Anda di halaman 1dari 18

PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN KELOPAK KERING BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA SERUM TIKUS SPRAGUE-DAWLEY

HIPERKOLESTEROLEMIK

EFFECT OF ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA)DRIED FLOWER CALYX INFUSION ON SERUM TRIGLYCERIDE VALUE IN HYPERCHOLESTEROLEMIC SPRAGUE-DAWLEY RATS

ARTIKEL KARYA TULIS ILMIAH

Disusun untuk memenuhi se !"i!n #e$s%!$!t!n Gun! men&!#!i 'e$!(!t s!$(!n! st$!t!-) ke'*kte$!n umum

MI+HAEL ANGELO SOEKAMTO G,A --. )-/

PROGRAM PENDIDIKAN SAR0ANA KEDOKTERAN 1AKULTAS KEDOKTERAN UNI2ERSITAS DIPONEGORO TAHUN ,-)-

PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN KELOPAK KERING BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA SERUM TIKUS SPRAGUE-DAWLEY HIPERKOLESTEROLEMIK Michael Angelo1, Kusmiyati DK2 ABSTRAK L!t!$ Be3!k!n" : Hibiscus s b! "i## merupakan salah satu tanaman herbal yang sudah lama digunakan oleh masyarakat jawa di Indonesia Hibiscus s b! "i## mengandung senyawa!senyawa akti" yang dipercaya dapat menurunkan kadar trigliserida serum sehingga dapat mengobati keadaan hiperlipidemia #enelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan kelopak kering bunga Hibiscus s b! "i## dengan dosis bertingkat terhadap kadar trigliserida serum tikus $prague!dawley hiperkolesterolemik Met*'! : $erangkaian penelitian dengan desain P"$ %! P&s' R %!&(i)$! C&%'"&**$! G"&u+ D$s i% terhadap tikus $prague!dawley jantan yang dibuat hiperkolesterolemik $ampel terdiri dari 2% ekor tikus yang dibagi menjadi % kelompok, yaitu 1 kelompok kontrol yang hanya diberi pakan standar serta a&uadest dan ' kelompok perlakuan yang diberi diet tambahan selama ( minggu berupa seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## sejumlah 12) mg*Kg++*hari untuk kelompok perlakuan 1, 2), mg*Kg++*hari untuk kelompok perlakuan 2, dan ),, mg*Kg++*hari untuk kelompok perlakuan ' Analisis kadar trigliserida serum menggunakan metode -#.!#A# Data yang diperoleh diolah menggunakan uji statistik O%$-, - ANOVA dan P i"$! ' '$s' H!si3 : /ji P&s' .&c LSD menunjukkan adanya perbedaan kadar trigliserida yang bermakna pada perbandingan semua kelompok dengan p0,,,,, kecuali pada pebandingan kelompok #1 dan #2 dengan p0,,,,1 #enurunan yang terjadi sebesar 1,23 pada perlakuan 1, 113 pada perlakuan 2, dan %,,23 pada perlakuan ' sedangkan pada kontrol meningkat sebesar 1,,(3 Kesim#u3!n : #emberian seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## dapat menurunkan kadar trigliserida serum tikus jantan $prague!dawley hiperkolesterolemik secara bermakna #ada penelitian ini, semakin tinggi dosis seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## yang diberikan semakin tinggi penurunan kadar trigliserida serum tikus jantan $pague!dawley K!t! kun&i : 4iperkolesterolemia, trigliserida serum, seduhan Hibiscus s b! "i## 15 Mahasiswa program pendidikan $!1 kedokteran umum 6akultas Kedokteran /ni7ersitas Diponegoro $emarang 25 $ta" #engajar +agian +iokimia 6akultas Kedokteran /ni7ersitas Diponegoro, 8l Dr $utomo 9o 12 $emarang

EFFECT OF ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) DRIED FLOWER CALYX INFUSION ON SERUM TRIGLYCERIDE VALUE IN HIPERCHOLESTEROLEMIC SPRAGUE-DAWLEY RATS Michael Angelo1, Kusmiyati DK2 ABSTRACT Background : Hibiscus s b! "i## is &%$ &# '.$ .$"bs ,.ic. . /$ *&%0 b$$% us$! b- '.$ 1 / c&((u%i'- i% I%!&%$si 2 Hibiscus s b! "i## c&%' i% c'i/$ c&(+&u%!s ,.ic. "$ b$*i$/$! '& *&,$" s$"u( '"i0*-c$"i!$ *$/$*s i% &"!$" '& +"$/$%' '.$ s' '$ &# .-+$"*i+i!$(i 2 T.is "$s$ "c. , s c&%!uc'$! '& !$'$"(i%$ '.$ $##$c' &# 0" !$! !&s$ Hibiscus s b! "i## !"i$! #*&,$" c *-3 &% '"i0*-c$"i!$ s$"u( i% .-+$"c.&*$s'$"&*$(ic S+" 0u$-! ,*$- " 's2 Method : A% $3+$"i($%' * s'u!- usi%0 c&%'"&* 0"&u+ ,i'. P"$ %! P&s' R %!&(i)$! C&%'"&**$! G"&u+ D$si0% &# ( *$s S+" 0u$-! ,*$- " 's ,.& ( !$ .-+$"c.&*$s'$"&*$(ic2 T.$ s (+*$ c&%sis' &# 45 " 's ,$"$ !i/i!$! i%'& #&u" 0"&u+s6 % ($*- c&%'"&* 0"u+ ,.& ,$"$ 0i/$% s' %! "! !i$' %! !is'i**$! , '$" %! '."$$ '"$ '($%' 0"&u+s ,$"$ #$! !!i'i&% * !i$'s #&" si3 ,$$7s i% '.$ #&"( &# 849(0:;0BB:! - Hibiscus s b! "i## !"i$! #*&,$" c *-3 #&" '"$ '($%' 0"&u+ 86 49<(0:;0BB:! - #&" '"$ '($%' 0"&u+ 46 %! 9<< (0:;0BB:! - #&" '"$ '($%' 0"&u+ =2 A% *-sis &# s$"u( '"i0*-c$"i!$ *$/$* ,$"$ usi%0 GPO-PAP ($'.&!2 T.$ ! ' &b' i%$! ,$"$ +"&c$ss$! usi%0 s' 'is'ic * '$s' O%$-, - ANOVA %! P i"$! ' '$s'2 Result : P&s' .&c LSD '$s' s.&,$! si0%i#ic %' !i##$"$%c$ '"i-0*ic$"i!$ *$/$* b$',$$% ** 0"&u+s ,i'. +><6<<< $3c$+' b$',$$% 0"&u+ P8 %! P4 ,i'. +><6<<8 2D$c*i%$ &# ?6@A i% '"$ '($%' 0"&u+ 86 8?A i% '"$ '($%' 0"&u+ 46 %! 5<64A i% '"$ '($%' 0"&u+ = ,.i*$ i% c&%'"&*s i%c"$ s$! b- 86<BA2 Conclusion : Gi/i%0 Hibiscus s b! "i## !"i$! #*&,$" c *-3 #&" B ,$$7s c % "$!uc$ s$"u( '"i0*-c$"i!$ *$/$*s &# .-+$"c.&*$s'$"*$(ic ( *$ S+" 0u$-! ,*$- " 's si0%i#ic %'*- 2 T.$ .i0.$" !&s$ &# 0" !$! !"i$! c *-3 &# Hibiscus s b! "i## 0i/$% .i0.$" s$"u( '"i0*-c$"i!$ *$/$*s !$c"$ s$! S+" 0u$-! ,*$- ( *$ " 's2 Ke !ord : H-+$"c.&*$s'$"&*$(i 6 s$"u( '"i0*-c$"i!$6 Hibiscus s b! "i## i%#usi&%2
8

U%!$"0" !u '$ s'u!$%' &# S-8 MD $!uc 'i&% +"&0" (($6 M$!ic * F cu*'U%i/$"si'- &# Di+&%$0&"& 4 Bi&c.$(is'"- *$c'u"$"6 Bi&c.$(is'"- D$+ "'($%'6 M$!ic * F cu*'- U%i/$"si'- &# Di+&%$0&"&6 C*2 D"2 Su'&(& N&28@ S$( " %0

PENDAHULUAN #enyakit jantung merupakan penyebab tertinggi kematian di dunia Menurut perkiraan W&"*! H$ "' O"0 %i) 'i&% :;4.5, penyakit kardio7askular

menyebabkan kematian 1%,< juta orang di tahun 111, dan 1< juta orang di tahun 1111 =ang perlu untuk diperhatikan adalah penyebab utama peningkatan kematian akibat kelainan kardio7askular tidak lagi penyakit jantung rematik, tetapi lebih kepada penyakit 7askular aterosklerotik yang salah satu mani"estasinya berupa penyakit jantung koroner1 Diet tinggi lemak dapat meningkatkan kadar kolesterol total, kolesterol >D>, dan trigliserida yang menyebabkan meningkatnya risiko kejadian penyakit jantung koroner2 #ada beberapa studi menyebutkan bahwa hubungan antara konsentrasi trigliserida darah dan risiko penyakit jantung koroner kurang jelas' $edangkan beberapa studi lainnya menyebutkan terdapat

peningkatan pre7alensi penyakit jantung koroner pada hipertrigliseridemia setelah dilakukan kontrol pada kolesterol total dan kolesterol >D> dan hipertrigliseridemia dengan adanya peningkatan kolesterol total dan kolesterol >D> akan meningkatkan angka kejadian penyakit jantung koroner sebanyak ( kali lipat2,% $alah satu cara mengurangi "aktor risiko tersebut adalah dengan menurunkan kadar trigliserida dalam darah ?osella :Hibiscus s b! "i## 5 merupakan salah satu tanaman herbal yang sudah lama digunakan oleh masyarakat jawa di Indonesia secara tradisional untuk mengobati hipertensi, hiperkolesterolemia, menetralkan racun, dan membantu menetralisir asupan makanan yang berlemak) +eberapa studi menyebutkan penurunan trigliserida darah dengan pemberian rosella : Hibiscus s b! "i## 5 terjadi karena inhibisi en@im lipase gaster dan pankreas, inhibisi en@im

amylase pankreas, penurunan produksi A>D> oleh niacin dan peningkatan akti7itas lipoprotein lipase oleh pectin(!1 +erdasarkan hasil penelitian tahun 2,,) hingga 2,,1 menunjukkan bahwa Hibiscus s b! "i## menunjukkan e"ek hipolipidemik yang berarti, namun belum cukup bukti ilimiah yang dapat membantu memahami mekanisme hipolipidemik dari Hibiscus s b! "i## Menurut penelitian tahun 2,,) dosis e"ekti" 4ibiscus

sabdari""a adalah mulai ),,mg*Kg++, sedangkan pada penelitian tahun 2,,< dosis 2,,mg*Kg++ sudah menunjukkan e"ekti"itas<,2 $elain itu, pada penelitian! penelitian yang sudah ada, banyak yang menggunakan ekstrak sebagai metode persiapan bahan, sedangkan konsumsi Hibiscus s b! "i## di masyarakat lebih

banyak dalam bentuk seduhan atau rebusan 4al ini mendorong peneliti untuk meneliti e"ek dan dosis seduhan Hibiscus s b! "i## menurunkan kadar trigliserida serum #ermasalahan pada penelitian ini adalah apakah pemberian seduhan kelopak kering bunga rosella :Hibiscus s b! "i## 5 dapat menurunkan kadar trigliserida darah tikus $prague!dawley Bujuan umum dari penelitian ini adalah membuktikan pengaruh pemberian seduhan kelopak kering bunga rosella :Hibiscus s b! "i## 5 terhadap penurunan kadar trigliserida darah tikus $prague!dawley hiperkolesterolemik #enelitian ini diharapkan dapat memberikan in"ormasi yang e"ekti" untuk

mengenai man"aat seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## terhadap penurunan trigliserida darah sehingga dapat diman"aatkan sebagai pengobatan alternati"

METODE #enelitian dilakukan di /nit #engembangan 4ewan #ercobaan :/#4#5 /-M 8ogja selama Maret sampai dengan 8uni 2,1, Desain yang digunakan adalah $3+$"i($%' * laboratorik dengan rancangan +"$ %! +&s' " %!&(i)$! c&%'"&**$! 0"&u+ !$si0% $ampel yang diteliti berupa 2% ekor tikus $prague!dawley jantan berusia 2 minggu yang diperoleh dari /##B /-M $ampel penelitian dipilih secara si(+*$ " %!&( s (+*i%0 dengan kriteria eksklusiC tikus tampak sakit :gerakan tidak akti"5, tikus mengalami diare, berat badan tikus D 12, gram, tikus mati dalam masa penelitian, dan tikus dengan kadar kolesterol total pre!test D 1') mg*dl +esar sampel ditentukan menurut ketentuan ;4. yakni minimal ) ekor tikus tiap kelompok yang dimana dalam penelitian ini tikus dibagi menjadi % kelompok dengan jumlah sampel ( ekor tikus per kelompok1!11 Aariabel bebas dalam penelitian ini adalah seduhan Hibiscus s b! "i## , sedangkan 7ariabel tergantungnya adalah kadar trigliserida darah tikus $prague!dawley #embuatan seduhan Hibiscus s b! "i## dilakukan dengan cara menyeduh 1), gram kelopak kering Hibiscus s b! "i## dalam ',,ml air mendidih selama ' menit yang dimana telah mencukupi untuk terjadinya ekstraksi kandungan yang lengkap Kemudian seduhan di"iltrasi secara cepat dengan menggunakan buc.%$" #u%%$* atau corong buchner kemudian disimpan dalam lemari es dengan suhu % ,E12 $ampel darah untuk pemeriksaan kadar trigliserida diperoleh dari darah 7ena retroorbitalis tikus Kadar trigliserida diperiksa dengan metoda -#.!#A# dan diukur dalam satuan mg*dl1' ?eagen untuk analisa menggunakan kit reagen

cholesterol :1, ,1<5, 4D> cholesterol :1, ,125 dan trigliserida :1, 1(%5 merek 4uman!+a7aria -m+4 #akan standar terdiri dari kasein, D>!methionin, sukrosa, tepung jagung, selulosa, minyak biji kapas, 7itamin dan mineral serta minum secara ! *ibi'u( #akan tinggi lemak dan kolesterol terdiri dari kasein, D>!

methionin, sukrosa, tepung jagung, selulosa, 7itamin dan mineral serta minum secara ! *ibi'u( dan lemak babi diberikan per sonde dengan perbandingan total pakan dengan jumlah lemak babi 1,:1 $ebelum diberi perlakuan, seluruh tikus mengalami masa adaptasi dengan dikandangkan dan diberi minum dan makanan standar yang sama selama 1 minggu Kemudian seluruh tikus diberi pakan tinggi lemak selama % minggu $etelah itu, diambil darah 7ena pada pleksus retroorbitalis untuk pemeriksaan kadar trigliserida serum serta penimbangan setiap minggu untuk mengetahui bahwa seluruh tikus telah mengalami hiperlipidemia dan memenuhi kriteria inklusi Bikus dibagi menjadi % kelompok yaitu kelompok K :kontrol5, #1 :perlakuan 15, #2 :perlakuan 25, #' :perlakuan '5 yang masing!masing terdiri dari ( ekor tikus yang ditentukan secara acak Kelompok K mendapat pakan standar, #1 mendapat pakan standar dan seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## 12)mg*Kg++*hari, #2 mendapat pakan standar dan seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## 2), mg*Kg++*hari, dan #' mendapat pakan standar dan

seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## ),,mg*Kg++*hari $etelah ( minggu, masing!masing kelompok tikus diambil darah 7ena pada pleksus retroorbitalis untuk pemeriksaan trigliserida serum

Data yang diperoleh diolah menggunakan program SPSS 8@2< #&" ,i%!&,s dan uji statistik menggunakan uji O%$-, - ANOVA dilanjutkan dengan uji P&s' .&c LSD dan uji P i"$! ' '$s' dengan ketentuan jika pD,,,) maka terdapat perbedaan yang bermakna1

HASIL PENELITIAN #enelitian dilakukan dengan populasi sampel tikus $prague!dawley jantan usia 2 minggu berjumlah total 2% ekor yang dibagi menjadi % kelompok dengan ( ekor tikus untuk masing!masing kelompok #engukuran berat badan sampel dilakukan 1 minggu sekali $eluruh populasi penelitian memenuhi kriteria inklusi, yaitu tidak terdapat tikus yang mati, berat badan diatas 12, gram :Babel 15, dan kadar kolesterol plasma +"$-'$s' diatas 1')mg*dl :Babel 25 sehingga tidak ada sampel yang !"&+-&u' $elama penelitian tidak didapatkan e"ek samping,

komplikasi, ataupun masalah yang berarti Babel 1 +erat badan rata!rata tikus pada awal penelitian, +"$-'$s'6 dan +&s'-'$s' 9o 1 2 ' % Kelompok Kontrol :K5 #erlakuan1 :#15 #erlakuan2 :#25 #erlakuan' :#'5 ?erata berat badan awal :gram5 2'(,) 2'<,< 22),2 2'',2 ?erata +erat badan +"$-'$s' :gram5 22%,' 22',) 2<% 22,,) ?erata +erat badan +&s'-'$s' :gram5 '', '2),2 '1) '2%

Babel 2 Kadar rata!rata kolesterol plasma +"$-'$s' 9o 1 2 ' % Kelompok Kontrol :K5 #1 #2 #' ?erata kadar kolesterol +"$-'$s' :mg*dl5 21),) 2,),' 2,1,' 2,<,2

+erdasarkan uji normalitas S +.i"&-,i*7, data +"$-'$s' dan +&s'-'$s' dari % kelompok yang didapat terdistribusi secara normal, sehingga ukuran pemusatan data yang digunakan adalah ($ % dan ukuran penyebaran yang digunakan adalah standar de7iasi :Babel '5 Babel ' Analisis deskripti" kadar trigliserida serum Kelompo k K #1 #2 #' P"$-'$s' 121,11F1,'2 11',22F(,'< 11),11F',(< 11%,'2F(,12 Kadar Brigliserida serum :($ % F $D5 /ji 9ormalitas , 21) , 21 , 222 , <<) P&s'-'$s' 122,%<F1,1( 1,2,<2F1,11 1',1)F1,<2 (2,%,F2,22 /ji 9ormalitas , 222 , 1%< , <1< , )22

#ada uji O%$-, - ANOVA, syarat yang diperlukan yaitu distribusi normal dan 7arians data normal * sama /ji distribusi data telah terbukti normal seperti yang diperlihatkan pada tabel ' Aarian data diuji menggunakan L$/$%$ '$s' dan hasil menunjukkan 7arians data tidak sama sehingga dilakukan upaya trans"ormasi

data dengan 1*sDu "$ "&&' berdasarkan nilai s*&+$ 0 1,)21 dan +&,$" #&" '" %s#&"( 'i&% 0 !,,)21 $etelah trns"ormasi data dilakukan, didapatkan uji >e7ene test p0,,,(2 sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa 7arians data adalah sama Analisis dengan menggunakan uji O%$-, - ANOVA pada kadar trigliserida +"$-'$s' menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna kadar trigliserida +"$-'$s' pada semua kelompok dengan nilai +0,,2<, /ji O%$-, - ANOVA +&s' '$s' menghasilkan nilai +0,,,,, sehingga dapat diartikan paling tidak terdapat perbedaan kadar trigliserida +&s'-'$s' yang bermakna pada dua kelompok Analisis +&s' .&c LSD menunjukkan terdapat perbedaan kadar trigliserida +&s'-'$s' secara bermakna pada semua kelompok dengan nilai +0,,,,1 untuk perbandingan antara #1 dengan #2 dan +0,,,,, untuk perbandingan selain #1 dengan #2 :Babel %5 #ada penelitian didapatkan kadar trigliserida +&s'-'$s' #'

:($ %0(2,%mg*dl5 lebih rendah secara bermakna daripada kelompok lain, kadar trigliserida +&s'-'$s' #2 :($ %01',1)mg*dl5 lebih rendah secara bermakna daripada #1 dan K, dan kadar trigliserida +&s'-'$s' #1 :($ %01,2,<2mg*dl5 lebih rendah secara bermakna daripada K :($ %0122,%<mg*dl5 seperti yang ditunjukkan pada tabel ' 4asil ini menunjukkan bahwa seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## dengan dosis ),,mg*Kg++*hari memiliki e"ek penurunan kadar trigliserida yang lebih e"ekti" dibandingkan dengan dosis 2),mg*Kg++*hari dan 12)mg*Kg++*hari

10

Babel % 4asil uji komparasi P&s' .&c LSD #1 #2 #' :12)mg*kg++5 :2),mg*kg++5 :),,mg*kg++5 ,,,,, ,,,,, ,,,,, ,,,,1 ,,,,, ,,,,,

Kontrol #1 #2 #'

140 120 100 80 Kadar Trig liserida (mg/dl) 60 40 20 0 Pre_test Post-test Kontrol 121,19 122,47 P1 113,8 8 102,7 2 P2 115,99 93,95 P3 114,38 68,4

-ambar 1 -ra"ik rerata :($ %5 kadar trigliserida +"$-'$s' dan +&s'-'$s' +erdasarkan uji # i"$! ' '$s', terdapat perbedaan yang signi"ikan pada semua kelompok yang dibandingkan :Babel )5 #enurunan setiap kelompok perlakuan :#1, #2, #'5 bermakna secara statistik setelah diberikan seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## pada dosis 12)mg*Kg++*hari, 2),mg*Kg++*hari, dan ),,mg*Kg++*hari, namun pada kelompok kontrol kadar trigliserida sedikit meningkat dari 121,11mg*dl menjadi 122,%<mg*dl :-ambar 15 #enurunan tersebut sebesar 1,23 pada kelompok perlakuan 1 :#15, 113 pada kelompok perlakuan 2 :#25, dan %,,23 pada kelompok perlakuan ' :#'5 sedangkan pada kelompok kontrol :K5 terdapat peningkatan kadar trigliserida sebesar 1,,(3 Babel ) 4asil uji P i"$! ' '$s' KontrolG #1Gpost post :12)mg*kg ++5 #2Gpost :2),mg*kg ++5 #'Gpost :),,mg*kg ++5

11

KontrolGpre #1Gpre #2Gpre #'Gpre

,,,,% ,,,,% ,,,,, ,,,,,

PEMBAHASAN Bingginya kadar trigliserida dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit 7askuler aterosklerotik yang dapat menyebabkan berbagai kelainan kardio7askular1 4al ini dapat dicegah melalui berbagai macam cara yang salah satunya adalah melalui konsumsi dari tanaman!tanaman herbal Hibiscus

s b! "i## adalah salah satu tanaman herbal yang telah lama dipakai dan diyakini memiliki e"ek hipolipidemia)!2 #enelitian ini bertujuan untuk mengetahui e"ek seduhan dari Hibiscus s b! "i## dalam penurunan kadar trigliserida serum, karena penelitian yang ada lebih banyak menggunakan ekstrak yang merupakan bentuk yang kurang aplikati" dibandingkan dengan seduhan $elain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengetahui dosis e"ekti" Hibiscus s b! "i## untuk menurunkan kadar trigliserida Metoda yang digunakan adalah eksperimental dengan +"$ %! +&s' '$s' !$si0% $etelah dilakukan adaptasi 1 minggu, populasi diberikan pakan tinggi lemak selama % minggu kemudian dilakukan +"$-'$s' 4asil uji menunjukkan seluruh sampel memenuhi kriteria inklusi kolesterol totalH1')mg*dl +erat badan tiap sampel diukur tiap minggunya untuk memastikan tidak ada sampel yang

12

beratnya turun dibawah 12, gram selama penelitian Kemudian, selama ( minggu sampel diberikan pakan standar dan perlakuan yang berupa 12)mg*Kg++*hari seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## untuk #1, 2),mg*Kg++*hari seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## untuk #2, ),,mg*Kg++*hari seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## untuk #', sedangkan untuk kontrol diberikan pakan standar dan a&uadest Analisis pada data trigliserida +"$ '$s' memberikan hasil yang tidak bermakna, sedangkan pada analisa data trigliserida +&s' '$s' memberikan hasil yang bermakna sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan bermakna pada kadar trigliserida +&s' '$s' antar kelompok kontrol dan perlakuan memang disebabkan oleh pemberian seduhan Hibiscus s b! "i## +erdasarkan uji statistik yang telah digunakan, hasil penelitian

menunjukkan terdapat perbedaan kadar trigliserida +&s'-'$s' yang bermakna pada semua kelompok uji dan antar kelompok sampel Kelompok #' memiliki kadar trigliserida +&s'-'$s' yang paling rendah :(2,%mg*dl5 dibandingkan dengan #2 :1',1)mg*dl5, #1 :1,2,<2mg*dl5, dan kontrol :122,%<mg*dl5 $esuai dengan hipotesis yang telah diajukan, e"ek penurunan kadar tigliserida serum oleh seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## meningkat seiring dengan peningkatan dosis dengan dosis ),,mg*Kg++*hari merupakan dosis yang memberikan penurunan terbesar 4al ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan di Bhailand pada tahun 2,,) dimana e"ek penurunan kadar trigliserida baru tampak pada dosis ),,mg*Kg++*hari< dan sejalan dengan penelitian di 9igeria tahun 2,,< yang

13

menyebutkan dengan dosis 2,,mg*Kg++*hari telah dapat memberikan penurunan kadar trigliserida yang bermakna secara statistik2 4asil penelitian juga menunjukkan terdapat perbedaan kadar trigliserida yang bermakna antara kadar sebelum perlakuan :+"$-'$s'5 dan sesudah perlakuan :+&s'-'$s'5 $elama masa perlakuan, pada kelompok kontrol :tanpa pemberian seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## 5, kadar trigliserida meningkat secara bermakna secara statistik sedangkan pada semua kelompok perlakuan :#1, #2, #'5 kadar trigliserida menurun secara bermakna dalam statistik 4al ini sejalan dengan hipotesis penelitian I"ek dari penurunan kadar trigliserida oleh seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## mungkin dapat disebabkan oleh beberapa "aktor seperti e"ek dari beberapa @at yang terkandung dalam Hibiscus s b! "i## yaitu pectin dan niacin<,1%,1) #ectin merupakan serat larut air yang dapat meningkatkan akti7itas lipoprotein lipase di jaringan adiposa, sedangkan niasin dilaporkan dapat menurunkan produksi A>D> di hati<,1) $elain itu, Hibiscus s b! "i## juga pernah dilaporkan memiliki e"ek inhibisi kaskade sinyal insulin dan en@im lipase pankreas dan lambung(,1( Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa seduhan kelopak kering Hibiscus s b! "i## pada semua dosis perlakuan dapat menurunkan kadar yang

trigliserida secara bermakna $emakin besar dosis Hibiscus s b! "i##

diberikan, e"ek penurunan trigliserida yang dihasilkan semakin kuat 4al ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan tahun 2,,), 2,,<, dan 2,,1<,2,1<

14

/ntuk penelitian selanjutnya hendaknya dilakukan dengan dosis yang tinggi dan masa perlakuan yang lebih singkat untuk mengetahui dosis toksik, e"ek samping, dan jangka waktu pemakaian e"ekti" Hibiscus s b! "i## $elain itu perlu

dilakukan penelitian dengan pakan tinggi lemak yang diteruskan selama masa perlakuan untuk melihat e"ek hipolipidemik Hibiscus s b! "i## tanpa kombinasi diet

SIMPULAN #emberian seduhan kelopak kering 4ibiscus sabdari""a dengan dosis 12)mg*Kg++, 2),mg*Kg++, dan ),, mg*Kg++ setiap hari selama ( minggu dapat menurunkan kadar trigliserida serum secara bermakna jika dibandingkan dengan kadar trigliserida serum sebelum Hibiscus s b! "i## diberikan #ada

penelitian ini, penurunan semakin besar seiring dengan peningkatan dosis dimana dosis ),,mg*Kg++*hari memberikan penurunan terbesar kadar trigliserida serum

SARAN $aran untuk penelitian selanjutnya adalah hendaknya dilakukan dengan dosis yang tinggi dan masa perlakuan yang lebih singkat untuk mengetahui dosis toksik, e"ek samping, dan jangka waktu pemakaian e"ekti" Hibiscus s b! "i## $elain itu perlu dilakukan penelitian dengan pakan tinggi lemak yang diteruskan selama masa perlakuan untuk melihat e"ek hipolipidemik Hibiscus s b! "i## tanpa kombinasi diet

15

U+APAN TERIMA KASIH #enulis memanjatkan puji syukur kepada Buhan =ang Maha Isa atas terlaksananya penelitian dan penulisan KBI ini dengan baik #enulis juga mengucapkan terimakasih yang sebesar!besarnya kepada dr Kusmiyati DK, MKes selaku dosen pembimbing atas bimbingan, saran, serta bantuannya selama pelaksanaan KBI ini, dr +udhi $urastri, MsiMed selaku ketua penguji laporan akhir penelitian KBI, dr $antoso, MsiMed selaku dosen penguji laporan akhir penelitian KBI, sta" >aboratorium /#4# dan #A/ /-M yang telah banyak

membantu pelaksanaan penelitian ini, keluarga, teman!teman satu kelompok, serta pihak!pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu!persatu, sehingga penelitian ini dapat terselesaikan

D!4t!$ Pust!k!

1. +onow ?., $maha >A, $mith $E, Mensah -A, >en"ant E

Bhe

international burden o" cardio7ascular disease : responding to the emerging global epidemic Eirculation 2,,2C1,(:1(,2!)

16

2. Eullen # I7idence that triglycerides are an independent coronary heart

disease risk "actor Am 8 Eardiol 2,,, 9o7 1C2(:15:1%'!1


3. -otto AM Briglyceride as a risk "actor "or coronary artery disease Am 8

Eardiol 1112 9o7 )C22:1A5:22,!),


4. Austin

MA

#lasma

triglyceride

and

coronary

heart

disease

Arteriosclerosis 1111C11:2!1%
5. 6akta tentang rosella Jhomepage on the InternetK 9o date Jcited 2,,1 .kt

)K

A7ailable "rom : http:**www rosella!online net*2,,1*,2*"akta!tentang!

rosella html
6. Aguilar 68A, Lamilpa A, -arcia MD#, #ere@ 8EA, 9une@ I?, $epul7eda

IAE, et al I""ect o" 4ibiscus sabdari""a on obesity in M$- mice 8 Ithnopharmacol 2,,<C11%:((!<1
7. 4irunpanich A, /taipat A, Morales 9#, +unyapraphatsara 9, $ato 4,

4erunsale A, et al 4ypocholesterolemic and antioMidant e""ects o" a&ueous eMtracts "rom the dried calyM o" 4ibiscus sabdari""a > in hypercholesterolemic rats 8 Ithnopharmacol 2,,(C1,':2)2!(,
8. 6arombi I., Ige .. 4ypolipidemic and antioMidant e""ects o" ethanolic

eMtract "rom dried calyM o" 4ibiscus sabdari""a in alloMan!induced diabetic rats 6und Elin #harmacol 2,,<C21:(,1!1
9. Dahlan M$ $tatistik untuk kedokteran dan kesehatan %th ed 8akarta :

$alemba MedikaC 2,,1 p 1!2(,%1!%,<(!2,,1,(!12

17

10. ;orld 4ealth .rganitation ?esearch guidelines "or e7aluating the sa"ety

and e""icacy o" herbal medicines Manila : ;orld 4ealth .rgani@ation ?egional .""ice "or Bhe ;estern #aci"icC111' p ')
11. ;orld 4ealth .rgani@ation

-uidelines "or the regulation o" herbal

medicine in the south east asia region +angkok, 2,,'


12. Bsai #8, Mcintosh 8, #earce #, Eamden +, 8ordan +? Anthocyanin and

antioMidant capacity in roselle 6ood ?es Intr 2,,2C'):')1!(


13. Kusmiyati DK #engaruh pemberian 7itamin I terhadap "raksi lipid serum

tikus hiperkolesterolemik JthesisK

$emarang : #rogram Magister Ilmu

+iomedik #rogram #aska $arjana /ni7ersitas DiponegoroC 2,,, <' p


14. Ni =, Ehin K>, Malekian 6, +erhane M, -ager 8 +iological characteristics,

nutritional and medicinal 7alue o" roselle, 4ibiscus sabdari""a Eircular 2,,)C(,%
15. #urported bene"its o" inositol niacinate Am 8 4ealth!$yst #harm 2,,%C(1:

',<!2
16. Kim 8K, $o 4, =oun M8, Kim 48, Kim =, #ark E, et al 4ibiscus sabdari""a

> water eMtract inhibits the adipocyte di""erentiation through the #I'!K and MA#K pathway 8 Ithnopharmacol 2,,<C11%:2(,!<
17. Khosra7i 4M, Khanabadi +A8, Ardekani MA, 6atehi 6 I""ects o" sour tea

:4ibiscus sabdari""a5 on lipid pro"ile and lipoproteins in patients with type II diabetes 8 Altr Eomp Med 2,,1C1):25:211!1,'

18