. Sungai yang terbesar di Jawa Timur sesudah Bengawan Sala ini mempunyai arti yang penting sekali bagi sejarah politik maupun sosial Jawa Timur. Bersumber digunung =rjuna sungai ini membawa unsur5unsur basis yang dimuntahkan di dataran tinggi alu:ial >alang yang bersifat masam hingga larutan basa5asam menimbulkan unsur garam yang tidak bisa di pisahkan dari kesuburan tanah karena garam merupakan bahan makan tumbuh5tumbuhan seperti padi, polowijo dan sebagainya. *eranan semacam ini diulangi lagi oleh sungai Brantas kalau sungai ini menalir menerobos Daerah Bltiar. Di daerah ini sungai Brantas menerima unsur basis dalam airnya yang kemudian dimuntahkan di dataran rendah alu:ial Tulungangung ;8grawa< dan Kediri yang bersifat masam sehingga daerah itu menjadi subur. Sekali lagi sungai ini setelah melewati kediri menerobos pegungungan kapur Kendeng Tengah di sekitar Jombang dan memuntahkan unsur basisna di rawa5rawa yang masam di

daerahmuara dan deretannya sekitar >ojokerto hingga endapan alu:ial di daerah itu menjadi subur. Tiga darah pusat kesuburan ini, yaitu >alang, Kediri, >ojokerto seakan5akan secara alamiah diciptakan oleh sungai Brantas untuk menentukan apa yang di dalam geopolitik disebut ? natural seats of power? atau tempat5tempat yang telah ditentukan oleh alam untuk menjadi tempat kedudukan sesuatu kekuasaan ;Sir @alford >ackinder, $1$1<. Dan memanglah kemudian disitu timbul kerajaan5kerajaan yang besar di Jawa Timur# Kediri, Singosari, >ajapahit. Jika Kediri dan >ajapahit secara alamiah boleh dikata berbatasan langsung , maka tidaklah demikian halnya dengan kediri dan Singosari. Kedua kerajaan ini dipisahkan oleh alam dengan adanya rawa5rawa ;muara sungai *orong<, deretan gunung5gunung ;*enanggungan, 4elirang, =njasmara, =rjuna, Kelud, Kawi< yang membentang dari 7tara ke Selatan, dareah Blitar, dan pegunungan Kendeng Selatan yang kering lagi tandus. Kalau sekarang hubungan antara kediri dan >alang itu dapat dilaksanakan melalui tiga jalur jalan, ialah melalui >ojosari atau 8gantang atau Blitar, maka kira5kiranya di Daman dulu orang menggunakan dalam prakteknya hanya dua diantara tiga itu, ialah jalan 7tara ;>ojosari< dan jalan Selatan ;Blitar<. Jalan tengah ;8gantan< terlalu sukar dan berbahaya untuk ditempuh sehingga praktis orang tidak menggunakannya jika tidak terpaksa. Bahkan dalam abad EA"" jalan ini menurut berita Belanda masih merupakan jalan yang sukar sekali dapat di tempuh ;J.K.J de Jonge F >.3. Aan De Aenter, $1.1<. Aan Se:enho:en dalam tahun $0$& menyebut jalan ini masih tetap sukar juga ;B. Schrieke, $1),<. Jalan 7tara melalui >ojosari kiranya agak sukar ditempuh juga pada waktu itu meningat adanya rawa5 rawa di sekitar muara sungai porong. Kita masih ingat bagaimana sukarnya laskar Jayakatwang untuk menangkap 4ijaya pada tahun $&1& didaerah itu. 4ijaya pandai menggunakan keadaan medan yang berawa itu untuk meloloskan diri. Jika semua yang dikemukakan diatas itu benar, maka jalan Selatan melalui Blitar itulah yang paling mudah ditempuh kalau dibandingkan dengan yang lainnya. keadaan alamnya memang memungkinkan hal itu. *ermukaan tanahnya bolh dikata tidak menunjukkan relief yang tajam. Sungai besar Brantas memotong daerah ini seakan5akan membuat jalan bagi manusia yang ingin melintasi
8

daerah ini. Bukan rahasia lagi bahwa di Daman kuno ; dan di Daman sekarang di daerah penduduknya yang masih primitif< jalan gerak manusia itu pada umumnya ditentukanoleh sungai. >aka atas dasar semua itu krianya bolehlah kita kesimpulkan bahwa di Damandulu ; dan samapi sekarang < daerah Blitar itu merupakan daerah lintasan antara Daha ;Kediri< dan Tumapel ;>alang< terdekat dan termudah hingga banyak ditempuh. Disinilah letak arti penting daerah Bltiar # daerah perbatasan yang menguasai lalu lintas antara dua daerah atau wilayah karena yang di Damanya saling bersaing ; *anjalu dan Jenggala, Daha dan Singosari <. Tidak mustahil bahwa banyaknya prasasti yang ditemukan di daerah Blitar ini ;GH &$ buah< menunjuk ke arah hal itu.

2.3 P,TENSI SUMBER DA/A ALAM


Sumber daya alam yang ada Blitar mempunyai banyak potensi. Blitar Bagian 7tara mulai dari Sungai Brantas ke arah utara sampai ke letusan unung Kelud merupakan daerah subur. Keadaan tanah di daerah tersebut kebanyakan berupa tanah :ulkanik yang mengandung abu . Kelud ditambah dengan pasokan air dari sungai yang berasal dari gunung yang kaya mineral sehingga cocok untuk bercocok tanam padi, sayur5mayur, buah5buahan, tebu, tembakau dll. Sehingga bidang perikanan, pertanian dan perkebunan lebih mendominasi. Sedangkan Blitar bagian selatan mulai dari sungai Brantas ke arah selatan sampai ke laut selatan ;sering disebut Blitar Selatan< kebanyakan tanahnya berjenis grumusol. Tanah semacam ini hanya produktif bila dimanfaatkan untuk menanam ketela pohon, jagung, dan jati ditambah lagi daerah ini termasuk sulit untuk mendapatkan air bersih sehingga peternakan dan pertambangan lebih dikembangkan $. "ndustri kecil seperti sabut kelapa Blitar, gula jawa Blitar, dan kerajinan kayu Blitar &. *ertanian seperti semangka tanpa biji, gula kelapa Blitar dan nanas '. *erkebunan seperti tembakau, tebu, dll (. *erikanan seperti budidaya ikan konsumsi, budidaya lobster ikan tawar, budidaya ikan koi, dan hasil laut. ). *eternakan seperti kelinci Blitar, peternakan sapi perah, peternakan ayam pedaging, sentra industri telur ayam +. *ertambangan seperti pasir kuarsa dan kaolin
9

,. Jasa seperti pelukis Blitar

Ga"&ar. Peta P)tensi Ka&. B(itar 2.3.1 BAHAN GALIAN INDUSTRI 1. Ka(sit Sifat Iisik # 4arna putih kekuningan, kilap kaca,cerat putih, kekerasan ' skala mosh Komposisi Kimiawi# 6aC, >gC, SiC&, =l&C', 8a&C, K&C Kegunaan # Bahan pemutih dan pengisi cat, gelas, karet, penetral keasaman tanah, bahan pelapis kertas. Keterangan # Dalam perdagangan ada istilah light calcite yang sebenarnya merupakan pengendapan kembali dari batugamping. @al ini sesuai dengan keterjadian kalsit yang merupakan rekristalisasi atau penghabluran kembali batugamping 2. Tras Sifat fisik # 4arna abu5abu, semen mineral gelas, pasiran Komposisi Kimiawi # =l&C', SiC&, TiC&, K&C, >nC&, >gC, 6aC

10

Kegunaan # Bahan pembuatan *ortland *uDDoland 6ement ;**6<, pembuatan semen trass kapur untuk batu cetak ;batako<, campuran pembutan beton, campuran plester dan tanah urug. Keterangan 0 Batu trass sering juga ada tyang menyebut debgan nama puDolan. 3. Ba(( 1(a Sifat fisik # 4arna abu5abu kehijauan, plastis, mempunyai daya ikat dan daya alir yang baik. Komposisi kimiawi # SiC&, =l&C', Ie&C', TiC&, 6aC Kegunaan # Bahan industri keramik dan refraktori, pellet, makanan ternak dan pengisi Keterangan # "stilah lempung diartikan sebagai endapan atau sediment yang berfraksi halus atau dapat pula diartikan bahwa endapan tersebut tersusun oleh mineral lempung ;kaolinit, montmorilonit, illit, diaspor. dll.<. 2. -e(ds!ar Sifat Iisik# 4arna putih keabu5abuan J hijau mudaJputih kotor,mineral, gelas, getas, berat jenis &,(5&,0K titik lebur $$..5$).. -6 Komposisi kimia# SiC&, =l&C', @&C&, >gC, Ie&C', K&C, 6aC, 8a&C Kegunaan# Sebagai fluk dalam industri keramik, gelas dan kaca Keterangan# *ada umumnya feldspar yang berkembang di Jawa Timur dari jenis diagenetik, berasal dari batuan piroklastik halus berkomposisi riolit yang telah mengalami diagenesis. Ieldspar jenis ini biasanya berbentuk bersama5sama dengan endapan Deolit bentonit. 3. 4e)(it Sifat fisik# 4arna hijau kebiruan, getas, berbutir sedang, struktur berlapis Komposisi kimiawi# SiC&, =l&.', Ie&C', 6aC, >gC, 8a&C, K&C, TiC&

11

Kegunaan# 7ntuk bahan kimia dan arnomen, bahan agregat ringan, bahan pengembang dan pengisi pasta gigi, bahan penjernih air limbah dan kolam ikan, makanan ternak, pemurnian gasmetan J gas alam J gas murni, penyerap Dat J logam beracun Keterangan# Keadaan di lapangan sebaran kualitas Deolit tidak merata, bahkan dalam satu lapisan yang samapun sebaran mutu Deolit tidak homogen. 5. Pir)!$i(it Sifat fisik # 4arna putih kehijauan, mineral gelas, getas, hasil proses hidrotermal Komposisi Kimiawi # SiC&, =l&C', Ie&C', TiC& Kegunaan # Sebagai bahan industri keramik, refraktori, kosmetik, kertas, bahan campuran cat dan plastik Keterangan # Jenis batuan ini tersusun dari mineral utama pirophilit yang pada umumnya digunakan dalam industri keramik halus 6. Ka)(in Sifat fisik # 4arna putih, berbutir sangat halus, menkilat, gelas, ringan Komposisi Kimiawi # SiC&, =l&C', Ie&C', TiC&, 6aC, >gC, 8aC&, K&C Kegunaan # 7ntuk industri keramik, kertas, cat, kosmetik dan farmasi, bahan pembuatan karet J pestisida dll Keterangan 0 Dari aspek kuantitas dan kualitas, kaolin di Jawa Timur sangat terbatas tersebar di beberapa tempat secara spordis. 7. T)seki Sifat fisik # 4arna putioh kotor, mineralk gelas, kompak, berbutir sedang Komposisi Kimiawi # SiC&, =l&C', Ie&C', 8a&C, K&C, TiC& Kegunaan # Sebagai bahan baku dan campuran keramik, refraktori, isolator dll
12

Keterangan # Toseki utamanya disusn oleh mineral kuarsa dan serisit sehingga disebut juga batuan kuarsa5serisit. 8. Pasir K%arsa Sifat fisik # 4arna putih kekuningan, berbutir halus sedang, bentuk kristal heLagonal Komposisi Kimiawi # SiC&, =l&C', Ie&C', TiC&, 6aC, >gC, K&C Kegunaan # 7ntuk industri gelas, optic, keramik, abrasi:e dan semen Keterangan # *asir kuarsa di Jawa Timur pada umumnya bersifat lepas, merupakan hasil rombakan batuan asam. 19. -)s+at Sifat fisik # 4arna abu5abu kehitaman J kecoklatan, struktur berlapis, keras, berasosiasi dengan batugamping Komposisi Kimiawi # *&C), 6aC, BaC&, @&C, >gC Kegunaan # Sebagai pupuk alam dan buatan Keterangan # *hosphat di Jawa Timur termasuk endapan bawah permukaan yang umumnya terdapat pada batugamping terumbudan terdapat secara sporadis. 2.3.2 BAHAN GALIAN L,GAM 1. E"as Perak Sifat fisik # Terdapat berasosiasi dalam mineralisasi logam dasar ;base metal< seperti seng dan timah hitam Kegunaan # 7ntuk perhiasan Keterangan# *encarian sumber mineral logam di Jawa Timur baru pada tahap eksplorasi.

13

2. Pasir Besi Sifat fisik # 4arna hitam, berbutir halus ! sedang Komposisi kimiawi # ="&C', Ie&C', SiC& Kegunaan # 7ntuk industri gelas, optik, keramik, abrasif dan seme Keterangan# Keterdapatan jenis bahan galian ini di Jawa Timur sangat terbatas. 3. Man#an Sifat fisik # 4arna coklat kehitaman, hitam,unak hingga keras,luntur bila di pegang Komposisi Kimiawi # >nC&, >nSiC&, >n6C', atau Ba>n(C$+;C@<( Kegunaan # Mndapan mangan terdapat dibawah permukaan dengan sebaran sangat terbatas dan sporadis. Di Jawa Timur eksploitasi mangan masih dilakukan secara tradisional. 2. 1$ert:Ri;an#<=,!a( K%arsit Dan Jas!er Sifat fisik # 4arna hijau, ungu ;:iolet<, putih, coklat Komposisi kimiawi # SiC& Kegunaan # 7ntuk perhiasan Keterangan# Keterdapatan jenis bahan galian ini di Jawa Timur sangat terbatas karena terbentuk dari proses ubahan dan pada umumnya berupa bangkahan kecil. 3. Ka(sed)n Dan A"et$ st Sifat fisik # 4arna ungu ;:iolet<, kompak, bentuk kristal heLagonal Komposisi kimiawi # SiC&, &@&C Kegunaan # 7ntuk perhiasan

14

Keterangan# Keterdapatan jenis bahan galian ini di Jawa Timur sangat terbatas karena merupakan batuan asosiasi ;pada batuan beku< sebagai pengisi rekahan dan rongga. Kadang juga sebagai endapan alu:ial berupa bongkahan kecil. 5. Ka % Kersik Sifat fisik # 4arna coklat kekuningan, kompak, keras, struktur kayu, sebagai fosil kayu Komposisi kimiawi # SiC& Kegunaan # 7ntuk ornamen, batu hias Keterangan# Kayu kersik merupakan fosil kayu dan dijumpai sebagai rombakan di sungai5 sungai.

2.2 P,TENSI BEN1ANA


2.2.1 P)tensi Ben>ana G%n%n# Ke(%d

Ga"&ar. Daera$ P)tensi Ben>ana G%n%n# Ke(%d Kelud masih ditunggu5tunggu, seberapa besar letusan nantinya masih menjadi tanda tanya sekaligus mengundang deg5degan. =pakah akan sebesar $11. ataukah lebih besar mengingat tekanan yang telah terkumpul bisa jadi lebih besar dari pra letusan $11..

15

*enggambaran lima letusan

unung Kelud yang terakhir sebelum ini semoga dapat

memberikan gambaran kira5kira seperti apa letusannya nanti. Sumber *usat Aulkanologi dan >itigasi Bencana eologi menjelaskan # dari data

yang diplot sebagai grafik di atas dapat dilihat adanya hubungan antara :olume air danau kawah dengan jumlah korban jiwa ;berbanding lurus<. 8amun apakah ada hubungan antara :olume air danau kawah dengan sulitJ mudahnya meletus, barangkali tidak ada. Ketebalan sumbat la:a dan besarJ kecilnya energi magma, merupakan & faktor yang sangat berpengaruh terhadap letusan *ada letusan tahun $1$1, kecepatan aliran lahar panas mencapai +) kmJ jam dengan jarak aliran mencapai ',,) km ;dihitung dari puncak primer dari letusan . Kelut< dan mencapai kota Blitar. *ada letusan saat itu, jumlah korban jiwa cukup besar ;)$+.<. Dengan demikian bahaya . Kelut yang dapat menjadi pembunuh utama adalah lahar panas. Salah satu usaha untuk mengurangi besarnya letusan adalah dengan membuat terowongan. >enurut koran Kompas *emerintah kolonial Belanda baru membangun dam di sepanjang Sungai Badak tahun $1.) untuk mengalihkan aliran lahar dari permukiman di sekitar Blitar. Saat letusan tahun $1$1, dam itu ternyata tak cukup efektif karena ikut tersapu lahar. Dalam tempo kurang dari satu jam, aliran lahar sudah menjangkau '0 km, merusak lebih dari $).... hektar lahan pertanian dan ratusan desa, serta menewaskan ).$+. penduduk. Sejak letusan yang sangat dramatis itu, tahun $1$1 mulai dibangun terowongan untuk mengendalikan air danau kawah. Saat penggalian terowongan sepanjang 1)) meter itu, permukaan danau kawah masih kering. 8amun, karena suhu kawah sangat tinggi ;berkisar (+ derajat 6elsius<, terowongan belum juga rampung hingga tahun $1&', dan danau kawah sudah kembali terisi air hingga && juta kubik. =khirnya diputuskan membuat tujuh terowongan paralel di bawahnya untuk menurunkan permukaan air danau. Terowongan itu selesai tahun $1&+ dan berhasil menurunkan :olume air danau kawah hingga kurang dari & juta kubik. =pakah dengan rekayasa ini manusia mampu menaklukkan
16

unung Kelud % 4ah

jawabnya ya jelas bukan itu. Tetapi sebagai manusia tentunya harus berusaha Nberkenalan2

dan Nbersahabat2 dengan alam. >anusia harus mengerti perilaku alam sehingga mampu hidup berdampingan. Banyak yang bertanya5tanya kemungkinan besarnya letusan nanti dibandingkan letusan5letusan sebelumnya. "ni bukan hal yang mudah tentunya. 8aiknya suhu yang sangat cepat dengan diikuti tremor dan deformasi memang menunjukkan kemungkinan besarnya tenaga yang terkumpul. 8amun semua itu masih perkiraan saja. @anya yang lebih dikhawatirkan adalah aliran lahar panas yang mungkin menyertai akibat banyaknya air di danau. J=di bukan sekedar besarnya skala letusan AM", tetapi tentunya kita lebih takut akan jumlah korban karena dampak proses letusannya. Kalau aliran lahar itu terjadi maka daerah5 daerah bahanya yang selama ini sudah dipetakan. 2.2.2 P)tensi Ben>ana Daera$ Pantai

Ga"&ar. Daera$ !antai Blitar 5 *emerintah Kabupaten Blitar memberikan pelatihan khusus penanggulangan bencana bagi masyarakat sekitar pantai. *elatihan dilakukan berkaitan dengan informasi tentang potensi gempa dan tsunami di kawasan Jawa Timur bagian selatan. Kepala Kesatuan Bangsa dan *erlindungan >asyarakat ;Kesbanglinmas< Kabupaten Blitar >ujiyanto mengatakan, pelatihan meliputi tindakan teknis ketika terjadi bencana alam. Secara periodik Kesbanglinmas mendatangkan instruktur profesional, di antaranya S=B, *>", untuk melatih sedikitnya $.. tenaga linmas di masing5masing desa dan kelurahan. Di antaranya diselenggarakan secara indoor di @otel *enataran Kediri. Selain teori tentang penanganan bencana, termasuk e:akuasi, juga pengenalan tentang tsunami. N>ereka akan menjadi relawan yang memandu warga jika terjadi tsunami,2 kata >ujiyanto kepada Tempo, Babu ;&&J$&<. Setiap relawan diharapkan bisa mempergunakan
17

peralatan seadanya untuk mengingatkan warga. Salah satunya kentongan, alat komunikasi tradisional yang biasa dipergunakan masyarakat. Selain itu seluruh warga juga mendapat pelatihan e:akuasi agar tidak panik saat meninggalkan rumah. *elatihan ini menurut >ujiyanto telah berjalan efektif. "ni terbukti dengan tidak adanya kepanikan warga di daerah pantai paska terjadinya gempa di Oogyakarta, Selasa ;&$J$&<. Daerah yang masuk kategori rawan gempa dan tsunami, menurut >ujiyanto, adalah *antai Tambakrejo di Kecamatan 4onotirto, *antai Serang di Kecamatan *anggungrejo, dan *antai *asur di Kecamatan Bakung. Ketiga pantai ini berbatasan langsung dengan laut selatan yang memiliki potensi bencana sangat besar. *enanganan bencana alam di Kabupaten Blitar diharapkan bisa lebih fokus pada tahun &.$$ mendatang. Saat ini *emerintah Kabupaten Blitar tengah membahas *eraturan Daerah ;*erda< tentang Badan *enanggulangan Bencana Daerah yang mulai beroperasi tahun depan. NDukungan anggaran bencana juga sudah siap,2 ujar >ujiyanto. Kesiapan yang sama dilakukan *emerintah Kabupaten Tulungagung. Di daerah ini kawasan yang diwaspadai adalah *antai *opoh dan Sidem di Kecamatan Besuki, dan *antai Sine di Kecamatan Tanggunggunung. NKami terjunkan personil untuk mengawasi kondisi perairan di sana,2 tutur Kepala Bagian @ubungan >asyarakat *emkab Tulungagung >ariani. Sebelumnya peneliti dari *usat Studi Kebumian dan Bencana "nstitut Teknologi Sepuluh 8o:ember ;"TS< Surabaya, =mien 4idodo, mengatakan hampir seluruh wilayah Jawa Timur, khususnya daerah pantai selatan, mulai dari *acitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, >alang Baya, 3umajang, Jember, hingga Banyuwangi merupakan daerah rawan gempa dengan potensi tsunami yang besar. >enurut =mien, wilayah5wilayah tersebut dilalui oleh dua lempeng besar yaitu "ndo5=ustralia dan Murosia.

2.3 P,TENSI .ISATA


Blitar tidak hanya terkenal dengan makam Bung Karnoakan tetapi banyak tempat5 tempat wisatalain yang patut untuk dikunjungi. $. Tempat 4isata seperti, =ir Terjun 6oban 4ilis Blitar, 6andi Kotes, 6andi *lumbangan, *etilasan Bambut >onte, *antai Tambakrejo, *erpustakaan Bung Karno, Jolosutro, *antai Serang, "stana ebang, dan >akam Bung Karno.
18

oa Mmbultuk,

4ater *ark NSumber 7del2, =gro 4isata Bambutan, =gro 4isata Belimbing, *antai

&. M:ent 4isata seperti, Tradisi Karno. '. 4isata Kuliner seperti, 8asi

erbeg *ancasila, Blitar Koi Show &..1, dan @aul Bung

oreng >awoet N ondobumi2, Sate *ring Kuning Blitar,

8asi 3iwet Blitar, Soto Blitar, 4arung *ojok Kademangan, *ecel *incuk Blitar, "ce Drop Blitar, *eyek 7ceng, Bumah >akan PBamayana2, Sego *ecel N>bok Bari2, 4arung >elati, Bumah >akan NMs >ini2, 4ajik Klethik ;Cleh 5 Cleh<, Sambel *ecel Karangsari ;Cleh 5 Cleh<, >artumi, dan 4arung N>ak Ti2

BAB III PENUTUP


19

3.1 KESIMPULAN Keadaan tanah di daerah Blitar yang kebanyakan berupa tanah :ulkanik, mengandung abu letusan gunung berapi, pasir, dan napal ;batu kapur yang tercampur tanah liat<. Tanah tersebut pada umumnya berwarna abu5abu kekuningan, bersifat masam, gembur, dan peka terhadap erosi. Tanah semacam itu disebut regosol yang dapat dimanfaatkan untuk menanam padi, tebu, tembakau, dan sayur mayur. Sumber daya alam yang ada Blitar mempunyai banyak potensi, diantaranya adalah sebagai berikut # $. "ndustri kecil seperti sabut kelapa Blitar, gula jawa Blitar, dan kerajinan kayu Blitar &. *ertanian seperti semangka tanpa biji, gula kelapa Blitar dan nanas '. *erkebunan seperti tembakau, tebu, dll (. *erikanan seperti budidaya ikan konsumsi, budidaya lobster ikan tawar, budidaya ikan koi, dan hasil laut. ). *eternakan seperti kelinci Blitar, peternakan sapi perah, peternakan ayam pedaging, sentra industri telur ayam +. *ertambangan seperti pasir kuarsa dan kaolin ,. Jasa seperti pelukis Blitar 3.2 SARAN =gar masyarakat Blitar dan sekitarnya bangga dengan potensi ! potensi yang telah dimiliki. Selain itu, masyarakat yang bukan dari daerah Blitar mengetahui bahwa Blitar bukanlah tempat yang terkenal karena makam dari Bung Karno melainkan panorama yang ada di daerah Blitar, yang memiliki potensi sumber daya alam dan potensi wisata.

DA-TAR PUSTAKA

20

web. Kabblitar.go.id =chmadin Blog www.Te"!)interakti+.>)" '''.'iki!edia.>).id '''.J%rna(nasi)na(.>)"

21