Anda di halaman 1dari 4

HOMEOSTASIS CAIRAN TUBUH Semua sel dan jaringan tubuh terendam dalam cairan.

. Agar fungsi sel berlangsung normal maka komposisi cairan harus konstan. Keseimbangan cairan tubuh tergantung pada intake dan output dari cairan itu sendiri. Intake cairan dapat diperoleh dari : Makan dan minum. Oksidasi karbohidrat dan lemak CO2

!2O.

Output cairan berasal dari : Kulit dan paru "Insesible #ater $oss kehilangan air %ang tidak disadari&. 'injal "urine& dan saluran cerna "feses&. (ika diketahui terjadi gangguan homeostasis harus segera diatasi. Intake cairan : 2)** m$+hari Minuman : ,)** m$+hari "range )** - .*** m$+hari&. Makanan : ,*** m$+hari "range )** - ,)** m$+hari&. Oksidasi : ,* m$+hari "range )* - 2** m$+hari&. Output cairan : 2)** m$+hari /rine : ,)** m$+hari "range 0** - .*** m$+hari&. I#$ : 1** m$+hari "range 2** - ,*** m$+hari&. 3aeces : 2** m$+hari "range )* - )** m$+hari&. 4otal Cairan 4ubuh 5a%i : 6*7 - 6)7 55 Anak : 0)7 55 8emaja : 0*7 55 9istribusi Cairan 4ubuh Cairan Intraseluler : 2*7

2:

Cairan ;<traseluler : 2*7 - 2)7 Cairan Interstitial : ,)7 =lasma darah : )7 Cairan 4ranseluler : 27 Komposisi cairan tubuh ;lektrolit >a ? K ? Cl@? !CO.@? !=O2@ >on elektrolit =rotein? glukosa? O2? CO2. 4abel komposisi Cairan 4ubuh Intraselular "m;A+$& >a K Ca Mg Cl@ !CO.@ !=O2@ =rotein ,* ,2* B, )* 2 ,* 6) ,0 ;<traselular "m;A+$& =lasma ,2) 2 . 2 ,*) 22 2 6 Interstitial ,22 2 . 2 ,,* 21 2 2

Kebutuhan Cairan dan ;lektrolit 4abel Kebutuhan Cairan 5erat 5adan B,* kg ,, - 2* kg C2* kg Kebutuhan Cairan ,** m$+kg 55 ,*** m$ )* ml+kg 55 "kelebihan C,* kg& ,)** m$ 2* m$+kg 55 "kelebihan C2* kg&

Kebutuhan ;lektrolit Kalium : 2?) m;A+kg 55+hari >atrium : . m;A+kg 55+hari

.*

3aktor-faktor %ang mempengaruhi kebutuhan cairan dan elektrolit Kebutuhan ;<tra "digunakan untuk atau pada saat& : 9emam. !iperDentilasi. Suhu lingkungan %ang tinggi. AktiDitas. Kehilangan %ang abnormal. =enurunan Kebutuhan !ipotermi. Kelembaban %ang tinggi. Oliguri? anuri. 4idak ada aktiDitas. 8etensi cairan.

=en%ebab gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit 9iare akut. =erdarahan. 9emam tinggi. =embedahan. 9engue !emorragic feDer. !iperemesis. Kehilangan cairan melalui diare Kehilangan >a men%ebabkan hipoDolemi Kehilangan !2O men%ebabkan dehidrasi Kehilangan !CO.@ men%ebabkan asidosis metabolik Kehilangan K men%ebabkan hipokalemi 4abel kandungan elektrolit dalam cairan tubuh >a m;A+$ Keringat Cairan lambung 3eses diare .* - )* 6* - ,2* 2* - ,0* K m;A+$ ) ) - 2* ,* - 2* Cl@ m;A+$ 2) - )* )) - :) .* - ,2* !CO.@ m;A+$ @ ) - 2* .* @ )*

.,

4abel komposisi elektrolit tinja pada diare akut dan oralit Komposisi rata-rata elektrolit? mmol+$ >a Kolera 9eEasa 5alita 9iare non kolera 5alita $arutan elektrolit ,2* ,*, )0 :* K ,. 26 2) 2* Cl@ ,*2 :2 )) 1* !CO.@ 22 .2 ,2 .*

4erapi Cairan

8esusitasi

Maintenance

Kristaloid

Koloid

;lektrolit

>utrisi

=enanganan rehidrasi pada dehidrasi berat /mur "tahun& 5a%i B, Anak C, .* m$+kg 55 "jam& , F 6* m$+kg 55 "jam& ) 2F

8umatan Memelihara keseimbangan cairan elektrolit tubuh dan nutrisi Cairan harus mengandung glukosa dan elektrolit (ika penderita puasa lebih dari . hari? harus diberikan asam amino "protein&.

.2