Anda di halaman 1dari 20

FTS-045 Aspek Hukum dan Administrasi Proyek Konstruksi

KLAIM KONSTRUKSI
Cut Zukhrina Oktaviani, ST.,MT

Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala

Pengertian (1)
1. Menurut Kepustakaan Barat
Blacks Law Dictionary Fifth Edition 1979, hlm 224 Claim. To demand as ones own or as ones right; to assert; to urge; to insist. Cause of action. Means by or through which claimant obtain possesion or enjoyment of privilage or thing. Demand for money or property, e.g. insurance claim.

2. Menurut Kepustakaan Indonesia


Kamus Besar Bahasa Indonesia, WJS Purwadarminta Edisi Kedua, hlm 506 Klaim. Tuntutan pengakuan atas suatu fakta bahwa seseorang berhak (untuk memiliki atau mempunyai atas sesuatu.

Klaim = Tuntutan ?
Jadi klaim adalah tidak lebih dari sebuah permintaan

Pengertian (2)
Klaim Konstruksi adalah Tuntutan yang timbul dari atau sehubungan dengan pelaksanaan (execution) suatu kontrak pekerjaan jasa konstruksi antara pengguna jasa dan penyedia jasa atau antara penyedia jasa utama dengan subsub-penyedia jasa. jasa. Contoh: Contoh : Klaim antara pemilik proyek (owner) dan kontraktor Klaim antara kontraktor utama dengan subkontraktor atau pemasok Klaim antara pemilik proyek (owner) dengan konsultan perencana Klaim antara konsultan perencana dengan konsultan spesialis

Klaim pada Kontrak Konstruksi Indonesia dan Internasional (1)


Klaim Dalam Kontrak Jasa Konstruksi Di Indonesia Dalam kontrak jasa konstruksi di Indonesia hampir tidak ada yang memuat kausal mengenai klaim kecuali kontrak yang mengacu pada sistem kontrak konstruksi internasional. internasional . Klaim Dalam Kontrak Konstruksi Internasional Dalam kontrak jasa konstruksi internasional hampir semua telah mencantumkan klausul klaim dalam dokumen kontraknya, kontraknya , seperti sistem kontrak dari Fdration Internationale des IngnieursIngnieurs-Conseils (FIDIC), The Engineers Joint Contract Documents Committee (EJCDC), The Institution of Civil Engineers (ICE)

Klaim pada Kontrak Konstruksi Indonesia dan Internasional (2)


Dengan banyaknya klaim konstruksi yang muncul di tengah kelumpuhan industri jasa konstruksi, konstruksi, Pemerintah telah membuat peraturan perundangan perundangan: :
UU no. 18 / 1999 tentang jasa konstruksi Peraturan pelaksanaannya PP no. 28 / 2000, PP no. 29 / 2000, dan PP no. 30 / 2000 UU no 30 / 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa

Perlu dimasukkan klausula klaim ke dalam kontrak sehingga para pelaku industri konstruksi dapat memperlakukan klaim secara baik dan benar

Mengapa Klaim Meningkat Meningkat? ?


Semakin kompleksnya jasa konstruksi menyebabkan menyebabkan: :
Semakin banyak jenis dan jumlah penyedia jasa yang terlibat. terlibat . Peningkatan permintaan (kebutuhan) kebutuhan) pengguna jasa yang mengakibatkan perubahan lingkup kontrak seperti desain dan spesifikasi. spesifikasi. Semakin tidak pastinya kondisi selama masa kontrak, kontrak, seperti kondisi alam, alam, kondisi perekonomian, perekonomian, kondisi sosial masyarakat, masyarakat , dst. dst.

Penyebab Terjadinya Klaim


Beberapa penyebab terjadinya klaim pada kontrak jasa pelaksanaan konstruksi (construction)
Informasi desain tidak tepat Informasi desain tidak sempurna Investigasi lokasi tidak sempurna Reaksi klien yang terlambat Komunikasi yang buruk Sasaran waktu yang tidak realistis Administrasi kontrak yang tidak sempurna Kejadian eksternal yang tidak terkendali Informasi tender yang tidak lengkap Alokasi resiko yang tidak jelas Keterlambatan: Keterlambatan : - keterlambatan pembayaran - keterlambatan waktu pelaksanaan - keterlambatan kedatangan material
7

UnsurUnsur -unsur Klaim


Tambahan upah, upah, material peralatan, peralatan, pengawasan, pengawasan , administrasi, administrasi, overhead dan waktu Pengulangan pekerjaan (bongkar/ bongkar/ pasang) pasang) Penurunan prestasi kerja Pengaruh iklim DeDe-mobilisasi dan Re Re-mobilisasi Salah penempatan peralatan Penumpukan bahan DeDe-efisiensi jenis pekerjaan

Kategori Klaim
Dari pengguna jasa terhadap penyedia jasa
Pengurangan nilai kontrak Percepatan waktu penyelesaian pekerjaan Kompensasi atas kelalaian penyedia jasa

Dari penyedia jasa ke pengguna jasa


Tambahan waktu pelaksanaan pekerjaan Tambahan kompensasi Tambahan konsesi atas pengurangan spesifikasi teknis atau bahan

Dari sub penyedia jasa atau pemasok bahan terhadap penyedia jasa utama

JenisJenis -jenis Klaim


Klaim tambahan biaya dan waktu Klaim biaya tak langsung (Overhead) Klaim tambahan waktu (tanpa tambahan biaya) biaya ) Klaim kompensasi lain

Klaim Kelambatan
Excusable delay (keterlambatan yang dapat diterima) diterima) :
hanya diberikan perpanjangan waktu, waktu, tidak ada tambahan biaya atau kompensasi lainnya Compesable delay (kelambatankelambatan-kelambatan dengan kompensasi/ kompensasi / ganti kerugian kerugian) ) : diberikan perpanjangan waktu juga tambahan ganti rugi/ rugi/ kompensasi Concurrent delay (kelambatankelambatan-kelambatan yang berbenturan) berbenturan ) : kelambatan yang disebabkan oleh penyedia jasa dan juga oleh pengguna jasa. jasa.

Beberapa unsur biaya yang meningkat


Bunga bank (interest) Asuransi Overhead kantor pusat Biaya umum Penyewaan Pemeliharaan alat Pemasokan material Dukungan teknik Administrasi kontrak Mutu program administrasi Pengamanan Pengawasan Perpanjangan atau kehilangan masa jaminan Ganti rugi Penyimpanan dan perlindungan material

Struktur Klaim Penyedia Jasa


Keterangan mengenai ketentuanketentuan-ketentuan dan syaratsyarat-syarat kontrak Keterangan mengenai fakta peristiwa yang telah terjadi (atau tidak terjadi) terjadi) yang diuraikan secara kronologis Akibat dari rangsangan klaim yang disajikan dalam bentuk uraian Analisis biaya, biaya, termasuk perbandingan antara biaya sesungguhnya dan yang diperkirakan

Prosedur Klaim
Klaim harus disiapkan secara tertulis tertulis, , yang berisi faktafakta-fakta yang dapat membuktikan bahwa yang mengajukan klaim berhak untuk mendapatkannya. mendapatkannya . Walau tidak ada format yang baku baku, , harus disusun secara logis dan berisi sebanyak mungkin fakta yang merujuk kepada dokumendokumen -dokumen pokok, pokok, laporan saksi ahli ahli, , foto dokumentasi Sub Penyedia Jasa dapat melakukan hal yang sama dengan Penyedia Jasa

Analisis Klaim
Tahapan Pengguna Jasa untuk menganalisis klaim : analisis secara faktual analisis secara hukum atau berdasarkan kontrak analisis biaya Metode menghitung biayabiaya-biaya klaim: klaim: metode biaya total metode kenaikan biaya

Perkembangan Kejadian Klaim


Perubahan pekerjaan
Diketahui sebelumnya
Ya

Pemberitahuan

Ya

Disetujui

Penerbitan Perintah Perubahan

Tidak Tidak

Perubahan Tak Resmi

Permintaan Perubahan

Ya

Amandemen Kontrak

Klaim

Disetujui

Tidak

Abitrase

Pengadilan

Peluang Klaim Penyedia Jasa


Peluang Penyedia Jasa pada Waktu Tender
Kesalahan spesifikasi teknis Kondisi tanah setempat

Peluang Penyedia Jasa pada Waktu Pelaksanaan


Perubahan rencana Perubahan kondisi lapangan/ lapangan/ site Perubahan bahan Kondisi lingkungan Kondisi budaya/ budaya/ keagamaan

Peluang Klaim Pengguna Jasa


Pada waktu tender menyiapkan kemungkinan perubahan spesifikasi teknis dan bahan tanpa mengurangi mutu dan tanpa memberitahu peserta tender Pada waktu pelaksanaan
Meminta metode kerja yang akan digunakan sehingga lebih efisien dan dapat klaim memperpendek waktu Membatalkan/ Membatalkan /menunda pekerjaan yang kurang penting untuk menghemat biaya Menyewakan peralatan yang dimilikinya dengan haega yang lebih murah dari harga pasaran Meminta penyedia jasa melakukan value engineering untuk menekan biaya

Mekanisme Terjadinya Perselisihan (Sengketa) Sengketa)


Sumber Penyebab Klaim

Perubahan Desain dan Spesifikasi Kesalahan Perencanaan Kerja Lembur Penambahan tenaga kerja Perubahan Metode Pelaksanaan Perbedaan Dokumen Kontrak dengan kondisi lapangan

Klaim

Dispute

TUGAS
Cari artikel tentang terjadinya klaim di industri konstruksi nasional maupun internasional (internet, majalah, majalah, koran dan lain lain-lain) Analisis dan berikan komentar anda maksimal 2 halaman A4 Tugas perorangan dan dikumpulkan minggu depan sebelum kuliah mulai