Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) ASMA BRONKIAL

Disusun Oleh : Yosep Pratama 4006130028

PROGRAM PROFESI NERS STIKES DHARMA HUSADA BANDUNG 2013/2014

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Waktu Sasaran Tempat

: ASMA : Perawatan Asma Pada Pasien Asma Bronkial : 09.00 - Selesai : Keluarga Ny.E : Ruang Prescia 2

1. Tujuan Intruksional Umum Setelah dilakukan tindakan keperawatan/pendidikan kesehatan maka keluarga Ny. E mampu mengetahui dan merawat anggota keluarga yang sakit dalam hal perawatan pasien asma bronkial pada Ny. E untuk mencegah komplikasi lebih lanjut

2. Tujuan Intruksional Khusus Setelah dilakukan tindakan keperawatan / pendidikan kesehatan selama 1 x 45 klien dan keluarga ny.E mampu: a. Mengetahui pengertian asma bronkial b. Mengetahui inhalasi sederhana c. Mengetahui perawatan asma bronkial di rumah

3. Kegiatan Pengajaran Tahap Pembukaan Pelaksanaan Kegiatan Mengucapkan salam Penyampaian maksud dan tujuan pertemuan sesuai kontrak waktu Melakukan penyuluhan tentang pengertian 20 menit asma bronkial Waktu 5 menit

Melakukan sederhana

penyuluhan

tentang

inhalasi

Melakukan penyuluhan tentang keuntungan dan kekurangan inhalasi sederhana Melakukan penyuluhan tentang perawatan asma bronkhial dirumah Melakukan penyuluhan tentang penatalaksaan terapi kompres air panas Melakukan penyuluhan tentang

penatalaksanaan penghirup uap air Penutup 4. Media Leaflet 5. Metode a. Ceramah b. Diskusi/Tanya Jawab 6. Evaluasi a. Evaluasi Struktur Kesepakatan dengan keluarga Tn. (waktu dan tempat) Kesiapan materi penyaji b. Evaluasi Proses Peserta/ keluarga bersedia dirumah sesuai dengan kontrak waktu yang ditentukan Anggota keluarga antusias untuk bertanya tentang hal-hal yang tidak diketahuinya 5 menit

Memberikan pertanyaan pada keluarga Menutup pertemuan dan mengucapkan salam Kontrak waktu untuk pertemuan selanjutnya

Anggota keluarga menjawab semua pertanyaan yang telah diberikan Mahasiswa dapat memfasilitasi jalannya penyuluhan Mahasiswa dapat menjalankan peranannya sesuai dengan tugas c. Evaluasi Hasil Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan Adanya kesepakatan antara keluarga dengan perawat dalam melaksanakan implementasi keperawatan selanjutnya. d. Daftar pertanyaan Apa definisi asma bronkhial Apa itu inhalasi sederhana Bagaimana cara perawatan asma bronkhial di rumah Bagaimana cara melakukan terapi kompres air hangat Bagaimana cara melakukan penghirupan air hangat

ASMA BRONKHIAL

A. Definisi ASMA BRONKIAL (ASMA) adalah penyakit pada pipa saluran nafas di paru. Pipa saluran nafas bercabang semakin kecil seperti pohon, menghubungkan rongga hidung & mulut dengan kantung udara.

B. INHALASI SEDERHANA Inhalasi Sederhana yaitu memberikan obat dengan cara dihirup dalam bentuk uap ke dalam saluran pernafasan yang dilakukan dengan bahan dan cara yang sederhana serta dapat dilakukan dalam lingkungan keluarga.

C. KEUNTUNGAN INHALASI SEDERHANA Terapi ini lebih efektif ketimbang obat oral/minum karena bekerja cepat dan langsung. dosis obat pada terapi inhalasi sangat kecil dan tidak memiliki efek samping ke bagian tubuh lain. Lebih mudah untuk dilakukan Biaya lebih terjangkau

D. KEKURANGAN INHALASI SEDERHANA Efek inhalasi tradisional sekadar melonggarkan pernapasan tapi tidak berfungsi mengeluarkan lendir karena bahan-bahan seperti minyak kayu putih tidak mengandung zat penghancur lendir. Sedangkan obat-obatan yang dimasukkan dalam nebulizer dapat berfungsi melonggarkan pernapasan sekaligus mengencerkan lendir agar mudah dikeluarkan

E. BAGAIMANA CARA PERAWATAN ASMA Jika asma timbul, lakukan hal hal seperti

Dampingi penderita. Tenangkan dan berikan petunjuk posisi duduk atau posisi lain yang membuatnya nyaman Buka atau longgarkan pakaian yang mengganggu pernafasan Usahakan agar ruangan cukup mengandung oksigen, dengan membuka jendela atau ventilasi udara (penderita jangan sampai terkena angin langsung) Berikan obat sesuai dengan petunjuk dokter Dalam keadaan darurat (tidak ada obat), penderita dapat dipandu untuk menghirup uap air panas yang diberi minyak kayu putih/balsem Berikan minum air hangat yang banyak agar lendir yang kental dapat cair dan mudah dikeluarkan Jika serangan sudah reda, gantilah pakaian yang basah oleh keringat F. KOMPRES DENGAN AIR PANAS 1. Bahan : Botol kosong yang tahan panas, misalnya botol bekas sirup, lengkap dengan tutupnya Air mendidih secukupnya Karet gelang dan plastik pembungkus secukupnya Kain pembungkus secukupnya

2. Pemakaian Penuhi botol dengan air mendidih kemudian tutup rapat-rapat. Bungkuslah mulut botol yang telah ditutup tersebut dengan lembaran plastik lalu ikat dengan karet gelang.

Kemudian bungkuslah botol yang berisi air panas tersebut seluruhnya dengan kain pembungkus beberapa lapis. Ukur temperatur panas botol tidak lebih tinggi dari temperatur badan manusia agar terasa nyaman, tidak perlu terlalu panas. Pergunakan botol panas yang telah dilapisi kain tersebut untuk menghangatkan badan penderita, terutama bagian dada dan punggungnya. Bila panas botol mulai berkurang kain pembungkusnya bisa dibuka selapis demi selapis hingga tinggal botol telanjang Menurut pengalaman, biasanya botol yang isinya 650 cc dapat dipakai untuk menghangatkan tubuh penderita antara 7 10 jam.

G. PENGHIRUPAN UAP AIR 1. Peralatan dan air: Botol kosong yang tahan panas, misalnya botol bekas sirup Kertas karton 30 cm Karet gelang Kain pembungkus Baskom kecil Sendok teh Corong kecil Balsem atau sejenisnya Air mendidih secukupnya 2. Pemakaian Tuangkan air mendidih sebanyak volume botol yang tersedia kedalam baskom, kemudian ambil balsem seujung sendok teh atau secukupnya dan campurkan ke dalam air mendidih lalu aduk sampai larut.

Masukan air ke dalam botol dengan menggunakan corong. Gulung kertas karton sebesar ujung botol lalu masukan ujung botol ke dalam gulungan kertas 10 cm lalu ikat dengan karet gelang. Bungkus botol dengan kain pembungkus. Hisaplah uap air yang keluar dari ujung kertas sampai terasa hangat