Anda di halaman 1dari 17

Retno Widiarti Fitri Rahmawati Rani Asmasari Ezra Pambudi Athif Rasyid Shalahudin Dhery Septian

Evolusi pada sosiologi mempunyai arti optimis yaitu

tumbuh menuju keadaan yang sempurna, kemajuan, perbaikan, kemudahan untuk perbaikan hidupnya. Pandangan-pandangan sosiologi Spencer sangat dipengaruhi oleh pesatnya kemajuan ilmu biologi, terutama beberapa ahli biologi berikut ini dan pandangannya: 1. Pelajaran tentang sifat keturunan (descension) Lamarck (1909). 2. Teori seleksi dari Darwin (1859). 3. Teori tentang penemuan sel.

Ada dua macam evolusi yaitu: mikroevolusi dan

makroevolusi. Perubahan di dalam populasi, yang hanya berupa perubahan frekuensi , disebut mikroevolusi. Perubahan yang lebih besar, misalnya yang menyebabkan terbentuknya spesies baru, disebut makroevolusi. Sebagian evolusionis berpendapat bahwa makroevolusi hanyalah kumpulan mikroevolusi. Sebagian lagi berpendapat bahwa mekanisme makroevolusi berbeda dari perubahan mikroevolusi.

Dalam hal ini Comte membedakan tiga tahap evolusi

dalam caranya manusia berpikir, demikian pula dengan Spencer yang membedakan empat tahap dalam proses penggabungan materi. Antara lain : 1.Tahap Penggandaan atau pertambahan 2.Tahap kompleksifikasi 3.Tahap Pembagian atau Diferensiasi 4.Tahap Pengintegrasian

Selain konsep-konsep dari Comte dan Spencer, Darwin dan konsep-konsepnya juga berpengaruh atas Darwinisme Sosial, antara lain: 1. Ia membuktikan bahwa pada permulaan bumi segala makhluk organis tidak dengan serentak dijadikan menurut jenis mereka masing-masing. Terjadinya macam-macam jenis yang tak terbilang banyaknya telah berlangsung dalam peredaran waktu yang ratusan juta tahun lamanya ini adalah dari hasil proses-proses adaptasi, perubahan, dan evolusi.

2. Perubahan dan evolusi ini tidak terjadi dengan mengarah kepada suatu tujuan yang telah dirancangkan dan ditetapkan sejak permulaan. Kondisi-kondisi lingkungan dan faktor-faktor kebetulan material telah menetukan arah evolusidan hasil yang dicapainya. 3. Ada empat cara atau konsep yang dipakai untuk menggambarkan proses evolusi, antara lain : a. Struggle for life b. The survival of the fittest c. Natural selection d. Progress

Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia


Manusia pada dasarnya pasti mengalami

pertumbuhan dan perkembangan.Pertumbuhan dan perkembangan merupakan sesuatu yang berkaitan erat. Pertumbuhan merupakan proses perubahan fisik atau tubuh pada manusia yang bersifat evolusi dan hanya pada batas waktu tertentu. Pertumbuhan sebagai hasil proses pematangan fungsi-fungsi fisik.

Beberapa Perkembangan Pada Manusia


1. Perkembangan fisik 2. Perkembangan Kognitif 3. Perkembangan Psikososial

Fase-Fase dan Tugas Perkembangan


Fase merupakan tahapan-tahapan perkembangan yang di alami oleh manusia. Sedangkan tugas yaitu suatu peran yang harus di jalani seseorang dalam setiap fasenya. Fase pada manusia berlangsung seiring dengan kegiatan belajar.

Fase dan tugas perkembangan pada manusia di antaranya :


1. Prenatal (Pralahir) 2. Masa Bayi (infacy) 3. Masa awal anak anak (early chidhood) 4. Masa pertengahan dan akhir anak anak (middle and late childhood) 5. Masa praremaja 6. Masa remaja (adolescence) 7. Masa awal dewasa (early adulthood) 8. Masa pertengahan dewasa (middle adulthood) 9. Masa akhir dewasa (late adulthood)

Prinsip dan Asas perkembangan


Berikut ini prinsip-prinsip perkembangan di antaranya:

- Perkembangan tidak terbatas dalam arti tumbuh menjadi besar namun merupakan rangkaian yang bersifat progesif, teratur, koheren dan berkesinambungan. Artinya bahwa dalam tahap perkembangan selalu ada keterkaitan dan tidak dapat saling terlepas.. - Perkembangan di mulai dari respon-respon yang sifatnya umum menuju yang khusus. - Perkembangan terjadi secara berantai.Artinya bahwa perkembangan pada manusia terjadi secara teratur misalnya perkembangan pada bayi mulai dari memiringkan badan, tengkurap, menganakat kepala, duduk, merangkak, berjalan, berbicara dan seterusnya.

- Setiap individu mempunyai tempo kecepatan perkembangan yang berbeda-beda.Karena perkembangan baik fungsi jasmani maupun rohani pada anak ada yang berkembang secara cepat dan ada juga yang berjalan secara lambat tergantung pada kematangan dan pengalaman pada diri anak tersebut. - Perkembangan pada manusia tidak tetap kadang menurun dan kadang ada juga yang naik. - Perkembangan pada setiap individu seperti juga organisme lainnya memiliki dorongan dan hasrat mempertahankan diri dari hal-hal yang negatif.Dalam dorongan mempertahankan diri terdapat dorongan fisis maupun psikis dan selain mempertahankan diri itu ada pula dorongan dorongan untuk mengembangkan diri untuk mendapatkan kemajuan baru. - Perkembangan pada individu tidak hanya dipengaruhi oleh factor pembawaan sejak lahir tetapi dapat juga dipengaruhi oeh faktor lingkungan.

Asas-asas dalam perkembangan pada individu di antaranya:


1. Asas Biologis 2. Asas Ketidakberdayaan r3. Asas Keamanan 4. Asas Eksplorasi

Aliran Psikologi dalam perkembangan


1.Aliran nativisme (pembawaan)
2. Aliran Empirisme (Lingkungan) 3.Aliran Konvergensi (persesuaian)

4.Aliran Konstruktivisme

Perkembangan Masyarakat
Masyarakat sendiri berarti suatu istilah yang digunakan

untuk menerangkan komuniti manusia yang tinggal bersama-sama. Boleh juga dikatakan masyarakat itu merupakan jaringan perhubungan antara berbagai individu. Dari segi pelaksanaan, ia bermaksud sesuatu yang dibuat atau tidak dibuat oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan subjek utama dalam pengkajian sains sosial. Dalam perkembangan dan pertumbuhannya masyarakat dapat digolongkan menjadi : 1. Masyarakat sederhana 2. Masyarakat Maju

Kemudian dalam perkembangannya masyarakat dapat

pula digolongkan menjadi masyarakat non industri dan masyarakat industri. 1. Masyarakat non industri terbagi menjadi dua kelompok : a. Kelompok Primer b. Kelompok sekunder 2. Masyarakat industri

Kesimpulan
Pertumbuhan dan perkembangan memiliki arti yang sangat penting bagi makhluk hidup.Misalnya pada manusia, dengan tumbuh dan berkembang dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya dan melestarikan keturunannya. Sewaktu masih bayi, balita, dan anak kecil, manusia memiliki daya tahan tubuh yang masih lemah sehingga mudah terserang penyakit. Tetapi, setelah tumbuh dan berkembang menjadi dewasa, daya tahan tubuhnya semakin kuat sehingga kelangsungan hidupnya lebih terjamin. Pertumbuhan dan perkembangan membawa manusia kepada kedewasaan. Setelah dewasa, manusia dapat menghasilkan keturunan sehingga populasi manusia akan tetap terjaga kelestariannya