Anda di halaman 1dari 1

Kelebihan Daud

• Allah berkenan padanya


Daud adalah orang yang dipilih Tuhan untuk menggantikan Saul yang semakin lama
semakin menyimpang dari Tuhan. Meskipun ia masih muda dan paling kecil di antara
saudara-saudaranya, baik dari usia maupun ukuran tubuh, tetapi Allahlah yang
memilih dan berkenan padanya melalui perantara Samuel. Allah menyertainya dan
memberikan kelancaran pada Daud, serta kesuksesan pada semua yang
dikerjakannya, sehingga Daud menjadi salah satu raja yang paling terkenal dan
sukses.
• Ia adalah seorang gembala
Sebelum menjadi raja, Daud sehari-hari bekerja menggembalakan domba. Hal ini
berarti ia terbiasa dengan kehidupan sederhana sebagai gembala dan mengerti
keadaan rakyat pada umumnya. Selain itu, ia juga dapat menggembalakan umat
Tuhan yaitu rakyatnya ketika menjadi raja.
• Dapat mengalahkan Goliat
Meskipun badannya kecil, dengan kecerdikan dan penyertaan Tuhan Daud sanggup
mengalahkan raksasa Goliat hanya dengan batu dan ketapel. Dengan penyertaan
Tuhan, Daud sanggup melakukan apa yang tampaknya mustahil. Dan dengan
mengalahkan Goliat, Daud menjadi pahlawan yang dipuja oleh bangsa Israel zaman
itu.
• Ia cerdik, lincah, dan terampil
Kecerdikannya ini tampak ketika pertarungan dengan Goliat. Dengan ukuran tubuh
yang kecil, ia tentu lebih lincah berkelit. Setelah menjadi raja pun, ia terbukti dapat
menangani persoalan negaranya dengan baik dan memenangkan peperangan.
• Daud jago memainkan musik
Daud piawai memainkan kecapi, dan sering dipanggil Saul ke istana untuk
menghiburnya. Keterampilan bermain musik ini sangat membantu meredakan
perasaan yang bergejolak akibat indah dan merdunya suara musik yang dihasilkan.
Keterampilan ini juga dapat digunakan untuk memuji kebesaran nama Tuhan. Ia juga
mahir menciptakan lagu pujian, yaitu seperti yang terdapat dalam kitab Mazmur yang
berisi lagu untuk Tuhan.
• Jago berperang dan selalu menang
Memang kemenangan Daud tak lepas dari campur tangan Tuhan yang menyertai.
Namun, Daud sendiri pun memiliki strategi perang yang baik, yang dapat menyerang
musuh sehingga kalah telak. Angkatan bersenjatanya pun kuat.
• Taat kepada Tuhan
Dalam segala perbuatannya Daud selalu mengandalkan Tuhan. Dalam kegelisahan
dan kebimbangan ia berseru kepada Tuhan, dalam kegembiraan ia bersyukur kepada
Tuhan. Ia selalu memuliakan Tuhan dalam segala kesempatan. Di saat ia jatuh (misal
ketika ia mengambil Batsyeba sebagai istri melalui jalan yang tidak terpuji) ia tidak
berlama-lama jatuh dan semakin jauh dari Tuhan, melainkan segera bertobat dan
mohon ampun, meminta Tuhan menolong ia agar dapat berubah.
• Kaya
Sebagai raja dari negeri yang makmur, tentu kekayaan Daud sangat luar biasa.
Ditambah lagi hasil jarahan dari peperangan yang ia menangkan. Di tengah
kekayaannya itu, ia tetap ingat untuk memberikan lebih pada Tuhan. Ia ingin
membangun sebuah rumah Allah yang megah, walaupun pada akhirnya Allah tidak
mengizinkan karena telah terlalu banyak darah yang tertumpah di tangannya. Daud
pun merasa sendiri tetapi tetap menuruti kehendak Allah.

Kesimpulan
Daud adalah seorang raja yang taat kepada Tuhan dan selalu mengandalkan
Tuhan dalam setiap langkahnya. Ketaatannya kepada Tuhan patut kita teladani, di
samping kesederhanaannya dan keterampilan yang dimilikinya.
Daud mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas segala sesuatu, memuji dan
memuliakan Tuhan senantiasa dalam segala kesempatan. Apabila kita jatuh ke dalam
dosa, kita tidak boleh menjauh dari Tuhan, tetapi seperti apa yang Daud lakukan, kita
harus segera mohon ampun dan meminta Roh Kudus untuk membantu kita berubah.