Anda di halaman 1dari 1

Agar tak terjerumus dalam lobang yang sama

Indeks korupsi Parpol menyedihkan, Siti Zuhro desak perbaikan


Senin, 10 Februari 2014 13:26 WIB (1 month yang lalu)Editor: Fatkhul Aziz
15Google +6 0 665

(Foto: ISTIMEWA)Pengamat

politik LIPI, Siti Zuhro mendesak Parpol memperbaiki diri berdasar indeks korupsi yang tinggi seperti dilansir KPK Watch.

LENSAINDONESIA.COM: Rangkuman data indeks korupsi partai politik (Parpol) kembali diungkap melalui jejaring sosial twitter. Akun bernama

@KPKwatch_RI melansir data mengejutkan itu. Dalam data yang didasarkan atas informasi Indonesia Corruption Watch (ICW) dan pemberitaan media itu disebutkan jika seluruh Parpol peserta Pemilu tak luput dari perilaku korup. Baca juga: Partai Golkar obral iklan politik, sehari 45 spot di frekuensi publik dan Aburizal Bakrie libatkan anak dan istri dalam kampanye Posisi teratas diduduki PDI Perjuangan dengan indeks korupsi 7,7 (118 kasus korupsi). Disusul kemudian PAN dengan indeks korupsi 5,5 (33 kasus korupsi). Kemudian ada Partai Golkar dengan indeks korupsi 4,9 (73 kasus korupsi). Berturut-turut kemudian PKB (3,3/17 kasus), PPP (2,7/15 kasus), PKPI (2,1/2 kasus), Gerindra (1,9/9 kasus), Demokrat (1,7/37 kasus), PBB (1,6/3 kasus), Hanura (1,5/6 kasus), dan PKS (0,3/3 kasus). Melihat data ini, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro menyatakan, sudah saatnya partai melakukan perbaikan di internalnya, khususnya terkait korupsi. Perbaikan itu mutlak diperlukan agar kader-kader partai tidak lagi terbelit kasus yang sama di masa yang akan datang. Artinya, biarlah lembaga-lembaga survei melakukan aktivitasnya. Sepanjang yang dilakukannya adalah benar dan bisa dipertanggungjawabkan maka ini bisa menjadi pertimbangan dan sekaligus koreksi terhadap partai, kata Siti Zuhro pada LICOM Jakarta, Senin (10/02/2 014). Kepercayaan rakyat terhadap PDIP tidak akan menurun hanya karena laporan hasil survei KPK watch. Selama PDIP bisa mengajukan Caleg dari kader-kader terbaiknya untuk ikut Pemilu legislatif, maka kepercayaan rakyat kepada PDIP tak akan menurun, pungkasnya.@endang

http://www.lensaindonesia.com/2014/02/10/indeks-korupsi-parpol-menyedihkan-siti-zuhro-desakperbaikan.html