Anda di halaman 1dari 55

METERI PENYULUHAN NARKOBA

TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA


2

UNDANG UNDANG NEGARA RI NO. 35

MATERI PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA DI SMK N 1 KERUMUTAN TANGGAL 14 FEBRUARI 2014


I. Dasar : Kordinasi antara Polsek Kerumutan dengan pihak SMKN 1 Kerumutan, tentang kesediaan Polsek Kerumutan sebagai pemberi materi berkenaan dengan Penyalahgunaan Narkoba.

II. Pertimbangan : Penyuluhan dilaksanakan tentang Dampak Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda .

III.

Maksud dan Tujuan : Agar penyuluhan ini dapat memberikan pelajaran bagi para pemuda / pemudi sebagai generasi penerus bangsa serta menambah wawasan pengetahuan tentang dampak dari bahaya Narkoba bagi kelangsungan hidup maupun efeknya. Permasalahan dan dampaknya secara Psikis maupun secara nyata.

IV.

NARKOBA : Singkatan dari Narkotik, Psikotropika, dan bahan adiktif lainnya.


a. Narkotika secara umum dalam UU No. 35 Tahun 2009 adalah suatu zat yang dapat menimbulkan perubahan perasaan, sesuatu pengamatan / penglihatan karena zat tersebut mempengaruhi susunan syaraf pusat. Contoh : Heroin dikenal dengan nama Putau Opium Morpin Koka Ganja

b. Psikotropika sebagaimana dalam UU No. 35 Tahun 2009 adalah Suatu zat yang berhasiat Psiko aktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku.

Contoh

: -

Ekstasi Sabu-sabu Obat Penenang

Bahan adiktif lainnya

: Zat yang mudah menguap / solvent bahan narkotika atau psikotropika yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan. : Alkohol Zat perekat atau lem Aica Aibon, Thinner, Bensin, Spritus.

Contoh

Efek yang ditimbulkan (Narkotika) : Heroin : - Menimbulkan rasa kantuk, lesu, penampilan dungu , jalan mengambang, rasa senang yang berlebihan. - Konsumsi dihentikan menimbulkan rasa sakit dan kejang kejang, keram perut, menggigil, muntah - muntah, mata berair, hidung berlendir, hilang nafsu makan dan kehilangan cairan tubuh. - Menimbulkan kematian bila Over Dosis.

Ganja / Morfin

- Menurunkan Keterampilan motorik, peningkatan denyut jantung, rasa gelisah dan panik, halusinasi, rasa ketakutan dan agresi rasa senang berlebihan. - Komplikasi kesehatan pada daerah pernafasan, sistem peredaran darah dan kanker.

Psikotropika efek yang ditimbulkan :


Ecstasi : - Peningkatan detak jantung dan tekanan darah, rasa senang berlebihan, hilangnya rasa percaya diri. - Setelah efek diatas biasanya akan terjadi perasaan lelah, cemas, dan depresi yang dapat berlangsung beberapa hari. - Gerakan tidak terkontrol, mual dan muntah, sakit kepala, hilang selera makan, dan haus yang berlebihan. - kematian terjadi karena tidak seimbangnya cairan tubuh, baik karena dehidrasi ataupun terlalu banyak cairan. - Menimbulkan kerusakan otak yang permanen.

Methamphetamine
Shabu - shabu atau Ubas : Menimbulkan perasaan melayang sementara yang berangsur - angsur membangkitkan kegelisahan luar biasa, aktifitas tubuh dipercepat berlebihan. Penggunaan shabu - shabu yang lama akan merusak tubuh, bahkan kematian karena Over Dosis. Pada mata anda akan melihat sesuatu yang tidak ingin anda lihat karena sangat mengerikan. Pada otak menyebabkan depresi, kepanikan, kecemasan yang berlebihan dan dapat menyebabkan kerusakan otak secara permanen. Pada kulit, pembuluh darah akan mengalami panas berlebihan dan pecah. Pada hati, bahan - bahan kimia yang terkandung di dalam shabu - shabu mengakibatkan terjadinya gangguan fungsi hati.

Ciri- Ciri / karakteristik : Heroin : Ganja : : Merupakan Narkoba yang sangat cepat menimbulkan ketergantungan. Berupa serbuk putih dengan rasa pahit, dalam pasaran warnanya bisa putih, coklat. Cara penggunaan dapat disuntikkan, dihirup dan dimakan. Menimbulkan ketergantungan psikis dan kecanduan. Bentuk daun kering, Cairan yang lengket, minyak damar ganja. Berupa kristal putih yang warnanya menjadi kecoklatan. Tidak berbau.

Morfin

Psikotropika :
Ecstasy : - Bentuknya berupa tablet dan kapsul warna - warni. - Cara penggunaan ditelan secara langsung. - Mendorong tubuh melakukan aktifitas meliputi batas maksimum. : - Bentuknya berupa kristal puth dan cairan. - Mudah larut dalam alkohol dan air. - Cara penggunaannya dihisap dengan bantuan alat (Bong).

Sabu-sabu

Faktor yang mendorong penyalah gunaan Narkoba. Ada 3 (tiga) Faktor utama yaitu :
a. Faktor Individu : - Tidak mampu menyelesaikan kesulitan hidup menghindari rasa cemas dan depresi sehingga melarikan diri ke penyalahgunaan Narkoba. Faktor Lingkungan / Sosial : - Kondisi keluarga / Orang Tua - Pengaruh teman / kelompok sebaya - Faktor sekolah - Pengaruh Iklan - Kehidupan masyarakat modern Faktor Ketersediaan - Tersedia dimana-mana / mudah didapat - Penyelundupan / peredaran gelap narkoba yang semakin marak - Bisnis narkoba yang menjanjikan keuntungan yang besar - Indonesia sebagai produsen Narkoba

b.

c.

Indonesia sebagai produsen Narkoba Ganja tumbuh di beberapa daerah di Indonesia Penegakan hukum yang belum tegas dan konsisten.

Ciri - ciri penyalahgunaan narkoba (perubahan fisik) Jalan sempoyongan, bicara pelo, tampak terkantuk - kantuk Kamar tidak mau diperiksa atau selalu terkunci Sering menerima telpon atau tamu tak dikenal Ditemukan obat - obatan, jarum suntik, korek api di kamar / dalam tas Tanda bekas suntikan atau sayatan dibagian tubuh Sering kehilangan Uang / barang dirumah Mengabaikan kebersihan diri

1 0

Dampak dari penyalahgunaan narkoba


1. Secara Yuridis : Penyalahgunaan Narkoba adalah pelanggaran terhadap hukum dan memicu terjadinya gangguan kamtibmas dan serta merusak masa depan penggunanya.

Penyalahgunaan Narkoba adalah : Penggunaan Narkoba diluar keperluan medis, tanpa pengawasan dokter dan merupakan perbuatan melanggar hukum sebagaimana diatur dalam UU No. 35 Thn 2009 (Narkotika) 2. Secara medis : merusak kesehatan - Gangguan fungsi otak / daya ingat menurun - Gangguan fungsi pernafasan - Gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah - Gangguan fungsi pencernaan - Akibat penyalahgunaan narkoba melalui jarum suntik * Infeksi HIV / AIDS * Infeksi Hepatitis A,B,C

1 1

3. Secara kehidupan Sosial - Terhadap Pribadi : Pengguna narkoba perubahan prilaku.


Contoh

mengalami

berbagai

: - Masa bodoh (Apatis) - Semangat kerja dan belajar menurun - Tidak segan - segan melakukan pelanggaran seks atau pelanggaran tindak kejahatan. : Rusaknya tatanan keluarga penggunaan narkoba Hancurnya perekonomian keluarga akibat

Terhadap keluarga

4. Terhadap Kehidupan Sosial Bermasyarakat - Pengguna sangat potensial melanggar hukum dan gangguan kamtibmas dan mudah melakukan tindak pidana seperti pembunuhan, pencurian, dan tindak kekerasan lainnya.

1 2

Perubahan Jiwa / Psikologi Malas belajar Mudah tersinggung Sulit berkonsentrasi hilangnya keinginan untuk sekolah, kuliah dan kerja Melaksanakan hobinya / berteman
Perubahan Prilaku Sosial Menghindari kontak mata langsung Berbohongatau manipulasi keadaan Kurang disiplin Bengong atau linglung Suka membolos Mengabaikan kegiatan ibadah Minder dari aktifitas keluarga Sering menyendiri atau bersembunyi dikamar atau tempat - tempat tertutup

1 3

DEPRESAN

PEMAKAI AKAN TERTIDUR ATAU TIDAK SADARKAN DIRI.

HALUSINOGEN

PEMAKAI AKAN BERHALUSINASI SEBENARNYA TDK ADA).

(MELIHAT

SESUATU

YG

STIMULAN

MEMPERCEPAT KERJA ORGAN TUBUH SEPERTI JANTUNG & OTAK SEHINGGA PEMAKAI MERASA LEBIH BERTENAGA UTK SEMENTARA WAKTU. KARENA ORGAN TUBUH TERUS DIPAKSA BEKERJA DI LUAR BATAS NORMAL, LAMA - LAMA SARAF-SARAFNYA AKAN RUSAK DAN BISA MENGAKIBATKAN KEMATIAN.

ADIKTIF

PEMAKAI AKAN MERASA KETAGIHAN SEHINGGA AKAN MELAKUKAN BERBAGAI CARA AGAR TERUS BISA MENGONSUMSINYA. JIKA PEMAKAI TIDAK BISA MENDAPATKANNYA, TUBUHNYA AKAN ADA PADA KONDISI KRITIS (SAKAW).

OPIOID / OPIUM

DEPRESI BERAT, APATIS, RASA LELAH BERLEBIHAN, MALAS BERGERAK, BANYAK TIDUR, GUGUP, GELISAH, SELALU MERASA CURIGA, DENYUT JANTUNG BERTAMBAH CEPAT, RASA GEMBIRA BERLEBIHAN, BANYAK BICARA NAMUN CADEL, RASA HARGA DIRI MENINGKAT, KEJANG-KEJANG, PUPIL MATA MENGECIL, TEKANAN DARAH MENINGKAT, BERKERINGAT DINGIN, MUAL HINGGA MUNTAH, LUKA PADA SEKAT RONGGA HIDUNG, KEHILANGAN NAFSU MAKAN, TURUNNYA BERAT BADAN

KOKAIN

DENYUT JANTUNG BERTAMBAH CEPAT, GELISAH, RASA GEMBIRA BERLEBIHAN, RASA HARGA DIRI MENINGKAT, BANYAK BICARA, KEJANG-KEJANG, PUPIL MATA MELEBAR , BERKERINGAT DINGIN, MUAL HINGGA MUNTAH, MUDAH BERKELAHI, MENDARAHAN PADA OTAK, PENYUMBATAN PEMBULUH DARAH, PERGERAKAN MATA TIDAK TERKENDALI, KEKAKUAN OTOT LEHER

BENZODIAZEPIN
BERJALAN SEMPOYONGAN, WAJAH KEMERAHAN, BANYAK BICARA TAPI CADEL, MUDAH MARAH, KONSENTRASI TERGANGGU, KERUSAKAN ORGAN-ORGAN TUBUH TERUTAMA OTAK

GANJA

MATA SEMBAB, KANTUNG MATA TERLIHAT BENGKAK, MERAH, DAN BERAIR, SERING MELAMUN, PENDENGARAN TERGANGGU, SELALU TERTAWA, TERKADANG CEPAT MARAH, TIDAK BERGAIRAH, GELISAH, DEHIDRASI, TULANG GIGI KEROPOS, LIVER, SARAF OTAK DAN SARAF MATA RUSAK, SKIZOFRENIA

ECTASY

ENERJIK TAPI MATANYA SAYU DAN WAJAHNYA PUCAT, BERKERINGAT, SULIT TIDUR, KERUSAKAN SARAF OTAK, DEHIDRASI, GANGGUAN LIVER, TULANG DAN GIGI KEROPOS, TIDAK NAFSU MAKAN, SARAF MATA RUSAK

SHABU2

ENERJIK, PARANOID, SULIT TIDUR, SULIT BERFIKIR, KERUSAKAN SARAF OTAK, TERUTAMA SARAF PENGENDALI PERNAFASAN HINGGA MERASA SESAK NAFAS , BANYAK BICARA, DENYUT JANTUNG BERTAMBAH CEPAT, PENDARAHAN OTAK, SHOCK PADA PEMBULUH DARAH JANTUNG YANG AKAN BERUJUNG PADA KEMATIAN.

MELAKUKAN BERBAGAI CARA UNTUK MENDAPATKAN NARKOBA SECARA TERUS - MENERUS


PEMAKAI YANG SUDAH BERADA PADA TAHAP KECANDUAN AKAN MELAKUKAN BERBAGAI CARA UNTUK BISA MENDAPATKAN NARKOBA KEMBALI. MISALNYA, PELAJAR BISA MENGGUNAKAN UANG SEKOLAHNYA UNTUK MEMBELI NARKOBA

JIKA SUDAH TIDAK MEMPUNYAI PERSEDIAAN UANG, BAHKAN, MEREKA BISA MENCURI UANG DARI ORANGTUA, TEMAN, ATAU TETANGGA. HAL TERSEBUT TENTU AKAN MENGGANGGU STABILITAS SOSIAL. DENGAN KONDISI TUBUH YANG RUSAK, MUSTAHIL BAGI PEMAKAI UNTUK BELAJAR, BEKERJA, BERKARYA, ATAU MELAKUKAN HAL - HAL POSITIF LAINNYA

MASY MEMPUNYAI KESEMPATAN YG SELUAS - LUASNYA UTK PERAN SERTA BANTU CEGAH & BERANTAS PENYALAHGUNAAN & PEREDARAN GELAP NARKOTIKA (PASAL 104) MASY MEMPUNYAI HAK & TANGGUNG JAWAB DLM CEGAH & BERANTAS PENYALAHGUNAAN & PEREDARAN NARKOTIKA (PASAL 105) BENTUK PERWUJUDAN HAK MASY DLM CEGAH & BERANTAS PENYALAHGUNAAN & PEREDARAN NARKOTIKA & PRESKURSOR SBB : (PASAL 106) a. CARI, PEROLEH & BERIKAN INFORMASI ADANYA DUGAAN TELAH TERJADI TP NARKOTIKA; b. PEROLEH PELAYANAN DLM CARI, DAPATKAN & BERIKAN INFORMASI TTG ADANYA DUGAAN TELAH TERJADI TP NARKOTIKA KPD GAKKUM / BNN YG TANGANI PERKARA TP NARKOTIKA; c. SAMPAIKAN SARAN & PENDAPAT SECARA BERTANGGUNG JAWAB KPD GAKKUM / BNN d. PEROLEH JAWABAN ATAS PERTANYAAN TTG LAPORANNYA YG DIBERIKAN KPD GAKKUM / BNN; e. PEROLEH PERLINDUNGAN HUKUM PADA SAAT YG BERSANGKUTAN MELAKS HAKNYA / DIMINTA HADIR DLM PROSES PERADILAN

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM MENANAM, MEMELIHARA, MILIKI, SIMPAN, KUASAI / SEDIAKAN NARKOTIKA GOL 1 DLM BENTUK TANAMAN, DIPIDANA PENJARA 4-12 THN & PIDANA DENDA Rp. 800 JUTA S/D Rp. 8 MILYAR.

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERATNYA LEBIHI 1 KG / 5 BATANG POHON, PELAKU DIPIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP, PALING SINGKAT 5 20 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1) DITAMBAH 1/3

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM SIMPAN, KUASAI / SEDIAKAN NARKOTIKA GOL 1 BUKAN TANAMAN, DIPIDANA PENJARA 4-12 THN & PIDANA DENDA Rp. 800 JUTA S/D Rp. 8 MILYAR.

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERATNYA LEBIHI 5 GRAM, PELAKU DIPIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP, PALING SINGKAT 5 20 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1) DITAMBAH 1/3

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM PRODUKSI, IMPOR, EKSPOR / SALURKAN NARKOTIKA GOL 1, DIPIDANA PENJARA 5-15 THN & PIDANA DENDA 1 10 MILYAR.

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERATNYA LEBIHI 1 KG / 5 BATANG POHON / 5 GRAM BUKAN TANAMAN, PELAKU DIPIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP, PALING SINGKAT 5 20 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1) DITAMBAH 1/3

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM MENAWARKAN UTK DIJUAL, MENJUAL, MEMBELI, MENERIMA, MENJADI PERANTARA DLM JUAL BELI, MENUKAR / SERAHKAN NARKOTIKA GOL 1, DIPIDANA PENJARA 5-20 THN & PIDANA DENDA 1 10 MILYAR.

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERATNYA LEBIHI 1 KG / 5 BATANG POHON / 5 GRAM BUKAN TANAMAN, PELAKU DIPIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP, PALING SINGKAT 5 20 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1) DITAMBAH 1/3

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM MEMBAWA, MENGIRIM, MENGANGKUT / MENTRANSIT NARKOTIKA GOL 1, DIPIDANA PENJARA 4-12 THN & PIDANA DENDA Rp. 800 JUTA S/D 8 MILYAR.

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERATNYA LEBIHI 1 KG / 5 BATANG POHON / 5 GRAM BUKAN TANAMAN, PELAKU DIPIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP, PALING SINGKAT 5 20 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1) DITAMBAH 1/3

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM MENGGUNAKAN NARKOTIKA GOL 1 THDP ORG LAIN / BERIKAN NARKOTIKA GOL 1, DIPIDANA PENJARA 5-15 THN & PIDANA DENDA 1 10 MILYAR.

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), AKIBATKAN ORG LAIN MATI / CACAT PERMANEN, PELAKU DIPIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP, PALING SINGKAT 5 20 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1) DITAMBAH 1/3

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM MEMILIKI, SIMPAN, KUASAI / SEDIAKAN NARKOTIKA GOL 2, DIPIDANA PENJARA 3-10 THN, PIDANA DENDA 600 JUTA S/D 5 MILYAR

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERAT LEBIHI 5 GRAM, PELAKU DIPIDANA PENJARA PALING SINGKAT 5 15 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) DITAMBAH 1/3 (SEPERTIGA)

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM PRODUKSI, IMPOR, EKSPOR / SALURKAN NARKOTIKA GOL 2, DIPIDANA PENJARA 4-12 THN, PIDANA DENDA 800 JUTA S/D 8 MILYAR

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERAT LEBIHI 5 GRAM, PELAKU DIPIDANA MATI, PIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP / PALING SINGKAT 5 20 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) DITAMBAH 1/3 (SEPERTIGA)

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM MENAWARKAN UTK DIJUAL, MENJUAL, MEMBELI, MENERIMA, MENJADI PERANTARA, MENUKAR / MENYERAHKAN NARKOTIKA GOL 2, DIPIDANA PENJARA 412 THN, PIDANA DENDA 800 JUTA S/D 8 MILYAR

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERAT LEBIHI 5 GRAM, PELAKU DIPIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP / PALING SINGKAT 5 20 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) DITAMBAH 1/3 (SEPERTIGA)

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM BAWA, KIRIM, ANGKUT / TRANSIT NARKOTIKA GOL 2, DIPIDANA PENJARA 3-10 THN, PIDANA DENDA 600 JUTA S/D 5 MILYAR

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERAT LEBIHI 5 GRAM, PELAKU DIPIDANA PENJARA PALING SINGKAT 5 15 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) DITAMBAH 1/3 (SEPERTIGA)

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM MENGUNAKAN THDP ORG LAIN / BERIKAN UTK DIGUNAKAN ORG LAIN NARKOTIKA GOL 2, DIPIDANA PENJARA 4-12 THN, PIDANA DENDA 800 JUTA S/D 8 MILYAR

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), AKIBATKAN ORG LAIN MATI / CACAT PERMANEN, PELAKU DIPIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP / PALING SINGKAT 5 20 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) DITAMBAH 1/3 (SEPERTIGA)

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM MEMILIKI, SIMPAN, KUASAI / SEDIAKAN NARKOTIKA GOL 3, DIPIDANA PENJARA 2-7 THN, PIDANA DENDA 400 JUTA S/D 3 MILYAR

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERAT LEBIHI 5 GRAM, PELAKU DIPIDANA PENJARA PALING SINGKAT 3 10 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) DITAMBAH 1/3 (SEPERTIGA)

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM PRODUKSI, IMPOR, EKSPOR / SALURKAN NARKOTIKA GOL 3, DIPIDANA PENJARA 3-10 THN, PIDANA DENDA 600 JUTA S/D 5 MILYAR

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERAT LEBIHI 5 GRAM, PELAKU DIPIDANA MATI, PIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP / PALING SINGKAT 5 15 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) DITAMBAH 1/3 (SEPERTIGA)

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM MENAWARKAN UTK DIJUAL, MENJUAL, MEMBELI, MENERIMA, MENJADI PERANTARA, MENUKAR / MENYERAHKAN NARKOTIKA GOL 2, DIPIDANA PENJARA 310 THN, PIDANA DENDA 600 JUTA S/D 5 MILYAR

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERAT LEBIHI 5 GRAM, PELAKU DIPIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP / PALING SINGKAT 5 15 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) DITAMBAH 1/3 (SEPERTIGA)

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM BAWA, KIRIM, ANGKUT / TRANSIT NARKOTIKA GOL 2, DIPIDANA PENJARA 2-7 THN, PIDANA DENDA 400 JUTA S/D 3 MILYAR

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), BERAT LEBIHI 5 GRAM, PELAKU DIPIDANA PENJARA PALING SINGKAT 5 10 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) DITAMBAH 1/3 (SEPERTIGA)

SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM MENGUNAKAN THDP ORG LAIN / BERIKAN UTK DIGUNAKAN ORG LAIN NARKOTIKA GOL 2, DIPIDANA PENJARA 3-10 THN, PIDANA DENDA 600 JUTA S/D 5 MILYAR

SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1), AKIBATKAN ORG LAIN MATI / CACAT PERMANEN, PELAKU DIPIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP / PALING SINGKAT 5 15 THN, PIDANA DENDA MAKSIMUM SBGMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) DITAMBAH 1/3 (SEPERTIGA)

SETIAP PENYALAHGUNA 1) NARKOTIKA GOL 1 DIPIDANA PENJARA 4 THN, 2) NARKOTIKA GOL 2 DIPIDANA PENJARA 2 THN & 3) NARKOTIKA GOL 3 DIPIDANA PENJARA 1 THN

2 3

DLM MEMUTUS PERKARA SBGMANA AYAT (1), HAKIM WAJIB MEMPERHATIKAN KETENTUAN SBGMANA DIMAKSUD PSL 54, PASAL 55 & 103

SBGMANA AYAT (1), DPT DIBUKTIKAN / TERBUKTI SBG KORBAN PENYALAH GUNAAN NARKOTIKA, PENYALAH GUNA TSB WAJIB MENJALANI REHABILITASI MEDIS & REHABILITASI SOSIAL

ORG TUA / WALI DARI PENCANDU YG BELUM CUKUP UMUR YG SENGAJA TDK MELAPOR, DIPIDANA KURUNGAN PALING LAMA 6 BULAN / PIDANA DENDA PALING BANYAK Rp. 1 JUTA.

DIPIDANA PENJARA 4 20 THN & DENDA MAKS 5 MILYAR, SETIAP ORG YG TANPA HAK / MELAWAN HUKUM : a) MILIKI, SIMPAN, KUASAI / SEDIAKAN UTK BUAT NARKOTIKA; b) PRODUKSI, IMPOR, EKSPOR / SALURKAN UTK BUAT NARKOTIKA; c) TAWARKAN UTK JUAL, MENJUAL. BELI, TERIMA, MENJADI PERANTARA UTK BUAT NARKOTIKA; d) BAWA, KIRIM, ANGKUT / TRANSIT UTK BUAT NARKOTIKA.

SBGMANA DIMAKSUD PASAL 111 S/D 129, DILAKUKAN OLEH KOORPORASI, SELAIN PIDANA PENJARA THDP PENGURUSNYA, PIDANA YG DPT DIJATUHKAN THDP KOORPORASI BERUPA PIDANA DENDA DGN PEMBERATAN 3 KALI DARI PIDANA DENDA SBGMANA DIMAKSUD DLM PASAL-PASAL TSB.

SELAIN PIDANA DENDA SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1) KOORPORASI DDPT DIJATUHI PIDANA TAMBAHAN : a) CABUT IZIN USAHA DAN/ATAU b) CABUT STATUS BADAN HUKUM.

SETIAP ORG YG DDGNSENGAJA TDK LAPORKAN ADANYA TINDAK PIDANA NARKOBA SBGMANA DIMAKSUD PASAL 111 S/D 129, DIPIDANA PENJARA PALING LAMA 1 THN ATAU PIDANA DENDA MAKS 50 JUTA.

SETIAP ORG YG SURUH, BERI / JANJIKAN SESUATU, BERIKAN KESEMPATAN, ANJURKAN, BERIKAN KEMUDAHAN, PAKSA DGN ANCAMAN, PAKSA DGN KEKERASAN, LAKUKAN TIPU MUSLIHAT / BUJUK ANAK YG BELUM CUKUP UMUR UTK LAKUKAN TINDAK PIDANA SBGMANA DIMAKSUD PASAL 111 S/D 126 & PASAL 129, DIPIDANA PENJARA 5 S/D 20 THN & PIDANA DENDA 2 20 MILYAR.

SETIAP ORG YG SURUH, BERI / JANJIKAN SESUATU, BERIKAN KESEMPATAN, ANJURKAN, BERIKAN KEMUDAHAN, PAKSA DGN ANCAMAN, PAKS DGN KEKERASAN, LAKUKAN TIPU MSULIHAT / ABUJUK ANAK YG BELUM CUKUP UMUR UTK GUNAKAN NARKOTIKA, DIPIDANA PENJARA 5 15 THN & PIDANA DENDA 1 10 MILYAR.

PECANDU NARKOTIKA YG SUDAH CUKUP UMUR & DGN SENGJA TDK LAPORKAN DIRI SBGMANA DIMAKSUD PASAL 55 AYAT (2) DIPIDANA DGN PIDANA KURUNGAN MAKS 6 BULAN ATAU PIDANA DENDA MAKS Rp. 2 JUTA.

KELUARGA DARI PECANDU NARKOTIKA SBGMANA DIMAKSUD AYAT (1) YG DGN SENGAJA TDK LAPORKAN PEACNDU NARKOTIKA TSB, DIPIDANA KURUNGAN MAKS 3 BULAN ATAU PIDANA DENDA MAKS Rp. 1 JUTA.

PENGURUS INDUSTRI YG TDK MELAKS KEWAJIBAN SBGMANA DIMAKSUD DLM PASAL 45, DIPIDANA DGN PIDANA PENJARA 1 7 THN & PIDANA DENDA 40 S/D 400 JUTA

NARKOTIKA SERTA HASIL2 YG DIPEROLEH DARI TINDAK PIDANA, BAIK BERUPA ASET DLM BENTUK BENDA BERGERAK MAUPUN TDK, BERWUJUD ATAU TDK SERTA BARANG2 / PERALATAN YG DIGUNAKAN UTK LAKUKAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DIRAMPAS UTK NEGARA.

MENEMPATKAN, MEMBAYAR / MEMBELANJAKAN, MENITIP, MENUKAR, SEMBUNYI / TRANFER UANG YG BERASAL DARI TP. NARKOTIKA DIPIDANA PENJARA 5-15 THN & PIDANA DENDA Rp. 1 MILYAR S/D Rp. 10 MILYAR.

MENERIMA MENEMPATKAN, MEMBAYAR / MEMBELANJAKAN, MENITIP, MENUKAR, SEMBUNYI / TRANFER UANG YG BERASAL DARI TP. NARKOTIKA DIPIDANA PENJARA 3-10 THN & PIDANA DENDA Rp. 500 JUTA S/D Rp. 5 MILYAR.

SETIAP ORG YG MENGHALANG HALANGI ATAU MEMPERSULIT PENYIDIKAN SERTA PENUNTUTAN DAN PEMERIKSAAN PERKARA TP. NARKOTIKA DAN / ATAU TP. PREKUSOR NARKOTIKA DIMUKA SIDANG PENGADILAN, DIPIDANA DENGAN PIDANA PENJARA MAKS 7 THN & PIDANA DENDA MAKS Rp. 500 JUTA.

NAHKODA ATAU KAPTEN PENERBANG YANG SECARA MELAWAN HUKUM TDK MELAKSANAKAN KETENTUAN SEBAGAI MANA DIMAKSUD DLM PSL 27 / PSL 28 DIPIDANA DGN PIDANA PENJARA PALING SINGKAT 1 - 10 THN DAN PIDANA DENDA 100 JUTA-1 MILYAR.

PENYIDIK PNS YG SECARA MELAWAN HUKUM TDK MELAKSANAKAN KETENTUAN SBGMANA DIMAKSUD DLM PSL 88 DAN 89 DIPIDANA PENJARA 1 - 10 THN & PIDANA DENDA 100 JT 1 MILYAR.

PENYIDIK KEPOLISIAN NEGARA RI DAN PENYIDIK BNN YG TDK MELAKS KETENTUAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PSL 87, 89, 90, 91 AYAT (2) DAN AYAT (3), 92 AYAT (1),(2),(3), DAN (4) DIKENAI PIDANA SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (1).

KEPALA KEJAKSAAN NEGERI YG SECARA MELAWAN HUKUM TDK MELAKSANAKAN KETENTUAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DLM PSL 91 AYAT (1), DIPIDANA DGN PIDANA PENJARA PALING SINGKAT 1 10 THN DAN DENDA MIN 100 JT 1 MILYAR.

PETUGAS LABOR YG MEMALSUKAN HASILPENGUJIAN / SECARA MELAWAN HUKUM TDK MELAKS KEWAJIBAN MELAPORKAN HASIL PENGUJIANNYA KPD PENYIDIK / PENUNTUT UMUM, DIPIDANA DGN PIDANA PENJARA MAKS 7 THN DAN PIDANA DENDA PALING BANYAK 500 JT.

SAKSI YG MEMBERIKAN KET TDK BENAR DLM PEMERIKSAAN PERKARA TP. NARKOTIKA DAN PREKURSOR NARKOTIKA DIMUKA SIDANG PENGADILAN, DIPIDANA DGN PIDANA PENJARA 1 10 THN DAN DENDA 60 JT 600 JT.

SETIAP ORG YG DLM JANGKA WAKTU 3 THN MELAKUKAN PENGULANGAN TP SEBAGAIMANA DIMAKSUD PSL 111, 112, 113, 114, 115, 116, 117, 118, 119, 120, 121, 122, 123, 124, 125, 126, 127 AYAT (1), 128 AYAT (1) DAN PSL 129 DIPIDANA MAKSNYA DITAMBAH DENGAN 1/3.

ANCAMAN DGN TAMBAHAN 1/3 SEBAGAIMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) TDK BERLAKU BAGI PELAKU TP. YG DIJATUHI DGN PIDANA MATI, PIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP, ATAU PIDANA PENJARA 20 THN.

SETIAP ORG YG MELAKUKAN TP. NARKOTIKA DAN / ATAU TP. PREKURSOR NARKOTIKA SEBAGAIMANA DIMAKSUD DLM PSL 111, 112, 113, 114, 115, 116, 117, 118, 119, 120, 121, 122, 123, 124, 125, 126, 127 AYAT (1), PSL 128 AYAT (1), PSL 129 DILUAR WILAYAH NEGARA RI DIBERLAKUKAN JG KETENTUAN UU INI.

Kiat menghadapi / menghindari narkoba : - Beriman kepada Tuhan YME - Katakan pada diri kita bahwa narkoba barang haram - Kembangkan potensi diri kepada hal - hal yang positif yang berguna bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat Jadi peringatan menghindari Narkoba jangan mencoba coba Narkoba karena hukumnya haram. Jadi mencoba coba pun tidak boleh karena sekali mencoba, bagaikan ikan yang kena pancing (kail), maka akan sukar untuk melepaskan diri yang pada akhirnya mengakibatkan ketergantungan. Hasil penelitian Badan Narkoba Nasional - Berdasarkan usia, semakin besar usia semakin rentan menyalahgunakan narkoba dimana : * < 15 Tahun = 3,7 % * 15-19 Tahun = 5,8 % * > 20 Tahun = 7,1 %

52