Anda di halaman 1dari 8

STIKes DHARMA HUSADA BANDUNG Satuan Acara Penyuluhan (SAP) PROGRAM STUDI PROFESI NERS

POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN SASARAN TEMPAT WAKTU PERTEMUAN KE

: Latihan gerak sendi dan otot : ROM : Ny. A/ keluarga : Ruang Azalea : Jam :1 - selesai, 27 Maret 2014

A. TUJUAN 1. Tujuan Instruksional Umum: Setelah dilakukan pendidikan kesehatan klien diharapkan dapat melakukan latihan ROM pasif dikamar atau di tempat tidurnya. 2. Tujuan Instruksional Khusus: Setelah dilaksanakan penyuluhan selama 1x15 menit tentang latihan gerak sendi dan otot diharapkan klien/keluarga mampu untuk: a. Mendemonstrasikan dengan benar latihan gerak pasif anggota gerak atas. b. Mendemonstrasikan dengan benar latihan gerak pasif anggota gerak bawah.

B. METODE Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi

C. WAKTU 1 x 15 menit

D. PROSES PENYULUHAN:

Tahap Kegiatan Pendahuluan 2 menit

Kegiatan Pemateri

Kegiatan Klien

Media dan Alat Pemateri

Mengucapkan salam Menjawab Menyampaikan maksud dan salam dan tujuan menyimak Menyampaikan waktu/kontrak waktu yang akan digunakan. Menjelaskan dan menyebutkan pengertian, macam-macam dan tujuan ROM Mendemonstrasikan ROM pasif Klien mengerti seluruh materi penyuluhan yang telah disampaikan dengan klien/keluarga mampu mendemonstrasikan kembali. Mengucapkan terima kasih atas segala perhatian. Mengucapkan salam penutup. Tn.A/keluarga menyimak, memperhatikan, dan mendemontrasi kan Presentation media leaflet

Penyajian 10 menit

Penutup 2 menit

Menjawab salam

E. EVALUASI Evaluasi akan dilakukan dengan meminta klien untuk mendemonstrasikan kembali latihan gerak pasif anggota gerak atas dan anggota bawah

F. MATERI 1. Pengertian ROM Range of motion (ROM) atau rentang gerak adalah suatu latihan otot-otot yang dilakukan sebagai latihan otot dan persendian supaya tidak terjadi kekakuan.

2. Macam-macam ROM ROM aktif: pasien menggunakan ototnya untuk melakukan pergerakan secara mandiri ROM pasif: latihan yang dilakukan dengan bantuan orang lain. ROM pasif dilakukan karena pasien belum mampu menggerakkan anggota badan secara mandiri

3. Tujuan ROM Adapun manfaat ROM yaitu: Meningkatkan atau mempertahankan kekuatan otot Mempertahankan fungsi jantung dan pernafasan Mencegah kekakuan pada sendi Untuk merangsang sirkulasi darah

4. Manfaat ROM (Range Of Motion) Adapun manfaat dari ROM (Range Of Motion), yaitu : a. Menentukan nilai kemampuan sendi tulang dan otot dalam melakukan pergerakan b. Mengkaji tulang, sendi, dan otot c. Mencegah terjadinya kekakuan sendi d. Memperlancar sirkulasi darah e. Memperbaiki tonus otot f. Meningkatkan mobilisasi sendi g. Memperbaiki toleransi otot untuk latihan

5. Prinsip Latihan ROM (Range Of Motion) Adapun prinsip latihan ROM (Range Of Motion), diantaranya : a. ROM harus diulang sekitar 8 kali dan dikerjakan minimal 2 kali sehari b. ROM di lakukan berlahan dan hati-hati sehingga tidak melelahkan pasien. c. Dalam merencanakan program latihan ROM, perhatikan umur pasien, diagnosa, tanda-tanda vital dan lamanya tirah baring. d. Bagian-bagian tubuh yang dapat di lakukan latihan ROM adalah leher, jari, lengan, siku, bahu, tumit, kaki, dan pergelangan kaki.

e. ROM dapat di lakukan pada semua persendian atau hanya pada bagian-bagian yang di curigai mengalami proses penyakit. f. Melakukan ROM harus sesuai waktunya. Misalnya setelah mandi atau perawatan rutin telah di lakukan.

6. Jenis-jenis ROM (Range Of Motion) ROM dibedakan menjadi duajenis, yaitu : a. ROM Aktif ROM Aktif yaitu gerakan yang dilakukan oleh seseorang (pasien) dengan menggunakan energi sendiri. Perawat memberikan motivasi, dan membimbing klien dalam melaksanakan pergerakan sendiri secara mandiri sesuai dengan rentang gerak sendi normal (klien aktif). Keuatan otot 75 %. Hal ini untuk melatih kelenturan dan kekuatan otot serta sendi dengan cara menggunakan otot-ototnya secara aktif. Sendi yang digerakkan pada ROM aktif adalah sendi di seluruh tubuh dari kepala sampai ujung jari kaki oleh klien sendri secara aktif.

b.

ROM Pasif ROM Pasif yaitu energi yang dikeluarkan untuk latihan berasal dari orang lain (perawat) atau alat mekanik. Perawat melakukan gerakan persendian klien sesuai dengan rentang gerak yang normal (klienpasif). Kekuatanotot 50 %. Indikasi latihan pasif adalah pasien semikoma dan tidak sadar, pasien dengan keterbatasan mobilisasi tidak mampu melakukan beberapa atau semua latihan rentang gerak dengan mandiri, pasien tirah baring total atau pasien dengan paralisis ekstermitas total (suratun, dkk, 2008). Rentang gerak pasif ini berguna untuk menjaga kelenturan otot-otot dan persendian dengan menggerakkan otot orang lain secara pasif misalnya perawat mengangkat dan menggerakkan kaki pasien. Sendi yang digerakkan pada ROM pasif adalah seluruh persendian tubuh atau hanya pada ekstremitas yang terganggu dan klien tidak mampu melaksanakannya secara mandiri.

F. Indikasi ROM 1. ROM Aktif : 1.1. Indikasi : a. Pada saat pasien dapat melakukan kontraksi otot secara aktif dan menggerakkan ruas sendinya baik dengan bantuan atau tidak. b. Pada saat pasien memiliki kelemahan otot dan tidak dapat menggerakkan persendian sepenuhnya, digunakan A-AROM (Active-Assistive ROM, adalah jenis ROM Aktif yang mana bantuan diberikan melalui gaya dari luar apakah secara manual atau mekanik, karena otot penggerak primer memerlukan bantuan untuk menyelesaikan gerakan). c. ROM Aktif dapat digunakan untuk program latihan aerobik. d. ROM Aktif digunakan untuk memelihara mobilisasi ruas diatas dan dibawah daerah yang tidak dapat bergerak.

2. ROM Pasif 2.1. Indikasi : a. Pada daerah dimana terdapat inflamasi jaringan akut yang apabila dilakukan pergerakan aktif akan menghambat proses penyembuhan b. Ketika pasien tidak dapat atau tidak diperbolehkan untuk bergerak aktif pada ruas atau seluruh tubuh, misalnya keadaan koma, kelumpuhan atau bed rest total

1) Latihan pasif anggota gerak atas

1. Gerakan menekuk dan meluruskan bahu

2. Gerakan menekuk dan meluruskan siku.

3. Gerakan memutar pergelangan tangan.

4. Gerakan menekuk dan meluruskan pergelangan tangan

5. Gerakan memutar ibu jari

6. Gerakan menekuk dan meluruskan jari-jari tangan

2) Latihan Pasif Anggota Gerak Bawah. 1. Gerakan menekuk dan meluruskan pangkal paha

2. Gerakan menekuk dan meluruskan lutut

3. Gerakan untuk tungkai paha

4. Gerakan memutar pergelangan kaki