Anda di halaman 1dari 26

Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme

1. Farah Azkiyah 021311133126 2. Rizky Noor Adha 021311133153 3. Adina Risdayanti 21311133029 4. Anisa Nindya W. 02131133025 5. Rovilla Amalia 02131133056 6. Putri Permata Timur 021311133135 7. Sela Putriana 02131133177 8. Sarah Fitri Ramadhani 021311133161

9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Viona Yosefa 02131133179 Intan Fajrin Arsyada 021311133082 Saad Kumayangan 021311133092 Siti Nur Azza Azhari 021311133171 Rofilah Putri Andhini 02131133164 Dita Saraswati 021311133076 Muhammad Yoga Wardhana 021311133050

Apakah korupsi, kolusi dan nepotisme


itu?

Rumusan Masalah
bisa terjadi?

Mengapa korupsi, kolusi dan nepotisme


Apa yang bisa menyebabkan terjadinya
KKN di Indonesia?

Undang-undang apa sajakah yang


membahas tentang KKN?

Bagaimana cara mengatasi KKN?

Pengertian Korupsi

Korupsi (bahasa latin : Corruptio, dari kata kerja Corrumpere = busuk, rusak, menggoyahkan, memutar balik, menyogok

Arti Luas
Korupsi atau korupsi politis adalah
penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi

Kolusi

Diangkat dari bahasa inggris to collude, berarti mengadakan konspirasi atau komplotan untuk memperdaya atau menipu orang lain.

Collusion diartikan sebagai kerjasama atau perjanjian antara dua orang atau lebih dengan maksud untuk memperdaya atau menipu orang lain

Nepotisme

Berasal dari kata nepos, yakni keponakan atau cucu

Adalah kecenderungan mengutamakan sanak saudara sendiri, terutama dalam jabatan, pangkat di ligkungan pemerintahan

Latar belakang terjadinya korupsi

Latar Belakang Terjadinya KKN

adalah rasa tidak puas terhadap apa yang telah diraih oleh seseorang

Rasa tidak puas atau haus kekayaan


tersebut timbul dari berbagai faktor. Dalam kajian, ada dua faktor yang mempengaruhi terjadinya korupsi yaitu faktor eksternal dan internal.

Latar Belakang Terjadinya KKN


Faktor Eksternal :
1. Faktor hukum
2. Faktor politik 3. Faktor ekonomi dan birokrasi 4. Faktor organisasi

Penyebab Terjadinya KKN

Penyebab Terjadinya KKN


1. Lemahnya peraturan pengatur mekanisme di tingkat lebih tinggi sebelum dilanjutkan ke yang di tingkat bawah
2. Sistem birokrasi yang teramat berbelit-belit

3. Kuranganya kompetensi aparat dalam job, terutama pada posisi strategis rawan terjadi penyimpangan
4. Lemahnya komitmen bangsa ini terhadap eksistensi sebuah produk hukum dan perundang-undangan 5. Bentuk kesalahan sistemik yang berubah menjadi lingkaran setan peyebab presentase penyimpangan meningkat

Cara mengatasi KKN

Cara mengatasi KKN


Cara paling efektif dan efisien untuk
menghapus KKN adalah dengan kesadaran masing-masing individu. Untuk itu diupayakan banyak hal dan perlu pula kerja sama dari setiap stake holder

Cara mengatasi KKN


Stake Holder :
1. Pemerintah dan Perangkat Kenegaraan 2. Guru, Dosen, dan Keluarga 3. Siswa dan Mahasiswa

4. Pegawai pemerintah
5. Aktivis

Cara mengatasi KKN


Cara lain untuk memberantas KKN
adalah melalui jalur hukum, yaitu dengan membuat dan mempertegas peraturan perundangan tentang pelarangan KKN, serta mempraktikkan pemberian sanksi pada mereka yang melanggar sesuai peraturan tersebut seadil-adilnya

Memulai dari diri sendiri

Memulai dari diri Caranya : sendiri


1. Perbaiki moral dan mental diri 2. Tumbuhkan semangat anti-KKN dalam diri 3. Praktikkan anti-KKN dalam setiap perbuatan 4. Pengaruhi orang lain agar semangat antiKKN tumbuh dalam kepribadiannya 5. Buat atau ikuti komunitas anti-KKN untuk mengumpulkan maupun berkumpul

Kesimpulan

Negara tak akan pernah bisa

Kesimpulan

berkembang apabila masih ada KKN yang terus menyerang budaya Indonesia. Manusia sering mengabaikan KKN. KKN terus menjadi beban dan penghambat utama lambatnya pembangunan di Indonesia. KKN sudah terserap dalam budaya, sekarang perubahan ada di dalam tangan masyarakat untuk memberantas KKN.

ma a cih