Anda di halaman 1dari 41

TUMBUH KEMBANG

ANAK
Nur Faizah,dr
DEFINISI
Menurut Ilmu Kesehatan Anak :
Tumbuh kembang adalah semua aspek
kemajuan yang dicapai manusia sejak
konsepsi hingga dewasa
Pertumbuhan:
Aspek fisik karena perbanyakan sel (dalam
cm atau kg)
Perkembangan :
Bertambahnya ketrampilan dan fungsi yang
kompleks (akibat maturasi dan diferensiasi)
PEMERIKSAAN PADA ANAK
Kesehatan Medis
(medical health examination)
- menilai kondisi anak (ada/tidak penyakit)
Kesehatan Perkembangan
(developmental health examination)
- perkembangan fungsi kognitif/kecerdasan,
kedewasaan mental, sosial-emosi,
kemandirian.
PERTUMBUHAN
Bersifat fluktuatif
Ada fase cepat/maksimal, atau lambat
Cepat: akhir masa janin dan masa
adolescent
Percepatan pertumbuhan
1. Otak :
- Masa janin sangat pesat
- Berat otak saat lahir 25% dewasa (BB 5%)
- Pertumbuhan otak : 50% saat lahir, 20%
tahun kedua, 90% usia 6 thn, 100% 18-20 th
2. Kelamin:
mulai usia prapubertas 10-11 tahun
3. Umum :
TAHAPAN TUMBUHKEMBANG
Masa prenatal:
1. Masa Embrio (trimester 1)
diferensiasi cepat, terbentuk sistem dan
alat tubuh
2. Masa Fetus (trimester kedua)
Percepatan pertumbuhan
3. Masa Fetus Akhir
Masa tubuh bertambah dengan cepat,
700 gr (trim II), 200 gr/minggu: 3-3,5 kg(tri III)
Masa Neonatal (0-4 mg):
penyesuaian dengan lingkungan
BB menurun 10% pada minggu I, Normal
kembali pd hr ke-14
Masa bayi :
1. 1 bulan-1 tahun
Pertumbuhan dan perkembangan cepat,
sist saraf tumbuh pesat, jg fungsi alat tbh
2. 1 tahun- 2 tahun
Pertumb menurun, keinginan berjalan &
aktiv motorik, pengaturan fungsi ekskresi
Masa Prasekolah (2-6 tahun)
Pertumbuhan melambat, aktivitas jasmani
pesat, koordinasi fungsi motorik berkembang
pesat
FAKTOR-FAKTOR
yg mempengaruhi TUMBUHKEMBANG
Faktor Genetik
1. Jenis Kelamin (pubertas pd wanita lbh cepat
dibanding laki-laki, 10:12)
2. Ras (Kaukasia lebih tinggi)
3. Keluarga (tinggi atau pendek)
4. Umur (Kecepatan pertumbuhan/growth spurt
berbeda tergantung umur)
5. Penyakit Genetik (kelainan kromosom):
sindrom Turner, sindrom Down
Faktor Lingkungan (fisiko-bio-psiko-sosial)
1. Faktor Prenatal
gizi, infeksi, endokrin, toxin, radiasi,
anoreksia, trauma mekanik, imunologi ibu,
kelainan psikologi ibu/stress, dll)
2. Faktor Persalinan (anoksia, trauma kepala,
dll)
3. Faktor Pasca natal
sosial ekonomi, gizi, penyakit, hormon,
metabolisme, obat, musim, sanitasi,
keadaan rumah, pendidikan, kasih sayang,
stress anak, interaksi dengan orangtua, dll
Pola Umum Pertumbuhan Fisik
1. Umum
- Pertumbuhan Linier: masa anak
- Filling out (mengisi): adolescent
2. Berat Badan
Lahir : 3 kg
3 bulan I : 1 kg/bulan (5 bln: 2X BB Lahir)
9 bulan II : 0,5 kg/bulan (1 tahun: 3X BB Lahir)
2 tahun : 4X BB Lahir
3. Tinggi Badan
- TB lahir : rata-rata 50 cm
- 1 tahun : 1,5 X TB Lahir
- 4 tahun : 2 X TB Lahir
- 6 tahun : 2,5 X TB Lahir
( 2-12 tahun : umur (tahun)x 6 + 77 (dlm cm))
- Rata-rata kenaikan TB anak prasekolah
adalah 6-8 cm/tahun
4. Kepala:
Lingkar Kepala = kecepatan pertumbuhan otak
Lahir ; 33,0 35,6 cm
4 bulan I : + 5 cm
8 bulan II : + 5 cm
1 tahun : + 10 cm (43,2 45,7 cm)
2 tahun : + 2,5 cm (49,5 52,1 cm)
5 tahun pubertas : 1,25 cm/tahun
dewasa : 52,1- 55,1 cm)
5. Gigi :
- Gigi pertama (susu) tumbuh usia 5-9 bulan
- Usia 1 tahun : 6-8 gigi
- Usia 2 tahun : 14-16 gigi
- Usia 2,5 tahun : 20 gigi
- Mulai tumbuh gigi tetap usia 6-7 tahun
(geraham I)
6. Jaringan Lemak:
- Meningkat pesat pada trimester III kehamilan
- Setelah itu melambat sampai anak usia 6 th
- Usia 8 th (prp) dan 10 th (laki) bertambah lagi
sampai menjelang pubertas
- Setelah itu pd pria berkurang, sedangkan
wanita bertambah terus hingga tercapai bentuk
tubuh dewasa
POLA UMUM ORGAN TUBUH
Pola Umum
Pola Saraf
Pola Limfoid
Pola Genital
Pola Umum
Tulang panjang, otot rangka, sist
pencernakan, pernafasan, peredaran darah,
volume darah
Pola Saraf
Lahir 25% berat otak dewasa, 2 tahun 75 %,
6 tahun, 90%, 10 tahun 95%
Pola Limfoid
Jaringan limfoid mencapai maksimal sebelum
pubertas, kemudian menurun hingga
mencapai ukuran dewasa
Pola Genital
Organ reproduksi, lambat praremaja, pacu
tumbuh pada adolescent
Fisiologi
Lahir-dewasa tidak teratur/tetap, dibedakan
atas 3 masa:
- 2 th I : cepat
- 2 6 tahun: agak lambat
- 10/12 - 16/18 th (pubertas) : cepat
Ukuran Antropometri Untuk
monitoring Pertumbuhan di TK
Berat Badan (BB) :
hasil peningkatan seluruh jaringan tulang,
otot, lemak, dan cairan tubuh
Tinggi Badan (TB):
hasil peningkatan massa tulang
Lingkar Kepala (LK):
evaluasi pertumbuhan otak (terbatas pd 3 th
pertama)
Lingkar Lengan Atas (LLA):
Tumbuh kembang jaringan otot lengan
Lipat Kulit (pd daerah triceps dan biceps):
mencerminkan kecukupan energi
Pemeriksaan Penglihatan
Pemeriksaan Pendengaran
Dilakukan minimal sekali dalam 6 bulan (satu
semester), sebaiknya setiap 3 bulan sekali
Kebutuhan Dasar Tumbuh Kembang
Asah (stimulasi)
Asih (kasih sayang)
Asuh (fisik bio medis)
PERTUMBUHAN NORMAL?
Hasil pengukuran antopometri diplot pada
kurva normal seperti KMS (Kartu menuju
sehat) atau Baku antropometri gizi lainnya
seperti kurva NCHS, Harvard dll
Aspek Perkembangan
Perkembangan Gerak Kasar
Perkembangan Gerak Halus
Perkembangan Kemampuan Bicara, bahasa,
dan kecerdasan
Perkembangan Sosial Emosi dan Mandiri
Masalah Perkembangan Anak
Masalah fisik (TB, BB, LK, gigi, penglihatan,
pendengaran)
Gangguan Perkembangan Motorik
Gangguan Perkembangan Bahasa
Gangguan Perkembangan Fungsi Vegetatif
(makan, fungsi eliminasi, tidur, kebiasaan)
Gangguan Perkembangan Emosi :
anxietas, gangguan suasana hati (mood
disorders
Gangguan Perkembangan Pervasif:
autis, sindroma Rett, asperger
Gangguan Kepribadian Terpecah (disruptive
behavioral disorder):
berbohong, membangkang, tempertantrum,
agresif, dll (biasanya akibat frustasi atau
marah)
Kelainan saraf dan psikiatrik akibat trauma
otak
Pemantauan
Tumbuh Kembang Anak
1. Pemantauan tumbuh kembang dilakukan dengan deteksi
dini tumbuh kembang anak.
2. Pengertian deteksi dini adalah upaya penyaringan yang
dilakukan secara komprehensif untuk menemukan
penyimpangan tumbuh kembang anak dan mengenal
serta mengetahui faktor resikonya.
3. Kegunaan dari deteksi dini ini adalah untuk mengetahui
penyimpangan tumbuh kembang balita secara dini
sehingga dapat dilakukan tindakan untuk kebaikan anak.
4. Upaya upaya tersebut adalah upaya pencegahan, upaya
stimulasi, dan upaya penyembuhan serta pemulihan, yang
diberikan hanya dengan indikasi yang jelas sedini mungkin
pada masa-masa kritis proses tumbuh kembang.
Berat badan Menurut
Tinggi Badan
- Digunakan untuk mengetahui atau menilai status gizi anak.
- Anak dianggap normal bila perbandingan berat terhadap tinggi
badan lebih 90%-110%, kurang bila antara 90% dan 80%, dan
buruk bila < 80%.
- Selain itu penentuan status gizi dapat juga menggunakan Kartu
Menuju Sehat (KMS).
- Penilaiannya adalah sebagai berikut : disebut gizi normal bila
berat badan diatas garis titik-titik (dalam garis hijau), bila
dibawah garis titik-titik dianggap kurang ( dalam garis kuning),
dan status gizi buruk, bila dibawah garis merah.
- Pengukuran berat dan tinggi badan dilakukan setiap tiga bulan
sekali dan sekurang-kurangnya setiap enam bulan sekali, jadi
setahun dua kali.
Lingkar Kepala Anak
Ukuran ini digunakan untuk mengetahui perkembangan otak
anak.
Biasanya besar tengkorak mengikuti perkembangan otak,
sehingga bila ada hambatan dalam perkembangan tengkorak,
maka otak anak juga terhambat.
Alat pengukur yaitu tali atau meteran yang dapat menunjukkan
ukuran panjang, dilingkarkan pada kepala anak melewati dahi,
menutup alis mata, dan bagian belakang kepala yang menonjol.
Cari ukuran terbesarnya. Penilaiannya sebagai berikut: Bila
ukuran lingkar kepala anak berada pada jalur hijau pada kartu
Tumbuh Kembang Data Anak (lihat lampiran), maka dianggap
normal. Bila diluar jalur hijau (diatas atau dibawah) maka
dianggap tidak normal dan perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Pengukuran lingkar kepala dilakukan setiap enam bulan sekali,
dan sekurang-kurangnya setahun sekali
Kuesioner Perilaku
Anak Prasekolah (KPAP)
Adalah sekumpulan kondisi-kondisi perilaku
yang digunakan sebagai alat untuk
mendeteksi secara dini kelainan-kelainan
perilaku anak prasekolah.
Kegunaan alat ini adalah menemukan secara
dini kelainan perilaku sehingga tindakan
tepat dapat segera dilakukan
Cara melakukan KPAP:
1) Isilah daftar KPAP yang berisi 30 pertanyaan
tentang tingkah laku yang mungkin ditemukan pada seorang
anak prasekolah.
2) Tentukan apakah tingkah laku ini terdapat, kadang-kadang
terdapat, atau seringkali pada anak yang diperiksa.
3) Beri tanda silang pada kolom T, K, atau S
4) Penilaian : Jika tidak terdapat mendapat nilai 0
Jika kadang-kadang terdapat
mendapat nilai 1
Jika sering terdapat mendapat nilai 2
5) Jumlahkan ke-30 nilai jawaban dari data perilaku. Bila total
jumlah nilai kurang dari 11 maka anak tak perlu dirujuk, tapi bila
jumlah nilai 11 atau lebih, maka anak perlu dirujuk.
Daftar Kuesioner KPAP

PERILAKU ANAK
Tidak
Terdapat
Kadang2
Terdapat
Sering
Terdapat
1. Tidak bisa duduk diam, lari-lari, atau loncat-loncat
2. Tidak bisa tenang, gugup, gelisah
3. Merusak barang (milik sendiri atau orang lain)
4. Berkelahi dengan anak lain
5. Tidak disukai anak lain (dijauhi anak lain)
6. Khawatir mengenai banyak hal
7. Lebih suka bekerja atau bermain sendiri
8. Mudah tersinggung dan cepat marah
9. Tampak murung, sedih dan tertekan
10.Terdapat gerakan-gerakan yang tak terkendali
(tik) pada wajah dan badan.
11. Menggigit kuku atau jari
12. Tidak menurut bila disuruh
13. Sukar memusatkan perhatian atau konsentrasi
14. Takut menghadapi situasi atau barang baru
15. Rewel atau banyak menuntut
16. Berbohong
17. Ngompol atau berak di celana
18. Gagap
19. Mempunyai kesulitan bicara
20. Suka mengganggu atau menyakiti anak lain
21. Tak ada perhatian terhadap lingkungan
22. Tidak mau meminjamkan/memberi mainan
kepada anak lain
23. Mudah menangis (cengeng)
24. Menyalahkan orang lain
25. Mudah putus asa
26. Tidak memperhatikan kepentingan orang lain

Tes Daya Lihat dan
Tes Kesehatan Mata
Memeriksa ketajaman daya lihat serta kelainan mata.
Tes daya lihat dilakukan dengan menunjukkan huruf E (lihat lampiran)
pada anak yang harus dicocokkan dengan huruf pada suatu gambar
yang mengandung berbagai ukuran huruf tersebut. Kriteria yang
ditentukan adalah kemampuan anak untuk melihat dengan
menggunakan dua atau satu mata.
Tes kesehatan mata dilakukan dengan memeriksa mata atas beberapa
kelainan, keluhan, dan perilaku anak. Misalnya keluhan mata gatal,
panas, penglihatan kurang, sakit kepala, melihat rangkap, sering
menabrak benda di sekitarnya, sulit membaca, harus melihat dekat,
melihat jauh tidak jelas, mata merah, keluar air dan bengkak dan
berbagai hal lainnya yang tercantum dalam daftar pemeriksaan.
Tes dilakukan paling sedikit satu bulan sekali.
Tes Daya Dengar
Tes ini bertujuan untuk mengetahui secara dini gangguan pada
daya dengar anak sehingga berbagai cara dapat dilakukan
untuk meningkatkan kemampuan daya dengar dan
meningkatkan kemampuan berbicara pada anak.
Cara melakukannya adalah sesuai usia anak, mulai dari
pendataan melalui orangtua hal reaksi pendengaran anak
sampai kepada pengulangan ucapan oleh anak maupun
melakukan kegiatan tertentu. Pertanyaan telah disusun pada
lembar tes.
Tes ini dilakukan paling sedikit empat bulan sekali pada anak
umur kurang dari 12 bulan dan setahun sekali pada anak umur
1 tahun atau lebih.
Seorang guru TK hendaknya:
Menanamkan kebiasaan hidup sehat, bermain dan
belajar secara sehat.
Memeriksa, mengawasi, dan memelihara kesehatan,
pertumbuhan dan perkembangan anak didik secara
teratur.
Memantau perkembangan anak secara teratur dan
membina atau memberikan stimulasi perkembangan
yang sesuai dengan dengan tingkat perkembangan
anak didik.
PENDEKATAN KESEHATAN di TK
(Pemantauan Pertumbuhan di TK)
Seorang Guru hendaknya membuat catatan
pemantauan pertumbuhan di TK, diisi juga
oleh orang tua dan dokter yang merawat
Kartu Pemantauan Pertumbuhan
1. Daftar Penyakit yang pernah ada pada anak
Diisi sebelum masuk TK oleh orangtua
KARTU DAFTAR PENYAKIT YANG PERNAH ADA PD ANAK

No. Nama Penyakit Usia saat sakit Lama sakit Keterangan
1. Kejang demam 1 tahun 5 hari Dirawat di RS
selama 3 hari



2. Perkembangan Kesehatan Anak
Diisi oleh guru setelah pengamatan terus
menerus
KARTU PERKEMBANGAN KESEHATAN ANAK


Nama :
Jenis Kelamin :
Nama Orang Tua:
Alamat :
________________________________________________________________________

NO. KEADAAN PELAPORAN I PELAPORAN II PELAPORAN III KET

1. BB .......... kg ..................kg .............kg
2. TB ............cm ...................cm ..............cm
3. Mata
4. Gigi
5. Telinga
6. Hidung
7. Sikap Badan
8. Alat Indra
- penglihatan
- pendengaran
- penciuman
- perabaan
- pengecapan


3. Catatan Daftar Vaksinasi
Diisi oleh orang tua