Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KOTA PALEMBANG

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


PALEMBANG BARI
Jalan Panca Usaha Nomor 1, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan
Telepon: (0711)514165, 519211, Faksimile: (0711)519212, Kode Pos: 30254
E-mail: tu@rsudpbari.palembang.go.id, Website: www.rsudpbari.palembang.ac.id

SMF Kedokteran Forensik dan Medikolegal


Rumah Sakit Umum Daerah Palembang Bari

VISUM ET REPERTUM
Pro : Justicia
Rahasia
No

: 440/076/Medrek/2014

Lampiran

:-

Perihal

: Pemeriksaan jenazah a.n. Heri Yansah


Pada hari ini, rabu tanggal dua puluh enam maret dua ribu empat belas pukul setengah satu waktu

Indonesia barat, bertempat di SMF Kedokteran Forensik di Rumah Sakit Umum Daerah Palembang Bari,
melalui permintaan Visum et Repertum dari pihak kepolisian Daerah Sumatera Selatan Resort Kota Palembang
Sektor Kota Seberang Ulu I No. Pol. : VER/43/B/III/2014/SU.I, telah dilakukan pemeriksaan luar oleh :
dr. Binsar Silalahi Sp.F, DFM, SH, selaku dokter forensik pada SMF Kedokteran Forensik Rumah Sakit
Umum Daerah Palembang Bari, di bantu oleh :
Dodi selaku petugas instalasi pemulasaran jenazah dan dokter muda :
1. Vera Irawanda, S.Ked
2. Friska Doreenda Putri, S.Ked
3. Alman Pratama Manalu, S.Ked
Telah melakukan pemeriksaan luar atas jenazah, yang menurut permintaan visum di atas,
Dengan keterangan Visum et Repertum sebagai berikut :
Nama

: Heri Yansah

Jenis kelamin

: Laki-laki

Umur

: 34 Tahun

Kewarganegaraan

: Indonesia

Agama

: Islam

Pekerjaan

: Swasta

Alamat

: Perum Villa Melayu Indah II Blok I No. 01, Sungai Pinang, Palembang, Sumatera Selatan

Adapun hasil sebagai berikut :


Pemeriksaan Luar
1. Penutup mayat : kain sarung selapis sepanjang tubuh.
2. Pakaian dan perhiasan :
a. Pakaian : Jaket berwarna cokelat tepi hitam dan baju lengan panjang kotak-kotak berwarna merah
dan biru. Celana dasar hitam, ikat pinggang berwarna hijau berbahan kain dan celana dalam berwarna
ungu.
b. Perhiasan : tidak ada
3. Kulit : Warna kulit sawo matang
4. Bulu-bulu :
a.

Kepala : Rambut berwarna hitam, lurus, lebat, sukar dicabut, panjang rata-rata sepuluh sentimeter

b.

Alis mata : warna hitam, lebat, panjang satu sentimeter, sukar dicabut.

c.

Bulu mata : warna hitam, lebat, sukar dicabut

5. Lubang-lubang
a.

Mata : selaput kelopak mata atas dan bawah warna putih pucat, selaput bola mata bening, selaput
pelangi berwarna cokelat, teleng mata terlihat diameter empat milimeter, tidak terlihat pelebaran
pembuluh darah dan tidak ada bintik perdarahan

b.

Hidung : bentuk biasa, tidak keluar apa-apa dari kedua lubang hidung

c.

Telinga : bentuk biasa, tidak keluar apa-apa dari kedua lubang telinga

d.

Mulut : tertutup, lidah tidak terjulur/tergigit, tidak keluar apa-apa dari mulut, bibir bagian dalam
tidak ada memar

e.

Gigi geligi : gigi geligi berwarna kekuningan, lengkap pada bagian depan.

f.

Kemaluan : laki-laki, tidak keluar apa-apa dari kemaluan, sudah di sunat

g.

Dubur : tidak keluar apa-apa

6. Tanda-tanda kematian
a.

Lebam mayat : tidak ditemukan warna merah keunguan pada bagian belakang tubuh, punggung kirikanan dan pinggang

b.

Kaku mayat : ditemukan pada mulut agak sukar dilawan, leher agak sukar dilawan, kedua lengan
tidak ditemukan kaku mayat dan kedua tungkai ditemukan kaku mayat agak sukar dilawan

c.

Pembusukan : tidak terlihat warna kulit berwarna kehijauan pada perut kanan bawah.

7. Luka-luka :
a.

Pada daerah ulu hati setinggi sela iga ke-tujuh, dua sentimeter dari garis tengah depan, luka
menyerong bentuk elips, tepi rata, sudut runcing-tumpul, panjang dua sentimeter, menembus rongga
perut.

b.

Pada perut bagian kiri setinggi lumbal tiga, tujuh koma lima sentimeter dari pusat, luka bentuk elips,
tepi rata, sudut runcing, panjang dua sentimeter, menembus rongga perut, usus halus keluar
sepanjang lima belas sentimeter

c.

Pada daerah lengkung iga sebelah kanan setinggi ics ke-tujuh, delapan sentimeter dari garis tengah
depan, luka menyerong bentuk elips, tepi rata, sudut runcing-tumpul, panjang dua sentimeter,
menembus rongga dada

d.

Pada bahu kiri terdapat luka tusuk, panjang dua sentimeter

e.

Pada punggung kanan dibawah angulus scapula, setinggi thorakal delapan, terdapat luka serong
berbentuk elips, tepi rata, sudut runcing, panjang tiga sentimeter, menembus rongga dada

f.

Pada punggung kiri tepat di atas scapula, setinggi thorakal dua, sepuluh sentimeter dari garis tengah,
luka membujur, tepi rata, sudut tumpul, panjang tiga sentimeter, menembus rongga dada.

g.

Pada punggung kiri setinggi thorakal dua, empat senti meter dari garis tengah, terdapat luka
melintang, tepi rata, sudut runcing-tumpul, panjang satu koma lima sentimeter, tidak tembus.

h.

Pada punggung kiri setinggi thorakal empat, delapan koma lima sentimeter dari garis tengah,
terdapat luka serong berbentuk elips, tepi rata, sudut runcing-tumpul, panjang tiga sentimeter, tidak
tembus.

i.

Pada punggung kiri setinggi thorakal enam, sembilan sentimeter dari garis tengah, terdapat luka
serong berbentuk elips, tepi rata, sudut runcing-tumpul, panjang dua koma lima sentimeter, tidak
tembus.

j.

Pada pinggang kiri atas, diatas iga melayang pada linea axillaris setinggi lumbal dua, empat belas
sentimeter dari garis tengah tubuh, terdapat luka serong berbentuk elips, sudut runcing-tumpul,
panjang satu sentimeter, tidak tembus.

k.

Pada paha kiri, regio femoralis lateral posterior, terdapat luka serong, panjang satu koma lima, sudut
runcing, tidak tembus.

Kesimpulan:
Sebab kematian orang ini dapat karena luka tusuk pada punggung yang menembus rongga dada dan luka
tusuk pada ulu hati yang menembus rongga perut menyebabkan perdarahan banyak.
Demikianlah saya uraikan dengan sejujur-jujurnya atas sumpah jabatan sesuai dengan lembar Negara
tahun seribu sembilan ratus tiga puluh tujuh nomor tiga ratus lima puluh untuk digunakan bila perlu.

Dokter Pemeriksa,

dr. Binsar Silalahi, Sp.F, DFM, SH


No. Reg : 34.1.1.607.2.12.082850