Anda di halaman 1dari 3

Gelar kesarjanaan di Indonesia

Sarjana (dari bahasa Sanskerta, dalam bahasa Inggris: Undergraduate) adalah gelar akademik yang diberikan kepada lulusan program pendidikan sarjana (S-1).
Untuk mendapatkan gelar sarjana. Secara normatif dibutuhkan waktu selama 4 (empat) sampai 6 (enam) tahun, tapi ada juga yang menyelesaikannya dalam 3,5 (tiga setengah) tahun ataupun lebih dari 6 (enam) tahun. Hal tersebut tergantung dari kebijakan dari perguruan tinggi yang ditetapkan. Karya ilmiah yang diwajibkan dan merupakan persyaratan untuk memperolah gelar sarjana dinamakan dengan skripsi. Di Indonesia, gelar sarjana diatur oleh senat perguruan tinggi dan ditulis di belakang nama yang berhak dengan mencantumkan huruf S diikuti inisial bidang studi. Gelar sarjana yang ada di Indonesia adalah:

Sarjana Administrasi Bisnis (S.A.B.) Sarjana Agama (S.Ag.) Sarjana Akuntansi (S.Ak.) Sarjana Arsitektur (S.Ars.) Sarjana Desain (S.Ds.) Sarjana Ekonomi (S.E.) Sarjana Ekonomi Islam (S.E.I.) Sarjana Farmasi (S.Farm.) Sarjana Filsafat (S.Fil.) Sarjana Filsafat Islam (S.Fil.I.) Sarjana Hukum (S.H.) Sarjana Hukum Islam (S.H.I.) Sarjana Humaniora (S.Hum.) Sarjana Ilmu Gizi (S.Gz.) Sarjana Ilmu Kelautan (S.Kel.) Sarjana Ilmu Keluarga dan Konsumen (S.IKK) Sarjana Ilmu Komunikasi (S.IKom.) Sarjana Ilmu Politik (S.I.P) Sarjana Ilmu Perpustakaan (S.I.P.) Sarjana Ilmu Perpustakaan Dan Informasi (S.IPI) Sarjana Intelijen (S.In.) Sarjana Kedokteran (S.Ked.) Sarjana Komputer (S.Kom.) Sarjana Komunikasi Islam (S.Ki.) Sarjana Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (S.KPM) Sarjana Kehutanan (S.Hut.) Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G.) Sarjana Kedokteran Hewan (S.K.H) Sarjana Keperawatan (S.Kep.) Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.K.M.) Sarjana Manajemen (S.Mn.) Sarjana Pariwisata (S.Par.) Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Sarjana Pendidikan Sains (S.Pd.Si) Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I.) Sarjana Pendidikan Sekolah Dasar (S.Pd.SD.) Sarjana Perikanan (S.Pi.) Sarjana Pertanian (S.P.) Sarjana Peternakan (S.Pt.) Sarjana Psikologi (S.Psi.) Sarjana Sains - Fisika, Astronomi, Biologi, Kimia, Matematika, Geografi (S.Si.) Sarjana Sains Terapan (S.S.T) Sarjana Studi Islam (S.S.I.) Sarjana Ilmu Sosial (S.Sos.) Sarjana Sosial Islam (S.Sos.I.) Sarjana Sastra (S.S.)

Sarjana Seni (S.Sn.) Sarjana Teknologi Pertanian (S.T.P.) Sarjana Teknik (S.T.) Sarjana Teologi (S.Th.) Sarjana Teologi Islam (S.Th.I)

Magister
Magister (Inggris: Graduate) adalah gelar akademik yang diberikan kepada lulusan program pendidikan Magister (S-2). Untuk mendapatkan gelar Magister, biasanya dibutuhkan waktu selama 1,5 (satu setengah) sampai 2 (dua) tahun. Karya ilmiah yang digunakan magister adalah Tesis.

Gelar magister di Indonesia


Di Indonesia, gelar magister diatur oleh senat perguruan tinggi dan ditulis di belakang nama yang berhak dengan mencantumkan huruf M diikuti inisial bidang studi. Gelar magister yang ada di Indonesia antara lain:

Magister Administrasi Rumah Sakit (M.A.R.S.) Magister Akuntansi (M.Ak.) Magister Arsitektur (M.Ars.) Magister Biomedik (M.Biomed.) Magister Bisnis & Administrasi (M.B.A) Magister Ekonomi (M.E.) Magister Epidemiologi (M.Epid.) Magister Farmasi (M.Farm) Magister Farmasi Klinik (M.Farm.Klin) Magister Hukum (M.H.) Magister Humaniora (M.Hum.) Magister Ilmu Gizi (M.Gizi) Magister Ilmu Komputer (M.Kom.) Magister Kedokteran Kerja (M.K.K.) Magister Kenotariatan (M.Kn.) Magister Keperawatan (M.Kep.) Magister Kesehatan (M.Kes.) Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M.) Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja (M.K.K.K.) Magister Manajemen (M.M.) Magister Pendidikan (M.Pd.) Magister Manajemen Pendidikan (MM.Pd.) Magister Manajemen Sistem Informasi (M.M.S.I) Magister Sains (M.Si.) Magister Sains Akuntansi (M.S.Ak.) Magister Sains Ekonomi (M.S.E.) Magister Sains Manajemen (M.S.M.) Magister Teknik (M.T.) Magister Teknologi Informasi (M.T.I.) Magister Manajemen Teknik (M.M.T.) Magister Theologia (M.Th.) Magister Filsafat (M.Fil.) Magister Manajemen Agrisbisnis (M.M.A.) Magister Teknologi Agroindustri (M.T.A.) Magister Psikologi (M.Psi.) Magister Pertanian (M.P.) Magister Teknologi Pertanian (M.T.P.) Magister Kehutanan (M.Hut.) Magister Seni (M.Sn.) Magister Administrasi Publik (M.A.P.) Magister Administrasi Bisnis (M.A.B.) Magister Agama (M.Ag./M.A.) Magister Pendidikan Islam (M.Pd.I.) Magister Studi Islam (M.S.I.)

Magister Hukum Islam (M.H.I.) Magister Ekonomi Islam (M.E.I.) Magister Filsafat Islam (M.Fil.I.) Magister Pemikiran Islam (M.P.I.) Magister Agama bidang Humaniora (MA.Hum.)

Doktor
Doktor (bahasa Inggris: doctor) adalah gelar akademik tingkat tertinggi yang diberikan kepada lulusan program pendidikan doktor (S-3) atau pascasarjana. Biasanya, pemberian gelar doktor membutuhkan pengakuan terhadap kandidat oleh dewan pengajar di universitas tempat dia belajar bahwa ia telah mencapai tingkat yang setara dengan para anggota dewan itu. Karya ilmiah yang digunakan untuk mencapai tingkat ini adalah disertasi.

Gelar doktor di Indonesia


Di Indonesia, gelar doktor ditulis di depan nama yang berhak dengan mencantumkan singkatan Dr. (huruf D ditulis dengan huruf besar, bedakan dengan "dr" untuk dokter yang huruf d-nya ditulis dalam huruf kecil)

Riset
Doktor riset hampir selalu diberikan berdasarkan pengakuan terhadap riset akademik yang mencapai standar yang layak diterbitkan (meskipun kenyataannya mungkin tidak diterbitkan) dan mewakili paling tidak satu sumbangan kecil terhadap pengetahuan manusia. Riset ini Biasanya dipertimbangkan lewat penyerahan dan pembelaan tesis ataudisertasi doktorat, meskipun dalam beberapa kasus suatu kumpulan tulisan yang telah diterbitkan serta bersifat koheren pun dapat juga diterima.

Gelar doktor di negara lain


Amerika Serikat
Gelar doktor profesional di Amerika Serikat diberikan dalam kaitan dengan profesi tertentu di Amerika, misalnya ilmu hukum (gelar J.D. atau Jurist Doctor) atau kedokteran (gelarMedical Doctor atau doktor medis).

Jerman
Gelar doktor di Jerman diberikan berbasis riset. Gelar doktor dari negara ini (dan juga Swiss dan Austria) dibedakan menurut bidang ilmu yang ditekuni kandidat. Beberapa di antaranya:

Doktor ilmu pertanian (doctor agricultur, Dr. agr.) Doktor ilmu-ilmu teknik (doctor ingenieur, Dr.-Ing.) Doktor ilmu sains (doctor rerum naturalium, Dr. rer.nat.) Doktor ilmu ekonomi (doctor rerum oeconomicum, Dr. rer.oec.)

Doktor di bidang profesional diberikan pada bidang tertentu (kedokteran).

Doktor Kehormatan (Doktor honoris causa)


Doktor kehormatan (doctor honoris causa, Dr.(H.C.)) diberikan untuk penyumbangan besar bagi suatu bidang tertentu tetapi tidak harus bersifat akademik. Di Britania Raya,Australia, dan beberapa negara Persemakmuran, dibuat pembedaan antara doktor riset menjadi doktor junior (biasanya diberikan setelah menyelesaikan pelajaran dan riset pasca-sarajana antara 3-5 tahun dan penulisan tesis), dan doktor tinggi yang diberikan atas dasar riset luar biasa selama kurang lebih 10 tahun, yang dinilai melalui penelitian terhadap hasil publikasinya. Gelar doktor tinggi ini juga digunakan sebagai doktor kehormatan, namun apabila diberikan atas dasar penelitian akademik maka sifatnya bukan kehormatan.