Anda di halaman 1dari 8

PRAKTIKUM 2 TIPE DATA, VARIABEL DAN KONSTANTA C++

TUJUAN 1. 2. 3. Mahasiswa dapat memahami penggunaan tipe data pada bahasa C++ Mahasiswa dapat memahami penggunaan variabel dan konstanta dalam bahasa C++ Mahasiswa dapat membuat program sederhana dengan memanfaatkan tipe data, variabel, dan konstanta dengan bahasa C++

DASAR TEORI 1. Pengenal (Identifier) Pengenal (identifier) merupakan nama yang biasa digunakan untuk suatu peubah (variabel), konstanta, fungsi, atau obyek lain yang didefinisikan oleh pemrogram. Aturan yang berlaku bagi suatu pengenal adalah: Pengenal harus diawali dengan huruf (A .. Z, a .. z) atau karakter garis bawah ( _ ). Selanjutnya dapat berupa huruf, angka (0 .. 9), karakter garis bawah, atau tanda dolar ($). Panjang pengenal boleh terdiri lebih dari 32 karakter, akan tetapi hanya 32 karakter pertama yang dianggap berarti. Contoh :
Jumlah jumlah nilai2 total_per_bulan harga_jual$

Karakter garis bawah biasa digunakan untuk memudahkan pembacaan terhadap suatu pengenal, terutama yang terdiri lebih dari satu kata, karena nama suatu pengenal tidak boleh dipisahkan spasi. Untuk menghindari kesalahan, pengenal tidak boleh menggunakan nama yang tergolong sebagai kata kunci (seperti main), dan sebaiknya tidak menggunakan pengenal yang digunakan untuk nama fungsi, konstanta, variabel atau obyek lain yang digunakan oleh pustaka Turbo C++.

2.

Kata Kunci (Keyword) Kata kunci (keyword) adalah kata di dalam pemrograman yang tidak dapat

digunakan untuk kepentingan lain kecuali yang telah ditetapkan oleh kompilator. Dengan demikian kita tidak dapat membuat variabel dengan nama seperti yang tercantum pada kata kunci, atau kepentingan-kepentingan lainnya. Ada 32 kata kunci di dalam C, sedangkan di dalam C++ kata kuncinya sudah lebih banyak. Tabel 1 di bawah ini berisi daftar kata kunci (keyword) yang terdapat pada Turbo C++. Tabel 1. Daftar Kata Kunci pada Turbo C++
asm auto break case catch cdecl char class const const_cast continue _cs default delete do double _ds dynamic_cast else enum _es __except _export extern far _fastcall __finally float for friend goto huge if _import inline interrupt int _loadds long near new operator pascal private protected public register reinterpret_cast return __rtti _saveregs _seg short signed sizeof _ss static static_cast _stdcall struct switch template this __thread throw try typedef typeid union unsigned virtual void volatile wchar_t while

3.

Tipe Data Tipe data merupakan bagian program yang paling penting karena tipe data

mempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh komputer. Misalnya saja 5 dibagi 2 bisa saja menghasilkan hasil yang berbeda tergantung tipe datanya. Jika 5 dan 2 bertipe integer maka akan menghasilkan nilai 2, namun jika keduanya bertipe float maka akan menghasilkan nilai 2.5000000. Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif. Dalam bahasa C++ tipe data yang digunakan sama dengan tipe data pada bahasa C. Tabel 2 berikut ini menunjukkan tipe data dasar pada C++. Tabel 2. Tipe Data Dasar pada C++
Tipe Data Char Int Float Double Void Ukuran (Byte) 1 2 3 4 Range (Jangkauan) -128 127 -32768 . . . 32767 3.4e-38 . . . 3.4e+38 1.7e-308 . . . 1.7e+308 Format %c %i, %d %f %lf Keterangan Karakter/String Bilangan Bulat Bilangan Pecahan Presisi Tunggal Bilangan Pecahan Presisi Ganda -

3.1. Pemodifikasi Tipe Terdapat beberapa pemodifikasi tipe (type modifier) yang dapat dikenakan di awal tipe data dasar (kecuali void). Pemodifikasi tipe tersebut adalah : signed unsigned long short Untuk pemodifikasian tipe unsigned diterapkan pada data bertipe bilangan bulat (char, short, int dan long). Variable yang ditambahi unsigned akan menyebabkan nilai yang terkandung didalamnya selalu bernilai positif, sehingga jangkauannya akan berubah. Untuk pemodifikasian tipe signed merupakan default dari tipe data dasar, yang menyatakan data bernilai positif maupun negatif. Pemodifikasian tipe data dapat dilihat pada tabel 3 berikut ini.

Tabel 3. Tipe-tipe data pemodifikasian pada bahasa C++ Ukuran (Byte) 1 1 2 2 2 2 2 4 4 4 10

Tipe Data Unsigned Char Signed Char Unsigned Int Signed Int Short int Unsigned short int Signed short int Long int Signed long int Unsigned long int Long Double

Range (Jangkauan) 0 255 -128 127 0 . . . 65.535 -32.767 . . . 32.767 -32.768 . . . 32.767 0 . . . 65.535 -32.768 . . . 32.767 -2.147.483.648 . . . 2.147.483.647 -2.147.483.648 . . . 2,147,483,647 0 . . . 4.294.967.295 3.4E-4932 . . . 3.4E+4932

Format %c %c %u %d %hd %hu %hd %ld %ld %lu %Lf

4.

Variabel (Peubah) Variabel adalah suatu pengenal(identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu

nilai tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variabel bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Bentuk umum pendeklarasian suatu variabel adalah:
Tipe_Data <spasi> Nama_Variabel;

Pada pendeklarasian variabel, Nama_Variabel dapat berupa sebuah variabel atau beberapa variabel yang dipisahkan dengan tanda koma. Contoh:
int jumlah; float harga_per_satuan, total_harga;

Pernyataan deklarasi yang pertama menyatakan bahwa jumlah adalah peubah bertipe int (integer = digunakan untuk menyimpan bilangan bulat), sedangkan pernyataan kedua menyatakan bahwa harga_per_satuan dan total_harga bertipe

10

float (untuk menyimpan bilangan pecahan). Pendeklarasian peubah dalam C bersifat

fleksibel, misalnya deklarasi peubah baris ke dua di atas dapat dideklarasikan:


float harga_per_satuan; float total_harga;

Pemberian Nilai ke Peubah Untuk memberikan nilai ke suatu peubah yang telah dideklarasikan, bentuk pernyataan yang digunakan adalah sebagai berikut:
peubah = nilai;

Contoh berikut memberikan nilai 50 ke peubah jumlah dan 15,7 ke peubah


harga_per_satuan. jumlah = 50; harga_per_satuan = 15.7; total_harga = jumlah * harga_per_satuan;

Inisialisasi Peubah Dalam penulisan program dimungkinkan untuk melakukan inisialisasi atau memberi nilai awal pada suatu peubah segera setelah dideklarasikan. Berikut contoh pendeklarasian dan pemberian nilai awal suatu peubah.
int jumlah; jumlah = 29;

Pernyataan di atas dapat disingkat melalui pendeklarasian yang disertai dengan penugasan nilai, sebagai berikut:
int jumlah = 29;

5.

Konstanta Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program

berlangsung. Konstanta nilainya selalu tetap. Konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu di awal program. Konstanta dapat bernilai integer, pecahan, karakter dan string. Penulisan konstanta mempunyai aturan tersendiri sesuai dengan tipe masing-masing, yaitu : Konstanta integer ditulis dengan tanpa mengandung pemisah ribuan dan tidak mengandung bagian pecahan. Contoh: 20 dan 2345.

11

Konstanta karakter ditulis dengan diawali dan diakhiri tanda petik tunggal. Contoh: C dan &. Konstanta pecahan (float dan double) dapat mengandung nilai pecahan (dengan tanda berupa titik) dan dapat ditulis dalam bentuk pecahan desimal biasa maupun bentuk eksponensial (menggunakan tanda e). Contoh: 35.6 dan 3.2e+5 (maksudnya 3,2 x 105). Konstanta pecahan selalu dinyatakan dalam double, kecuali jika diakhiri dengan F atau f (yang berarti menyatakan konstanta float). Untuk konstanta long int, penulisannya diakhiri dengan tanda L atau l. Contoh: 346600L atau 325100l. Konstanta tak bertanda ditulis dengan diakhiri tanda U atau u. Jika nilainya melebihi 65535, secara otomatis akan diperlakukan sebagai unsigned long int. Contoh 431000u.

PERCOBAAN 4 Langkah-langkah : 1. 2. Buka aplikasi Turbo C++ 4.5 Pilih menu File New kemudian ketikkan kode program berikut :
# include <stdio.h> void main() { int a, b, c, d; a = 8; b = 3; c = a + b; d = a b; printf(Nilai c = %i, c); printf(Nilai d = %i, d); }

3. 4.

Simpan program tersebut dengan nama : percobaan-4.cpp Compile program tersebut, jika tidak terdapat error lalu run program.

12

PERCOBAAN 5 Langkah-langkah : 1. 2. Buka aplikasi Turbo C++ 4.5 Pilih menu File New kemudian ketikkan kode program berikut :
/* Program untuk Menghitung Luas Segitiga */ #include <stdio.h> void main() { float a, t, L; a = 6; t = 10; L = 0.5*a*t; printf("Luas Segitiga = %f", L); }

3. 4.

Simpan program tersebut dengan nama : percobaan-5.cpp Compile program tersebut, jika tidak terdapat error lalu run program.

PERCOBAAN 6 Langkah-langkah : 1. 2. Buka aplikasi Turbo C++ 4.5 Pilih menu File New kemudian ketikkan kode berikut :
#include <stdio.h> void main() { int x; unsigned int y; x = -1; printf("Nilai x adalah : %i \n", x); y = x; printf("Nilai y adalah : %u", y); }

3. 4.

Simpan program tersebut dengan nama : percobaan-6.cpp Compile program tersebut, jika tidak terdapat error lalu run program.

13

LATIHAN 1. Buatlah program untuk menghitung Luas dan Keliling Lingkaran jika diketahui r = 5. 2. Carilah kesalahan dari program di bawah ini dan perbaiki hingga tidak terdapat Error dan menampilkan output seperti gambar 1.
#include <stdio.h> Void main() { int b1, b2, tambah, kurang, kali, bagi; b1 = 9; b2 = 4: tambah kurang kali = bagi = = b1+b2; : b1-b2; b1xb2; b1/b2

printf("Hasil dari b1+b2 = %f \n", tabah); prints(Hasil dari b1-b2 = %f \n", kurang); prinff("Hasil dari b1*b2 = \n", kall); printf("Hasil dari b1/b2 = %i \n", bagii). } }

Gambar 1. Output Latihan 2

14