Anda di halaman 1dari 20

TINJAUAN TABU MAKANAN DARI SEGI GIZI

TIMBULNYA TABU MAKANAN


Makanan yang dikonsumsi manusia adalah untuk mempertahankan hidup, baik untuk kenikmatan, kekeluargaan, persahabatan, koneksi maupun simbol untuk mencapai harapan (sesajen). Namun ada juga makanan yang dianggap berbahaya bagi yang memankannya.

Timbulnya Tabu Makanan


Segala jenis tabu yang ada dalam masyarakat ini berdasarkan pada agama dan kepercayaan. Pantangan sendiri dapat diartikan sebagai larangan atau sesuatu yang tidak benar untuk dilakukan

Timbulnya Tabu Makanan


Suatu pantangan yang berdasarkan agama islam disebut haram hukumnya, dan individu yang melanggar pantangan tersebut berdosa. Dikarenakan makanan atau minuman tersebut mengganggu kesehatan jasmani dan rohani si pemakannya.

Timbulnya Tabu Makanan


Pantangan atau larangan yang berdasarkan kepercayaan umumnya mengandung nasehat yang baik dan tidak baik, yang lambat laun menjadi adat atau kebiasaan, terlebih pada masyarakat yang masih sederhana. Suatu perbuatan yang melanggar kebiasaankebiasaan nenek moyang, dipandang sebagai suatu kesalahan dan menimbulkan bencana bagi si pelanggar

Contoh
Di Thailand, wanita hamil pantangan makan buah nanas karena akan menyebabkan keguguran. Tetapi bila wanita hamil tanpa suami harus makan buah tersebut untuk menutupi aib Jawa barat, patangan tersebut mengandung nilai gizi yang tinggi. Anak balita dilarang makan telur dan ikan karena akan menimbulkan bisul.

BERBAGAI MACAM TABU MAKANAN


Tabu berasal dari bahasa polynesia yang berarti larangan yang ditujukan terhadap makhluk tertentu atau benda tertentu yang tidak boleh disentuh atau dimakan

BEBERAPA FAKTOR YANG MENDASARI TABU


Magis Kepercayaan Takut berkomunikasi Kesehatan, dll

ASAL DAN MENYEBARNYA TABU


Tabu terhadap makanan karena makanan tersebut dianggap asing bagi masyarakat tersebut. Contoh masyarakat primitif menganggap binatang yang tidak dikenal sebagai media, dan melalui media ini roch jahat dapat pindah ketubuh manusia yang memakannya.

Asal dan menyebarnya tabu


Beberapa kebudayaan menolak memakan daging binatang yang dipeliharanya kecuali pada waktu perang Tabu terhadap makan binatang tertentu, untuk mencegah musnahnya binatang yang sangat bermanfaat bagi masyarakat tersebut

Asal dan menyebarnya tabu


Kelompok tertentu menyatakan tabu makanan bagi kelompok lain, agar dapat memelihar atau menyimpan makanan yang paling baik untuk kelompoknya. Tabu terhadap makanan karena alasan tidak hygienis. Contoh orang yahudi menolak makan babi dengan alasan hygienis.

Asal dan menyebarnya tabu


Adanya kepercayaan bahwa makanan tertentu akan menyebabkan ketidak suburan Kepercayaan atau religi, merupakan dasar alasan tabu terhadap makanan tertentu

KLASIFIKASI TABU
Menurut waktu : permanen dan tabu yang bersifat sementara

Tabu diklasifikasikan sebagai berikut :


Menurut besarnya kelompok meliputi : Tabu bagi seluruh anggota masyarakat Tabu bagi kelompok tertentu didalam sistem kekerabatan Tabu bagi kelompok professi sosial Tabu berdasarkan klas sosial Tabu menurut jenis kelamin Tabu bagi individu individu tertentu

Tabu diklasifikasikan sebagai berikut :


Menurut periode-periode di dalam lingkaran hidup meliputi : Tabu pada saat hamil Tabu pada saat menyapih bayi Tabu pada saat sesudah menyapih bayi Tabu pada saat puber Tabu pada saat menderita sakit

TABU MAKANAN DILIHAT DARI SEGI GIZI


Pola pikir masyarakat yang lebih mementingkan membeli materi atau benda elektronik dari pada membeli makanan, hal ini membuktikan tidak selamanya peningkatan ekonomi akan meningkatakan konsumsi pangan Distribusi pangan yang tidak proposional dalam keluarga dapat merugikan

Tabu makanan dilihat dari segi gizi


Keterbatasan orang tua mengenai pengetahuan makanan yang harus diperoleh anak Dengan adanya tabu, maka jumlah makanan yang dikonsumsi menjadi terbatas, walaupun tidak bersifat fatal, hanya bersifat merugikan saja. Alasan tabu tidak rasional dan tidak bisa dijelaskan secara ilmiah

Tabu makanan dilihat dari segi gizi


Bebearapa jenis makanan dilarang dimakan oleh anak-anak, ibu hami, ibu menyusui ataupun remaja

Tabu makanan dilihat dari segi gizi


Pantangan atau tabu yang berdasarkan larangan agama dapat kita bedakan lebih lanjut, yang memerlukan penanggulangan yang berlainan:
Tabu yang jelas merugikan gizi dan kesehatan sebaiknya dicoba untuk dihapuskan Tabu yang menguntungkan keadaan gizi dan kesehatan sebaikknya diperkuat dan dilestarikan Tabu yang tidak jelas akibatnya terhadap keadaan gizi dan kesehatan, dapat dibiarkan dianut oleh masyarakat.

Terimakasih