Anda di halaman 1dari 13

Terapi cairan untuk cidera kepala

Jenis C.Intraseluler C.Ekstravaskul er a. Vaskuler b. Interstisial Total

BB Lahir 27% 5% 35% 52%

By 3 bulan 40% 5% 25% 80%

Dewasa 40% 5% 15% 70%

Ortu 40% 7% 18% 65%

Definisi
Infus cairan intravena (intravenous fluids infusion) adalah pemberian sejumlah cairan ke dalam tubuh, melalui sebuah jarum, ke dalam pembuluh vena (pembuluh balik) untuk menggantikan kehilangan cairan atau zatzat makanan dari tubuh.

keadaan yang memerlukan pemberian infus


Perdarahan dalam jumlah banyak

Trauma abdomen
Fraktur (patah tulang), khususnya di pelvis

(panggul) dan femur (paha) Serangan panas (heat stroke) Diare dan demam Luka bakar luas Semua trauma kepala, dada, dan tulang punggung.

Jenis Cairan Infus:


Cairan hipotonik: osmolaritasnya << serum,

(Contohnya adalah NaCl 45% dan Dekstrosa 2,5%) Cairan Isotonik: osmolaritas = serum , Contohnya adalah cairan Ringer-Laktat (RL), dan normal saline/larutan garam fisiologis (NaCl 0,9%). Cairan hipertonik: osmolaritasnya >>serum, contohnya Dextrose 5%, NaCl 45% hipertonik, Dextrose 5%+Ringer-Lactate, Dextrose 5%+NaCl 0,9%, produk darah (darah), dan albumin, Manitol.

Pembagian cairan berdasarkan kelompoknya:


Kristaloid: bersifat isotonik ( Misalnya Ringer-

Laktat dan garam fisiologis)


Koloid: ukuran molekulnya (protein) cukup besar

tidak akan keluar dari membran kapiler, dan tetap berada dalam pembuluh darah, maka sifatnya hipertonik, (Contohnya adalah albumin dan steroid)

kebutuhan volume
40 50 ml / kgBB / hari
10 kg BB pertama 100 ml /kg BB 10 20 kg BB berikutnya 50 ml /kg BB 20 30 kg BB berikutnya 20 ml / kg BB

Pemberian terapi pada cidera otak ringan


Infus : 50 cc / kg BB / hari

RL ( Asering ) isotonik D5 NS ( Ka En III A ) Hipertonik D5 NS (Ka En I B ) , untuk bayi hipertonik

PROTAP PENDERITA CEDERA KEPALA SEDANG ( GCS 9 13 )

Sama dengan penanganan Cedera Kepala Ringan :


Infus : 50 cc / kg BB / hari

RL ( Asering ) isotonik D5 NS ( Ka En III A ) Hipertonik D5 NS (Ka En I B ) , untuk bayi hipertonik

PROTAP PENDERITA CEDERA KEPALA BERAT ( GCS 3 - 8 )


Diuretik : - Dosis 0,25-0,5 gr/ Kg BB Manitol 20 % : 200 cc bolus diteruskan 6 x 100 cc ( tapering off ) atau - 5cc/kg BB (dlm 20 mnt drip) dilanjutkan dg 2cc/ kgBB tiap 6 jam Kontraindikasi : Hipotensi, gagal jantung dan gagal ginjal Sistole < 100 mmHg

Menghitung Intake & Output


Pengertian Pengertian adl suatu tindakan mengukur jml cairan yg msk kedlm tubuh (intake) & mengukur jml cairan yg keluar dr tubuh (output) Tujuan: a. mnentukan status kseimbangan cairan tubuh klien b. mnentukan tingkat dehidrasi

Insesible Water Loss


a. Dewasa : 15 cc/kg BB/hr b. Anak : (30 usia(th) cc/kg BB /hr c. Jk ada kenaikan suhu badan IWL + 200 (suhu bdn skrg 36,8 C)