Anda di halaman 1dari 12

TUGAS Green Chemistry EKONOMI ATOM

OLEH : KETUT SEPDYANA KARTINI (1392061002)

PROGRAM STUDI KIMIA TERAPAN PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR 2014

1 1 PENDAHULUAN Ledakan penduduk dunia yang semakin meningkat, ketersediaan sumber daya alam yang semakin menipis, meningkatnya polusi, perubahan iklim, dan berbagai alasan-alasan senada lainnya memaksa para ilmuwan, khususnya kimiawan berfikir keras bagaimana alam ini tetap seimbang, sejuk, aman, dan berkelanjutan untuk di nikmati anak cucu kita kelak. Di sisi lain, kimia kadang disalahartikan hanya berkutat dengan penggunaan reagent berbahaya untuk mencetak suatu produk lewat proses industri dan menghasilkan limbah yang tidak bersahabat. Sebagai contoh industri obat, textile, peleburan logam, pembuatan senjata dan bom atom, proses pengilangan minyak, dst. Banyak dugaan masyarakat, kimia hanya berperan layaknya monster yang siap mengikis kehidupan yang hijau nan segar. Di sinilah kita akan ketahui betapa pentingya peran green chemistry kimia hijau!. Dalam green chemistry terkandung tekad untuk mengurangi dampak negatif sejak dari sumbernya atas semua akti"itas dan proses kimia pada kesehatan manusia dan lingkungan. #engurangan dampak negatif ini dapat dilakukan melalui penggunaan bahan dasar yang dapat terbaharukan, penggunaan proses dan bahan kimia reaktan, pelarut, katalis! yang ramah lingkungan, penghematan penggunaan energi dan bahan dasar, peningkatan efisiensi untuk meminimalkan pembentukan produk samping dan limbah, dan mengahsilkan produk yang aman Sri,$%%&!. 'eknologi Green Chemistry mengacu pada teknik yang dapat digunakan untuk mencegah pencemaran lingkungan dari sumber pembangunan atas dasar kimia hijau. (al ini diketahui semua bahwa sebagian besar teknik kimia saat ini diciptakan hampir $% tahun yang lalu yang memiliki beberapa kelemahan. Selain itu, biaya pengolahan pada waktu itu terutama mencakup biaya bahan baku, konsumsi energi dan tenaga kerja. )amun, industri kimia telah melaksanakan hal berbisa terlalu banyak untuk air, udara dan bumi. Dengan demikian, biaya pengolahan harus berisi biaya untuk mengontrol, dan perlakuan terhadap limbah dan untuk melakukan pemantauan lingkungan dan sebagainya. Sehingga perlu untuk meningkatkan teknologi kimia kon"ensional dan untuk mengembangkan industri kimia hijau. *lat ukur yang bisa digunakan untuk mengukur kemampuan lingkungan menerima proses kimia salah satunya adalah ekonomi atom+ efisiensi atom. ,konomi atom + ,fisiensi atom didefinisikan sebagai rasio massa molar produk yang diinginkan terhadap massa molar semua hasil reaksi pada reaksi stoikiometrik. Dimana, setiap atom menjadi produk tanpa limbah atau produk sekunder

yang dapat mewujudkan - nol transmisi- dari limbah. ,konomi *tom mengacu pada persentase atom dalam bahan baku dikon"ersi menjadi produk. 1 2 PEM!AHASAN #endidikan kimia mempunyai sejarah yang panjang. .ntuk waktu yang lama, tujuan yang paling penting dari kimiawan adalah untuk membuat suatu senyawa dalam jumlah yang cukup dan kemurnian tinggi dari bahan awal yang tersedia. #endidikan kimia di jaman itu mempunyai fokus yang kuat pada teknik laboratorium dan metode untuk pemurnian senyawa. 'imbul pertanyaan berapa banyak energi yang dibutuhkan untuk reaksi dan berapa banyak limbah yang dihasilkan. /alaupun tujuan dari kimiawan yang bekerja dalam sintesis organik tetap sama untuk membuat suatu senyawa dengan hasil yang baik dan kemurnian tinggi, parameter-parameter tambahan harus dipikirkan dalam pengembangan proses-proses baru sekarang ini. Dalam $% tahun terakhir di mana perhatian lebih diarahkan pada pengaruh produksi senyawa kimia pada lingkungan, telah mengajari kita satu hal yang jelas, lebih baik, lebih mudah dan lebih murah untuk mengembangkan proses-proses dan senyawa yang berkesinambungan daripada mengubah proses kimia yang sudah ada atau menghilangkan bahan kimia berbahaya dari lingkungan untuk mengurangi bahaya potensial dan polusi. .ntuk melakukan hal tersebut, kimiawan, biokimiawan, ilmuwan bekerja dalam pengembangan obat atau membuat material baru yang berkesinambungan ketika mereka mentransfer idenya ke dalam produk dan proses. (al ini membawa pada pendidikan kimia yang berbeda yang mengajarkan lebih pada mekanisme reaksi dan teknik eksperimental. 'idak mengejutkan banyak metode-metode kimia tradisional yang diajarkan di dalam kelas memerlukan pemahaman dan pandangan baru. 1 2 1 Green Chemistry (K"#"$ H"%$&) 0su tentang polusi, limbah, pemanasan global sering diberitakan dalam media masa. Di era modern ini, isu-isu tersebut menjadi isu yang sensitif. #eningkatan kadar polutan yang relatif besar, membuat pembuat kebijakan, akti"is lingkungan dan juga masyarakat umum mulai memikirkan masa depan bumi ini. (al ini melahirkan istilah ramah lingkungan. Dewasa ini, hampir setiap kegiatan, baik kegiatan sosial maupun industri, dituntut untuk memenuhi kriteria ramah lingkungan.

Green chemistry adalah suatu filsafah atau konsep yang mendorong desain dari sebuah produk ataupun proses yang mengurangi ataupun mengeliminir penggunaan dan produksi 1at-1at substansi! toksik dan atau berbahaya. 2onsep green chemistry berkaitan dengan 2imia 3rganik, 2imia *norganik, Biokimia, dan 2imia *nalitik. Bagaimanapun juga, konsep ini cenderung mengarah ke aplikasi pada sektor industri. #atut digarisbawahi di sini, bahwa green chemistry berbeda dengan environmental chemistry 2imia Lingkungan!. Green chemistry lebih berfokus pada usaha untuk meminimalisir penghasilan 1at-1at berbahaya dan memaksimalkan efisiensi dari penggunaan 1at-1at substansi! kimia. Sedangkan, environmental chemistry lebih menekankan pada fenomena lingkungan yang telah tercemar oleh substansi-substansi kimia )urma, dalam #rajonto $%%&!. *kti"itas green chemistry diformulasikan sebagai usaha pemakaian bahan dasar terutama yang dapat diperbaharui! secara efisien, penghilangan limbah dan penghindaran pemakaian reagen dan pelarut yang bersifat toksik dan atau berbahaya dalam industri dan aplikasi produk kimia. Berdasarkan prinsip green chemistry, fokus utama green chemistry yang juga menjadi fokus utama penelitian dewasa ini adalah 4 5. 6ute alternatif proses sintesis yang didasarkan pada efisiensi atom, dapat dicapai dengan pemakaian katalis dan biokatalis, proses sintetis alami misalnya fotokimia dan eletrokimia! $. 2ondisi reaksi alternatif yang didasarkan pada pemakaian pelarut yang mempunyai dampak kecil terhadap lingkungan menaikkan selektifitas dan menurunkan jumlah limbah dan emisi yang dihasilkan. 7. Desain, penggunaan dan produksi bahan kimia yang relatif tidak toksik yang bisa menurunkan potensi kecelakaan 8. #emakaian bahan dasar atau reagen yang bisa meningggalkan ketergantungan pada bahan bakar minyak. 9. ,"aluasi bahaya yang ditimbulkan oleh proses kimia dan reagen serta produk samping. 1 2 2 E'()(#" A*(#+ E,"-".)-" A*(# #rinsip dasar dari green chemistry didesain pada produk dan proses produksi yang ramah lingkungan. 2onsep green chemistry terdiri dari 5$ prinsip, salah satunya ekonomi

atom+ efisiensi atom. ,konomi atom merupakan metoda sintesis yang dirancang dengan memaksimalkan keterlibatan semua atom reaktan yang digunakan di dalam proses sintesis menjadi produk akhir yang diinginkan target product!.

G$#/$0 1 2lasifikasi 6eaksi-6eaksi 3rganik Berdasarkan ,konomi *tom Berdasarkan gambar di atas, konsep tersebut membawa pada kesimpulan bahwa reaksi adisi menunjukkan ekonomi atom yang lebih baik daripada reaksi eliminasi, kondensasi atau substitusi, yang menghasilkan sejumlah stoikiometri dari produk yang tidak diinginkan. .ntuk mengukur ekonomi atom dari suatu reaksi, kita menjumlahkan massa dari atom-atom dari semua bahan dan pereaksi awal sesuai dengan persamaan stoikiometri dan membandingkannya dengan jumlah massa dari semua atom yang ada dalam produk yang diinginkan. *tom-atom dari produk samping yang tidak diinginkan dan reaksi samping dihitung sebagai limbah. :etode ini memberikan ukuran umum dari efisiensi suatu reaksi. #roduk reaksi yang dihasilkan oleh suatu reaksi kimia sering berjumlah lebih dari satu jenis, dan tidak semuanya merupakan produk reaksi yang diinginkan. .ntuk itulah ,konomi *tom ,*! yang merupakan besaran yang memperhitungkan proporsi massa atom-atom yang ada dalam produk yang diinginkan relatif terhadap total massa atom yang ada di reaktan 'rost, dalam Sri $%%&!
:assa *tom #roduk yang diinginkan x 5%%; :assa *tom dalam reaktan

,konomi *tom =

1 2 3 P0(-.- S")*.-"- S.)1$2$ M.)33&)$'$) E'()(#" A*(# Dari meningkatnya kebutuhan untuk menghargai alam dan melindungi lingkungan, sampailah kita pada bidang kimia baru yaitu kimia hijau, yaitu rancangan dan pengembangan kimia yang ramah lingkungan yaitu kimia yang menghindari pencemaran. 0ni merupakan tantangan besar bagi sintesis organik. Salah satu mengenai sintesis ideal ialah membuat senyawa berguna dalam satu langkah dengan tidak membentuk hasil sampingan yang dapat dibuang disposable! lewat proses yang membutuhkan sedikit energi. Sintesis semacam itu tentu saja ramah lingkungan. Sasaran ini jarang terpenuhi, tetapi prinsip umum dapat diterapkan untuk mencoba mendekati cara ideal ini. Sebagai contoh, reaksi adisi contohnya, hidrogenasi katalitik dan reaksi Diels+*lder! tidak menciptakan produk sampingan apapun. (al yang sama dapat pula dikatakan untuk reaksi isomerisasi. 6eaksi seperti ini disebut <ekonomi atom-, semua atom dalam reaktan muncul pada produk. Di sisi lain, reaksi eliminasi dan substitusi dengan sendirinya menghasilkan produk sampingan. 0ni tidak berarti bahwa reaksi itu buruk, tetapi jika disintesis dapat dirancang agar terfokus pada reaksi adisi dan isomerisasi, maka perhatian untuk membuang materi atau mengembangkan manfaat produk sampingan akan lebih kecil. Beberapa reaksi yang 5%%; ekonomi atom. 5. 6eaksi #enataan .lang Rearrangement! 6eaksi penataan ulang merupakan penataan kembali dari atom-atom atau gugusgugus fungsional dalam menyusun arsitektur molekul. 3leh karenanya, reaksi penataan ulang merupakan reaksi yang 5%%; ekonomi atom. $. 6eaksi *disi Addition! Dalam reaksi *disi menambahkan elemen reaktan pada substrat secara inklusif total misalnya reaksi sikloadisi, brominasi pada olefin! maka reaksi adisi merupakan reaksi yang 5%%; ekonomi atom

7. 6eaksi Substitusi Substitution! #ada reaksi substitusi, gugus substitusi menggantikan gugus-tinggal leaving group!. =ugus-tinggal ini tidak merupakan bagian dari produk-target, dan oleh karena itu akan menurunkan nilai ekonomi atom dari proses transformasi pada sintesis. Derajat tidak ekonomisnya atom tergantung dari peraksi dan substrat yang digunakan

8. 6eaksi eliminasi Elimination! 6eaksi eliminasi mengubah substrat dengan cara mengurangi atom-atom penyususnnya untuk menghasilkan produk target. Dengan demikian, setiap reaktan yang digunakan bukanlah merupakan bagian dari produk target sedangkan atomatom yang tereliminasi akan lepas sebagai < waste-. 3leh karena itu, reaksi eliminasi ini merupakan jenis reaksi yang paling kecil nilai ekonomi atomnya.

.mar, $%55! Beberapa strategi umum lainnya untuk mengembangkan kimia hijau ialah menggunakan katalis untuk melaksanakan reaksi bukannya reagen yang stoikiometrik!, untuk meminimumkan penggunaan logam berat sebagai bahan pengoksidasi stoikiometrik contohnya kromium!, untuk memfokuskan penggunaann 3$ dan hidrogen peroksida sebagai bahan pengoksidasi dan untuk meminimumkan penggunaan pelarut dalam reaksi. :ari kita lihat sintesis yang memenuhi sasaran kimia hijau ini.

A P0(-.- S")*.-"- S.)1$2$ Ibuprofen

Ibuprofen ialah obat anti-inflamasi yang sangat penting. Senyawa ini merupakan bahan aktif pada banyak obat bebas yang digunakan untuk meredakan nyeri akibat sakit kepala dan arthritis. Sekitar 5$ juta kg asam karboksilat yang sederhana ini diproduksi lewat sintesis pada tahun $%%%. Sebagian besar sintesis ibuprofen telah dikembangkan dan beberapa diantaranya telah dikomersialkan. Sintesis yang ditunjukkan disini dimulai dengan reaksi isobutil ben1ena dengan anhidrida asetat dengan menggunakan (> sebagai pelarut. 0ni merupakan ragam dari asilasi >riedel-?rafts yang anhidridanya bertindak sebagai sumber ion asilium. Lewat proses rekayasa yang cerdik, pelarut reaksi (>! bertindak baik sebagai katalis asam maupun pelarut untuk reaksi, dan air merupakan satusatunya produk sampingan utama. Langkah kedua ialah reaksi adisi, hidrogenasi katalitik pada keton menjadi alkohol. Langkah terakhir ialah reaksi yang belum kita bahas yang melibatkan penyisipan karbon monoksida berkataliskan palladium ke dalam ikatan ben1ilik ?-3 untuk menghasilkan asam karboksilat ibuprofen!. 6eaksi ini benar-benar atom ekonomis. *khirnya rendemen dari semua reaksi ini sangat tinggi dan limbah kimia yang dihasilkannya sangat sedikit. :eskipun sintesis ini merupakan contoh yang sangat baik mengenai kimia hijau, masih ada peluang untuk memperbaikinya. :isalnya reaksi ini menghasilkan campuran rasemik ibuprofen padahal senyawa enantiomer yang aktif secara biologis . ! P0(-.- S")*.-"- 4.)(5 6$0" !.)7.)$ #roduksi fenol dari ben1ena menurut reaksi dibawah ini. ?@(@ A ($S38 A $)a3( ?@(93( A )aS37 A $($3 Dari persamaan ini, setiap mol atau B& gram ben1ena akan menghasilkan secara teoritis 5 mol atau C8 gram fenol. 3leh karena itu hasil nyata yang dihasilkan dari B& gram ben1ena adalah BB gram fenol. :aka ,(,
BB ,fisiensi (asil ,(! = x 5%%; =&5,C; C8

0ni merupakan harga ,( yang tinggi untuk umumnya reaksi kimia. namun apabila ,* reaksi dihitung, akan didapatkan kenyataan yang sebaliknya. :assa atom-atom dalam reaktan, yaitu ben1ena, asam sulfat, dan natrium hidroksida masing-masing adalah B&, C&, dan 8% g+mol, sedangkan massa atom-atom dalam fenol sebagai produk yang diinginkan adalah &&g+mol. Dengan demikian, ,* dari reaksi pembentukan fenol ini adalah4
C8 ,konomi *tom ,*! = x 5%%; =87; B& +C& +8%

Dengan adanya contoh seperti diatas, peran ,( saat ini sebagai parameter penilaian baik buruk atas suatu reaksi menjadi tidak sepenting dulu lagi. .ntuk contoh reaksi produksi fenol diatas, setiap mol atau B& gram ben1ena selain memberikan BB gram fenol akan dihasilkan juga secara teoritis 5 mol atau 5$@ gram natrium sulfit dan $ mol atau 7@ gram air. Lebih baik sejak awal merancang ulang reaksi yang mempunyai ,* tinggi, daripada tetap mempertahankan reaksi dengan ,( tinggi namun perlu perlakukan ekstra berat untuk isolasi dan pemurnian produk yang diinginkan. C P0(-.- S")*.-"- A-8"0") ($-$# $-.*"5 -$5"-"5$*) 6eaksi sintesis aspirin asam asetil salisilat! dari asam salisilat dan asetat anhidris dapat dilihat sebagai berikut.

G$#/$0 2 Skema reaksi aspirin dari asam salisilat dan asetat anhidris :atha, $%5%! #erhitungan atom ekonominya adalah sebagai berikut4
5&%,$ ,konomi *tom ,*! = x 5%%; =B9,%; 57&,5 + 5%$,5

#erhitungan di atas tentu saja menganggap bahwa reaksi berlangsung tuntas dan 5%%; produk dapat diisolasi suatu hal yang tentu saja hampir tidak mungkin dilakukan pada skala industri!. 2enyataanya, dalam proses sebenarnya dibutuhkan asetat anhidris berlebih untuk mendorong kesetimbangan reaksi ke arah kanan dan bisa menghasilkan aspirin setnggi-tingginya. /alaupun demikian, perhitungan sederhana atom ekonomi bisa menjadi panduan awal menilai sebuah reaksi kimia hijau atau tidak. Dalam beberapa tahun terakhir, hal itu telah menjadi isu panas untuk mengembangkan ekonomi baru reaksi atom. Sebagai contoh, ,ni?hem #erusahaan mengambil silikalit katalis titanium dan langsung menghasilkan oxime sikloheksanon melalui reaksi sikloheksanon, amonia dan peroksida, yang pada dasarnya bisa mewujudkan reaksi ekonomi atom. #erusahaan telah membuat proses industri. :eskipun

reaksi atom sekarang ekonomi agak baik, terlalu rumit untuk memisahkan katalis bekas yang digunakan dalam reaksi dengan produk akhir. 3leh karena itu, ada ruang yang luas untuk meningkatkan katalis. Dalam beberapa tahun terakhir, orang membayar perhatian besar untuk mempelajari katalis homogen yang larut dalam air yang telah menjadi bidang penelitian penting. (al ini relatif mudah untuk katalis homogen memisahkan air-larut dengan produk. Selain itu, dengan air sebagai pelarut, maka dapat menghindari untuk menggunakan pelarut organik yang mudah menguap. 3leh karena itu, studi tentang katalis homogen yang larut dalam air sudah menjadi isu panas di seluruh dunia. Banyak penelitian telah diletakkan pada masalah di negara kita. Dapat dikatakan bahwa penelitian lebih lanjut dari aspek perlindungan lingkungan dan teknologi harus dilakukan untuk meningkatkan reaksi ekonomi atom yang telah digunakan dalam industri. 1 3 KESIMPULAN Green chemistry ditujukan pada dampak produk dan proses industri terhadap lingkungan. #rinsip utama dalam green chemistry adalah <mencegah lebih baik daripada mengobati-, sehingga tujuan Green chemistry adalah mencegah timbulnya polusi daripada menangani limbah yang terjadi. #enerapan prinsip-prinsip Green chemistry perlu segera dilakukan oleh para ilmuan kimia, baik bagi mereka yang bekerja di laboratorium penelitian maupun mereka yang bekerja pada dunia industri. Definisi alternatif green chemistry yang lebih disukai oleh kalangan idustri adalah teknologi berkesinambungan sustainable technologies!. 'eknologi berkesinambungan bertujuan untuk mempertemukan kebutuhan masa kini tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya. 'eknologi berkesinambungan merupakan tujuan utama dari konsep green chemistry. #ada abad DD, e"aluasi efekti"itas dan efisiensi proses sintesis, hanya didasarkan pada <yield-. Yield sangat mengabaikan munculnya produk yang tidak diinginkan, yang sesungguhnya merupakan bagian intrinsik dari proses sintesis itu sendiri. 2alkulasi efisiensi yield hanya didasarkan pada konsep mol. Eika mol reaktan mengahasilkan mol prodak yang sama, maka yield adalah 5%%; dan proses sintesis itu dikatakan efisien. )amun, kenyataannya dalam proses sintesisi menghasilkan waste yang jauh lebih besar dalam massa maupun "olume dibandingkan pruduk yang diinginkan. ,konomi atom merupakan metoda sintesis yang dirancang dengan memaksimalkan keterlibatan semua atom reaktan yang digunakan di dalam proses sintesis menjadi produk akhir yang

diinginkan target product!. Dimana, ekonomi atom + efisiensi atom merupakan sarana yang sangat berguna untuk mempercepat e"aluasi jumlah limbah yang dihasilkan pada proses alternatif. Salah satu contoh penerapan ekonomi atom pemakaian katalis dalam reaksi kimia lebih diutamakan karena bisa memperpendek rute reaksi sehingga limbah yang dihasilkan juga menurun. DA4TAR PUSTAKA *nonim. $%%&. #embangunan yang berkelanjutan dan <kimia hijau-. 'ersedia pada http4++kriemhild.uft.uni-bremen.de+nop+id+articles+html+whyFid.php diakses pada $$ :aret $%58! *nonim. $%55. *tom ,conomy. 'ersedia pada http4++www.bbc.co.uk+schools+gcsebitesi1e+science+addFaGaFpreF$%55+chemcalc+ chemcalcFhigherre"9.shtml diakses pada $$ :aret $%58!

*nonim. $%58. ,konomi *tom dalam 'eknologi 2imia (ijau. 'ersedia pada http4++sumberdaya.web.id+$%55+ekonomi-atom-dalam-teknologi-kimia-hijau+ diakses pada $$ :aret $%58! ?arr, E.:. $%%@. 'he 6ole of *tom ,conomy in the 0deal Synthetis. 'ersedia pada http4++greenchemie.files.wordpress.com+$%57+%$+a-role-of-atom-economy.pdf diakses pada tanggal 5$ :aret $%58! (endryani.$%57. 2imia (ijau. http4++lusia.blog.teknikindustri.ft.mercubuana.ac.id+ $%58! 'ersedia pada diakses pada 5$ :aret

)endenindrayati. $%5$. =reen chemistry 2imia hijau!. 'ersedia pada http4++blogs.unpad.ac.id+nendenindrayati+$%5$+%C+%8+green-chemistry-kimiahijau+ diakses pada 5$ :aret $%58! #atel,2.6. $%57. *tom ,conomy in Drug Synthesis is a playground of functional groups American !ournal of Advanced "rug "elivery 0SS) H $7$5-98BD Santosa,S.E. $%%&. 2imia (ijau Sebagai #ilar .tama #embangunan Lestari. 'ersedia pada http4++lib.ugm.ac.id+digitasi+upload+B5BFpp55%@%%%$%.pdf diakses pada 5$ :aret $%58! 'armi1i. $%5$. #engertian dan #entingnya =reen ?hemistry. 'ersedia pada http4++seberkaspelangiembun.blogspot.com+$%57+%&+pengertian-dan-pentingnyagreen.html diakses pada 5$ :aret $%58!

.mar. $%55. =reen 'echnology, =reen ?hemistry :enuju :itigasi kerusakan ,kosistem. 'ersedia pada http4++docs.kimiawan.org+aipi+.mar-Eenie.pdf diakses pada 5$ :aret $%58! .tomo, #.:. $%5%. =reen ?hemistry Dengan 2imia 2atalis. 'ersedia #ada http4++staff.uny.ac.id+sites+default+files+57$$%@98C+%&FgreenFchemistry.pdf diakses pada $$ :aret $%58!