Anda di halaman 1dari 7

1

PROACTIVE COPING TERHADAP STRESS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR


Fauzi Satria
Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Ujheechatliya@gmail.com

Abstrak

Stress adalah reaksi tubuh terhada setia yang sedang dalam

erubahan yang memerlukan ada

enyesuaian atau res on. Stress da at dialami oleh sia a saja termasuk mahasis!a roses menyusun tugas akhir. "ahasis!a tersebut umumnya merasa tegang dan tertekan sehingga cenderung jatuh ke kondisi stress dan de resi. Di erlukan strategi co ing yang sesuai untuk mengatasi stress ada mahasis!a tingkat akhir. Salah satunya adalah proactive coping yang meru akan strategi coping multidimensional dan lebih banyak melihat ada enca aian roakti#$ tujuan akhir. Proactive coping sangat erat hubungannya dengan sika

yaitu ke ercayaan dalam diri individu$ yang a abila terjadi erubahan% erubahan yang ber otensi$ maka ke ercayaan diri tersebut mam u mem erbaiki diri dan lingkungannya. Setia individu sebenarnya memiliki kecenderungan untuk menghindari situasi yang menurutnya sulit atau tidak da at dihada i. &eta i bagi individu yang memilih untuk ber erilaku roakti# dalam mengatasi stressnya akan melakukan cara engatasan masalah yang akti# dan jarang menghindar dari roakti# masalah. Untuk itu$ mahasis!a tingkat akhir dihara kan ber erilaku tugas akhir. Kata Kunci : Proactive coping$ Coping$ "ahasis!a &ingkat 'khir

dalam mengatasi stress$ termasuk stress yang diakibatkan karena mengerjakan

I.

PENDAHULUAN

Stress adalah reaksi tubuh terhada setia

erubahan yang memerlukan

enyesuaian atau res on. Stress bisa datang dari ikiran% ikiran yang membuat seseorang merasa #rustasi$ marah atau gugu .)1* Stress da at dialami oleh sia a saja termasuk mahasis!a. +ingkungan erguruan tinggi telah terbukti menjadi sumber stress bagi mahasis!a dan jumlah tekanan sikologis yang dialami oleh mahasis!a diangga telah meningkat selama bebera a dekade terakhir.)(* Pada &ahun (,,-$ 'merican .ollege /ealth 'ssociation )'./'* menyurvei 10.1,, mahasis!a erguruan tinggi dan menemukan bah!a stress erguruan tinggi adalah enyebab nomor satu #aktor yang da at mem engaruhi restasi akademis. Pada tahun (,,2$ data yang dikum ulkan dari -,, mengindikasikan bah!a 0,$34 mahasis!a mengalami gangguan sikologis yang signi#ikan. Kemudian dila orkan juga bah!a mahasis!a yang didiagnosis de resi meningkat dari 1,.-4 di tahun (,,,$ menjadi 1-$24 ada tahun (,,-.)-* Di 5ndonesia sendiri$ terda at banyak enelitian tentang kejadian stress ada mahasis!a$ salah satunya adalah enelitian yang dilakukan ada 61 mahasis!a Program Studi Kesehatan "asyarakat Universitas 'irlangga tahun (,11$ ham ir setengahnya mengalami stress.)2* "ahasis!a sebagai bagian dari institusi endidikan selalu dihada kan

ada tugas%tugas akademik$ baik bersi#at akademis mau un non akademis. "ahasis!a juga tidak bisa terle as dari tuntutan untuk memenuhi tugasnya itu. Salah satunya adalah tugas akhir. )1* "ahasis!a yang sedang dalam roses menyusun tugas akhir umumnya merasa tegang dan tertekan. /al tersebut jika tidak dires on secara ro orsional bisa memunculkan reaksi yang lebih arah se erti stress dan de resi sehingga mahasis!a tidak bisa menyelesaikan studinya sesuai dengan target !aktu yang telah diteta kan. )3* Untuk itu$ enting bagi seorang mahasis!a untuk mengelola stress yang ada dengan cara tertentu. Salah

satu bentuk strategi co ing terhada

stress adalah proactive coping yaitu

kemam uan mengatasi ermasalahan secara akti#. 'rtikel ini membahas mengenai proactive coping sebagai salah satu strategi coping terhada mengerjakan tugas akhir. stress ada mahasis!a tingkat akhir yang sedang

II. PEMBAHASAN

II. 1. Coping

Coping adalah u aya erilaku dan kogniti# seseorang dalam menghada i ancaman #isik dan dihada inya.)7* "ekanisme coping terdiri dari ( jenis )7* yaitu sebagai berikut 8 1. "ekanisme coping ositi# 9aitu coping yang mendukung #ungsi integrasi$ ertumbuhan$ belajar dan menca ai tujuan. Kategorinya adalah berbicara dengan orang lain$ memecahkan masalah secara e#ekti#$ teknik relaksasi$ latihan seimbang dan akti#itas konstrukti#. (. "ekanisme coping negati# "eru akan mekanisme ko ing yang menghambat #ungsi integrasi$ memecahkan ertumbuhan$ menurunkan otonomi$ dan cenderung menguasai lingkungan. Kategorinya adalah makan berlebihan$ tidak makan$ bekerja berlebihan atau menghindar. sikososial. Sementara mekanisme coping adalah suatu keadaan dimana seseorang harus bisa menyesuaikan diri terhada masalah yang

II. . Proactive Coping

Proactive coping meru akan salah satu jenis coping selain Reactive Coping, Antisipatory Coping dan Preventive Coping. :reenglass mende#inisikan proactive coping sebagai strategi coping yang multidimensional dan lebih banyak melihat ada enca aian tujuan akhir. Proactive coping meru akan gaya coping akti# dengan bebera a elemen yang kuat dari kontrol internal$ strategi % strategi yang didasarkan ada inisiati# ribadi dan erbaikan diri. Proactive coping erubahan% erubahan yang diarahkan oleh sika yang roakti#. Sika roakti# meru akan ke ercayaan yang

ada dalam diri inidividu$ yang a abila terjadi lingkungannya. )6*

ber otensi maka ke ercayaan diri tersebut mam u mem erbaiki diri dan

Proactive coping terdiri dari 3 as ek$ diantaranya8 1. Proactive coping8 meru akan strategi coping yang mengkombinasikan antara kogniti# dan behavior individu untuk menca ai tujuan dengan cara mengatur diri. (. Reflective coping8 mekanisme enanganan stress yang mengacu ada ranah kogniti# secara maksimal untuk berimajinasi atau un melakukan re#leksi atas engalaman yang telah lalu berkaitan dengan encarian solusi. -. Strategic planning: coping yang mem#okuskan ada roses enca aian tujuan yang berorientasi ada aksi yang telah terjad!al yang telah disusun dengan cara memecahkan masalah menjadi bebera a bagian yang lebih kecil. 2. Preventive coping8 coping yang si#atnya mencegah segala bentuk kemungkinan buruk atau stressor yang se!aktu%!aktu da at menekannya. 1. Instrumental support seeking8 bentuk coping yang mem#okuskan ada masalah yang dihada i dengan encarian dukungan beru a nasehat atau masukan dari orang lain.

3. Emotional support seeking8 coping yang beru a encarian dukungan emosional ketika dalam keadaan distress dengan lebih mem#okuskan encarian dukungan emosional untuk mengatur diri dari ada emecahan masalah itu sendiri. ;anyak enelitian tentang coping yang menekankan bah!a sebenarnya tidak ada satu metode yang sem urna untuk mengatasi semua situasi stres. Coping yang aling e#ekti# bagi individu adalah yang sesuai dengan jenis stres dan situasi yang dihada i oleh individu yang bersangkutan. Untuk itu$ mem elajari roses coping ada mahasis!a meru akan hal menarik, terutama coping terhada masalah tugas akhir yang menjadi ciri khas mahasis!a tingkat akhir. )3*

III.1. Man!aat Proactive Coping T"r#a$a% Str"ss Ma#asis&a Tin'kat Ak#ir

Pada seseorang yang memilih jenis proactive coping dalam mengatasi stressnya$ orang tersebut memiliki visi. "ereka melihat risiko$ tuntutan$ dan eluang yang jauh di masa de an$ teta i mereka tidak menilai hal itu sebagai ancaman$ kerusakan$ atau kehilangan. Sebaliknya$ mereka mengangga situasi sulit sebagai tantangan. Coping menjadi manajemen hasil$ bukan manajemen risiko. 5ndividu tidak reakti#$ ta i roakti# dalam arti bah!a mereka memulai jalur tindakan konstrukti# dan menci takan eluang untuk ertumbuhan. )0* Setia individu sebenarnya memiliki kecenderungan untuk menghindari situasi yang menurutnya sulit atau tidak da at dihada i. &eta i bagi individu yang memilih untuk ber erilaku roakti# dalam mengatasi stressnya akan melakukan cara engatasan masalah yang akti# dan juga jarang menggunakan cara ada mahasis!a menghindar dari masalah. Perilaku se erti ini sangat disarankan karena berman#aat untuk mengatasi berbagai stress termasuk stress tingkat akhir yang mengerjakan tugas akhir.

III.

KESIMPULAN

Strategi coping meru akan suatu hal yang enting dalam mengatasi stress ada seseorang. &idak ada satu metode yang sem urna untuk mengatasi semua situasi stres. Coping yang aling e#ekti# bagi individu adalah yang sesuai dengan jenis stres dan situasi yang dihada i oleh individu yang bersangkutan. Pemilihan jenis proactive coping dalam mengatasi stress akan sangat berman#aat karena individu tersebut akan melihat risiko$ tuntutan$ dan eluang yang jauh di masa de an$ teta i tidak menilai hal itu sebagai ancaman$ kerusakan$ atau kehilangan. Sebaliknya$ mereka mengangga situasi yang sulit meru akan sebuah tantangan yang harus dihada i. Proactive coping sangat erat hubungannya dengan Untuk itu$ mahasis!a tingkat akhir dihara kan ber erilaku 'khir. erilaku roakti#. roakti# dalam

mengatasi stress$ termasuk stress yang diakibatkan karena mengerjakan &ugas

DA(TAR PUSTAKA

1. +arzelere "" < =ones :>. Stress and /ealth. Prim .are. (,,6?-186-0%613. (. @osenthal ;S < Schreiner '.. Prevalence o# sychological sym toms among undergraduate students in an ethnically diverse urban ublic college. =ournal o# 'merican .ollege /ealth (,,,?2081(A16. -. +ando!$ ".B. Stress and mental /ealth o# .ollege Student. >e! 9ork8 >ova Science Publishers$ 5nc? (,,3. 1%(6

2.

Fitasari$ 5.>. Faktor yang ;erhubungan dengan Kejadian Stress ada "ahasis!a Fakultas Kesehatan "asyarakat Universitas 'irlangga. Surabaya 8 Fakultas Kesehatan "asyarakat? (,11.

1.

Cma$ P. /ubungan 'ntara Prokrastinasi 'kademik dengan "otivasi ;er restasi ada "ahasis!a Fakultas Psikologi. =akarta 8 Fakultas Psikologi U5? (,,7.

3.

>isa$ K. Proactive .o ing "ahasis!a yang Sedang "engerjakan &ugas 'khir Ditinjau dari Sel# C##icacy. 9ogyakarta 8 Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan 5lmu ;udaya Universitas 5slam 5ndonesia? (,,3.

7.

:ail D. Stuart < laraia. Princi les and ractise o# sychiatric >ursing. Cdition 6. "issouri 8 "osby 9ears ;ook? (,,1.

6.

:reenglass$ C. 5n C. Frydenberg )Cd.*$ ;eyond co ing8 "eeting goals$ vision$ and challenges. +ondon8 EF#ord University Press? (,,(. .ha ter -. Proactive co ing? . -7%3(.

0.

Sch!arzer$ @ < &aubert$ S. &enacious goal ursuits and striving to!ard ersonal gro!th8 Proactive co ing. 5n8 Fydenberg$ C.$ editor. ;eyond .o ing8 "eeting :oals$ Bisions and .hallenges. +ondon8 EF#ord University Press? (,,(. . 10%-1.