Anda di halaman 1dari 2

Karbon monoksida, rumus kimia CO, adalah gas yang tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa.

Ia terdiri dari satu atom karbon yang secara kovalen berikatan dengan satu atom oksigen. Dalam ikatan ini, terdapat dua ikatan kovalen dan satu ikatan kovalen koordinasi antara atom karbon dan oksigen. Karbon monoksida dihasilkan dari pembakaran tak sempurna dari senyawa karbon, sering terjadi pada mesin pembakaran dalam. Karbon monoksida terbentuk apabila terdapat kekurangan oksigen dalam proses pembakaran. Karbon dioksida mudah terbakar dan menghasilkan lidah api berwarna biru, menghasilkan karbon dioksida. Walaupun ia bersifat racun, C memainkan peran yang penting dalam teknologi modern, yakni merupakan prekursor banyak senyawa karbon. Karbon monoksida, walaupun dianggap sebagai polutan, telah lama ada di atmosfer sebagai hasil produk dari aktivitas gunung berapi. Ia larut dalam lahar gunung berapi pada tekanan yang tinggi di dalam mantel bumi. Kandungan karbon monoksida dalam gas gunung berapi bervariasi dari kurang dari !,!"# sampai sebanyak $# bergantung pada gunung berapi tersebut. leh karena sumber alami karbon monoksida bervariasi dari tahun ke tahun, sangatlah sulit untuk secara akurat menghitung emisi alami gas tersebut. Karbon monoksida memiliki efek radiative forcing secara tidak langsung dengan menaikkan konsentrasi metana dan o%on troposfer melalui reaksi kimia dengan konstituen atmosfer lainnya &misalnya radikal hidroksil '() yang sebenarnya akan melenyapkan metana dan o%on. Dengan proses alami di atmosfer, karbon monoksida pada akhirnya akan teroksidasi menjadi karbon dioksida. Konsentrasi karbon monoksida memiliki jangka waktu pendek di atmosfer. C antropogenik dari emisi automobil dan industri memberikan kontribusi pada efek rumah kaca dan pemanasan global. Di daerah perkotaan, karbon monoksida, bersama dengan aldehida, bereaksi secara fotokimia, meghasilkan radikal peroksi. *adikal peroksi bereaksi dengan nitrogen oksida dan meningkatkan rasio + $ terhadap + , sehingga mengurangi jumlah + yang tersedia untuk bereaksi dengan o%on. Karbon monoksida juga merupakan konstituen dari asap rokok. Karbon monoksida pertama kali dihasilkan oleh kimiawan ,erancis de -assone pada tahun "../ dengan memanaskan seng oksida dengan kokas. Dia menyimpulkan bahwa gas yang dihasilkan adalah hidrogen karena ketika dibakar ia menghasilkan lidah api berwarna biru. 0as ini kemudian diidentifikasi sebagai senyawa yang mengandung karbon dan oksigen oleh kimiawan Inggris William Cumberland Cruikshank pada tahun "1!!. 2ifat(sifat C yang beracun pertama kali diinvestigasi secara seksama oleh fisiolog ,erancis Claude 3ernard sekitar tahun "14/. Dia meracuni beberapa anjing dengan gas tersebut, dan mendapatkan bahwa darah anjing(anjing tersebut berwarna lebih merah di seluruh pembuluh darah. Karbon monoksida sangatlah beracun dan tidak berbau maupun berwarna. Ia merupakan sebab utama keracunan yang paling umum terjadi di beberapa negara. ,aparan dengan karbon monoksida dapat mengakibatkan keracunan sistem saraf pusat dan jantung. 2etelah keracunan, sering terjadi sekuelae yang berkepanjangan. Karbon monoksida juga memiliki efek(efek buruk bagi bayi dari wanita hamil. 0ejala dari keracunan ringan meliputi sakit kepala dan mual(mual pada konsentrasi kurang dari "!! ppm. Konsentrasi serendah //. ppm dapat menyebabkan 5!# hemoglobin tubuh berubah menjadi karboksihemoglobin &'bC ). Karboksihemoglobin cukup stabil, namun perubahan ini reversibel.

Karboksihemoglobin tidaklah efektif dalam menghantarkan oksigen, sehingga beberapa bagian tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup. 2ebagai akibatnya, paparan pada tingkap ini dapat membahayakan jiwa. Di 6merika 2erikat, organisasi 6dministrasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja membatasi paparan di tempat kerja sebesar 5! ppm. 7ekanisme bagaimana karbon monoksida mengakibatkan efek keracunan belum sepenuhnya dimegerti, namun hemoglobin, mioglobin, dan sitosom oksidase mitokondria diduga terkompromi &compromised). Kebanyakan pengobatan terdiri dari pemberian "!!# oksigen atau terapi oksigen hiperbarik, walaupun pengobatan ini masih kontroversial. Keracunan karbon monoksida domestik dapat dicegah dengan menggunakan detektor karbon monoksida.