Anda di halaman 1dari 9

HTTP://ELEARNING.FAQIH.NET/2010/07/MAKALAH-BAHASA-INDONESIAPARAGRAF.HTML JUMAT 16 SEPTEMBER 2011, 10.59 MAKALAH-BAHASA INDONESIA-PARAGRAF SELASA, 06 JULI 2010 M !

" # $ # % I&'(&)%* ini membahas mengenai PARAGRAF. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Selama ini dalam membuat suatu + , -, . sudah dilaksanakan dengan cukup baik. Dalam membuat suatu paragraf kita harus mengetahui syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam sebuah paragraf. Paragraf yang akan dibuat harus dapat mempunyai kepaduan antara paragraf yang lain. Kepaduan + , -, . dapat terlihat melalui penyusunan kalimat secara logis dan melalui /&-! + &/&-! + & +)&- *0 &0 , ! "*1 0. Disini kita di tuntut agar mampu membuat suatu paragraph dengan baik dan benar sesuai dengan kaedahnya. 1. Batasan Masalah 1. mengetahui pengertian paragraph . Syarat-syarat dalam membuat suatu paragraph !.pembagian paragraph menurut "enisnya #. mengembangkan suatu paragraph 1.! $u"uan Penulisan $u"uan dalam penulisan makalah ini adalah agar kita dapat mengetahui syaratsyarat yang harus diperhatikan dalam membuat suatu paragraph. Dapat mengetahui macam-macam paragraf dan dapat mengembangkan suatu paragraph dengan baik dan benar.%adi dengan penulisan makalah ini kita dapat melatih kita dalam membuat suatu paragraf yang baik sesuai dengan ketentuanketentuan dalam suatu paragraph.

BAB II PEMBAHASAN 2.1 PENDAHULUAN Paragraf adalah seperangkat kalimat yang membicarakan suatu gagasan atau topik. Kalimat-kalimat dalam paragraf memperlihatkan kesatuan pikiran atau

mempunyai keterkaitan dalam membentuk gagasan atau topik tersebut.Sebuah paragraf mungkin terdiri atas sebuah kalimat& mungkin terdiri atas dua buah kalimat& mungkin "uga lebih dari dua buah kalimat. Contoh sebuah paragraf : Sampah selamanya selalu memusingkan. Berkali-kali masalahnya diseminarkan dan berkali-kali pula "alan pemecahannya dirancang. 'amun& keterbatasanketerbatasan yang kita miliki tetap men"adikan sampah sebagai masalah yang pelik. Pada (aktu seminar-seminar itu berlangsung& penimbunan sampah terus ter"adi. )al ini mengundang keprihatinan kita karena masalah sampah banyak sedikitnya mempunyai kaitan dengan masalah pencemaran air dan ban"ir. Selama pengumpulan pengangkutan& pembuangan akhir& dan pengolahan sampah itu belum dapat dilaksanakan dengan baik& selama itu pula sampah men"adi masalah. Paragraf ini terdiri atas enam kalimat. Semua kalimat itu membicarakan soal sampah. *leh sebab itu& paragraf itu mempunyai topik +masalah sampah+ karena pokok permasalahan dalam paragraf itu adalah masalah sampah. Dalam tulisa !tulisa lai mu "#i #ita m$ %um&ai t'&i# &a(a"(a), s$&$(ti* a. peranan bahasa dalam kehidupan, b. penyebab kebakaran hutanc. manfaat koperasi, d. $ragedi Semanggi, e. kehidupan di ruang angkasa, f. $risakti sebagai karnpus reformasi. $opik paragraf adalah pikiran utama di dalam sebuah paragraf. Semua pembicaraan dalam paragraf itu terpusat pada pikiran utama ini. Pikiran utama itulah yang men"adi topik persoalan atau pokok pembicaraan. *leh sebab itu& ia kadang-kadang disebut "uga gagasan pokok di dalam sebuah paragraf. Dengan demikian& apa yang men"adi pokok pembicaraan dalam sebuah paragraf& itulah topik paragraf. 2.2. S+a(at!S+a(at Pa(a"(a) Paragraf yang baik harus memiliki dua ketentuan& yaitu kesatuan paragraf dan kepaduan paragraf. a) Kesatuan Paragraf Dalam sebuah paragraf terdapat hanya satu pokok pikiran. *leh sebab itu& kalimat-kalimat yang membentuk paragraf perlu ditata secara cermat agar tidak ada satu pun kalimat yang menyimpang dari ide pokok paragraf itu. Kalau ada kalimat yang menyimpang dari pokok pikiran paragraf itu& paragraf men"adi tidak berpautan& tidak utuh. Kalimat yang menyimpang itu harus dikeluarkan dari paragraf. Perhatikan paragraf di ba(ah ini. %ateng sukses& Kata-kata ini meluncur gembira dari pelatih regu %ateng setelah selesai pertandingan final Ke"urnas $in"u.matir& Minggu malam& di /edung *lahraga %ateng& Semarang. Kota Semarang terdapat di pantai utara Pulau %a(a& ibu kota Propinsi %ateng. Pernyataan itu dianggap (a"ar karena yang diimpi-impikan selama ini dapat ter(u"ud& yaitu satu medali emas& satu medali

perak& dan satu medali perunggu. )al itu ditambah lagi oleh pilihan petin"u terbaik yang "atuh ke tangan %ateng. )asil yang diperoleh itu adalah prestasi paling tinggi yang pemah diraih oleh %ateng dalam arena seperti itu. Dalam paragraf itu kalimat ketiga tidak menun"ukkan keutuhan paragraf. *leh sebab itu& kalimat tersebut harus dikeluarkan dari paragraf. b) Kepaduan Paragraf Kepaduan paragraf dapat terlihat melalui penyusunan secara logis dan melalui ungkapan-ungkapan 0kata-kata1 pengait kalimat. 2rutan yang logis akan terlihat dalam susunan kalimat-kalimat dalam paragraf itu. Dalam paragraf itu tidak ada kalimat yang sumbang atau keluar dari permasalahan yang dibicarakan P$ "ait Pa(a"(a) A"a( &a(a"(a) m$ %a,i &a,u ,i"u a#a &$ "ait &a(a"(a), -$(u&a * 11 2ngkapan penghubung transisi& 1 Kata ganti& atau !1 Kata kunci 0pengulangan kata yang dipentingkan1. 2ngkapan pengait antar kalimat dapat berupa penghubung3transisi. 1.1 Beberapa Kata Transisi 1. Hu-u "a tam-a.a * lebih lagi& selan"utnya& tambah pula& di samping itu& lalu& berikutnya&demikian pula& begitu "uga& di samping itu& lagi pula. 2. Hu-u "a &$(t$ ta "a * akan tetapi& namun& bagaimanapun& (alaupun demikian& sebaliknya& meskipun begitu& lain halnya. /. Hu-u "a &$(-a ,i "a * sama dengan itu& dalam hal yang demikian& sehubungan dengan 4tu. 0. Hu-u "a a#i-at * oleh sebab itu& "adi& akibatnya& oleh karena itu& maka& oleh sebab itu 5. Hu-u "a tu%ua * untuk itu& untuk maksud itu 6. Hu-u "a si "#ata * singkatnya& pendeknya& akhirnya& pada umumnya& dengan kata lain&Sebagai simpulan. 1. Hu-u "a 2a#tu * sementara itu& segera setelah itu& beberapa saat kemudian 3. Hu-u "a t$m&at * berdekatan dengan itu Paragraf di ba(ah ini memperlihatkan pemakaian ungkapan pengait antarkalimat yang berupa ungkapan penghubung transisi. Belum ada isyarat "elas bah(a masyarakat sudah menarik tabungan deposito mereka. Sementara itu& bursa efek 4ndonesia mulai goncang dalam menampung serbuan para pemburu saham. Pemilik-pemilik uang berusaha meraih sebanyakbanyaknya saham yang di"ual di bursa. *leh karena itu& bursa efek berusaha menampung minat pemilik uang yang menggebu-gebu. .kibatnya& indeks harga saham gabungan 04)S/1 dalam tempo cepat melampaui angka 155 persen. Bahkan& kemarin 4)S/ itu meloncat ke tingkat 151&6 6 persen& Dengan dipasangnya pengait antarkalimat sementara itu& oleh karena itu& akibatnya& dan bahkan dalam paragraf tersebut& kepaduan paragraf terasa

sekali& serta urutan kalimat-kalimat dalam paragraf itu logis dan kompak. 24 5ata 6a ti 2ngkapan pengait paragraf dapat "uga berupa kata ganti& baik kata ganti orang maupun kata ganti yang lain. (1) Kata Ganti Orang Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragraf& kita banyak menggunakan kata ganti orang. Pemakaian kata ganti ini berguna untuk menghindari penyebutan nama orang berkali-kali. Kata ganti yang.dimaksud adalah saya& aku& ku& kita& kami 0kata ganti orang pertama1& engau&kau& kamu& mu&kamu sekalian 0kata ganti orang kedua1&7 dia& ia& beliau& mereka& dan nya 0kata ganti orang ketiga1. )al ini dapat kita lihat pada contoh berikut ini. Rizal, Rusta , dan Cah!o adalah te an se"olah se#a" $%& hingga perguruan tinggi' Kini ere"a sudah en!andang gelar do"ter dari sebuah uni(ersitas negeri di )a"arta' %ere"a eren*ana"an endiri"an suatu poli"lini" leng"ap dengan apote"n!a' %ere"a enghubungi sa!a dan enga#a" be"er#a sarna, !aitu sa!a di inta en!edia"an te patn!a "arena "ebetulan sa!a e ili"i sebidang tanah !ang leta"n!a strategis, $a!a en!etu#ui per intaan ere"a' Kata mereka dipakai sebagai pengganti kata 8i9al& 8ustam& dan :ahyo agar nama orang tidak disebutkan berkali-kali dalam satu paragraf. Penyebutan nama orang yang berkali-kali dalam satu Paragraf akan menimbulkan kebosanan serta menghilangkan keutuhan paragraf. )al ini dapat dilihat dalam kalimat di ba(ah ini. +a##ah ,ta i-ati adalah "etua a#elis ta"li di desa ini' Ru ah +a##ah ,ta i-ati terleta" de"at as#id .urul /ttihad' Pengulangan )a""ah 2tami(ati akan menimbulkan kesan kekurang paduan dua kalimat itu. Kesannya akan lain "ika kalimat itu diubah sebagai berikut. +a##ah ,ta i-ati adalah "etua a#elis ta"li di desa ini' Ru ahn!a terleta" de"at as#id .urul /ttihad' Bentuk -nya dalam kalimat di atas adalah bentuk singkat kata ganti orang ketiga& yaitu )a""ah 2tami(ati. Dengan demikian& kepadu kalimat-kalimat itu dapat kita rasakan. Penggunaan kata ganti orang ketiga tunggal& beliau& dapat dilihat pada kalimat berikut ini. /bu $ud adalah pen*ipta lagu e pat za an !ang sangat produ"tif' Beliau telah en*ipta"an tida" "urang dari dua ratus buah lagu' Semua kata ganti orang hanya dapat menggantikan nama orang dan hal-hal yang dipersonifikasikan. Kalirnat berikut itu memperlihatkan hal yang dipersonifikasikan dari sub"ek kalimat. *leh sebab itu& kalimat ini masih dibenarkan. Pada tahun !ang lalu /ndia dilanda "elaparan' /a engharap"an uluran tangan negara lain' Sudah dikatakan bah(a kata ganti orang hanya dipakai untuk menggantikan nama orang dan hal-hal yang dipersonifikasikan. Dalam hal ini& bentuk -nya merupakan pengecualian. Bentuk -nya tidak hanya menggantikan nama orang dan hal yang dipersonifikasikan& tetapi "uga menggantikan benda-benda yang tidak bemya(a.)al ini dapat dilihat pada kalimat berikut -

$epatu sa!a sudah rusa"' $a!a harus segera enggantin!a' Kain bahan *elana ini pas0pasan' $i pen#ahit harus pandai e otongn!a' Dalam masalah pemakaian kata ganti orang ketiga& kata ganti itu harus digunakan pada tempatnya yang tepat. 11Buku Sutan $akdir .lis"ahbana banyak sekali.Beliau adalah budaya(an yang sangat disegani.0Salah1 1 a1 Sutan $akdir .lis"ahbana mengarang buku banyak sekali. Beliau adalah budaya(an yang sangat disegani. 0Betul1 1 )utan-hutan di 4ndonesia habis ditebangi oleh orang yang tidak bertanggung "a(ab. Mereka hanya mementingkan diri sendiri.0Salah1 a1 *rang-orang yang tidak bertanggung "a(ab menebangi hutan-hutan di 4ndonesia habis-habisan. Mereka hanya mementingkan diri sendiri. 0Betul1 !1 Di mana-mana pabrik didirikan oleh konglomerat. Dengan demikian& mereka menganggap bah(a masalah pengangguran telah teratasi. 0Salah1 ! a1 Di mana-mana konglomerat mendirikan pabrik. Dengan demikian& mereka menganggap bah(a rnasalah pengangguran telah teratasi. 0Betul1 (1) Kata Ganti !ang 2ain Kata ganti lain yang digunakan dalam meneiptakan kepaduan paragraf ialah itu& ini& tadi& begitu& demikian& di situ& ke situ& di atas& di sana& di sini dan sebagaia. Perhatikan contoh berikut . ltu asrama mereka. Mereka tinggal di situ se"ak kuliah tingkat satu sampai dengan meraih gelar sar"ana. *rang tua mereka "uga sering berkun"ung ke situ. (3) Kata Kun*i Di samping itu& ungkapan pengait dapat pula berupa pengulangan kata-kata kunci& seperti kata sampah pada contoh paragraf yang pertama. Pengulangan kata-kata kunci ini perlu dilakukan dengan hati-hati 0tidak terlalu sering1. 2./ P$m-a"ia Pa(a"(a) m$ u(ut J$ is +a Dalam sebuah karangan 0komposisi1 biasanya terdapat tiga macam paragraf "ika dilihat dari segi "enisnya. 1) Paragraf Pe bu"a Paragraf ini merupakan pembuka atau pengantar untuk sampai pada segala pembicaraan yang akan menyusul kemudian. *leh sebab itu& paragraf pembuka harus dapat menarik minat dan perhatian pembaea& serta sanggup menghubungkan pikiran pembaca kepada masalah yang akan disa"ikan selan"utnya. Salah satu cara untuk menarik perhatian ini ialah dengan mengutip pernyataan yang memberikan rangsangan dari para orang terkemuka atau orang yang terkenal. 1) Paragraf Penge bang Paragraf pengembang ialah paragraf yang terletak antara paragraf pembuka dan paragraf yang terakhir sekali di dalam bab atau anak bab itu. Paragraf ini mengembangkan pokok pembicaraan yang dirancang. Dengan kata lain& paragraf pengembang mengemukakan inti persoalan yang akan dikemukakan. *leh sebab itu& satu paragraf dan paragraf lain harus memperlihatkan hubungan yang serasi dan logis. Paragraf itu dapat dikembangkan dengan eara ekspositoris& dengan eara deskriptif& dengan eara naratif& atau dengan eara argumentatif yang akan dibiearakan pada halaman-halaman selan"utnya.

3) Paragraf Penutup Paragraf penutup adalah paragraf yang terdapat pada akhir karangan atau pada akhir suatu kesatuan yang lebih kecil di dalam karangan itu. Biasanya& paragraf penutup berupa simpulan semua pembicaraan yang telah dipaparkan pada bagian-bagian sebelumnya. 2.0. Ta ,a Pa(a"(a) Sebuah paragraf dapat ditandai dengan memulai kalimat pertama agak men"orok ke dalam& kira-kira lima ketukan mesin ketik atau kira-kira dua sentirneter. Dengan demikian& para pembaca mudah dapat melihat permulaan tiap paragraf sebab a(al paragraf ditandai oleh kalimat permulaannya yang tidak ditulis se"a"ar dengan garis margin atau garis pias kiri. Selain itu& penulis dapat pula menambahkan tanda sebuah paragraf itu dengan memberikan "arak agak renggang dari paragraf sebelumnya. 2.5. Ra "#a atau St(u#tu( S$-ua. Pa(a"(a) 8angka atau struktur sebuah paragraf terdiri atas sebuah kalimat topik dan beberapa kalimat pen"elas. Dengan kata lain& apabila dalam sebuah paragraf terdapat lebih dari sebuah kalimat topik& paragraf itu tidak termasuk paragraf yang baik. Kalimat-kalimar di dalam paragraf itu harus saling mendukung& saling menun"ang& kait-berkait satu dengan yang lainnya. Kalimat topik adalah kalimat yang berisi topik yang dibiearakan pengarang. Pengarang meletakkan inti maksud pembicaraannya pada kalimat topik. Karena topik paragraf adalah pikiran utama dalam sebuah paragraf& kalimat topik merupakan kalimat utama dalam paragraf itu. Karena setiap paragraf hanya mempunyai sebuah topik& paragraf itu tentu hanya mempunyai satu kalimat utama. Kalimat utama bersifat umum. 2kuran keumuman sebuah kalimat terbatas pada paragraf itu sa"a. .dakalanya sebuah kalimat yang kita anggap umum akan berubah men"adi kalimat yang khusus apabila paragraf itu diperluas. Perhatikan paragraf berikut Pendudu" Tegal, u pa an!a, erasa tida" dapat hidup di daerahn!a lagi "arena bahan a"anan !ang a"an di a"an sehari0hari tida" en*u"upi "ebutuhan pendudu"' +al ini disebab"an oleh leda"an pendudu" Tegal terlalu besar sehingga daerah pertanian !ang relatif tida" berta bah hasiln!a itu tida" dapat ena pung per"e bangan pendudu"' Pertu buhan pendudu" Tegal #auh lebih besar daripada per"e bangan daerah pertanian !ang ada di situ' Kalau kita lihat paragraf di atas& kalimat yang paling umum7 sifatnya ialah kalimat pertama& yaitu 4Pendudu" Tegal, u pa an!a, erasa tida" dapat hidup di daerahn!a lagi "arena bahan a"anan !ang a"an di a"an sehari0hari tida" en*u"upi "ebutuhan pendudu"'+ Kalimat-kalimat selan"utnya adalah kalimatkalimat pen"elas yang fungsinya men"elaskan gagasan utama yang terletak pada kalimat pertama. Kalau kalimat dalam paragraf itu ditambah dengan sebuah kalimat lagi& sifat keumuman kalimat pertama itu berubah men"adi khusus. Kalimat yang ditambahkan itu berbunyi 5tida" dapat di ung"iri bah-a pertu buhan pendudu" !ang tida" dii bangi oleh

pertu buhan produ"si dapat en!ebab"an ting"at "e a" uran ber"urang'5 Kalimat yang terakhir ini bersifat lebih umum daripada kalimat pertama. Kalau kalimat terakhir ini ditambahkan pada paragraf itu& kalimat terkahir ini akan men"adi kalimat utama. Kalau kita melihat perkembangan paragraf yang kita perbincangkan ini& dapat dikatakan bah(a sebelum kalimat itu ditambahkan pada paragraf itu& kalimat utama paragraf itu berada di a(al paragraf& sedangkan setelah ditambahkan& kalimat utama 0kalimat topik1 terletak di akhir paragraf. 2.6 PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF Paragraf adalah susuna dari beberapa kalimat yang ter"alin utuh& mengandung sebuah makna& dan didalamnya terdapat gagasan utama. Paragaraf deduktif dan 4nduktif adalah salah satu contoh paragraph yang dilihat dari letak gagasan utamanya. 1'Paragraf 6edu"tif Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di a(al paragaraf dan dilengkapi dengan kalimat pen"elas sebagai pelengkapnya. Paragraf ini dia(ali dengan pernyataan umum dan disusul dengan pen"elasan umum. :ontohPada tahun 556 kualitas masyarakat 4ndonesia semakin rendah. )al ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya angka pengangguran di 4ndonesia.;ang tahun sebelumnya hanya !5<& prosentase angka pengangguran dan tahun ini bertambah men"adi #5<. .ngka kriminalitas di 4ndonesia "uga semakin membeludak.Dan yang paling parah banyak masyarakat 4ndonesia yang tidak mengikuti program pemerintah = tahun. Dilihat dari dua realita ini kita suda bisa mengukur SDM masyarakat 4ndonesia 1'Paragraf /ndu"tif Pargaragraf 4nduktif adalah Paragraf yang kalimat utamanya terletak diakhir kalimat dan kalimat pen"elasnya terletak di a(al paragraph. Paragraf ini dia(ali dengan urutan pernyataan khusus dan disusul dengan pernyataan umum. :ontohSetiap hari .bo selalu pulang malam. Sekitar "am 5.55. Sangat tak masuk akal "ika seorang pela"ar pulang malam. Diapun tak pernah bela"ar. )idupnya selalu di penuhi dengan gemerlapnya dunia. $ak ada kata susah didalam pikirannya. Maka dari itu sangart (a"ar sekali "ika .bo tidak naik kelas.

2.7 P)&-)1$ &- & + , -, . Pengembangan paragraf mencakup dua hal1. Kemampuan memerinci secara maksimal gagasan utama alinea ke dalam gagasan-gagasan ba(ahan, 2. Kemampuan mengurutkan gagasan-gagasan ba(ahan ke dalam suatu urutan yang teratur.

A,-/1)&0 %* adalah salah satu "enis pengembangan paragraf dalam penulisan yang ditulis dengan tu"uan untuk meyakinkan atau membu"uk pembaca. Dalam penulisan argumentasi isi dapat berupa pembuktian& alasan& maupun ulasan obyektif dimana disertakan contoh& analogi& dan sebab akibat E!%+(%*%* adalah salah satu "enis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tu"uan untuk men"elaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat& akurat& dan padat :ontoh-contoh tulisan eksposisi adalah berita di koran dan petun"uk penggunaan N , %* adalah salah satu "enis pengembangan paragraf dalam sebuah tulisan dimana rangkaian peristi(a dari (aktu ke (aktu di"abarkan dengan urutan a(al& tengah& dan akhir. N , %*: Kubuka peralatan ker"aku di bagian sortir& dan mulailah aku beker"a hingga istirahat pukul 1 .55. Lima "am beker"a membuat pinggangku selalu terasa pegal. Satu "am istirahat aku gunakan untuk makan& salat& dan berbaring se"enak. Pukul empat& aku menyudahi peker"aanku untuk memburu bus yang akan memba(aku pulang. E!%+(%*%*: $a pai hari "e07, bantuan untu" para "orban ge pa 8og!a"arta belu erata' +al ini terlihat di beberapa -ila!ah Bantul dan )etis' %isaln!a, di 6esa Pi!ungan' $a pai saat ini, -arga 6esa Pi!ungan han!a a"an sing"ong' %ere"a enga biln!a dari beberapa "ebun -arga' )i"a ada -arga !ang a"an nasi, itu adalah sisa0sisa beras !ang ere"a "u pul"an di bali" reruntuhan bangunan' Kondisi seperti ini enun#u""an bah-a bantuan pe erintah "urang erata' A("um$ tasi Mempertahankan kesuburan tanah merupakan syarat mutlak bagi tiap-tiap usaha pertanian. Selama tanaman dalam proses menghasilkan& kesuburan tanah ini akan berkurang. Padahal kesuburan tanah (a"ib diperbaiki kembali dengan pemupukan dan penggunaan tanah itu sebaik-baiknya. $eladan terbaik tentang cara menggunakan tanah dan men"aga kesuburannya dapat kita peroleh pada hutan yang belum digarap petani. BAB III PENUTUP K)%*1+/" & Karangan yang pendek 3 singkat yang berisi sebuah pikiran dan didukung himpunan kalimat yang saling berhubungan untuk membentuk satu gagasan disebut paragraph 3 alinea. 2ntuk dapat membuat suatu paragraph yang baik harus memiliki dua ketentuan yakni kesatuan paragraph dan kepaduan paragraph. Pengembangan paragraf mencakup dua hal1. Kemampuan memerinci secara maksimal gagasan utama alinea ke dalam gagasan-gagasan ba(ahan, 2. Kemampuan mengurutkan gagasan-gagasan ba(ahan ke dalam suatu urutan yang teratur.

S , & Mahasis(a di tuntut untuk lebih dalam mempela"ari pela"aran Bahasa 4ndonesia.Karena dengan itu dapat menambah (a(asan kita. Misalnya dalam pembuatan suatu paragraf& kita tidak keliru lagi. Lebih memahami unsur-unsur yang menyangkut suatu paragraf. DAFTAR PUSTAKA .rifin& >. ?aenal dan $asai& S..mran. 556. Cer at Berbahasa /ndonesia'%akarta- .kademi Pressindo. Source- umisulastri.ngeblogs.com