Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN BIOKIMIA ACARA IV PENCERNAAN

Disusun Oleh : 1. $. !. 4. -. Bina Permana P. %&shi 'er(ians)ah *ar+an+i A)u ,. Ra+rinin.rum 0&hana Narasari (04 !"# (04 ! # (04 -1# (04/1$# (04/"1#

LABORA%ORI2M BIOKIMIA N2%RI3I 42R23AN N2%RI3I DAN MAKANAN %ERNAK 'AK2L%A3 PE%ERNAKAN 2NIVER3I%A3 5AD4A* MADA 0O50AKAR%A $00-

ACARA V PENCERNAAN %u6uan Pra7+i7um Untuk mengetahui sistem pencernaan, proses pencernaan dalam lambung, fungsi saliva, pencernaan oleh pankreas, fungsi empedu, dan penghidrolisisan dalam pencernaan. %in6auan Pus+a7a Sistem pencernaan atau sistem gastro intestinal merupakan pintu gerbang masuknya bahan makanan, vitamin, mineral dan cairan ke dalam tubuh (Ganong, 2003 . Saluran pencernaan itu secara garis besar terdiri atas ! mulut"farin#" oesophagus"ventrikulus"usus halus dan usus besar, selain itu mulut memuat gigi untuk mengunyah makanan dan lidah yang membantu untuk citra rasa dan penelanan. $eberapa kelen%ar atau kelompok kelen%ar menuangkan cairan pencerna penting ke dalam saluran pencernaan, contohnya kelen%ar salivari (kelen%ar ludah , kelen%ar pankreas, hati (hepar (&velyn, '((3 . )encernaan bahan makanan utama merupakan proses yang teratur yang melibatkan se%umlah besar en*im pencernaan. &n*im kelen%ar saliva dan kelen%ar lingualis mencerna karbohidrat dan lemak, en*im lambung mencerna protein dan lemak, +,- dan .,-. &n*im lain yang melengkapi proses pencernaan di temukan di dalam membran luminal dan sitoplasma sel"sel dinding usus halus. /er%a berbagai en*im tersebut dibantu oleh en*im asam hidroklorida yang disekresikan lambung dan empedu yang disekresi oleh hepar (Ganong, 2003 . +i dalam mulut terdapat gigi yang terdiri dari ! gigi seri, gigi taring, geraham pertama (premolar , geraham (molar . Gigi berfungsi sebagai pemotong dan menghancurkan makanan secara fisik, selain gigi ada %uga kelen%ar ludah yang membantu dalam menelan makanan dan memindahkan makanan selama proses penghancuran. /elen%ar ludah terdiri atas glandula parotis (menghasilkan cairan , glandula sublingualis (mengeluarkan air dan lendir dan glandula subma#ilaris (mengeluarkan air dan lendir . )ada mulut ter%adi pencernaan secara

kimia0i (en*imalis dan mekanis, pencernaan secara kimia0i dibantu oleh en*im amilase. )encernaan karbohidrat pada rongga mulut hanya ter%adi sebagian kecil sa%a dan p1 mulut berkisar 2,3"4, makanan dari rongga mulut dengan bantuan lidah masuk ke kerongkongan (oesophagus (5man, '((6 . )harin# terdiri dari 5ropharin#, ,esopharin# dan 7aringopharin# (Ganong, 2003 . Setelah melalui pharin# maka makanan akan masuk ke oesophagus, di dalam oesophagus ter%adi pencernaan. Setelah itu makanan akan masuk ke lambung (ventrikulus . +inding lambung menghasilkan 18l, )rosenin, )epsinogen. -dapun fungsi 18l adalah ' 9engaktifkan pepsinogen men%adi pepsin dan protein men%adi asam amino, 2 )rorenin men%adi renin dan protein susu men%adi kasein, 3 9embunuh bibit penyakit yang masuk ke lambung, 6 9embantu dalam membuka dan menutup pylorus (5man, '((6 . Usus halus terdiri dari duodenum ('2 %ari , %e%enum, ileum. :urunnya makanan yaitu dengan gerak peristaltik, gerak perbedaan tekanan dan basanya usus. )encernaan dalam usus halus merupakan makanan dan 18l dari lambung merangsang dinding usus untuk menghasilkan ! ' . 1ormon sekretin yang akan merangsang pankreas untuk mengeluarkan ,1853 ; /1853 untuk menetralkan suasana sama pada usus, amilase yang berfungsi mengubah amilum men%adi maltosa dan tripsinogen dengan bantuan enterokinase diubah men%adi erepsin (Ganong, 2003 . )ada usus halus te%adi penyerapan makanan yang ter%adi pada duodenum, %e%enum dan ileum, tetapi pada duodenum hanya sebagian kecil sa%a. Sari makanan terdiri dari ! asam amino, glukosa, asam lemak dan gliserol sedangkan sari makanan yang tak dicerna di sini adalah vitamin dan garam mineral (:homy, '((3 . )ada usus besar atau colon sisa makanan yang tak dapat dicerna bersama dengan lendir dan sel"sel yang mati dari dinding usus dibutuhkan men%adi tin%a. $akteri Escherechia coli selain membutuhkan sisa makanan %uga membentuk vitamin / yang diabsorbsi bersama air. +efikasi ter%adi %ika usus terisi makanan dan merupakan rangsangan untuk melakukan proses tersebut yang bersifat refleksi gastrokolik (&velyn, '((3 .

.ektum anus merupakan lubang pelepasan. Selain saluran pencernaan di atas, tubuh %uga memiliki kelen%ar"kelen%ar yaitu hati dan empedu. 1ati berfungsi dalam membunuh bibit penyakit (pena0ar racun , menghancurkan eritrosit. )enyimpanan glikogen, mengubah provitamin - men%adi vitamin -, pusat distribusi makanan sedangkan empedu berfungsi untuk merubah *at yang tidak larut air men%adi larut dalam air, mengaktifkan lipase, membentuk penyerapan vitamin /, mengurangi tegangan permukaan sehingga lemak berubah men%adi emulsi lemak. &mpedu sendiri terdiri atas ! *at 0arna bilirubin dan biliverdin, mengandung kholesterol, mengandung garam"garam mineral, mengandung garam"garam organik.

Ma+eri 8an Me+&8e Ma+eri Ala+. -lat"alat yang digunakan pada praktikum ini adalah tabung reaksi, pipet tetes, gelas ukur, api spirtus, kertas saring, penangas air 34<8, corong, labu &rlenmeyer, mangkuk, dan droplet. Bahan. $ahan"bahan yang digunakan pada praktikum kali ini adalah larutan ,a8l 0,2=, saliva encer, air bersih, larutan amilum '=, larutan >od, larutan $enedict, larutan 18l encer, karmen fibrin, larutan pepsin, larutan 18l 0,6=, larutan 18l pekat, larutan ekstrak penkreas netral, kongo merah fibrin, ,a2853 2=, larutan empedu, susu, fenol red, serbuk belerang, larutan 9gS56, larutan $a8l2 '0=, . ?ouchet, dan larutan 1,53 pekat. Me+&8e 'un.si sali9a 8alam mulu+ Da)a amil&li+i7 sali9a. 9ula"mula seorang praktikan berkumur dengan air bersih, kemudian berkumur dengan 20 ml larutan ,a8l 0,2=. 1asil kumuran ditampung dalam sebuah labu, digo%ok, kemudian disaring sehingga diperoleh saliva encer. Setelah itu, larutan saliva encer dimasukkan ke dalam 3 tabung reaksi masing"masing @ ml. )ada tabung ', saliva tersebut dididihkan dan didinginkan. )ada tabung 2, ditambahkan @ ml larutan 18l encer. /emudian ketiga tabung tersebut masing"masing ditambahkan @ ml larutan amilum '= dan ditempatkan pada penangas air 34<8 selama '0 menit. Setelah '0 menit, ketiga tabung tersebut diu%i >od. Aika pada tabung 3 tidak lagi menun%ukkan reaksi positif setelah diu%i >od, perlakuan dihentikan dan dilakukan u%i $enedict pada tabung 3. $ila hasil u%i positif, ketiga tabung tersebut diu%i dengan 5sa*on. Setelah itu, hasilnya dicatat. Pen:ernaan 8alam lam(un. *i8r&lisis ;r&+ein &leh ;e;sin. :iga buah tabung reaksi masing"masing diisi dengan ' ml larutan pepsin. )ada tabung ', ditambahkan ' ml larutan 18l 0,6=. )ada tabung 2, ditambahkan 18l pekat. )ada tabung 3, larutan pepsin

dididihkan selama ' menit kemudian didinginkan dan ditambahkan ' ml larutan 18l 0,6=. Setelah itu, pada tabung ' dan tabung 2 ditambahkan 2 potong karmen fibrin, sedangkan pada tabung 3 ditambahkan ' potong karmen fibrin. /etiga tabung tersebut ditempatkan pada penangas air 34<8 selam '0 menit. /emudian hasil pengamatan dicatat. Pen:ernaan &leh ;an7reas *i8r&lisis ;r&+ein. 9ula"mula disiapkan 3 tabung, lalu pada tabung ' dan tabung 2 dimasukkan ' ml ekstrak pankreas netral, sedangkan pada tabung 3 dimasukkan ' ml air. /etiga tabung masing"masing ditambahkan 2 tetes ,a2853 2= dan ditambahkan 2 potong kongo merah fibrin pada tabung ' dan tabung 2, dan ' potong kongo merah fibrin pada tabung 3. )ada tabung 2 ditambahkan 2 tetes larutan empedu. /emudian ketiga tabung ditempatkan pada penangas air dengan suhu 34<8 selama '0 menit. Setelah itu, hasil pengamatan yang ter%adi pada ketiga tabung dicatat. *i8r&lisis amilum. Sebanyak @ ml amilum '= ditambahkan ' ml ekstrak pankreas netral dan diinkubasikan pada suhu 34<8 selama '0 menit. /emudian diu%i >od, lalu diu%i $enedict. 1asil pengamatan dicatat. *i8r&lisis lema7. Sebanyak 2 ml susu ditempatkan pada 3 tabung. )ada tabung ' dan tabung 2, ditambahkan ' ml ekstrak pankreas netral, sedangkan pada tabung 3 ditambahkan ' ml air. )ada tabung 2 ditambahkan 2 tetes larutan empedu. /etiga tabung ditambahkan 6 tetes fenol red dan 6 tetes ,a2853 2= sampai ber0arna merah muda. /emudian diinkubasikan pada suhu 34<8 selama '0 menit. )erubahan yang ter%adi diamati dan dicatat. 'un.si em;e8u Penurunan +e.an.an mu7a &leh .aram 7h&la+. )ada tabung ', sebanyak ' ml air ditambahkan serbuk belerang, sedangkan pada tabung 2, sebanyak 2 ml larutan empedu ditambahkan serbuk belerang. Bang ter%adi pada perlakuan tersebut diamati dan dicatat. 26i <&u:he+. Sebanyak 0,@ ml empedu masak ditambahkan 2 ml aCuades, ' tetes 9gS56, dan 0,@ ml $a8l2 '0=. /emudian dimasak sampai terbentuk

endapan dan disaring. &ndapan yang berada pada kertas saring ditambahkan ' tetes .. ?ouchet. Bang ter%adi diamati dan dicatat. 26i .melin. Sebanyak 3 ml 1,53 pekat ditambahkan empedu encer melalui dinding tabung. /emudian diamati dan dicatat perubahan yang ter%adi.

*asil 8an Pem(ahasan 'un.si sali9a 8alam mulu+ Da)a amil&li+i7 sali9a. )ercobaan daya amilolitik saliva ini digunakan untuk mengidentifikasi bah0a saliva mengandung en*im ptialin yang disekresikan oleh beberapa kelen%ar, yaitu kelen%ar subma#ilaris, sublingualis dan parotis ()oed%iadi, '((6 . +alam percobaan ini digunakan saliva, amilum dan 18l. )ada tabung ' setelah saliva dididihkan terlebih dahulu kemudian ditambah amilum dan ditempatkan pada penangas air 0arna larutan men%adi biru. >ni menun%ukkan bah0a telah ter%adi kerusakan pada sisi aktif en*im akibat pemanasan sehingga hidrolisis tidak ber%alan sempurna (ter%adi denaturasi . &n*im ptialin tidak aktif karena adanya faktor pemanasan. Semua en*im akan rusak karena suhu yang tinggi (:illman, et.al., '((3 . )ada tabung 2 saliva ditambah 18l dan amilum 0arna larutan men%adi biru. >ni menun%ukkan bah0a amilum tidak terhidrolisis karena en*im ptialin tidak aktif dengan adanya penambahan 18l. 18l akan menyebabkan ker%a en*im ptialin berhenti oleh karena p1 ditempat ini rendah sekitar 0,3@. )adahal p1 optimum ker%a en*im ptialin adalah @,@"2,@ ()oed%iadi, '((6 . )ada tabung 3 saliva ditambah amilum dan ditempatkan pada penangas air 34o8 lalu diu%i >od, diu%i $enedict dan diu%i dengan 5*a*on. )ada u%i >od hasilnya menun%ukkan u%i negatif yaitu 0arna sama dengan >od. 1al ini menun%ukkan amilum sudah terhidrolisis sampai tahap akro de#trin. Setelah u%i >od negatif larutan tersebut diu%i dengan $enedict sehingga terbentuk endapan merah bata yang menandakan %ika sebagian amilum sudah terhidrolisis men%adi glukosa. )ada u%i pembentukan 5*a*on terbentuk endapan kuning yang menun%ukkan bah0a glukosa mempunyai gugus aldehid ()oed%iadi, '((6 . +ari percobaan diatas membuktikan bah0a en*im ptialin dalam saliva bertindak terhadap amilum dan se%enisnya. )encernaan dimulai dari amilase saliva dan berlangsung terus, sementara makanan melalui farin# dan oesofagus masuk ke lambung yang mana suasana asam menghentikan aktivitas amilase ludah (:illman, et.al., '((3 . &n*im ptialin (amilase saliva berfungsi untuk mengubah amilum men%adi maltosa dan de#trin ()oed%iadi, '((6 .

Saliva atau ludah mengandung en*im pencerna *at tepung yaitu ptialin. /er%a kimia0i ludah disebabkan oleh en*im ptialin (amilase saliva yang beker%a atas *at gula dan tepung. )tialin hanya dapat beker%a pada *at tepung yang telah pecah kemudian diubah men%adi se%enis gula yang mudah larut, yaitu maltosa. /er%a ini dimulai di dalam mulut, ludah dikunyah bersama dengan makanan dan ker%a ptialin ini akan ber%alan terus kira"kira dua puluh menit dan akan berhenti pada saat makanan men%adi asam oleh ker%a cairan lambung (&velyn, '((3 . Pen:ernaan 8alam lam(un. *i8r&lisis ;r&+ein &leh ;e;sin. )ercobaan ini digunakan untuk mengetahui ker%a en*im pepsin yang menghidrolisis protein yang ter%adi dalam lambung. +alam percobaan ini digunakan pepsin sebagai en*im, 18l memberikan keadaan asam yang mempunyai keadaan yang sama di lambung dan karmen fibrin sebagai sumber substrat protein. )ada tabung ' pepsin ditambah 18l dan 2 potong karmen fibrin lalu ditempatkan pada penangas air. 1asil yang didapat adalah positif yang ditandai dengan larutan bening agak kemerahan dengan karmen fibrin yang mengembang. 1al ini membuktikan bah0a pepsin dapat menghidrolisis karmen fibrin pada suasana asam dan pada suhu tubuh. :abung 2 ptialin diganti air. >ni menyebabkan larutan ber0arna bening dengan karmen fibrin yang tidak mengembang, berarti protein tidak terhidrolisis oleh air karena air tidak mengandung en*im. )ada tabung 3 pepsin dididihkan terlebih dahulu sebelum ditambah 18l dan karmen fibrin. >ni menyebabkan larutan ber0arna kekuning" kuningan dengan karmen fibrin tidak mengembang. /arena pepsin akan mengalami denaturasi ketika dididihkan sehingga protein tidak terhidrolisis. )epsin menghidrolisis ikatan peptida yang ada pada protein, hasilnya adalah polipeptida yang lebih sederhana ()oed%iadi, '((6 . 18l menyebabkan penurunan p1 lambung sampai 2. )ada keadaan inilah pepsinogen diubah men%adi pepsin yang aktif. (:illman, et.all., '((3 . $erdasarkan percobaan ini kita dapat melihat kalau en*im pepsin dapat beker%a pada suasana asam. )eristi0a ini ter%adi di dalam lambung pada tubuh. )epsin yang dihasilkan dari pepsinogen dalam lingkungan asam hidrokhlorida dan

beker%a atas protein, mengubahnya men%adi bahan"bahan yang mudah larut yang disebut pepton (&velyn, '((3 . Pen:ernaan &leh ;an7reas *i8r&lisis ;r&+ein. )ercobaan ini digunakan untuk mengetahui ker%a en*im yang ada di dalam pankreas terhadap protein. +alam percobaan ini menggunakan ekstrak pankreas netral sebagai sumber en*im, ,a2853 berfungsi untuk memberi suasana basa dan kongo merah fibrin sebagai sumber substrat protein. )ada tabung ' ekstrak pankreas ditambah ,a 2853 dan kongo merah fibrin, lalu dimasukkan dalam penangas air. /eadaan kongo merah fibrin mengembang dan larutan be0arna agak kemerahan. 1al ini membuktikan bah0a protein terhidrolisis dengan adanya en*im di dalam ekstrak pankreas pada suasana basa. )ada tabung 2 ada penambahan larutan empedu, penambahan ini menyebabkan kongo merah fibrin lebih mengembang dan be0arna merah %ika dibanding dengan tabung '. /ongo merah fibrin yang lebih mengembang membuktikan protein terhidrolisis sempurna, sedangkan larutan yang ber0arna merah (lebih merah dari tabung ' menandakan selain ada en*im tripsin dan kemotripsin, hidrolisa protein dibantu oleh empedu yang mengandung garam" garam mineral dan organik (5man, '((6 . ?ungsi larutan empedu yaitu membantu hidrolisis dan memberikan suasana alkali yang menyebabkan kondisi lebih optimum ()oed%iadi, '((6 . Sedangkan tabung 3 ekstrak pankreas diganti dengan air. 1al ini menyebabkan kongo merah fibrin tidak mengembang karena di dalam air tidak mengandung en*im yang dapat menghidrolisis protein. &n*im yang menghidrolisis protein men%adi peptida sederhana adalah en*im tripsin dimana tempat sekresinya di pankreas sedangkan lokasi ker%anya di usus halus ()oed%iadi, '((6 . $erdasarkan percobaan ini kita dapat mengetahui bah0a pankreas yang mengandung en*im tripsin dan kemotripsin dapat menghidrolisis protein. :ripsin ini dihasilkan oleh en*im tripsinogen yang terdapat dalam getah pankreas (&velyn, '((3 . -danya empedu membantu ker%a en*im, karena empedu mengandung garam"garam organik, garam"garam mineral (seperti garam kalium dan natrium . -danya ion 8a mendukung ker%a en*im (5man, '((6 . &mpedu

yang terdapat dalam pankreas membantu membuat makanan yang keluar dari lambung yang asam men%adi netral, karena hormon sekretin (dihasilkan oleh dinding usus halus merangsang pankreas untuk mengeluarkan ,185 3 atau /185 (pada percobaan ini digunakan ,a2853 2= . &n*im tripsinogen yang terdapat dalam getah pankreas akan berubah men%adi tripsin dengan bantuan enterokinase, dan tripsin ini membantu merubah protein men%adi polipeptida (&velyn, '((3 . *i8r&lisis amilum. )ercobaan ini digunakan untuk mengetahui ker%a en*im yang ada di pankreas terhadap amilum. +alam percobaan ini digunakan amilum dan ekstrak pankreas sebagai sumber en*im. 1asil percobaan ini ketika diu%i >od menun%ukkan u%i positif be0arna hitam. Darna hitam disini menun%ukkan bah0a hidrolisis amilum sudah mencapai tahap amilo de#trin. Sedangkan ketika diu%i $enedict menun%ukkan hasil negatif artinya tidak terbentuk endapan merah bata. 1al ini menandakan tidak adanya gugus reduksi yang dibebaskan dari pemecahan amilum men%adi glukosa. )ankreas menghasilkan bermacam"macam en*im yang dapat menghidrolisis amilum antara lain sukrose yang berfungsi memecah sukrosa men%adi glukosa dan fruktosa, maltase yang berfungsi memecah maltosa men%adi 2 molekul glukosa dan laktase yang berfungsi memecah laktosa men%adi glukosa dan galaktosa. Seharusnya dalam percobaan ini u%i >od menun%ukkan u%i negatif sedangkan u%i $enedict menun%ukkan u%i positif yaitu terbentuknya endapan merah bata. *i8r&lisis lema7. )ercobaan ini digunakan untuk mengetahui ker%a en*im yang disekresikan oleh pankreas terhadap lemak. +alam percobaan ini digunakan susu sebagai sumber lemak, ekstrak pankreas sebagi sumber en*im, fenol red sebagai indikator p1 dan ,a2853 berfungsi untuk memberikan suasana basa. )ada tabung ', susu ditambah ekstrak pankreas, fenol red dan ,a2853 sampai 0arna merah muda lalu diinkubasi pada suhu 34o8 selama '0 menit. Darna larutan berubah dari merah muda men%adi kuning. 1al ini menun%ukkan bah0a en*im lipase beker%a secara optimum sehingga dapat menghidrolisis lemak men%adi asam lemak dan gliserol. :abung 2, ada penambahan larutan empedu yang bersifat

alkali dalam suasana basa dan berfungsi untuk mengaktifkan lipase. 1asilnya menun%ukkan ter%adi perubahan larutan dari merah muda men%adi kuning pekat. )ada suhu 34o8 lipase aktif dan akan menghasilkan asam lemak dan gliserol, 0arna kuning yang lebih pekat menun%ukkan asam lemak dan gliserol yang dihasilkan tinggi. 1al ini disebabkan karena adanya penambahan larutan empedu. 9enurut )oed%iadi, larutan empedu dapat mengemulsikan lemak. +ari percobaan ini kita dapat mengetahui bah0a di dalam pankreas selain ada en*im kemotripsin, tripsin, amilase, ada %uga en*im lipase yang berfungsi untuk menghidrolisis lemak men%adi asam lemak dan gliserol. 1idrolisis ini paling kuat %ika beker%a sama dengan empedu (5man, '((6 . &mpedu diperlukan untuk pencernaan lemak yang diemulsikan (artinya dipecahkan dalam bagian" bagian kecil , dengan demikian membantu ker%a lipase. Sifatnya alkali dan membantu membuat makanan yang keluar dari lambung yang asam men%adi netral. Garam empedu berfungsi mengurangi tegangan permukaan isi usus dan membantu membentuk emulsi dari lemak yang dimakan (&velyn, '((3 . 'un.si em;e8u Penurun +e.an.an mu7a &leh .aram 7h&la+. )ercobaan ini digunakan untuk membuktikan bagaimana garam kholat menurunkan tegangan muka, dalam percobaan ini digunakan air, empedu dan serbuk belerang. )ada tabung ', air ditambah serbuk belerang dan hasilnya adalah keadaan serbuk belerang terapung. 1al ini membuktikan bah0a di dalam air tidak terkandung garam kholat yang dapat menurunkan tegangan muka. )ada tabung 2, air diganti dengan empedu. &mpedu ini menyebabkan serbuk belerang mengendap yang menun%ukkan bah0a di dalam empedu mengandung garam kholat yang dapat menurunkan tegangan muka. Selain menurunkan tegangan muka, garam kholat %uga berfungsi untuk mengemulsikan lemak, membantu pencernaan lemak dalam intestinum dan %uga sebagai pelarut -, +, & dan / ()oed%iadi, '((6 . &mpedu merupakan getah yang dihasilkan oleh hati dan ditampung di dalam kantong empedu sebelum disekresikan. &mpedu mengandung garam ,a dan / dari asam glikholat dan tavrokholat, pigmen biliverdin dan bilirubin.

Garam empedu digunakan untuk mengaktifkan lipase pankreas dalam mengemulsikan lemak (Ganong, 2003 . 26i <&u:he+. )ercobaan ini digunakan untuk membuktikan pigmen"pigmen yang terkandung dalam empedu. +alam percobaan ini digunakan empedu masak, aCuades, 9gS56, $a8l2 dan .eagen ?ouchet. 1asil yang diperoleh setelah endapan yang terbentuk disaring adalah ter%adi endapan hi%au, dimana reaksinya sebagai berikut ! 9gS56 E $a8l2 9g8l2 E $aS56. $aS56 merupakan endapan putih yang mengikat pigmen biliverdin yang ber0arna hi%au. +ari percobaan ini dapat diketahui bah0a empedu mengandung pigmen ber0arna hi%au yang disebut pigmen biliverdin. +i dalam empedu terkandung garam"garam organik, garam" garam mineral, kholesterol dan *at 0arna bilirubin dan biliverdin (5man, '((6 . 26i .melin. )ercobaan ini digunakan untuk membuktikan pigmen"pigmen yang terkandung dalam empedu. +alam percobaan ini digunakan 1,53 dan empedu encer. 1asilnya terbentuk cincin ungu kemerahan diantara 1,53 pekat dan empedu encer. 1al ini membuktikan bah0a di dalam empedu mengandung pigmen ber0arna merah yang disebut pigmen bilirubin, dimana reaksinya adalah sebagai berikut ! pigmen bilirubin E 1,53 p cincin merah +i dalam empedu terkandung garam"garam organik, garam"garam mineral, kholesterol dan *at 0arna bilirubin dan biliverdin (5man, '((6 .

Kesim;ulan )raktikum ini bertu%uan untuk mengetahui pencernaan nutrient pakan melalui proses hidrolisis oleh en*im dan mengetahui fungsi organ sekreternya. +i dalam mulut men%adi maltosa. )ada lambung ter%adi pencernaan protein men%adi pepton dengan bantuan en*im pepsin. )epsin sendiri dihasilkan dari pepsinogen yang beker%a dalam lingkungan asam, dengan bantuan 18l. 18l mengubah pepsinogen men%adi pepsin dan pepsin mengubah protein men%adi pepton. )ada pankreas ter%adi pencernaan protein, lemak dan karbohidrat. )encernaan ini dibantu oleh en*im tripsin, kemotripsin, lipase dan amilase yang kesemuanya bersifat alkali. Selain ketiga en*im diatas pencernaan masih dibantu oleh empedu. &mpedu bersifat alkali yang membantu membuat makanan yang keluar dari lambung yang asam men%adi netral. +i dalam empedu terkandung garam" garam organik, garam"garam mineral, kholesterol dan *at 0arna bilirubin dan biliverdin. -dapun fungsi dari empedu itu adalah merubah *at yang tidak larut dalam air men%adi larut dalam air, menurunkan tegangan permukaan sehingga lemak berubah men%adi emulsi lemak, mengaktifkan lipase dan membantu penyerapan vitamin /. ter%adi pencernaan fisik (dengan gigi dan en*imatis (dengan en*im ptialin . )encernaan yang ter%adi adalah pencernaan amilum

Da<+ar Pus+a7a &velyn, ). '((3. -natomi dan ?isiologi untuk )aramedis. ): Gramedia! Aakarta. Ganong, ?.D. 2003. ?isiologi /edokteran. )enerbit $uku /edokteran! Aakarta. 5man, /. '((6. $iologi Umum. Ganeca &#act! $andung. )oed%iadi, -. '((6. +asar"+asar $iokimia. >ndonesia University )ress! Aakarta. :illman, -llen, et.all. '((3. >lmu 9akanan :ernak +asar. Gad%ah 9ada University )ress! Bogyakarta. :homy, F. '((3. $iologi $intap. Brama Didya! $andung.