Anda di halaman 1dari 3

Teori Dasar Hewan percobaan adalah setiap hewan yang dipergunakan pada sebuah penelitian biologis dan biomedis

yang dipilih berdasarkan syarat atau standar dasar yang diperlukan dalam penelitian. (Smith, 1988 !eberapa alasan mengapa hewan percobaan tetap diperlukan dalam penelitian khususnya di bidang kesehatan, pangan dan gi"i antara lain# (1 $eragaman dari sub%ek penelitian dapat diminimalisasi. (& 'ariabel penelitian lebih mudah dikontrol. (( Daur hidup relati) pendek sehingga dapat dilakukan penelitian yang bersi)at multigenerasi. (* +emilihan %enis hewan dapat disesuaikan dengan kepekaan hewan terhadap materi penelitian yang dilakukan. (, !iaya relati) murah. (- Dapat dilakukan pada penelitian yang berisiko tinggi. (. /endapatkan in)ormasi lebih mendalam dari penelitian yang dilakukan karena kita dapat membuat sediaan biologi dari organ hewan yang digunakan. (8 /emperoleh data maksimum untuk keperluan penelitian simulasi. (9 Dapat digunakan untuk u%i keamanan, diagnostik dan toksisitas. (0ustiawan, 1991 Dalam menggunakan hewan percobaan untuk penelitian diperlukan pengetahuan yang cukup mengenai berbagai aspek tentang sarana biologis, dalam hal penggunaan hewan percobaan laboratorium. +engelolaan hewan percobaan diawali dengan pengadaan hewan, meliputi pemilihan dan seleksi %enis hewan yang cocok terhadap materi penelitian. +engelolaan dilan%utkan dengan perawatan dan pemeliharaan hewan selama penelitian berlangsung, pengumpulan data, sampai akhirnya dilakukan terminasi hewan percobaan dalam penelitian. (0idwan, &11(

+erlu diingat bahwa dalam percobaan yang menggunkan hewan percobaan tidak selalu memperoleh hasil yang tepat. +enangan yang tidak wa%ar terhadap hewan percobaan dapat memperbesar penyimpangan hasil percobaan. +erlakukan hewan secara benar. Hewan percobaan yang paling banyak dipakai adalah mencit, tikus, marmot dan kelinci. +engangan hewan percobaan adalah cara memperlakukan hewan selama masa pemeliharaan maupun selama masa percobaan. (Harmita, &112kuran alat yang digunakan untuk pemberian obat pada hewan percobaan 3' 6arum &.,, g 7 inci 3+ 6arum &, g 8 inci S4 6arum &, g 8 inci 3/ 6arum 18 g 9 inci 5ral 2%ung tumpul 1, g:1- g & inci 2%ung Tikus 6arum &, g 6arum &, g 1 inci 6arum &1 g 1 8 inci 6arum &, g 1 inci 6arum &1 g 1 7 inci 6arum &, g 1 inci 6arum &, g 1 inci 6arum &, g 1 inci 6arum &, g inci 6arum &, g 1 inci 6arum &, g 1 inci 6arum &, g 9 inci 6arum &, g 1 inci tumpul 1, g: 1- g & inci $ateter karet no 9 ; ;

/encit

$elinci /armut $ucing

6arum &, g 1 inci ; ;

(Harmita, &11<tik penelitian kesehatan secara umum tercantum dalam World Medical Association, yaitu# respect (menghormati hak dan martabat makhluk hidup, kebebasan memilih dan berkeinginan, serta bertanggung %awab terhadap dirinya, termasuk di dalamnya hewan coba , beneficiary (berman)aat bagi manusia dan makhluk lain, man)aat yang didapatkan harus lebih besar dibandingkan dengan risiko yang diterima , dan justice (bersikap adil dalam meman)aatkan hewan percobaan . 4ontoh sikap tidak adil, antara lain# hewan disuntik: dibedah berulang

&

untuk menghemat %umlah hewan, memakai obat euthanasia yang menimbulkan rasa nyeri karena harga yang lebih murah. (0idwan, &11( Da)tar +ustaka Harmita, dkk. .&11-.!uku =%ar =nalis Hayati. 6akarta # !uku $edokteran <>4 0idwan, <. &11(. Tersedia online di http#::indonesia.digital%ournals.org:inde?.php:idnmed:article:@iewAile:1&(.:1& 11 Bdiakses pada 1, /aret &11*C . 0ustiawan =, 'anda 6. 1991. +engu%ian /utu +angan Secara !iologis. !ogor# +usat =ntar 2ni@ersitas +angan dan >i"i 3nstitut +ertanian !ogor. Smith 6!, /angkoewid%o%o S.1988. +emeliharaan, +embiakan, dan +enggunaan Hewan +ercobaan di Daerah Tropis. 6akarta# 2ni@ersitas 3ndonesia.