Anda di halaman 1dari 10

Praktikum Perancangan Tata Letak Pabrik

Modul 4 Struktur Organisasi

Stuktur Organisasi Perusahaan Subur Mulya Furniture


Julita1, Eka Indah A1, Rifani Juwitasari1, Agung Yugo M1, Yusuf Caraka, Aprillia Tri Purwandari1, Budi Aribowo1 Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Al Azhar Indonesia, Komplek Masjid Agung AlAzhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110 Kontak Person: Eka Indah A E-mail: eccakarim@yahoo.com Abstrak Organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan bersama dan sepakat menggalang segenap sumber daya untuk mencapai sasaran tersebut. Dalam sebuah perusahaan hakikat dari organisasi adalah adanya orang-orang yang usahanya harus dikoordinasi, tersusun dari sejumlah sub-item yang saling berhubungan dan saling bergantung, bekerjasama atas dasar pembagian kerja, peran dan wewenang, serta mempunyai tujuan yang hendak dicapai. Struktur organisasi yang dibuat secara matang sangat mendukung tercapainya visi dan misi perusahaan tersebut. Subur Mulya Furniture sebagai perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan lemari dan kursi tentunya memiliki banyak pesaing. Maka dibutuhkan struktur organisasi yang sangat kokoh agar perusahaan Subur Mulya Furniture tetap bisa bertahan dan tidak kalah saing dengan perusahaan-perusahaan manufaktur lainnya. Melalui struktur organisasi dapat diuraikan bagaimana peranan tiap elemen dalam trusktur organisasi tersebut saling berhubungan yang dapat dijelaskan melalui job description masing-masing jabatan. Melalui struktur organisasi dan job description kita dapat menentukan jumlah pegawai yang dibutuhkan untuk mengisi tiap jabatan. Dari jumlah pegawai inilah kita juga bisa melakukan perhitungan luas fasilitas kantor, seperti yang dilakukan pada praktikum kali ini. Dengan menggunakan data jumlah pegawai yang terbagi atas 28 orang laki-laki dan 18 orang wanita serta struktur organisasi yang telah dibuat maka didapatkan hasil yaitu luas fasilitas kantor dari Subur Mulya Furniture adalah 162,4 m dengan jumlah ruangan sebanyak 12 ruangan. Dan data tersebut digunakan untuk membuat tata letak fasilitas kantor melalui tabel skala kedekatan dan ARD. Abstract The organization is a collection of people who have a common goal and agreed to raise all our resources to achieve these goals. In a company the nature of organizations is the people that his efforts should be coordinated, is composed of a number of sub-items that are interconnected and interdependent, cooperation on the basis of Division of labor, the role and powers, as well as a aims to achieve. Organizational structures are made in very ripe supports the achievement of the vision and mission of the company. Subur Mulya Furniture as manufacturing companies who makes cabinets and chairs must have many competitors. Then it takes a very strong organizational structure so that the company can remain Subur Mulya Furniture survive and not lose competitiveness with other manufacturing companies. Through the organizational structure can be described how the role of each element in the trusktur these organizations are related can be explained through the job description of each position. Through the organizational structure and job description we can determine the number of employees needed to fill each position. Of the number of employees we can also do extensive calculations facilities Office, as do the practical work this time. Using data the number of employees is politically subdivided into 28 men and 18 women as well as the organizational structure that has been created and obtained results that sprawling facilities Office of Subur Mulya Furniture is 162,4 m with 12 room . And the data used to create the layout of the Office through the facilities table scale proximity and ARD.

Praktikum Perancangan Tata Letak Pabrik

Modul 4 Struktur Organisasi ada satu pertanggung jawaban apa yang akan di kerjakan. 2.2 Job Description Di dalam job design terdapat dua spesifikasi yaitujob specification dan job description, job description bertujuan untuk mendeskripsikan karyawan-karyawan yang layak bekerja pada suatu perusahaan dengan keahliannya masing-masing. Penyusunan job description dilihat dari : Konsistensi pekerjaan menjamin kehidupan bisnis yang teratur Keberhasilan atau kegagalan semua organisasi tergantung pada prinsip : Adanya Jabatan yang benar yang dilakukan oleh orang-orang yang benar dengan cara yang benar Hakekat dari job description itu sendiri adalah : Tujuan Organisasi diterjemahkan dalam bentuk struktur organisasi yang menghimpun dan mengelolah hubungan antara jabatan-jabatan. Jabatan merupakan batu bata dari struktur organisasi jabatan unit dasar dari bangunan organisasi Jabatan berisi rangkaian pekerjaan, dimana individu sbg pekerja dan organisasi sebagai atasan Jabatan mempunyai 2 sisi yakni : o Internal ; berkaitan dengan tugas, kegiatan, kewajiban, kesulitan yang ada dalam pekerjaan tersebut. o Eksternal ; berkaitan bagaimana suatu jabatan berkontribusi bagi organisasi 2.3 Tata Letak Fasilitas Menurut Wignjosoebroto (2009), tata letak pabrik atau tata letak fasilitas dapat didefinisikan sebagai tata cara pengaturan fasilitas-fasilitas pabrik guna menunjang kelancaran proses produksi. Pengaturan tersebut akan berguna untuk luas area penempatan mesin atau fasilitas penunjang produksi lainnya, kelancaran gerakan perpindahan material, penyimpanan material baik yang bersifat temporer maupun permanen, personel pekerja dan sebagainya. Tata letak pabrik ada dua hal yang diatur letaknya yaitu pengaturan mesin dan pengaturan departemen yang ada dari pabrik.

keywords: Struktur Organisasi, Karyawan, Job Description 1. PENDAHULUAN

Jumlah

i dalam kondisi persaingan bisnis yang tidak menentu seperti saat ini, perancangan organisasi yang dibuat secara matang sangat diperlukan untuk memperolerh hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Perencanaan organisasi yang baik merupakan alat yang sangat penting bagi perusahaan dalam mengambil setiap keputusan kebijakan perusahaan. Karena dalam struktur organisasi perusahaan menggambarkan bagaimana seluruh pekerjaan dalam organisasi didistribusikan ke seluruh sub unit, serta bagaimana sub unit ini dikoordinasikan untuk menyelesaikan pekerjaan.. Struktur organisasi yang kuat dan kokoh diharapkan dapat menjadi dasar dari perusahaan yang kuat di mana setiap proses bisnis dapat berjalan dengan lancar. Untuk memperlancar proses bisnis tersebut tiap-tiap departemen yang ada harus terintegerasi secara sempurna sehingga semua informasi dapat di terima dengan baik dan berguna bagi keutuhan perusahaan tersebut. Dari struktur organisasi juga kita dapat menjelaskan aliran tanggung jawab yang dimiliki tiap pemegang jabatan sehingga lebih memudahkan kita untuk membuat rancangan tata letak fasilitas kantor yang baik. Sehingga seluruh kegiatan operasional baik proses maupun non proses dapat terkordinir dengan baik dan informasiinformasi seputar proses bisnis di perusahaan tersebut dapat tersampaikan dengan baik. 2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Struktur Organisasi Struktur Organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan yang di harapakan dan di inginkan. Struktur Organisasi menggambarkan dengan jelas pemisahan kegiatan pekerjaan antara yang satu dengan yang lain dan bagaimana hubungan aktivitas dan fungsi dibatasi. Dalam struktur organisasi yang baik harus menjelaskan hubungan wewenang siapa melapor kepada siapa, jadi

Praktikum Perancangan Tata Letak Pabrik

Modul 4 Struktur Organisasi


A

Bilamana kita menggunakan istilah tata letak pabrik seringkali hal ini akan kita artikan sebagai pengaturan peralatan/fasilitas produksi yang sudah ada ataupun bisa juga diartikan sebagai perencanaaan tata letak pabrik yang baru sama sekali. Pada umumnya tata letak pabrik yang terencana dengan baik akan ikut menentukan efisiensi dan dalam beberapa hal akan juga menjaga kelangsungan hidup ataupun kesuksesan kerja suatu industri. Peralatan dan suatu desain produk yang bagus akan tidak ada artinya akibat perencanaan tata letak yang sembarangan saja. Karena aktivitas produksi suatu industri secara normalnya harus berlangsung lama dengan tata letak yang tidak selalu berubah-ubah, maka setiap kekeliruan yang dibuat didalam perencanaan tata letak ini akan menyebabkan kerugian-kerugian yang tidak kecil. Tujuan utama didalam desain tata letak pabrik pada dasarnya adalah untuk meminimalkan total biaya yang antara lain menyangkut elemen-elemen biaya seperti biaya untuk kontruksi dan instalasi baik untuk bangunan mesin, maupun fasilitas produksi lainnya. Selain itu biaya pemindahan bahan, biaya produksi, perbaikan, keamanan, biaya penyimpanan produk setengah jadi dan pengaturan tata letak pabrik yang optimal akan dapat pula memberikan kemudahan di dalam proses supervisi serta menghadapi rencana perluasan pabrik kelak dikemudian hari. 3. METODOLOGI PENELITIAN
Mulai

Pengolahan Data

Luas Fasilitas

Skala Kedekatan

ARD

Hasil dan Analisis

Kesimpulan

Selesai

Gambar 1. Flowchart Penelitian

4. HASIL DAN ANALISIS 4.1 Struktur Organisasi Subur Mulya Furniture Struktur organisasi adalah susunan (unitunit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan menunjukkan bagaimana fungsifungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbedabeda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan Struktur organisasi merupakan suatu kerangka dalam manajemen organisasi agar suatu organisasi dapat berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan tujuan. Struktur Organisasi Subur Mulya Furniture dapat dilihat pada Lampiran 1.

Studi Literatur

Observasi Lapangan

Pengumpulan Data

Jumlah Karyawan

Struktur Organisasi

Job Description

Praktikum Perancangan Tata Letak Pabrik

Modul 4 Struktur Organisasi penggantian atas fasiltias atau sarana penunjang yang rusak. e) Mendukung seluruh kegiatan operasional kantor dengan melakukan proses pengadaan seluruh peralatan kebutuhan kerja (seperti; ATK, komputer, meja atau kursi kerja, AC, dst), maupun sarana atau fasilitas penunjang lain (seperti; kendaraan operasional, office boy, satpam, operator telpon, dst.) dengan cepat, akurat atau berkualitas serta sesuai dengan anggaran yang ditentukan. f) Melakukan analisa kebutuhan anggaran atas pengadaan dan pemeliharaan seluruh fasilitas dan sarana penunjang aktivitas kantor untuk kemudian diajukan kepada bagian keuangan dan manajemen perusahaan untuk dianggarkan dan disetujui. g) Melakukan pemeliharaan asset fisik kantor serta bekerjasama dengan bagian bisnis, operasional dan keuangan untuk melakukan pengelolaan anggaran atas biaya pengadaan barang atau jasa, pemeliharaan serta biaya-biaya lain yang terkait. 3. Manajer Produksi bertanggung jawab langsung kepada direktur dalam mengkoordinir segala kegiatan yang berhubungan dengan proses, baik dibagian produksi maupun utilitas. Berikut adalah tugas dan tanggung jawab dari seorang manajer produksi : Melakukan koordinasi dengan bagian lapangan untuk memastikan produk dapat sampai tepat waktu b) Membuat daftar produk yang memiliki kualitas yang cacat atau kualitas yang tidak sesuai c) Menindak lanjuti produk yang bermasalah baik dari segi bahan baku maupun design d) Mengkoordinir dan mengawasi serta memberikan pengarahan kerja kepada setiap seksi di bawahnya untuk menjamin
a)

4.2 Job Description Pembagian tugas dalam suatu instansi atau lembaga atau perusahaan sangat penting, supaya terjadi keharmonisan dalam mencapai suatu tujuan. Berikut ini terdapat job description yang berlaku di Subur Mulya Furniture : 1. Owner / Direktur Utama adalah orang yang memegang kendali penuh atas semua kegiatan operasional yang ada pada perusahaan. Tugas seorang pemilik usaha adalah : a) Bertugas untuk mengatur seluruh operasional suatu perusahaan, baik dari segi SDM maupun non SDM b) Mengatur strategi perusahaan agar maju dibandingkan dengan perusahaan yang lainnya. c) Membuat keputusan-keputusan guna kemajuan perusahaan d) Memimpin seluruh karyawan hingga staff e) Menerima seluruh laporan baik tertulis maupun secara lisan tentang apapun yang sedang terjadi di perusahaan f) Menyusun visi dan misi perusahaan g) Menjalin hubungan dan kemitraan strategis h) Menetapkan kebijakan-kebijakan perusahaan i) Mengawasi seluruh kegiatan di dalam perusahaan 2. Manajer Operasional adalah orang yang membantu pemilik usaha dalam mengatur dan mengelola kegiatan operasional dalam perusahaan tetapi pemegang kendali penuh tetap adalah pemilik usaha. Adapun tugas dan tanggung jawab seorang manajer operasional adalah: a) Mengelola lingkungan didalam maupun sekitar perusahaan agar tetap nyaman dan aman b) Mengelola kegiatan distribusi barang yang sudah dipesan untuk diantarkan kepada pelanggan c) Mengatur dan mengawasi kinerja para staff general affair seperti office boy dan security d) Melakukan aktivitas pemeliharaan atas seluruh fasilitas dan sarana penunjang, serta melakukan proses

Praktikum Perancangan Tata Letak Pabrik

Modul 4 Struktur Organisasi hingga jangka panjang untuk memastikan pencapaian tujuan perusahaan dan pengembangan bisnis yang menguntungkan dalam jangka panjang 5. Manajer Keuangan adalah orang yang menyelenggarakan dan mengendalikan pengelolaan manajemen keuangan dan pengelolaan tagihan-tagihan perusahaan dalam rangka membantu Direktur mencapai tujuan dan sasaran perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan mengoptimalkan sumber-sumber daya yang ada secara professional dan menguntungkan perusahaan. Berikut adalah tugas dan tanggung jawab seorang manajer keuangan : a) Mengelola fungsi akuntansi dalam memproses data dan informasi keuangan untuk menghasilkan laporan keuangan yang dibutuhkan perusahaan secara akurat dan tepat waktu. b) Mengkoordinasikan dan mengontrol perencanaan, pelaporan dan pembayaran kewajiban pajak perusahaan agar efisien, akurat, tepat waktu, dan sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku. c) Merencanakan, mengkoordinasikan dan mengontrol arus kas perusahaan (cashflow), terutama pengelolaan piutang dan hutang, sehingga memastikan ketersediaan dana untuk operasional perusahaan dan kesehatan kondisi keuangan. d) Merencanakan dan mengkonsolidasikan perpajakan seluruh perusahaan untuk memastikan efisiensi biaya dan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan e) Mengkoordinasikan dan melakukan perencanaan dan analisa keuangan untuk dapat memberikan masukan dari sisi keuangan bagi pimpinan perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis, baik untuk kebutuhan investasi, ekspansi,

terlaksananya kesinambungan dalam proses produksi. e) Bertanggung jawab atas pengendalian bahan baku dan efisiensi penggunaan tenaga kerja, mesin, dan peralatan. f) Membuat laporan harian dan berkala mengenai kegiatan di bagiannya sesuai dengan sistem pelaporan yang berlaku dan melaporkannya kepada direktur utama g) Mengawal proses jalannya implementasi dari rencana produksi berkoordinasi dengan assistant dan supervisor untuk pencapaian 4. Manajer Sales & Marketing a) Menentukan harga jual, produk yang akan dilaunching, jadwal kunjungan serta system promosi untuk memastikan tercapainya target penjualan b) Memonitor perolehan order serta merangkumkan forecast untuk memastikan kapasitas produksi terisi secara optimal c) Menganalisa dan mengembangkan strategi marketing untuk meningkatkan jumlah pelanggan dan area sesuai dengan target yang ditentukan d) Melakukan evaluasi kepuasan pelanggan dari hasil survey seluruh sales team untuk memastikan tercapainya target kepuasan pelanggan yang ditentukan e) Menerapkan budaya, sistem, dan peraturan intern perusahaan serta menerapkan manajemen biaya, untuk memastikan budaya perusahaan dan sistem serta peraturan dijalankan dengan optimal. f) Membuat anggaran tahunan, melakukan pengontrolan dan evaluasi seluruh anggaran yang digunakan oleh tim sales & marketing g) Membuat strategi pemasaran dan penjualan baik dalam jangka pendek maupun jangka menengah

Praktikum Perancangan Tata Letak Pabrik

Modul 4 Struktur Organisasi e) Menetapkan waktu pengiriman hingga barang sampai ke pelanggan f) Mengatur jenis transportasi yang digunakan untuk pengiriman barang g) Mengatur semua kebutuhan operasional supir yang bertugas untuk mengirimkan barang seperti biaya bensin, makan, dan biaya tol 8. Supervisor Produksi a) Mengatur segala jenis kegiatan di lantai produksi b) Mengawasi dan menjamin keselamatan para pekerja di lantai produksi c) Mengelola dan mencatat kondisi mesin-mesin yang digunakan dalam proses produksi d) Membuat laporan berkala kepada manajer produksi tentang semua yang terjadi di lantai produksi e) Bertanggung jawab terhadap pemenuhan kebutuhan produksi yang telah diberikan oleh manajer produksi f) Berkordinasi dengan seluruh pekerja di lantai produksi agar kebutuhan permintaan pelanggan dapat tercapai tepat waktu dan dengan hasil yang optimal 9. Quality Control a) Melakukan pemeriksaan pada tiap barang jadi sebelum sampai ke tangan pelanggan b) Menerapkan standar-standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan pada tiap produk c) Melakukan tindakan perbaikan untuk semua masalah atau kecacatan yang terjadi pada proses produksi maupun pada barang d) Menetukan layak tidaknya sebuah produk untuk sampai ke tangan pelanggan e) Melaporkan jumlah produk cacat dan produk yang tidak cacat kepada manajer produksi secara berkala

operasional maupun kondisi keuangan lainnya f) Merencanakan dan mengkoordinasikan penyusunan anggaran perusahaan, dan mengontrol penggunaan anggaran tersebut untuk memastikan penggunaan dana secara efektif dan efisien dalam menunjang kegiatan operasional perusahaan. g) Merencanakan dan mengkoordinasikan pengembangan sistem dan prosedur keuangan dan akuntansi, serta mengontrol pelaksanaannya untuk memastikan semua proses dan transaksi keuangan berjalan dengan tertib dan teratur, serta mengurangi risiko keuangan. 6. General Affair a) Membantu manajer personalia dalam merawat dan mengelola inventaris kantor b) Membangun hubungan dengan pihak-pihak penyedia tenaga kerja seperti office boy maupun security dengan baik c) Bertanggung jawab terhadap pemenuhan perijinan yang diperlukan perusahaan d) Membuat dan melaporakan secara periodik keberadaan dan kondisi asset perusahaan e) Bertanggung jawab terhadap keamanan seluruh fasilitas kantor dan asset perusahaan f) Bertanggung jawab terhadap ketersediaan kebutuhan fasilitas kantor g) Membantu manajer personalia untuk mengatur dan mengelola seluruh kegiatan operasional kantor 7. Transportasi dan Distribusi a) Mengantarkan barang pesenan pelanggan ke tujuan pengiriman b) Mengelola pengadaan kendaraan untuk pengiriman pesanan barang c) Mengelola pembayaran untuk biaya pengiriman barang d) Mengatur biaya yang dibutuhkan untuk pengiriman barang

Praktikum Perancangan Tata Letak Pabrik

Modul 4 Struktur Organisasi

10. Gudang (Warehouse) a) Membantu mengecek perlengkapan atau jumlah atau kondisi atas barang - barang yang akan dikirim. b) Memastikan kesesuaian data pada komputer dengan keadaan langsung stock barang pada gudang c) Membuat laporan mengenai pergudangan dan melaporkannya kepada manajer produksi d) Membuat dan mengembangkan Standar Operasional Perusahaan yang berhubungan dengan gudang e) Menyiapkan barang - barang dengan benar dan cepat sesuai dengan Sales Order ( SO ) atau DO dan Surat Pengantar ( SP ) yang diterima. f) Memastikan ketersediaan bahan baku untuk kapasitas produksi g) Mengatur letak penempatan bahan baku maupun barang jadi didalam gudang agar bahan baku maupun barang jadi tetap dalam kondisi yang bagus 11. Design a) Melakukan survey penelitian pasar untuk mengetahui produk seperti apa yang sedang diminati oleh konsumen b) Membuat design-design baru secara berkala untuk memberikan variasi produk yang lebih menarik untuk para konsumen c) Merancang design yang sesuai dengan anggaran yang diberikan oleh manajer produksi tetapi tetap bisa bersaing dengan produk perusahaan lain d) Membantu manajer produksi dan staff bagian penjualan untuk mencapai target penjualan e) Melaporkan setiap perubahan yang terkait pada bentuk atau tampilan produk ke manajer produksi. f) Menerapkan standar-standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan dalam merancang suatu design produk

12. Staff Penjualan a) Mengatur produk yang akan di jual oleh oleh perusahaan b) Menetapkan diskon c) Membuat laporan jumlah penjualan atau pesanan secara periodik (tiap bulan hingga tiap tahun) kepada manajer sales & marketing d) Mengatur semua jenis transaksi yang terjadi pada bagian penjualan e) Memastikan pencapaian target penjualan f) Menjaga dan meningkatkan volume penjualan 13. Staff Pemasaran a) Menentukan pasar yang sesuai dangan produk b) Membantu bagian penjualan untuk memenuhi target penjualan c) Mencatat jumlah permintaan barang dan melaporkannya kepada manajer sales & marketing d) Menguasai tentang profil produk e) Dapat menjalin hubungan yang baik dengan konsumen f) Menentukan harga 14. Staf Finance a) Mengelola dan menyimpan dokumentasi akuntansi, meliputi rekening financial (neraca, Buku Besar), buktibukti pembukuan, dan output lainnya b) Menyusun data dan memberikan penjelasan ketika ada pemeriksaan dari auditor c) Mengelola dan menyimpan surat menyurat yang masuk ke bagian Finance & Accounting d) Mengarahkan, mengkoordinasikan dan mengukur kinerja keuangan perusahaan atas operasi harian seluruh bagian divisi dan departemen dalam perusahaan untuk tujuan perencanaan keuangan dan manajemen anggaran e) Memantau dan menganalisis transaksi keuangan harian,

Praktikum Perancangan Tata Letak Pabrik

Modul 4 Struktur Organisasi 17. Operator Mesin a) Menjalankan mesin-mesin yang digunakan pada proses produksi b) Membantu manajer produksi untuk menghasilkan produk tepat waktu dan dengan hasil yang optimal c) Turut membantu menjaga dan merawat mesin-mesin yang digunakan pada proses produksi d) Menerapkan standar-standar keselamatan bekerja sesuai yang telah ditetapkan perushaan e) Membantu manajer produksi untuk memenuhi kapasitas produksi 18. Packing & Finishing a) Mengemas produk dengan rapi dan baik agar produk tetap dalam kondisi yang bagus saat sampai ke konsumen b) Menyempurnakan kekurangankekurangan pada produk sebelum di kemas c) Menerapkan standar-standar mutu pada setiap produk sesuai dengan apa yang telah ditetapkan perusahaan d) Menjaga agar produk tetap dalam kondisi yang baik saat disimpan digudang maupun saat dikirim ke konsumen 4.3 Support Facilities Office Support Facilities Office adalah perhitungan yang dilakukan untuk menentukan luas ruang kantor beserta fasilitasnya yaitu besar ruangan untuk tiap pekerjanya, jumlah fasilitas serta menentukan letak tiap ruangan dengan memerhatikan aliran tanggung jawab yang dimiliki oleh tiap jabatan yang ada di perusahaan. 4.3.1 Jumlah Karyawan Untuk melakukan perhitungan perencanaan jumlah ruang, dilakukan pendataan jumlah pegawai berdasarkan jabatan dan jenis kelaminnya. Dan berikut adalah tabel jumlah karyawan di Subur Mulya Furniture

bulanan dan tahunan dan dibandingkan dengan anggaran, f) Melakukan koordinasi dengan seluruh bagian dalam perusahaan untuk penyusunan laporan keuangan bulanan dan tahunan, perencanaan dan proyeksi keuangan sesuai rencana bisnis perusahaan g) Melakukan analisa keuangan untuk membuat usulan pertimbangan bagi atasan untuk proses negosiasi kontrak dan pengambilan keputusan atas produk investasi, rencana jangka pendek dan jangka panjang perusahaan, anggaran dan target keuangan setiap bagian dan perusahaan secara keseluruhan, pembuatan kebijakan dan perbaikan prosedur 15. Staf Accounting a) Memproses pengajuan klaim staff b) Melakukan pembayaran kepada pemasok c) Bertanggung jawab atas catatan piutang maupun hutang perusahaan d) Menyiapkan laporan lanjutan, surat pernyataan dan surat peringatan e) Bertanggung jawab atas kas perusahaan dalam lingkup kecil f) Bertanggung jawab atas aktivitas transaksi dan laporan akhir bulan g) Menyiapkan jadwal pemeriksaan 16. Staf Maintenance a) Melakukan perbaikan yang terjadi pada sistem komputerisasi perusahaan b) Membantu untuk merawat dan menjaga seluruh data yang ada pada perusahaan secara komputerisasi c) Ikut membantu dalam mengelola dan menjaga keamanan dan kenyaman di perusahaan d) Membantu manajer opersional untuk kelengkapan inventaris kantor e) Membantu dalam perawatan seluruh inventaris kantor

Tabel 1. Jumlah Pegawai Subur Mulya Furniture

Praktikum Perancangan Tata Letak Pabrik

Modul 4 Struktur Organisasi 4.3.4.2 Ruangan Manajer Operasional Ruangan manajer operasional harus berdekatan dengan ruangan manajer produksi dan bagian general affair adalah untuk memudahkan manajer operasional untuk mengelola dan memenuhi apa-apa saja yang dibutuhkan oleh bagian produksi agar mutu dari produk yang dihasilkan bisa tetap terjaga. 4.3.4.3 Ruangan Manajer Produksi Seorang manajer produksi bertanggung jawab penuh untuk mengkordinir segala kegiatan yang berhubungan dengan proses. Mulai dari bahan baku hingga menjadi produk akhir. Dan banyak faktor yang dapat mempengaruhi proses produksi sehingga ruangan manajer produksi harus memiliki akses yang mudah untuk berkordinasi langsung dengan bagian-bagian atau divisidivisi seperti bagian keuangan, design, sales&marketing, para staff yang terkait serta general affair yang bertugas membantu dalam pengadaan apa-apa saja yang diperlukan oleh manajer produksi. 4.3.4.4 Ruangan Sales & Marketing Meskipun perusahaan dapat menghasilkan produk-produk berkualitas tetapi tidak bisa memasarkannya dengan baik maka produk tersebut tidak akan laku dan penjualan produk tersebut pasti rendah. Oleh karena itu seorang manajer sales & marketing dituntut harus bisa menyusun strategi pemasaran yang bagus agar produk bisa laku keras dipasaran dan penjualan meningkat tiap tahunnya. Untuk mewujudkan strategi pemasaran yang telah dirancang sebelumnya bisa terealisasi, dibutuhkan dana yang tidak sedikit maka dibutuhkan kordinasi yang baik antara manajer sales & marketing dengan manajer keuangan untuk membuat perancangan biaya yang baik, oleh karena itu ruangan manajer sales & marketing dengan manajer keuangan harus berdekatan dan juga bisa memiliki akses yang mudah untuk berkordinasi juga dengan bagian general affair, bagian design dan ruangan staff. 4.3.4.5 Ruangan Manajer Keuangan Manajer Keuangan adalah orang yang menyelenggarakan dan mengendalikan pengelolaan manajemen keuangan dan pengelolaan tagihan-tagihan perusahaan dalam rangka membantu Direktur mencapai tujuan dan sasaran perusahaan baik jangka pendek

Jabatan Owner (pemilik) Manajer Operasional Manajer Produksi Manajer Sales & Marketing Manajer Keuangan Supervisor General Affair Transportasi & Distribusi Operator Mesin Quality Control Finishing & Packing Gudang Design Staff Penjualan Staff Pemasaran Staff Finance Staff Accounting Staff Maintenance Total Total Pegawai

Laki-laki 1 1

Perempuan

1 1 1 2 6 1 4 1 1 3 2 2 2 2 28 46

1 2 3 3 3 3 18

4.3.2 Luas Fasilitas Kantor Setelah itu proses berikutnya adalah menghitung luas support facilities office dengan menggunakan allowance sebesar 40%. Dari hasil perhitungan, didapatkan hasil yaitu perusahaan harus menyediakan lahan seluas 162,4 m untuk kegiatan operasional didalam kantor dengan jumlah fasilitas atau ruangan sebanyak 12 ruangan. Hasil perhitungan dapat dilihat pada Lampiran 2. 4.3.3 Skala Kedekatan Skala kedekatan berguna untuk menentukan letak tiap ruangan berdasarkan fungsi ruangan tersebut sesuai dengan aliran tanggung jawab yang dimiliki oleh tiap jabatan yang ada di perusahaan. Dan dapat dilihat pada Lampiran 3. 4.3.4 ARD (Area Relationship Diagram) Diagram yang menggambarkan letak tiap ruangan berdasarkan tabel skala kedekatan yang sudah dilakukan sebelumnya dan dapat dilihat pada Lampiran 4. 4.3.4.1 Ruangan Owner Ruangan Owner harus berdekatan dengan ruangan manajer produksi dan ruangan manajer keuangan agar memudahkan owner untuk mendiskusikan atau berkordinasi dalam rangka menyusun perencanaan keuangan yang sesuai dengan proses produksi yang dibutuhkan agar hasil produksi bisa tetap memiliki kualitas yang baik dengan biaya yang kecil.

Praktikum Perancangan Tata Letak Pabrik

Modul 4 Struktur Organisasi menjadi 12 ruangan dengan variasi ukuran yang berbeda tiap ruangannya tergantung fungsi dan kebutuhan dari ruangan tersebut 5.3 Tata Letak Fasilitas Kantor Untuk menggambarkan tata letak yang baik untuk setiap ruangan yang ada didalam kantor sesuai dengan fungsi dan kebutuhan ruangan tersebut agar aliran tanggung jawab yang dimiliki oleh setiap jabatan dapat berjalan dengan baik maka dibuatlah rancangan Area Relationship Diagram seperti berikut.
A3 A5 E2 E-4 E4 A3 E5 A6 E7
MANAJER PRODUKSI MANAJER OPERASIONAL

maupun jangka panjang dengan mengoptimalkan sumber-sumber daya yang ada secara professional dan menguntungkan perusahaan. Letak ruangan yang berdekatan dengan general affair, bagian design dan ruangan staff bisa memudahkan manajer keuangan untuk mengetahui informasi seputar keuangan yang terjadi di perusahaan seperti informasi tagihan-tagihan yang dimiliki perusahaan serta memudahkan seoranng designer dalam merancang design baru yang sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan. 4.3.4.6 Ruangan Supervisor Produksi Bertugas untuk melaporkan segala jenis laporan yang terjadi di lantai produksi sehingga ruangan sepervisor produksi harus cukup dekat dengan manajer produksi sehingga informasi-informasi yang dibutuhkan manajer produksi bisa didapatkan dengan mudah dan letaknya juga harus sangat dekat dengan ruangan manajer opersional agar segala yang dibutuhkan di lanati produksi bisa segera terpenuhi agar jalannya proses produksi tidak terhambat maka ruangan supervisor produksi juga berdekatan dengan ruangan design dan staff serta general affair. 4.3.4.7 Ruangan Design Seorang designer harus bisa menciptakan rancangan design yang baik untuk produk-produk yang akan dibuat. Dan dibutuhkan ruangan dengan kondisi yang kondusif dalam artian tidak terlalu bising dan nyaman agar ide-ide lebih mudah didapatkan dalam proses merancang suatu design. Dan untuk menyampaikan informasi seputar design produk, designer bisa menyampaikan langsung ke direktur utama ataupun staff terkait.

E4 E5
STAFF

OWNER

I6 I7 I8

I6 I8

I7 I8

MANAJER KEUANGAN

MANAJER SALES & MARKETING I5 I6 I7 I8

SUPERVISOR PRODUKSI

DESIGN

I6 I7 I8

I7 I8

I8

Gambar 2. Area Relationship Diagram Kantor Subur Mulya Furniture

DAFTAR PUSTAKA [1]. http://rynaldidwitama.blogspot.com/2012/ 05/pengertian-struktur-organisasi.html [2]. http://silviwahyuni.wordpress.com/2010/1 1/20/job-description-job-specification/ [3]. http://kwdutami09.blogspot.com/2012/09/ perancangan-tata-letak-fasilitas.html [4]. Daft L. Richard. 2001. MANAJEMEN Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga. Daft L. Richard. 2001. MANAJEMEN Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga. [5]. .Drucker, Petter F. The New Realities: in Government and Politics/In Economics and Business/In Society and World View. New York: Harper & Row Publisher, 1989

5.KESIMPULAN 5.1 Jumlah Pegawai Subur Mulya Furniture memiliki jumlah pegawai sebanyak 46 orang pegawai yang terdiri dari 28 orang laki-laki dan 18 orang wanita yang tersebar dibeberapa divisi. 5.2 Luas Fasilitas Kantor Luas tanah yang dibutuhkan untuk kegiatan operasional kantor di Subur Mulya Furniture adalah 162,4 m yang terbagi

Anda mungkin juga menyukai