Anda di halaman 1dari 16

SATUAN ACARA PENYULUHAN

INFERTIL

Dosen Pembimbing : Ns. Emi Nurl el S.!e"# $.!e"# S".$ %

Disusun &le' :

(. A%i) Febri* ni /. Ri01i Ari F 2 r

((.+,-..S ((.+.3,.S

!el s : III 4 5 S( !e"er 6 % n

PR&7RA$ STUDI S( !EPERA8ATAN SE!&LAH TIN77I IL$U !ESEHATAN $UHA$$ADIYAH PE!A9AN7AN : PE!AL&N7AN

SATUAN ACARA PENYULUHAN ;SAP< Topik Sub Topik Sasaran Hari/Tanggal %am (aktu Pen+ulu, Tempat : Sistem Reproduksi : Infertil : Remaja dan Pasangan suami-istri : Kamis, 2 !aret 2"#$ : " &"" - selesai 'ib : )* menit : -tika .ebri+ani dan Rif/i -ri .ajar : 0alai 1esa -mbokembang

A. TU9UAN INSTRU!SI&NAL U$U$ ;TIU< Setela, mengikuti kegiatan pen+ulu,an di,arapkan Remaja dan Pasangan suami-istri dapat menginformasikan dan mengeta,ui tentang 2infertil3 4. TU9UAN INSTRU!SI&NAL !HUSUS ;TI!< Setela, mengikuti kegiatan pen+ulu,an di,arapkan Remaja dan Pasangan suami-istri dapat menjelaskan kembali : #& 2& )& $& *& C. Sub Po)o) 4 ' s n. #& 2& )& $& *& 1efinisi dari infertil7 Pen+ebab dari infertil7 .aktor 5 faktor infertil7 Pen6ega,an dari infertil7 Pengobatan dari infertil7 !ema,ami 1efinisi dari infertil4 !ema,ami Pen+ebab dari infertil4 !ema,ami .aktor 5 faktor infertil4 !ema,ami Pen6ega,an dari infertil4 !ema,ami Pengobatan dari infertil4

D. ESTI$ASI 8A!TU : # 8 )* menit

E. $ET&DE Strategi +ang digunakan dalam pen+ampaian pen+ulu,an ini berupa #& 9erama, 2& Tan+a ja'ab& F. PERSIAPAN
#& 2& )& !en+iapkan pokok ba,asan !en+iapkan -lat pembelajaran 2S-P,Po'er Point, :embar balik dan :eaflet3 !en+iapkan tempat

7. SUSUNAN PR&SES PELA!SANAAN

;< (aktu # * !enit

Kegiatan Pen+ulu,an Pembukaan : !emberi Salam !emperken alkan diri !enjelaska n an !elakukan kontrak pen+ulu, !elakukan apersepsi tujuan Pembelajar

Kegiatan Peserta - !enja'ab Salam - !endengarkan - !endengarkan - 0erpartisipasi - 0erpartisipasi

2"!enit

Kegiatan Pen+ulu,an : !empresentasikan materi& 1efinisi dari infertil& Pen+ebab dari infertil& .aktor faktor infertil Pen6ega,an dari infertil Pengobatan dari infertil !emberikan kesempatan bertan+a& 5 - !engajukan pertan+aan - !endengarkan - !en+imak dan !emper,atikan

!enja'ab pertan+aan& #" menit =>aluasi : !emberikan pertan+aan kepada audien& !en+impulakan materi& Salam penutup

H. SETTIN7 TE$PAT

Ket : : penyaji Audien

I. $ET&DE E=ALUASI #& =>aluasi struktur S-P dan materi suda, disiapkan !edia ?lembar balek, leaflet@ suda, dipersiapkan (aktu dan tempat suda, disiapkan 2& =>aluasi proses -udiens aktif Proses pen+ajian sesuai 'aktu !edia digunakan sesuai dengan kebutu,an Pen+aji melakukan kegiatan sesuai dengan perann+a 1i ak,ir kegi-tan suda, di e>aluasi ,asil kegiatan )& =>aluasi ,asil !ema,ami 1efinisi dari infertil4 !ema,ami Pen+ebab dari infertil4 !ema,ami .aktor 5 faktor infertil4 !ema,ami Tanda gejala dari infertil4

9. DAFTAR PERTANYAAN #& 2& I. #&

!ema,ami Pen6ega,an dari infertil4 !ema,ami Pengobatan dari infertil4

%elaskan definisi infertil7 %elaskan pen+ebab dari terjadin+a infertil7 DAFTAR 9A8A4AN Infertilitas iala, pasangan suami-istri belum mampu dan belum perna, memiliki anak setela, # ta,un ber,ubungan seksual seban+ak 2-) kali per minggu tanpa menggunakan alat kontrasepsi dalam bentuk apapun&

2&

Stress, :ingkungan, Konidisi Reproduksi (anita, Kondisi reproduksi pria

TIN9AUAN TE&RI 0& 1efinisi Infertil Infertilitas iala, pasangan suami-istri belum mampu dan belum perna, memiliki anak setela, # ta,un ber,ubungan seksual seban+ak 2-) kali per minggu tanpa menggunakan alat kontrasepsi dalam bentuk apapun& Se6ara medis, infertilitas dibagi menjadi 2 jenis, +aitu ?1ju'antono,2"" @ Infertilitas primer berarti pasangan suami-istri belum mampu dan belum perna, memiliki anak setela, # ta,un ber,ubungan seksual seban+ak 2-) kali per minggu tanpa menggunakan alat kontrasepsi dalam bentuk apapun& Infertilitas sekundar berarti pasangan suami istri tela, atau perna, memiliki anak sebelumn+a, tetapi saat ini belum mampu memiliki anak lagi setela, # ta,un ber,ubungan seksual seban+ak 2-) kali per minggu tanpa menggunakan alat atau metode kontrasepsi dalam bentuk apapun& 9& =tiologi Infertil .aktor-faktor +ang mempengaru,i infertilitas, antara lain: #& Amur Kemampuan reproduksi 'anita menurun drastis setela, umur )* ta,un& Hal ini dikarenakan 6adangan sel telur +ang makin sedikit& .ase reproduksi 'anita adala, masa sistem reproduksi 'anita berjalan optimal se,ingga 'anita berkemampuan untuk ,amil& .ase ini dimulai setela, fase pubertas sampai sebelum fase menopause& .ase pubertas 'anita adala, fase di saat 'anita mulai

dapat bereproduksi, +ang ditandai dengan ,aid untuk pertama kalin+a ?disebut menar6,e@ dan mun6uln+a tanda-tanda kelamin sekunder, +aitu membesarn+a pa+udara, tumbu,n+a rambut di sekitar alat kelamin, dan timbunan lemak di pinggul& .ase pubertas 'anita terjadi pada umur ##-#) ta,un& -dapun fase menopause adala, fase di saat ,aid ber,enti& .ase menopause terjadi pada umur $*-** ta,un& Pada fase reproduksi, 'anita memiliki $"" sel telur& Semenjak 'anita mengalami menar6,e sampai menopause, 'anita mengalami menstruasi se6ara periodik +aitu pelepasan satu sel telur& %adi, 'anita dapat mengalami menstruasi sampai sekitar $"" kali& Pada umur )* ta,un simpanan sel telur menipis dan mulai terjadi peruba,an keseimbangan ,ormon se,ingga kesempatan 'anita untuk bisa ,amil menurun drastis& Kualitas sel telur +ang di,asilkan pun menurun se,ingga tingkat keguguran meningkat& Sampai pada ak,irn+a kira-kira umur $* ta,un sel telur ,abis se,ingga 'anita tidak menstruasi lagi alias tidak dapat ,amil lagi& Pemeriksaan 6adangan sel telur dapat dilakukan dengan pemeriksaan dara, atau ASB saat menstruasi ,ari ke-2 atau ke-)& 2& :ama infertilitas 0erdasarkan laporan klinik fertilitas di Suraba+a, lebi, dari *"C pasangan dengan masala, infertilitas datang terlambat& Terlambat dalam artian umur makin tua, pen+akit pada organ reproduksi +ang makin para,, dan makin terbatasn+a jenis pengobatan +ang sesuai dengan pasangan tersebut& )& Stress Stres memi6u pengeluaran ,ormon kortisol +ang mempengaru,i pengaturan ,ormon reproduksi& $& :ingkungan Paparan ter,adap ra6un seperti lem, ba,an pelarut organik +ang muda, menguap, silikon, pestisida, obat-obatan ?misaln+a: obat pelangsing@, dan obat rekreasional ?rokok, kafein, dan alko,ol@ dapat mempengaru,i sistem reproduksi& Kafein terkandung

dalam kopi dan te,&

*&

Hubungan Seksual Pen+ebab infertilitas ditinjau dari segi ,ubungan seksual meliputi: frekuensi, posisi, dan melakukann+a tidak pada masa subur&

D&

.rekuensi Hubungan intim ?disebut koitus@ atau onani ?disebut masturbasi@ +ang dilakukan setiap ,ari akan mengurangi jumla, dan kepadatan sperma& .rekuensi +ang dianjurkan adala, 2-) kali seminggu se,ingga memberi 'aktu testis memproduksi sperma dalam jumla, 6ukup dan matang&

E&

Posisi Infertilitas dipengaru,i ole, ,ubungan seksual +ang berkualitas, +aitu dilakukan dengan frekuensi 2-) kali seminggu, terjadi penetrasi dan tanpa kontrasepsi& Penetrasi adala, masukn+a penis ke >agina se,ingga sperma dapat dikeluarkan, +ang nantin+a akan bertemu sel telur +ang 2menunggu3 di saluran telur 'anita& Penetrasi terjadi bila penis tegang ?ereksi@& <le, karena itu gangguan ereksi ?disebut impotensi@ dapat men+ebabkan infertilitas& Penetrasi +ang optimal dilakukan dengan 6ara posisi pria di atas, 'anita di ba'a,& Sebagai tamba,an, di ba'a, pantat 'anita diberi bantal agar sperma dapat tertampung& 1ianjurkan, setela, 'anita menerima sperma, 'anita berbaring selama #" menit sampai # jam bertujuan memberi 'aktu pada sperma bergerak menuju saluran telur untuk bertemu sel telur& & !asa Subur !arak di tenga, mas+arakat ba,'a supa+a bisa ,amil, saat ber,ubungan seksual 'anita ,arus orgasme& Pern+ataan itu keliru, karena ke,amilan terjadi bila sel telur dan sperma bertemu& Hal +ang juga perlu diingat adala, ba,'a sel telur

tidak dilepaskan karena orgasme& Satu sel telur dilepaskan ole, indung telur dalam setiap menstruasi, +aitu #$ ,ari sebelum menstruasi berikutn+a& Peristi'a itu disebut o>ulasi& Sel telur kemudian menunggu sperma di saluran telur ?tuba falopi@ selama kurang-lebi, $ jam& !asa tersebut disebut masa subur& F& Konidisi Reproduksi (anita Kelainan terban+ak pada organ reproduksi 'anita pen+ebab infertilitas adala, endometriosis dan infeksi panggul, sedangkan kelainan lainn+a +ang lebi, jarang kejadiann+a adala, mioma uteri, polip, kista, dan saluran telur tersumbat ?bisa satu atau dua +ang tersumbat&@ gangguan pada 'anita !asala, >agina !asala, >agina +ang dapat meng,ambat pen+ampaian adala, adan+a psikogen sumbatan atau peradangan& Sumbatan >aginismus atau disparenia, disebut

sedangkan sumbatan anatomik dapat karena ba'aan atau perole,an& !asala, ser>iks !asala, ser>iks +ang berpotensi mengakibatkan >ertilitas adala, terdapat berbagai kelainan anatomi ser>iks +ang berperan seperti terjadi 6a6at ba'aan ?atresia@, polip ser>iks, stenosis akibat trauma, peradangan dan sineksia& !asala, uterus !asala, pen+ebab infertilitas +ang dapat terjadi di uterus adala, distorsia ka>um uteri karena sineksia, mioma atau polip, peradangan endometrium, dan gangguan kontraksiuterus #"& Kondisi Reproduksi Pria Sperma berasal dari kata spermatoGoa, +aitu sel kelamin jantan +ang memiliki bulu 6ambuk& 0entuk sperma mirip ke6ebong&Sperma di,asilkan ole, testis& 9airan nutrisi sperma berupa 6airan puti,, kental, dan berbau k,as +ang disebut

semen& Proses pengeluaran semen dan sperma disebut ejakulasi, se,ingga 6airann+a disebut juga dengan 6airan ejakulat&Sperma memba'a sifat dari bapak, +ang nantin+a akan bertemu dengan sel telur +ang memba'a sifat dari ibu& <le, karena itu, kualitas sperma dan sel telur +ang baik menjadi fa6tor penting dalam ke,amilan&Bangguan +ang terjadi pada pria& Bangguan di daera, sebelum testis ?pretesti6ular@ Bangguan biasan+a terjadi pada bagian otak, +aitu ,ipofisis +ang bertugas mengeluarkan ,ormon .SH dan :H&Kedua ,ormon tersebut mempengaru,i testis dalam meng,asilkan ,ormon testosteron, akibatn+a produksi sperma dapat terganggu&Terapi +ang bisa dilakukan adala, dengan terapi ,ormon& Bangguan didaera, testis ?testi6ular@ Kerja testis dapat terganggu bila terkena trauma pukulan, gangguan fisik, atau infeksi&0isa juga terjadi, selama pubertas testis tidak berkemban dengan baik, se,ingga produksi sperma menjadi terganggu& Bangguan di daera, setela, testis ?posttesti6ular@ Bangguan terjadi di saluran sperma se,ingga sperma tidak dapat disalurkan dengan lan6ar, biasan+a karena salurann+a buntu&Pen+ebabn+a bisa jadi ba'aan sejak la,ir, terkena infeksi pen+akit -seperti tuberkulosis ?Tb@ 1& .aktor 5 faktor infertil& #& =ndometriosis =ndometriosis adala, jaringan endometrium +ang semestin+a berada di lapisan paling dalam ra,im ?lapisan endometrium@ terletak dan tumbu, di tempat lain& =ndometriosisbisa terletak di lapisan tenga, dinding ra,im ?lapisan m+ometrium@ +ang disebut jugaadenom+osis, atau bisa juga terletak di indung telur, saluran telur, atau ba,kan dalam rongga perut&Bejala umum pen+akit

endometriosis adala, n+eri +ang sangat pada daera, panggul terutama pada saat ,aid dan ber,ubungan intim, serta tentu saja infertilitas& 2& Infeksi Panggul Infeksi panggul adala, suatu kumpulan pen+akit pada saluran reproduksi 'anita bagian atas, meliputi radang pada ra,im, saluran telur, indung telur, atau dinding dalam panggul& Bejala umum infeksi panggul adala,: n+eri pada daera, pusar ke ba'a, ?pada sisi kanan dan kiri@, n+eri pada a'al ,aid, mual, n+eri saat berkemi,, demam, dan keputi,an dengan 6airan +ang kental atau berbau& Infeksi panggul memburuk akibat ,aid, ,ubungan seksual, akti>itas fisik +ang berat, pemeriksaan panggul, dan pemasangan -K1R ?alat kontrasepsi dalam ra,im, misaln+a: spiral@& )& !ioma Ateri !ioma uteri adala, tumor ?tumor jinak@ atau pembesaran jaringan otot +ang ada di ra,im&Tergantung dari lokasin+a, mioma dapat terletak di lapisan luar, lapisan tenga,, atau lapisan dalam ra,im&0iasan+a mioma uteri +ang sering menimbulkan infertilitas adala, mioma uteri +ang terletak di lapisan dalam ?lapisan endometrium@& !ioma uteribiasan+a tidak bergejala& !ioma aktif saat 'anita dalam usia reproduksi se,ingga -saat menopausemioma uteri akan menge6il atau sembu,& $& Polip Polip adala, suatu jaringan +ang membesar dan menjulur +ang biasan+a diakibatkan ole,mioma uteri +ang membesar dan teremas-remas ole, kontraksi ra,im&Polip dapat menjulur keluar ke >agina& Polip men+ebabkan pertemuan sperma-sel telur dan lingkunganuterus terganggu, se,ingga bakal janin akan susa, tumbu,& *& Saluran Telur +ang Tersumbat Saluran telur +ang tersumbat men+ebabkan sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur se,ingga pembua,an tidak terjadi alias tidak terjadi ke,amilan&Pemeriksaan +ang dilakukan untuk mengeta,ui saluran telur +ang tersumbat adala, dengan HSB

?H+stero Salpingo Brap,+@, +aitu sema6am pemeriksaan rHntgen ?sinar I@ untuk meli,at ra,im dan saluran telur& D& Sel Telur Kelainan pada sel telur dapat mengakibatkan infertilitas +ang umumn+a merupakan manifestasi dari gangguan proses pelepasan sel telur ?o>ulasi@& 1elapan pulu, persen pen+ebab gangguan o>ulasi adala, sindrom o>arium polikistik&Bangguan o>ulasi biasan+a direfleksikan dengan gangguan ,aid& Haid +ang normal memiliki siklus antara 2D-)* ,ari, dengan jumla, dara, ,aid " 66 dan lama ,aid antara )-E ,ari& 0ila ,aid pada seorang 'anita terjadi di luar itu semua, maka sebaikn+a beliau memeriksakan diri ke dokter& =& Pen6ega,an dari infertil 0eberapa ,al +ang dapat dilakukan adala, : #& !engobati infeksi di organ ada berbagai jenis infeksi diketa,ui men+ebabkan infertilitas seperti infeksi prostat, testis / bua, Gakar, maupun saluran sperma& 2& !eng,indari rokok karena rokok mengandung Gat-Gat +ang dapat mera6uni pertumbu,an, jumla, dan kualitas sperma& )& !eng,indari al6o,ol dan Gat adiktif& -lko,ol dalam jumla, ban+ak di,ubungkan dengan renda,n+a kadar ,ormon testosteron +ang tentu akan mengganggu pertumbu,an sperma& Banja /mari+uana juga dikenal sebagai sala, satu pen+ebab gangguan pertumbu,an sperma& $& Hindari obat +ang mempengaru,i jumla, sperma, sepreti obat dara, tinggi& .& Pengobatan infertil #& Pemberian antibioti6 Pemberian antibiotik diberikan pada pria +ang memiliki gangguan infeksi traktus genitalis +ang men+umbat >as deferens atau merusak jaringan testis&

2& Pembeda,an Tindakan pembeda,an dapat dilakukan pada pasien mioma dan tuba +ang tersumbat&Tindakan pembeda,an ini akan meninggalkan parut +ang dapat me+umbat atau menekuk )& Terapi Terapi dapat dilakukan pada penderita endometriosis& Terapi endometriosis terdiri dari menunggu sampai terjadi ke,amila sendiri, pengobatan ,ormonal,atau pembeda,an konser>atif& $& Tindakan pembeda,an/operasi Jarikokel& Tindakan +ang saat ini dianggap paling tepat adala, dengan operasi berupa pengikatan pembulu, dara, +ang melebar ?>arikokel@ tersebut& Suatu penelitian dengan pembanding menunjukkan keber,asilan tindakan pada DD C penderita berupa peningkatan jumla, sperma dan ke,amilan, dibandingkan dengan ,an+a #" C pada kelompok +ang tidak dioperasi& *& !emberikan Infertilitas penderita& menaikkan suplemen >itamin +ang tidak diketa,ui berupa pen+ebabn+a pemberian Asa,a tuba se,ingga ak,irn+a memerlukan pembeda,an untuk mengatasin+a&

merupakan masala, bermakna karena meliputi 2" C Penanggulangann+a jumla, dan beberapa ma6am obat, +ang dari pengalaman ber,asil kualitas sperma& menemukan pen+ebab di tingkat kromosom dan keber,asilan manipulasi genetik tampakn+a menjadi titik ,arapan di masa datang& D& Tindakan operasi pada pen+umbatan di saluran sperma 0ila sumbatan tidak begitu para,, dengan bantuan mikroskop dapat diusa,akan koreksin+a& Pada operasi +ang sama, dapat juga dipastikan ada atau tidakn+a produksi sperma di bua, Gakar& E& !eng,entikan obat-obatan +ang diduga men+ebabkan

gangguan sperma& & !enjalani teknik reproduksi bantuan 1alam ,al ini adala, inseminasi intra uterin dan program ba+i tabung& Tindakan inseminasi dilakukan apabila ada masala, jumla, sperma +ang sangat sedikit atau akibat masala, antobodi di mulut ra,im& Pria dengan jumla, sperma ,an+a *-#" juta/66 ?dari normal 2" juta@ dapat men6oba inseminasi buatan&

DAFTAR PUSTA!A 1ju'antono, Tono& 2"" & Hanya 7 Hari Memahami Infertilitas & 0andung : PT Refika -ditama (iknjosastro, Hanifa&2"" &Ilmu Kandungan&%akarta: PT&0ina Pustaka Sar'ono Pra'iro,ardjo& ,ttp://siti,endrianiF#&blogspot&6om/2"#)/"*/makala,-infertilitas&,tml ?diakses tanggal 2* maret 2"#$ jam #*:#*@