Anda di halaman 1dari 8

PEMERINTAH KABUPATEN PASURUAN DINAS PENDIDIKAN UPT SMK NEGERI 1 PURWOSARI Jl. Raya Purwosari Telp.

( 0343 ) 613747 Fax. ( 0343 ) 614367 Purwosari Pasuruan E-mail : Purwosari smkn1@yahoo.co.id

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

MATA PELAJARAN KELAS / SEMESTER TAHUN PELAJARAN ALOKASI WAKTU

: : : :

SISTEM OPERASI X / GENAP 2013/2014 15 x 45 JP

A. Kompetensi Inti 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin-tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan huma-niora dengan wawasan kemanu-siaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan penge-tahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengem-bangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. B. Kompetensi Dasar 3.3. Memahami instalasi sistem operasi closed source 4.3. Melakukan instalasi sistem operasi closed source C. Indikator 3.3.1 Menjelaskan/mempraktekkan instalasi sistem operasi closed booting

D. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menunjukkan sikap disiplin, jujur dan bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas-tugas dalam pembelajaran Sistem Operasi 2. Siswa dapat memahami dan melakukan instalasi sistem operasi closed source E. Materi Pembelajaran Instalasi Sistem Operasi Closed Source Partisi harddisk dan sistem file Metode instalasi sistem operasi clean install, Metode instalasi sistem upgrade Metode instalasi sistem operasi multibooting Metode instalasi sistem operasi virtualisasi 1) Metode Pembelajaran 1. Metode pembelajaran: scientific approach Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Penugasan 2) Langkah-langkah Pembelajaran
KEGIATAN PEMBELAJARAN NILAI KARAKTER Disiplin Santun Religius Rasa ingin tahu METODE PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU

I. Pembukaan Guru memusatkan perhatian siswa sambil memberi salam, berdoa dan mengabsen siswa. Apersepsi Siswa diberikan pertanyaan yang
berhubungan dengan materi yang ingin dipelajari (menggali informasi/pengetahuan siswa). Eksplorasi Materi Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari. Eksplorasi Tujuan Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Ceramah Tanya jawab


20 menit (2 x TM)

II. Kegiatan Inti Guru menjelaskan materi yang dipelajari


serta kegiatan yang dilakukan pada pembelajaran dan peserta didik mengamatinya. Peserta didik dibagi dalam kelompok belajar (maksimal 1 laptop 2 anak). Peserta didik diberikan tugas untuk Kreatif mengamati proses booting pada sistem Kritis operasi closed source. Bekerja Setiap peserta didik terlibat aktif dalam sama diskusi Setiap peserta didik membuat laporan tertulis hasil diskusi Guru memberikan penguatan.

Ceramah Tanya jawab


230 menit (2 x TM)

Diskusi

Penutup Kesimpulan Siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dipelajari. Umpan balik Siswa diberi kesempatan untuk menanyakan materi pembelajaran yang belum dimengerti. Evaluasi Siswa mengerjakan soal evaluasi. Refleksi Siswa menyampaikan kesan-kesan setelah mengikuti pelajaran. Tindak lanjut Guru memberi pesan moral dari pembelajaran yang telah dilakukan dan memberi motivasi kepada siswa untuk lebih giat belajar. Serta menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Guru menutup pelajaran dengan berdoa terlebih dahulu dan kemudian memberi salam Siswa merapikan ruang labolatorium sebelum meninggalkan ruang labolatorium (menata kursi, mematikan komputer, dan mematikan lampu)

III.

Kritis Bertanggu
ng jawab

Ceramah Tanya jawab


20 menit (2 x TM)

Santun Religius Ramah


lingkungan

H. Alat/Bahan/Sumber Belajar Alat, bahan, dan sumber belajar yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah: 1. 2. Internet CCNA Discovery 4.0 Networking for Home and Small Business Chapter 2 Operating System 3. 4. I. Komputer Whiteboard

Penilaian Aspek Penilaian Kognitif, yaitu penilaian terhadap pengetahuan umum yang disampaikan siswa berdasarkan pengetahuan dan wawasan yang didapat dari hasil diskusi dan belajar mandiri Soal evaluasi terlampir Jumlah Skor Skor Maksimal Penilaian Afektif dilaksanakan melalui pengamatan pada saat mengikuti kegiatan pelajaran. x 100%

Perolehan skor :

Instrumen Penilaian Sikap terlampir Pasuruan, 06 Januari 2014

Mengetahui, Ka. Komli RPL

Guru Mata Pelajaran

Winoto, S. Kom NIP. 19750601 200701 1 012

Veny Wulandari NIP. -

LAMPIRAN 1: RANGKUMAN MATERI DAN SOAL Instalasi Sistem Operasi Closed Source Partisi harddisk dan sistem file 1. Partisi harddisk Partisi adalah berasal dari bahasa Inggris 'partition', yang berarti bagian. Jadi pengertian partisi hardisk adalah bagian-bagian media penyimpanan dalam sebuah hardisk. Tujuan partisi hardisk untuk memisahkan antara sistem operasi pada komputer dengan media penyimpanan data. Jadi jika suatu saat Windows/Linux mengalami kerusakan, data-data penting masih bisa diselamatkan karena berada pada partisi yang berbeda. Dalam keadaan tertentu partisi hardisk juga sangat diperlukan apabila hardisk itu mengalami bad sektor. Hardisk dipartisi menjadi dua, dengan harapan bad sektor yang ada akan terpisah pada satu partisi yang tidak terpakai. Setiap partisi dapat dinyatakan oleh sebuah huruf dan akan menjadi drive yang bisa diakses oleh DOS. Sebelum dilakukan perintah format untuk harddisk, terlebih dahulu dipartisi agar dapat mengatur besarnya kapasitas yang digunakan. Setiap partisi ini mempunyai fungsi. Beberapa jenis partisi yang di kenal adalah sebagai berikut: 1) Partisi Primary digunakan sebagai Bootable yang pertama (drive C) yang berfungsi sebagai Master. Di partisi ( C ) ini dipasang sebuah sistem operasi (OS) agar dapat diboot pada awal booting. 2) Partisi Extended adalah partisi pembatas antara partisi Primary dan partisi Logical. Partisi Extended ini bukan merupakan sebuah drive, karena hanya berupa pembatas yang berfungsi memisalkan antara partisi Primary dan partisi Logical agar sistem operasi dapat membedakan antara drive C dan drive berikutnya, dan biasanya partisi Extended ini terdiri atas beberapa partisi Logical. 3) Partisi Logical adalah bagian dari partisi Extended. Di partisi ini tidak terdapat sistem operasi seperti partisi Primary, karena sistem operasi tidak mengenal partisi Logical sebagai Bootable, walaupun nantinya kita dapat memberikannya sistem ketika proses pemformatan. Partisi ini biasanya dikenal sebagai drive berikutnya.

Gambar 1. Partisi Hardisk

2. Sistem File 1) FAT 16 (File Allocation Table 16) Sistem ini didesain umtuk mengatur file fi floppy disk, dan sudah mengalami beberapa kali perubahan, sehingga digunakan untuk mengatur file harddisk. Keuntungan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu semua masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, maka ukuran cluster akan semakin besar. selain itu kekurangan FAT16 salah satunya tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi. 2) FAT 32 (File Allocation Table 32) FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlah cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua system operasi, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows XP karena Windows XP tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi. 3) NTFS (New Technology File System) NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik, kompresi file, cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila melakukan upgrade Windows biasa akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. Namun jika sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data. Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdeteksi apabila anda melakukan startup-boot menggunakan floopy. Untuk itu sangat disarankan untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan file system FAT di awal partisi. Partisi ini dapat anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah. Metode instalasi sistem operasi clean install Melakukan instalasi bersih pada komputer baru atau dalam kasus-kasus di mana tidak ada jalur upgrade antara sistem operasi saat ini dan yang baru. Jenis menghapus instalasi semua data pada partisi hard disk dimana sistem operasi saat ini diinstal. Sebuah PC baru membutuhkan, tentu saja instalasi bersih. Melakukan instalasi yang bersih pada saat instalasi sistem operasi saat ini telah rusak atau file tidak bekerja dengan benar. Metode instalasi sistem operasi upgrade Melakukan upgrade, OS pengaturan konfigurasi, program yang diinstal dan data yang diawetkan. Dengan instalasi ini tidak perlu khawatir, karena tidak akan kehilangan data pribadi. Hanya akan mengganti file sistem operasi lama dengan file baru ditingkatkan. Namun, perlu diingat bahwa setelah upgrade aplikasi dan driver yang tidak kompatibel dengan OS yang baru tidak akan bekerja seperti yang diharapkan. Metode instalasi sistem operasi multibooting Suatu metode dengan menginstal beberapa sistem operasi pada satu komputer. Contoh pada 1 komputer berisi OS Linux,Windows XP, 98, 2003 dan lain-lain. Menginstal setiap OS di dalam partisi disk yang berbeda dan cara ini setiap OS akan memiliki file sendiri dan pengaturan konfigurasi. Pada multi-boot instalasi, pengguna melihat menu ketika membuka komputer dan harus memilih OS yang diinginkan. Tentu saja, hanya satu sistem operasi dapat berjalan pada satu waktu.

Metode instalasi sistem operasi virtualisasi Suatu teknik baru relatif yang sering digunakan pada server. Dengan virtualisasi dapat menjalankan salinan berbagai sistem operasi pada satu set perangkat keras dan menciptakan cara ini beberapa mesin virtual. Setiap mesin virtual tunggal bekerja seperti komputer yang terpisah.Teknologi ini membuat sumber daya perangkat keras tunggal fisik untuk tampil seperti sumber daya logis ganda.

SOAL 1. Apakah partisi itu? 2. Apakah sistem file itu? 3. Apakah yang dimaksud dengan metode instalasi clean? 4. Apakah yang dimaksud dengan metode instalasi upgrade? 5. Apakah yang dimaksud dengan metode instalasi multibooting? 6. Apakah yang dimaksud dengan metode instalasi virtualisasi? 7. Jelaskan secara singkat apa yang membedakan metode instalasi secara clean, upgrade, dan multibooting?

LAMPIRAN 2: FORMAT PENILAIAN Format Lembar Penilaian Diskusi (Kelompok)


No Sikap/Aspek yang dinilai Nama kelompok/ peserta didik Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif

Penilaian kelompok 1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok (komunikasi) 3 Hasil tugas (relevansi dengan bahan) 4 Pembagian Job 5 Sistematisasi Pelaksanaan Jumlah Nilai Kelompok Format Lembar Penilaian Diskusi (Individu Peserta Didik) No Sikap/Aspek yang dinilai Nama . Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2. Berani menjawab pertanyaan 3. Inisiatif 4. Ketelitian 5. Jiwa kepemimpinan 6. Bermain peran Jumlah Nilai Individu Kriteria Penilaian Kriteria Nilai Kualitatif Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Memuaskan Baik Cukup Kurang cukup

Nilai Kualitatif

Nilai Kuantitatif

Nilai Kuantitatif 4 3 2 1

Lembar Keaktifan Dalam Diskusi No Aspek yang dinilai 1. Bertanya (cara) 2. Menjawab pertanyaan 3. Kesesuaian dengan topik kajian 4. Cara menyampaikan pendapat 5. Antusiasme mengikuti pembelajaran Kriteria Penilaian : Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59

Nilai Kualitatif

Nilai Kuantitatif

Nilai Kualitatif Memuaskan Baik Cukup Kurang

Nilai Kuantitatif 4 3 2 1